Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Harga Hotel di Mekkah Naik 300 Persen saat Ramadan, Tazkiyah Tour Upayakan Jemaah Selalu Menginap Dekat Masjidilharam

Harga Hotel di Mekkah Naik 300 Persen saat Ramadan, Tazkiyah Tour Upayakan Jemaah Selalu Menginap Dekat Masjidilharam

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Rab, 31 Des 2025
  • visibility 269

HAMRANEWS – Jemaah umrah selalu membludak saat memasuki Bulan Ramadan. Jumlahnya bahkan mencapai rekor tertinggi, terutama pada 10 hari terakhir, ketika umat Muslim dari seluruh dunia berlomba-lomba mengejar keutamaan ibadah di bulan suci.
Kondisi ini membuat Masjidil Haram tak pernah lowong. Bahkan saf salat kerap meluas hingga ke jalan-jalan dan pelataran pertokoan di sekitarnya.

Dalam talkshow Tazkiyah Tour yang dipandu Erick Alamsyah, Presiden Direktur PT Tazkiyah Global Mandiri, Ahmad Yani Fachruddin, mengungkapkan tantangan besar penyelenggaraan umrah Ramadan, khususnya terkait lonjakan biaya akomodasi dan transportasi yang sangat signifikan.

Menurut Ahmad Yani, umrah di bulan Ramadan memiliki keistimewaan tersendiri dibandingkan bulan-bulan lainnya. Selain dilaksanakan di Tanah Suci, ibadah ini dilakukan pada waktu yang sangat dimuliakan Allah SWT.

“Umrah Ramadan itu ibadah di tempat yang suci dan di waktu yang suci. Allah melipatgandakan pahala seluruh amal ibadah di bulan ini. Karena itu, umrah Ramadan sering disetarakan dengan haji bersama Rasulullah SAW,” ujarnya.

Tak hanya umrah, jemaah juga menjalani rangkaian ibadah lain seperti salat tarawih, tahajud, iktikaf, hingga khataman Al-Qur’an. Seluruh aktivitas tersebut, menurut dia, memiliki nilai spiritual yang jauh lebih kuat ketika dilakukan di Mekkah dan Madinah.

Tingginya minat umrah Ramadan berdampak langsung pada biaya. Ahmad Yani menyebutkan, harga hotel dan tiket pesawat bisa melonjak 200 hingga 300 persen dibandingkan bulan biasa.

“Permintaan datang dari seluruh dunia, sementara waktunya sangat terbatas, hanya satu bulan dalam setahun. Apalagi di 10 hari terakhir Ramadan, itu puncaknya,” jelasnya.

Ia mencontohkan, pada Ramadan tahun lalu, kepadatan jemaah membuat saf salat di Masjidil Haram mencapai jarak hingga tiga kilometer dari area masjid. Kondisi ini turut memicu lonjakan harga hotel, terutama yang berada di radius dekat masjid.

Hotel Dekat Masjid Jadi Prioritas Utama

Di tengah lonjakan biaya tersebut, Tazkiyah Tour memilih untuk tetap mengutamakan hotel yang jaraknya dekat dengan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Keputusan ini diambil demi efektivitas dan kenyamanan ibadah jemaah.

“Kalau hotel jauh dan harus naik shuttle bus, justru tidak efektif. Dari hotel ke masjid bisa 15 menit, tapi dari masjid kembali ke hotel bisa sampai 3-5 jam karena macet dan padatnya jemaah,” ujar Ahmad Yani.

Menurutnya, waktu jemaah akan banyak terbuang di perjalanan jika hotel terlalu jauh. Padahal, selama Ramadan –terutama 10 malam terakhir, waktu hampir 24 jam dimanfaatkan untuk ibadah, mulai dari sahur, salat Subuh, tarawih, tahajud, hingga iktikaf.

“Kalau hotel dekat, jemaah bisa cepat istirahat, fisik terjaga, dan ibadah lebih maksimal,” tambahnya.

Disiapkan Jauh Hari, Bukan Program Dadakan

Ahmad Yani menegaskan, seluruh program umrah Ramadan Tazkiyah Tour dipersiapkan sejak 10 hingga 11 bulan sebelumnya. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi overkapasitas hotel, keterbatasan penerbangan, hingga potensi kendala visa.

“Kami tidak pernah membuat program dadakan. Semua sudah dikontrak jauh hari, termasuk hotel dan maskapai, agar jemaah mendapat kepastian,” tegasnya.

Untuk Ramadan mendatang, Tazkiyah Tour telah menyiapkan beberapa pilihan program, mulai dari Sambut Ramadan, Awal Ramadan, hingga Akhir Ramadan yang memungkinkan jemaah fokus beribadah di 10 hari terakhir, bahkan sebagian melanjutkan puasa Syawal di Tanah Suci.

Musim Dingin, Ibadah Lebih Khusyuk

Menariknya, Ramadan dalam beberapa tahun ke depan bertepatan dengan musim dingin di Arab Saudi. Kondisi ini dinilai menjadi keuntungan tersendiri bagi jemaah.

