Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lainnya » Syarat Mendapat ‘Kartu Hijau’ dari Arab Saudi, Cara untuk Tinggal dan Bekerja Layaknya Warga Tanah Suci

Syarat Mendapat ‘Kartu Hijau’ dari Arab Saudi, Cara untuk Tinggal dan Bekerja Layaknya Warga Tanah Suci

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
  • visibility 595

HAMRANEWS – Pemerintah Arab Saudi telH secara resmi meluncurkan Program Izin Tinggal Premium (Premium Residency Program) yang juga dikenal dengan sebutan “Saudi Green Card.”

Inisiatif tersebut menjadi terobosan besar yang memungkinkan warga asing yang memenuhi syarat untuk tinggal, bekerja, memiliki properti, dan berinvestasi di Kerajaan Arab Saudi tanpa memerlukan sponsor lokal (kafil).

Langkah tersebut merupakan bagian dari Visi 2030, rencana besar Arab Saudi untuk menarik investor global, pengusaha, dan talenta terbaik dunia guna mendukung transformasi ekonomi serta percepatan pertumbuhan negaranya.

Jenis dan Biaya “Saudi Green Card”

Program ini hadir dalam beberapa kategori izin tinggal premium:

– Residensi Terbatas (Limited Duration Residency)

Berlaku selama satu tahun dan dapat diperpanjang setiap tahun dengan biaya sekitar SAR 100.000 (sekitar Rp430 juta).

– Residensi Permanen (Unlimited Duration Residency)

Memberikan izin tinggal tanpa batas waktu dengan biaya satu kali sebesar SAR 800.000 (sekitar Rp3,4 miliar).

– Residensi Berdasarkan Kategori (Category-Based Residency)

Diperuntukkan bagi investor, pengusaha, profesional berketerampilan tinggi, dan pemilik properti.

Biayanya mulai dari SAR 4.000, namun setiap kategori memiliki persyaratan khusus — misalnya memiliki properti senilai minimal SAR 4 juta atau menanamkan investasi pada perusahaan di Arab Saudi.

Syarat Umum Pendaftaran

Untuk dapat mengajukan “Green Card” ini, pemohon umumnya harus:

  • Berusia minimal 21 tahun.
  • Memiliki catatan hukum bersih.
  • Lulus tes kesehatan.
  • Menunjukkan stabilitas keuangan serta bukti investasi atau kepemilikan properti.
  • Keuntungan Utama “Saudi Premium Residency”

Program ini menawarkan berbagai kemudahan dan fasilitas istimewa, di antaranya:

– Tinggal di Arab Saudi bersama pasangan, anak, dan tanggungan.

– Bekerja bebas di sektor swasta atau menjalankan bisnis sendiri.

– Memiliki properti hunian, komersial, atau industri di hampir seluruh wilayah Kerajaan.

– Kebebasan bepergian tanpa perlu visa keluar/masuk (exit/re-entry).

– Dapat mempekerjakan asisten rumah tangga di bawah sponsor pribadi.

– Akses ke peluang investasi yang lebih luas dan proses visa yang disederhanakan.

– Pintu Terbuka bagi Profesional dan Investor Dunia

Dengan peluncuran “Green Card” ini, Arab Saudi menegaskan komitmennya menjadi pusat ekonomi dan bisnis global di kawasan Timur Tengah.

Program ini membuka peluang besar bagi wirausahawan, investor, dan tenaga ahli internasional yang ingin menjadikan Arab Saudi sebagai rumah kedua mereka.

Sumber: Arab News, Saudi Gazette, The National News

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Umrah Ramadan Menghidupkan Pengalaman Spiritual Berbeda, Ini Alasannya

    Umrah Ramadan Menghidupkan Pengalaman Spiritual Berbeda, Ini Alasannya

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 263
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Menunaikan ibadah umrah di bulan Ramadan diyakini menghidupkan pengalaman spiritual yang berbeda dibanding bulan-bulan lainnya. Keistimewaan ini tidak hanya terletak pada ritual umrah itu sendiri, tetapi juga pada limpahan pahala dan rangkaian ibadah tambahan yang menyertainya sepanjang bulan suci. CEO Tazkiyah Tour, Ahmad Yani Fachruddin, melalui media sosial resmi Tazkiyah Group menegaskan bahwa […]

