Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Menhaj RI Temui Jaksa Agung, Minta Pendampingan untuk Cegah Penyelewengan

Menhaj RI Temui Jaksa Agung, Minta Pendampingan untuk Cegah Penyelewengan

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
  • visibility 484
  • print Cetak

JAKARTA – Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf atau yang akrab disapa Gus Irfan, menemui Jaksa Agung ST Burhanuddin di Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (14/10/2025). Pertemuan ini menjadi langkah awal kerja sama antara kedua lembaga dalam memastikan penyelenggaraan haji berjalan bersih, transparan, dan bebas korupsi.

“Kami tadi beraudiensi dengan Pak Jaksa Agung terkait dengan amanah dari Presiden (Prabowo Subianto) bahwa beliau berharap pelaksanaan haji di bawah Kementerian Haji dan Umrah ini harus bersih dan transparan,” ujar Gus Irfan kepada wartawan.

Ia menegaskan, sejak awal pihaknya memang sudah berinisiatif meminta pendampingan Kejaksaan Agung. “Karena itu, sejak awal kita sudah memulai minta pendampingan dari Kejaksaan Agung,” lanjutnya.

Cegah Kebocoran Dana dan Kuota

Dalam pertemuan itu, Gus Irfan meminta agar Kejaksaan turut mengawal penggunaan anggaran haji yang mencapai Rp17 hingga Rp20 triliun. Menurutnya, angka sebesar itu rentan terhadap potensi penyalahgunaan jika tidak diawasi secara ketat.

“Itu potensi, potensi adalah kemungkinan yang bisa terjadi karena anggaran di haji itu sekitar Rp17 (triliun) sampai Rp20 triliun. Kalau terjadi kebocoran 1% sudah berarti Rp200 miliar. Kalau 10% berarti Rp2 triliun. Itu yang kita tekankan kepada teman-teman dari Kementerian Haji, hati-hati potensi kebocoran bisa terjadi di mana saja,” ujar Gus Irfan.

Ia juga menyoroti penyalahgunaan kuota haji yang kerap menjadi sorotan publik. “Semua yang terkait dengan proses haji tentu akan kita komunikasikan dengan Kejaksaan Agung, terkait supaya bahwa apa yang kita lakukan benar-benar lurus sesuai dengan koridor aturan yang berlaku, itu saja yang penting,” tegasnya.

Selain pengawasan dana, Kementerian Haji juga meminta Kejagung mendampingi proses peralihan aset dari Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) di Kementerian Agama.

“Terkait dengan proses peralihan aset-aset dari Kementerian Agama dalam hal ini PHU ke Kementerian Haji, kita juga ingin pendampingan agar bahwa aset-aset yang akan kami terima nanti benar-benar aset-aset yang bersih, klinis, tidak ada permasalahan di kemudian hari,” jelasnya.

Tak hanya itu, Gus Irfan juga meminta bantuan Kejagung dalam menelusuri profil 300–400 calon pejabat yang akan bergabung ke kementerian baru tersebut.

“Termasuk kami juga meminta masukan terkait beberapa nama sekitar 300–400 orang yang akan masuk ke Kementerian Haji untuk di-tracking, di-tracing oleh Kejaksaan Agung,” ujarnya.

“Untuk bisa memastikan bahwa mereka adalah orang-orang yang bersih dan bisa bergabung dengan kami di Kementerian Haji,” imbuhnya.

Kejagung Siap Kawal Bersih-Bersih Birokrasi

Menanggapi permintaan itu, Jaksa Agung ST Burhanuddin menegaskan komitmen Kejaksaan untuk memberikan pendampingan penuh kepada Kementerian Haji dan Umrah.

“Tentunya ini adalah dalam rangka kebersihan. Bukan bersihnya bersih-bersih kotor-kotoran, tapi hal-hal yang menghindarkan dan menjadi perbuatan-perbuatan yang adanya korup di situ karena kita tahu bahwa yang terjadi kemarin di Kementerian Agama adalah perbuatan-perbuatan yang seharusnya tidak mereka lakukan. Tetapi masih terjadi dan untuk itu, kita mau pindah,” ujarnya.

Burhanuddin menambahkan, kerja sama ini diharapkan menjadi fondasi baru agar kementerian hasil pemisahan dari Kemenag itu bisa membangun sistem pengelolaan dana dan aset yang lebih transparan serta profesional.

