Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Harga Hotel di Mekkah Naik 300 Persen saat Ramadan, Tazkiyah Tour Upayakan Jemaah Selalu Menginap Dekat Masjidilharam

Harga Hotel di Mekkah Naik 300 Persen saat Ramadan, Tazkiyah Tour Upayakan Jemaah Selalu Menginap Dekat Masjidilharam

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Rab, 31 Des 2025
  • visibility 170

HAMRANEWS – Jemaah umrah selalu membludak saat memasuki Bulan Ramadan. Jumlahnya bahkan mencapai rekor tertinggi, terutama pada 10 hari terakhir, ketika umat Muslim dari seluruh dunia berlomba-lomba mengejar keutamaan ibadah di bulan suci.
Kondisi ini membuat Masjidil Haram tak pernah lowong. Bahkan saf salat kerap meluas hingga ke jalan-jalan dan pelataran pertokoan di sekitarnya.

Dalam talkshow Tazkiyah Tour yang dipandu Erick Alamsyah, Presiden Direktur PT Tazkiyah Global Mandiri, Ahmad Yani Fachruddin, mengungkapkan tantangan besar penyelenggaraan umrah Ramadan, khususnya terkait lonjakan biaya akomodasi dan transportasi yang sangat signifikan.

Menurut Ahmad Yani, umrah di bulan Ramadan memiliki keistimewaan tersendiri dibandingkan bulan-bulan lainnya. Selain dilaksanakan di Tanah Suci, ibadah ini dilakukan pada waktu yang sangat dimuliakan Allah SWT.

“Umrah Ramadan itu ibadah di tempat yang suci dan di waktu yang suci. Allah melipatgandakan pahala seluruh amal ibadah di bulan ini. Karena itu, umrah Ramadan sering disetarakan dengan haji bersama Rasulullah SAW,” ujarnya.

Tak hanya umrah, jemaah juga menjalani rangkaian ibadah lain seperti salat tarawih, tahajud, iktikaf, hingga khataman Al-Qur’an. Seluruh aktivitas tersebut, menurut dia, memiliki nilai spiritual yang jauh lebih kuat ketika dilakukan di Mekkah dan Madinah.

Tingginya minat umrah Ramadan berdampak langsung pada biaya. Ahmad Yani menyebutkan, harga hotel dan tiket pesawat bisa melonjak 200 hingga 300 persen dibandingkan bulan biasa.

“Permintaan datang dari seluruh dunia, sementara waktunya sangat terbatas, hanya satu bulan dalam setahun. Apalagi di 10 hari terakhir Ramadan, itu puncaknya,” jelasnya.

Ia mencontohkan, pada Ramadan tahun lalu, kepadatan jemaah membuat saf salat di Masjidil Haram mencapai jarak hingga tiga kilometer dari area masjid. Kondisi ini turut memicu lonjakan harga hotel, terutama yang berada di radius dekat masjid.

Hotel Dekat Masjid Jadi Prioritas Utama

Di tengah lonjakan biaya tersebut, Tazkiyah Tour memilih untuk tetap mengutamakan hotel yang jaraknya dekat dengan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Keputusan ini diambil demi efektivitas dan kenyamanan ibadah jemaah.

“Kalau hotel jauh dan harus naik shuttle bus, justru tidak efektif. Dari hotel ke masjid bisa 15 menit, tapi dari masjid kembali ke hotel bisa sampai 3-5 jam karena macet dan padatnya jemaah,” ujar Ahmad Yani.

Menurutnya, waktu jemaah akan banyak terbuang di perjalanan jika hotel terlalu jauh. Padahal, selama Ramadan –terutama 10 malam terakhir, waktu hampir 24 jam dimanfaatkan untuk ibadah, mulai dari sahur, salat Subuh, tarawih, tahajud, hingga iktikaf.

“Kalau hotel dekat, jemaah bisa cepat istirahat, fisik terjaga, dan ibadah lebih maksimal,” tambahnya.

Disiapkan Jauh Hari, Bukan Program Dadakan

Ahmad Yani menegaskan, seluruh program umrah Ramadan Tazkiyah Tour dipersiapkan sejak 10 hingga 11 bulan sebelumnya. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi overkapasitas hotel, keterbatasan penerbangan, hingga potensi kendala visa.

“Kami tidak pernah membuat program dadakan. Semua sudah dikontrak jauh hari, termasuk hotel dan maskapai, agar jemaah mendapat kepastian,” tegasnya.

Untuk Ramadan mendatang, Tazkiyah Tour telah menyiapkan beberapa pilihan program, mulai dari Sambut Ramadan, Awal Ramadan, hingga Akhir Ramadan yang memungkinkan jemaah fokus beribadah di 10 hari terakhir, bahkan sebagian melanjutkan puasa Syawal di Tanah Suci.

Musim Dingin, Ibadah Lebih Khusyuk

Menariknya, Ramadan dalam beberapa tahun ke depan bertepatan dengan musim dingin di Arab Saudi. Kondisi ini dinilai menjadi keuntungan tersendiri bagi jemaah.

“Cuaca lebih sejuk, waktu puasa lebih pendek, dan malam lebih panjang. Ini sangat mendukung ibadah malam seperti tahajud, tarawih, dan khataman Al-Qur’an,” jelas Ahmad Yani.

Konsistensi Hotel dan Pembimbing Berstandar

Sebagai bentuk komitmen pelayanan, Tazkiyah Tour juga menjaga konsistensi kerja sama dengan hotel-hotel yang sama selama bertahun-tahun. Langkah ini diambil untuk menjamin kualitas dan kepastian layanan bagi jemaah.

