Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lainnya » Syarat Mendapat ‘Kartu Hijau’ dari Arab Saudi, Cara untuk Tinggal dan Bekerja Layaknya Warga Tanah Suci

Syarat Mendapat ‘Kartu Hijau’ dari Arab Saudi, Cara untuk Tinggal dan Bekerja Layaknya Warga Tanah Suci

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
  • visibility 741
  • print Cetak

HAMRANEWS – Pemerintah Arab Saudi telH secara resmi meluncurkan Program Izin Tinggal Premium (Premium Residency Program) yang juga dikenal dengan sebutan “Saudi Green Card.”

Inisiatif tersebut menjadi terobosan besar yang memungkinkan warga asing yang memenuhi syarat untuk tinggal, bekerja, memiliki properti, dan berinvestasi di Kerajaan Arab Saudi tanpa memerlukan sponsor lokal (kafil).

Langkah tersebut merupakan bagian dari Visi 2030, rencana besar Arab Saudi untuk menarik investor global, pengusaha, dan talenta terbaik dunia guna mendukung transformasi ekonomi serta percepatan pertumbuhan negaranya.

Jenis dan Biaya “Saudi Green Card”

Program ini hadir dalam beberapa kategori izin tinggal premium:

– Residensi Terbatas (Limited Duration Residency)

Berlaku selama satu tahun dan dapat diperpanjang setiap tahun dengan biaya sekitar SAR 100.000 (sekitar Rp430 juta).

– Residensi Permanen (Unlimited Duration Residency)

Memberikan izin tinggal tanpa batas waktu dengan biaya satu kali sebesar SAR 800.000 (sekitar Rp3,4 miliar).

– Residensi Berdasarkan Kategori (Category-Based Residency)

Diperuntukkan bagi investor, pengusaha, profesional berketerampilan tinggi, dan pemilik properti.

Biayanya mulai dari SAR 4.000, namun setiap kategori memiliki persyaratan khusus — misalnya memiliki properti senilai minimal SAR 4 juta atau menanamkan investasi pada perusahaan di Arab Saudi.

Syarat Umum Pendaftaran

Untuk dapat mengajukan “Green Card” ini, pemohon umumnya harus:

  • Berusia minimal 21 tahun.
  • Memiliki catatan hukum bersih.
  • Lulus tes kesehatan.
  • Menunjukkan stabilitas keuangan serta bukti investasi atau kepemilikan properti.
  • Keuntungan Utama “Saudi Premium Residency”

Program ini menawarkan berbagai kemudahan dan fasilitas istimewa, di antaranya:

– Tinggal di Arab Saudi bersama pasangan, anak, dan tanggungan.

– Bekerja bebas di sektor swasta atau menjalankan bisnis sendiri.

– Memiliki properti hunian, komersial, atau industri di hampir seluruh wilayah Kerajaan.

– Kebebasan bepergian tanpa perlu visa keluar/masuk (exit/re-entry).

– Dapat mempekerjakan asisten rumah tangga di bawah sponsor pribadi.

– Akses ke peluang investasi yang lebih luas dan proses visa yang disederhanakan.

– Pintu Terbuka bagi Profesional dan Investor Dunia

Dengan peluncuran “Green Card” ini, Arab Saudi menegaskan komitmennya menjadi pusat ekonomi dan bisnis global di kawasan Timur Tengah.

Program ini membuka peluang besar bagi wirausahawan, investor, dan tenaga ahli internasional yang ingin menjadikan Arab Saudi sebagai rumah kedua mereka.