Bagikan Berita:
Tags
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Skema Umrah Putri Dakka Haram karena Mengandung Gharar dan Terindikasi Ponzi

    Skema Umrah Putri Dakka Haram karena Mengandung Gharar dan Terindikasi Ponzi

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 368
    • 0Komentar

    HAMRANEWS — Program umrah subsidi yang menyeret nama Putriana Hamda Dakka alias Putri Dakka kini terus berproses di kepolisian. Otoritas keagamaan dan asosiasi penyelenggara haji dan umrah menegaskan, skema yang digunakan mengandung unsur gharar dan skema ponzi, sehingga haram secara syariat dan terlarang menurut hukum negara. Kasus ini tengah bergulir di Polda Sulawesi Selatan, dengan […]

    Bagikan Berita:
  • Ramai Wakaf Alquran di Tanah Suci, Ustaz Nur Syahid Ingatkan Masyarakat Pelosok Lebih Banyak yang Butuh

    Ramai Wakaf Alquran di Tanah Suci, Ustaz Nur Syahid Ingatkan Masyarakat Pelosok Lebih Banyak yang Butuh

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 325
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Polemik wakaf mushaf Alquran Taqy Malik yang dinilai ada aroma mark up, turut mendapat tanggapan dari Andi Muhammad Nur Syahid, pendiri Sekolah dan Pesantren Kurir Langit. Dalam pernyataannya, ia mengajak umat Islam untuk tidak larut dalam hiruk-pikuk perdebatan, melainkan menjadikan momentum tersebut sebagai sarana meningkatkan literasi dan kecerdasan dalam berwakaf. “Lagi ramai soal […]

    Bagikan Berita:
  • Presiden Prabowo Minta Badan Penyelenggara Haji Berantas Kartel, Berangkat ke Tanah Suci Tanpa Manipulasi

    Presiden Prabowo Minta Badan Penyelenggara Haji Berantas Kartel, Berangkat ke Tanah Suci Tanpa Manipulasi

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 459
    • 0Komentar

    SAUDI – Wakil Kepala Badan Penyelenggara Haji (BPH), yang juga merupakan mantan Juru Bicara Prabowo Subianto saat menjabat Menteri Pertahanan, Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut praktik kartel dalam penyelenggaraan haji harus diberantas. Dia menyebut, terjadi praktik kartel dalam pelaksanaan ibadah haji Indonesia, sehingga Prabowo Subianto ingin praktik itu dihilangkan. “Mau ada yang marah atau tidak, terserah […]

    Bagikan Berita:
  • Kontributor Jemaah Haji Terbesar, Alasan RI Perlu Membuat Perkampungan Haji dan Umrah di Saudi

    Kontributor Jemaah Haji Terbesar, Alasan RI Perlu Membuat Perkampungan Haji dan Umrah di Saudi

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 630
    • 0Komentar

    SAUDI – Indonesia merupakan negara penyumbang jemaah haji terbesar, dengan mengirimkan ratusan ribu jemaah haji dan jutaan jemaah umrah ke Tanah Suci setiap tahun. Dengan jumlah jemaah terbesar itu, tantangan logistik dan pelayanan menjadi pekerjaan besar yang harus dihadapi pemerintah, dari urusan akomodasi, konsumsi, layanan kesehatan, hingga bimbingan ibadah di lapangan. Dalam konteks itulah muncul […]

    Bagikan Berita:
  • Bukan Cuma Antre, Masuk Raudhah Kini Wajib Pakai Kartu-Aplikasi Nusuk

    Bukan Cuma Antre, Masuk Raudhah Kini Wajib Pakai Kartu-Aplikasi Nusuk

    • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 673
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Musim haji 2025 diramaikan dengan kabar banyaknya calon haji yang tertolak bahkan harus dideportasi karena tidak mengantongi kartu nusuk, atau menggunakan visa yang tidak resmi. Nah, bukab cuma haji. Pelaksanaan ibadah umrah pada tahun ini juga bakal lebih ketat. Salah satu tempat penting yang dikunjungi jemaah ketika berada di Saudi, adalah Raodah, aau […]

    Bagikan Berita:
  • visa umrah, visa saudi,

    Saudi Hentikan Sementara Pemrosesan Visa Umrah untuk Biro Perjalanan? Sejak Kemarin Tidak Bisa Apply

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 331
    • 0Komentar

    HAMRANEWS — Kementerian terkait penyelenggaraan umrah di Arab Saudi dilaporkan menghentikan sementara pemrosesan visa umrah bagi seluruh biro perjalanan. Sejak kemarin, 28 Januari 2026, sejumlah agen menyebut sistem pengajuan visa tidak dapat diakses atau tidak bisa melakukan apply visa baru. Penghentian sementara ini disebut-sebut berkaitan dengan pembaruan sistem secara menyeluruh yang dilakukan otoritas Saudi. Kondisi […]

    Bagikan Berita:
expand_less