    Bagikan Berita:
  • Wamen Haji dan Umrah Disoroti karena Sindiran Kasar ke Tokoh Muhammadiyah Anwar Abbas

    Wamen Haji dan Umrah Disoroti karena Sindiran Kasar ke Tokoh Muhammadiyah Anwar Abbas

    • calendar_month Sen, 2 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 248
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, mendapat sorotan di media sosial karena dinilai menyindir tokoh sepuh Muhammadiyah, Anwar Abbas, dengan kata-kata kasar. Atas kata-kata Dahnil Anzar itu, Aktivis Muhammadiyah Jakarta, Farid Idris, secara terbuka mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk mencopot Pak Wamen. Dalam video yang tersebar luas, Dahnil menggunakan kata “cangkem” […]

    Bagikan Berita:
  • Kemenhaj Ungkap Alasan Istithaah Kesehatan Indonesia Jadi Atensi Pemerintah Arab Saudi

    Kemenhaj Ungkap Alasan Istithaah Kesehatan Indonesia Jadi Atensi Pemerintah Arab Saudi

    • calendar_month Jum, 16 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 236
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Jelang pemberangkatan ibadah haji Tahun 1447 H/2026 M, Kementerian Haji dan Umrah RI memperketat penetapan istithaah kesehatan bagi jemaah haji Indonesia. Istithaan Kesehatan jemaah asal Indonesia menjadi atensi pemerintah Arab Saudi mengingat tingginya jemaah lansia. Kebijakan ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan keselamatan jemaah sekaligus menekan angka kematian selama pelaksanaan ibadah haji di Arab […]

    Bagikan Berita:
  • Seleksi Petugas Haji Daerah 2026 Dimulai, di Bawah Pengawasan Ketat dan Tanpa Kompromi

    Seleksi Petugas Haji Daerah 2026 Dimulai, di Bawah Pengawasan Ketat dan Tanpa Kompromi

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 226
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia secara resmi membuka tahapan Seleksi Petugas Haji Daerah (PHD) untuk penyelenggaraan ibadah haji musim 1447 H/2026 M. Seleksi ini menjadi fondasi awal dalam memperkuat tata kelola pelayanan haji nasional yang profesional, disiplin, dan berintegritas. Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, menegaskan bahwa penyelenggaraan ibadah haji […]

    Bagikan Berita:
  • Tahun 2026, BP Haji Cuma Akan Menggunakan Dua atau Tiga Perusahan Syarikah

    Tahun 2026, BP Haji Cuma Akan Menggunakan Dua atau Tiga Perusahan Syarikah

    • calendar_month Rab, 6 Agu 2025
    • account_circle Imam Dzulkifli
    • visibility 340
    • 0Komentar

    SAUDI – Evaluasi sistem syarikah menjadi salah satu perhatian Badan Penyelenggara (BP) Haji terkait pelaksanaan ibadah tahun depan. Lembaga yang resmi mengambil alih pelaksanaan haji dari Kemenag itu, akan menggandeng dua atau tiga syarikah dalam pelaksanaan Haji 1447 Hijriah atau 2026 Masehi. Kepala BP Haji, Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan), mengatakan keputusan ini diambil setelah […]

    Bagikan Berita:
  • Masih Ada Kasus Polio, Alasan Arab Saudi Wajibkan Jemaah Haji-Umrah Vaksin Polio Mulai 2025

    Masih Ada Kasus Polio, Alasan Arab Saudi Wajibkan Jemaah Haji-Umrah Vaksin Polio Mulai 2025

    • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
    • account_circle Imam Dzulkifli
    • visibility 530
    • 0Komentar

    JAKARTA – Rupanya ada alasan urgen yang mendasari Pemerintah Arab Saudi mewajibkan para jemaah haji Indonesia maupun jemaah umrah dari negeri ini untuk melakukan vaksin polio, alias Derived Polio Virus (VDPV). Pakar kesehatan menegaskan kebijakan ini merupakan respons proaktif negeri itu terkait kondisi kesehatan global dan temuan kasus di dalam negeri. “Kenapa tahun ini vaksin […]

    Bagikan Berita:
expand_less