Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Modus Praktik Rente dalam Antrean Haji: Suami Meninggal Digantikan Orang yang Berpura-pura sebagai Mahram

Modus Praktik Rente dalam Antrean Haji: Suami Meninggal Digantikan Orang yang Berpura-pura sebagai Mahram

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
  • visibility 455
  • print Cetak

JAKARTA – Dahnil Anzar Simanjuntak, Wakil Menteri Haji dan Umrah, mengungkapkan, praktik rente masih banyak terjadi dalam penyelenggaraan haji. Dia mencontohkan, salah satunya adalah praktik penggantian mahram.

Dahnil mengungkapkan, ketika seorang suami istri terdaftar dalam antrean haji, lalu si suami meninggal dunia, ada oknum yang memanfaatkan masalah ini. Suami yang meninggal dunia tersebut, digantikan oleh orang yang mau membayar lebih, dan diatur seolah-olah itu adalah mahramnya. Bukan digantikan oleh orang yang seharusnya atau berada di antrean selanjutnya.

Wamen Haji dan Umrah itu menilai praktik semacam ini merupakan bentuk penyimpangan serius yang bisa merugikan jemaah sekaligus mencederai prinsip kejujuran dalam ibadah.

“Bahkan praktik pemalsuan mahram dilakukan oleh beberapa oknum demi memperoleh rente dalam pengurusan haji,” tulis Dahnil dalam sebuah unggahan di akun Instagram pribadinya, Rabu 24 September 2025.

Ia menekankan pentingnya keterbukaan dan keberanian masyarakat untuk melaporkan setiap bentuk praktik kecurangan. “Publik jangan sungkan-sungkan membuka praktik yang tidak sesuai, agar ditindak secara hukum,” tegasnya.

Dalam sebuah talkshow di Kompas TV, Dahnil menjelaskan bahwa persiapan penyelenggaraan haji saat ini tidak dimulai dari nol. Menurutnya, Kementerian Agama sudah memiliki pengalaman lebih dari 70 tahun dalam pelayanan haji, sehingga saat Kementerian Haji dan Umrah dibentuk oleh Presiden, momentum itu digunakan untuk memperbaiki sistem secara menyeluruh.

Selama masa persiapan haji 2025, Dahnil menyebut pihaknya menemukan banyak permasalahan mendasar yang menyebabkan penyelenggaraan haji sering semrawut. “Saya sering menyebut ada fakta kartel. Kalau perintah Presiden, harus kalian sapu bersih praktik-praktik kartel haji tersebut,” ungkapnya.

Salah satu masalah besar ada pada pengelolaan data jemaah yang masih semrawut dan rawan manipulasi. Data tersebut kerap dimainkan oleh kelompok-kelompok tertentu, baik di daerah maupun di pusat. Celah inilah yang kemudian dimanfaatkan untuk melakukan praktik penggantian mahram secara ilegal, hingga menciptakan rente bagi pihak-pihak yang terlibat.

“Pemalsuan mahram itu ada nilainya, ada rentesnya, tapi tetap saja berbohong. Karena itu, sikap tegas harus diambil. Penyelenggaraan haji harus dilakukan dengan cara yang baik dan hasanah,” tutup Dahnil.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kanwil Kemenhaj Sulsel Perketat Pemeriksaan Istitha’ah, Cegah Jemaah Dipulangkan dari Arab Saudi

    Kanwil Kemenhaj Sulsel Perketat Pemeriksaan Istitha’ah, Cegah Jemaah Dipulangkan dari Arab Saudi

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 428
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan menegaskan pentingnya pemeriksaan kesehatan jemaah calon haji tahun 2026. Pemeriksaan istitha’ah kini diperketat, menyusul warning resmi dari Pemerintah Arab Saudi yang menegaskan bahwa setiap jemaah harus benar-benar mampu menjalankan rangkaian ibadah haji. Kepala Kanwil Kemenhaj dan Umrah Sulsel, Ikbal Ismail, mengungkapkan bahwa Arab Saudi akan melakukan […]

    Bagikan Berita:
  • Bus Jemaah Haji Indonesia Kecelakaan Saat City Tour ke Jabal Magnet, Semua Selamat

    Bus Jemaah Haji Indonesia Kecelakaan Saat City Tour ke Jabal Magnet, Semua Selamat

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 214
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah menyampaikan saat ini sedang menangani kecelakaan lalu lintas yang melibatkan rombongan Jemaah Haji Indonesia (JHI) di Arab Saudi. Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, mengatakan insiden terjadi pada Selasa, (28/4/2026) saat dua bus JHI, yakni Kloter SUB-2 dan Kloter JKS-1, dalam perjalanan kembali dari kegiatan city […]

    Bagikan Berita:
  • Kartu Nusuk, Syarat Jemaah Haji Masuk Masjidilharam

    Kartu Nusuk, Syarat Jemaah Haji Masuk Masjidilharam

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 850
    • 0Komentar

    JAKARTA — Selain paspor, para jemaah haji resmi kuota pemerintah, baik jemaah haji reguler maupun haji khusus, akan dibekali dengan Kartu Nusuk. Ini kartu bukan sembarang kartu. Sebab dialah yang membedakan mana jemaah dengan visa haji, mana yang visa ilegal. Tak heran jika disebut sebagai nyawa “kedua” bagi para jemaah. Tanpa kartu iniseorang jemaah tidak […]

    Bagikan Berita:
  • BPKH Dorong Masyarakat Daftar Haji lewat Bank-bank Syariah, Pengelolaan Dana Makin Bermanfaat

    BPKH Dorong Masyarakat Daftar Haji lewat Bank-bank Syariah, Pengelolaan Dana Makin Bermanfaat

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 586
    • 0Komentar

    JAKARTA – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menegaskan bahwa perbankan syariah memegang peran vital untuk membantu masyarakat menabung dan merencanakan biaya haji dengan lebih terjangkau. Dalam seminar “Perencanaan Finansial dan Spiritual Menuju Haji Mabrur” di Surabaya, Kamis 25 September 2025, anggota BPKH Bidang Investasi, Indra Gunawan, menyebut bank syariah bukan hanya tempat mendaftar haji, tetapi […]

    Bagikan Berita:
  • Apakah Injak Kotoran Merpati di Masjidilharam Membatalkan Wudhu? Berikut Hukumnya Menurut Empat Mazhab

    Apakah Injak Kotoran Merpati di Masjidilharam Membatalkan Wudhu? Berikut Hukumnya Menurut Empat Mazhab

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 713
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Burung merpati adalah hewan yang mudah ditemui saat berada di Makkah. Mereka terbang bebas, hinggap di lantai, dan dengan lincah datang berkerumun jika ada yang membagikan makanan. Akan tetapi, tidak sedikit di antaranya yang meninggalkan kotoran. Feses yang dihasilkan merpati dan pada umumnya semua hewan, dianggap najis menurut ajaran Islam. Kotoran kotoran yang […]

    Bagikan Berita:
  • KJRI Imbau WNI di Saudi Tidak Asal Sebar Berita dan Video yang Tidak Terverifikasi

    KJRI Imbau WNI di Saudi Tidak Asal Sebar Berita dan Video yang Tidak Terverifikasi

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 280
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Masyarakat Indonesia yang berada di Arab Saudi diimbau untuk lebih berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan informasi di media sosial. Imbauan tersebut disampaikan oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Jeddah menyusul maraknya penyebaran informasi yang belum jelas kebenarannya di berbagai platform digital. Peringatan ini merujuk pada imbauan dari Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi yang […]

    Bagikan Berita:
expand_less