Sumber: Arab News, Saudi Gazette, The National News

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cerita Maman Suherman Naik Haji dan Ditepuk Ayahnya yang Sudah Meninggal

    Cerita Maman Suherman Naik Haji dan Ditepuk Ayahnya yang Sudah Meninggal

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 651
    • 0Komentar

    JAKARTA – Seleb dan komedian, Maman Suherman, punya kisah spiritual yang tak akan pernah dia lupakan, saat dia berangkat menunaikan Ibadah Haji. Maman, yang dikenal luas sebagai Mamang Minta Duit dalam tayangan Indonesia Lawak Klub, mengaku pernah bertemu kembali dengan ayahnya yang telah meninggal saat beribadah di Arafah. Lewat tayangan video kompas TV, Maman menceritakan […]

    Bagikan Berita:
  • Setelah Musim Haji, Umrah Periode Berikutnya Juga Bakal Lebih Ketat

    Setelah Musim Haji, Umrah Periode Berikutnya Juga Bakal Lebih Ketat

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 413
    • 0Komentar

    SAUDI – Otoritas Kerajaan Arab Saudi menerbitkan kebijakan baru mengenai pelaksanaan ibadah umrah menjadi lebih ketat. Kementerian Haji dan Umrah serta Kementerian Pariwisata Arab Saudi mengumumkan bahwa kini proses penerbitan visa umrah harus mengacu pada ketentuan baru, khususnya terkait reservasi akomodasi. Visa umrah saat ini cuma bakal diterbitkan jika hotel yang dipesan oleh jemaah telah […]

    Bagikan Berita:
  • Dorong Jemaah Haji Indonesia Belanja Pakai QRIS, BI Diskusi dengan Otoritas Saudi

    Dorong Jemaah Haji Indonesia Belanja Pakai QRIS, BI Diskusi dengan Otoritas Saudi

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 484
    • 0Komentar

    JAKARTA – Transaksi dengan QRIS, sudah lumrah dipakai oleh sebagian besar masyarakat di Indonesia. Fitur pembayaran dari Bank Indonesia ini sedang digencarkan agar bisa digunakan di luar negeri, termasuk di Arab Saudi. Oleh para jemaah haji ketika sedang berbelanja di Makkah ataupun Madinah. Bank Indonesia (BI) menyampaikan saat ini tengah mendorong supaya sistem pembayaran QRIS […]

    Bagikan Berita:
  • Pelunasan Haji 2026 Mulai Dibuka, Calon Jemaah Diberi Kesempatan Dalam 2 Tahap untuk Isi 221.000 Kuota

    Pelunasan Haji 2026 Mulai Dibuka, Calon Jemaah Diberi Kesempatan Dalam 2 Tahap untuk Isi 221.000 Kuota

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 533
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menetapkan jadwal resmi pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Khusus 1447 H/2026 M dimulai pada 11 November 2025. Tahap pertama pelunasan haji khusus ini diperuntukkan bagi dua kelompok: Jemaah haji khusus yang masuk alokasi kuota keberangkatan tahun 2026 Jemaah haji khusus prioritas lansia. “Kami tengah menyiapkan […]

    Bagikan Berita:
  • Suhu di Tanah Suci Capai 42 Derajat, Jemaah Diminta Simpan Tenaga

    Suhu di Tanah Suci Capai 42 Derajat, Jemaah Diminta Simpan Tenaga

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 473
    • 0Komentar

    JMAKKAH — Jemaah haji Indonesia harus bersiap dengan perubahan cuaca selama di tanah suci. Saat ini sedang musim panas. Suhu siang hari bisa mencapai 42 derajat Celcius. Cuaca di Makkah misalnya bakal kian terik menjelang salat Asar. Suhu mulai turun mendekati Magrib hingga Isya. Pada malam hari pun, suhu di Makkah kadang masih 31 derajat Celcius. […]

    Bagikan Berita:
  • Ketua Timwas Haji DPR Kritik Minimnya Petugas di Area Jamarat, Jemaah Indonesia Kesasar

    Ketua Timwas Haji DPR Kritik Minimnya Petugas di Area Jamarat, Jemaah Indonesia Kesasar

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 444
    • 0Komentar

    MINA – Ketua Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI, Cucun Syamsul Rijal, menyoroti minimnya kehadiran petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di titik-titik krusial, khususnya di area Jamarat –lokasi pelaksanaan lempar jumrah. Kondisi tersebut dinilai membuat banyak jemaah haji Indonesia tersasar dan kebingungan dan tak tahu jalur perjalanan. “Banyak jemaah yang tidak tahu arah jalur. […]

    Bagikan Berita:
expand_less