“Kami tidak pindah-pindah hotel. Standarnya sudah kami anggap baik dari sisi kualitas, jarak, dan kenyamanan. Yang terpenting, jemaah merasa tenang,” ujarnya.

Selain itu, pembimbing dan tour leader Tazkiyah Tour juga terus di-upgrade baik dari sisi kompetensi maupun kedekatan emosional dengan jemaah.

Fokus Ibadah, Bukan Sekadar Perjalanan

Ahmad Yani menutup dengan menegaskan bahwa umrah Ramadan bukan sekadar perjalanan religi, melainkan momentum total untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Di bulan Ramadan, orang tidak lagi memikirkan belanja. Fokusnya hanya ibadah, doa, dan spiritualitas. Karena itu, semua aspek perjalanan harus mendukung ketenangan dan kekhusyukan ibadah,” pungkasnya.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPKH Siap Patuhi Fatwa MUI: Dana Setoran Awal Haji Tak Lagi untuk Biaya Jemaah Lain

    BPKH Siap Patuhi Fatwa MUI: Dana Setoran Awal Haji Tak Lagi untuk Biaya Jemaah Lain

    • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 233
    • 0Komentar

    JAKARTA – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menegaskan komitmennya untuk mematuhi fatwa terbaru Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang melarang pemanfaatan hasil investasi dari setoran awal biaya haji calon jemaah untuk membiayai jemaah lain. Kepala BPKH, Fadlul Imansyah, menyatakan bahwa pihaknya menghormati sepenuhnya keputusan Komisi Fatwa MUI dan siap mengimplementasikannya sesuai dengan prinsip syariah. “Kami sepakat […]

    Bagikan Berita:
  • HIMPUH Imbau PIHK Realistis Soal Haji Furodah dan Selesaikan Administrasi dengan Jemaah

    HIMPUH Imbau PIHK Realistis Soal Haji Furodah dan Selesaikan Administrasi dengan Jemaah

    • calendar_month Kam, 29 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 249
    • 0Komentar

    JAKARTA – Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH) menyampaikan pernyataan resmi terkait situasi pelik penerbitan visa haji furoda tahun 1446 H/2025 M yang tengah dihadapi sebagian besar Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK). HIMPUH menegaskan, baik haji furoda maupun haji mujamalah tidak memiliki alokasi kuota yang pasti, sebagaimana haji reguler dan khusus. Jumlah dan pembagian kuota haji […]

    Bagikan Berita:
  • PT Pos Indonesia Sudah Kirimkan 150 Ton Barang Jemaah Haji 2025 ke Tanah Air

    PT Pos Indonesia Sudah Kirimkan 150 Ton Barang Jemaah Haji 2025 ke Tanah Air

    • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 275
    • 0Komentar

    BANDUNG – Perusahaan BUMN, PT Pos Indonesia (PosIND) dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) kembali menjalin kerja sama strategis guna memperkuat layanan logistik haji dan umrah. Menurut Plt Direktur Utama PosIND Endy Pattia Rahmadi Abdurrahman, kolaborasi jadi tonggak penting demi menghadirkan sistem pelayanan logistik ibadah haji yang modern, efisien dan terintegrasi, guna mendukung kelancaran penyelenggaraan […]

    Bagikan Berita:
  • Banyak Jemaah Haji Berpotensi Gagal Berangkat karena Masalah Kesehatan, DPR Minta Antisipasi Cepat

    Banyak Jemaah Haji Berpotensi Gagal Berangkat karena Masalah Kesehatan, DPR Minta Antisipasi Cepat

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 246
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah Kerajaan Arab Saudi akan memperketat syarat kesehatan bagi calon jemaah haji 2026. Sebanyak 11 jenis penyakit dinyatakan dapat menggugurkan izin keberangkatan, karena dinilai tidak layak untuk menjalani puncak haji di Armuzna (Arafah-Muzdalifah-Mina) yang butuh kondisi fisik prima. Anggota DPR RI Neng Eem Marhamah meminta pemerintah Indonesia untuk mengantisipasi problem tersebut melalui koordinasi […]

    Bagikan Berita:
  • visa umrah, visa saudi,

    Saudi Hentikan Sementara Pemrosesan Visa Umrah untuk Biro Perjalanan? Sejak Kemarin Tidak Bisa Apply

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 116
    • 0Komentar

    HAMRANEWS — Kementerian terkait penyelenggaraan umrah di Arab Saudi dilaporkan menghentikan sementara pemrosesan visa umrah bagi seluruh biro perjalanan. Sejak kemarin, 28 Januari 2026, sejumlah agen menyebut sistem pengajuan visa tidak dapat diakses atau tidak bisa melakukan apply visa baru. Penghentian sementara ini disebut-sebut berkaitan dengan pembaruan sistem secara menyeluruh yang dilakukan otoritas Saudi. Kondisi […]

    Bagikan Berita:
  • Arab Saudi Buka Tahap Pemilihan Paket Haji Langsung 2026 via Nusuk Hajj, untuk Warga Negara Ini

    Arab Saudi Buka Tahap Pemilihan Paket Haji Langsung 2026 via Nusuk Hajj, untuk Warga Negara Ini

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 147
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi resmi meluncurkan tahap preferensi paket layanan bagi jemaah dalam skema ‘Direct Hajj Program’ untuk musim Haji 2026. Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh kementerian melalui pernyataan resmi. Tahap ini dapat diakses melalui platform Nusuk Hajj dan memungkinkan calon jemaah dari negara-negara yang memenuhi syarat untuk meninjau serta membandingkan […]

    Bagikan Berita:
expand_less