“Cuaca lebih sejuk, waktu puasa lebih pendek, dan malam lebih panjang. Ini sangat mendukung ibadah malam seperti tahajud, tarawih, dan khataman Al-Qur’an,” jelas Ahmad Yani.

Konsistensi Hotel dan Pembimbing Berstandar

Sebagai bentuk komitmen pelayanan, Tazkiyah Tour juga menjaga konsistensi kerja sama dengan hotel-hotel yang sama selama bertahun-tahun. Langkah ini diambil untuk menjamin kualitas dan kepastian layanan bagi jemaah.

“Kami tidak pindah-pindah hotel. Standarnya sudah kami anggap baik dari sisi kualitas, jarak, dan kenyamanan. Yang terpenting, jemaah merasa tenang,” ujarnya.

Selain itu, pembimbing dan tour leader Tazkiyah Tour juga terus di-upgrade baik dari sisi kompetensi maupun kedekatan emosional dengan jemaah.

Fokus Ibadah, Bukan Sekadar Perjalanan

Ahmad Yani menutup dengan menegaskan bahwa umrah Ramadan bukan sekadar perjalanan religi, melainkan momentum total untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Di bulan Ramadan, orang tidak lagi memikirkan belanja. Fokusnya hanya ibadah, doa, dan spiritualitas. Karena itu, semua aspek perjalanan harus mendukung ketenangan dan kekhusyukan ibadah,” pungkasnya.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cerita di Balik Lion Air Delay Dua Hari dan Bikin Ratusan Jamaah Umrah Terkatung-katung di Jeddah

    Cerita di Balik Lion Air Delay Dua Hari dan Bikin Ratusan Jamaah Umrah Terkatung-katung di Jeddah

    • calendar_month Sab, 27 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 261
    • 0Komentar

    HAMRANEWES – Ratusan jemaah haji Indonesia tertahan di Bandara Jeddah lantaran penerbangan Lion Air bermasalah. Penerbangan dengan kode JT-111 rute Jeddah ke Jakarta mengalami delay hingga dua hari, membuat ratusan jamaah umrah tertahan di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah tanpa kepastian jadwal keberangkatan yang jelas. Corporate Communications Strategic Lion Group, Danang Mandala Prihantoro, menyampaikan […]

    Bagikan Berita:
  • Saudi Perketat Aturan Membawa Obat-obatan di Pesawat, Ada Obat yang Perlu Izin Khusus

    Saudi Perketat Aturan Membawa Obat-obatan di Pesawat, Ada Obat yang Perlu Izin Khusus

    • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 401
    • 0Komentar

    SAUDI – Pemerintah Arab Saudi memperketat aturan bagi penumpang pesawat yang membawa obat-obatan berbahan dasar opiat. Pelancong yang terbang menuju atau dari wilayah Kerajaan kini wajib memperoleh izin khusus terlebih dahulu sebelum diperbolehkan membawa obat jenis ini ke dalam pesawat. Saudi News 50 melaporkan, kebijakan baru tersebut diumumkan oleh otoritas Saudi dan merupakan bagian dari […]

    Bagikan Berita:
  • Ini Beberapa Poin yang Diatur dalam RUU Haji dan Umrah

    Ini Beberapa Poin yang Diatur dalam RUU Haji dan Umrah

    • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 464
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Komisi VIII DPR RI telah menuntaskan pembahasan tingkat I Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah. Seluruh fraksi sepakat agar RUU ini segera dibawa ke rapat paripurna untuk disahkan menjadi undang-undang, dengan target dapat diterapkan pada penyelenggaraan haji tahun 2026. Ketua Komisi VIII DPR, Marwan Dasopang, menyebut RUU ini sangat penting […]

    Bagikan Berita:
  • Langkah Suci Nenek Sumbuk di Usia 109 Tahun, Jemaah Haji Tertua 2025

    Langkah Suci Nenek Sumbuk di Usia 109 Tahun, Jemaah Haji Tertua 2025

    • calendar_month Sen, 19 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 516
    • 0Komentar

    SAUDI – Di tengah hiruk pikuk pemberangkatan haji 1446 H, ada kisah yang sunyi dari seorang jemaah dari pinggir kota bekasi. Perempuan berusia lebih dari satu abad itu, menjadi seorang Duyufurrahman dengan usia tertua. Dialah Nenek Sumbuk, jemaah haji berusia 109 tahun, yang juga berangkat ke Tanah Suci tahun ini. Rumah sederhana tempat tinggalnya tampak […]

    Bagikan Berita:
  • Banyak yang Belum Tahu, Kurma Harus Dicuci Sebelum Dikonsumsi Menurut BPOM Saudi

    Banyak yang Belum Tahu, Kurma Harus Dicuci Sebelum Dikonsumsi Menurut BPOM Saudi

    • calendar_month Sab, 21 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 224
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Bulan Ramadan identik dengan kehadiran kurma di meja makan. Selain mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW untuk berbuka dengan yang manis, kurma juga praktis, mudah dibawa, dan langsung bisa dikonsumsi tanpa perlu diolah. Akan tetapi, di balik kepraktisannya, ternyata ada satu hal penting yang masih sering terlewat: kurma sebaiknya dicuci terlebih dahulu sebelum dimakan. […]

    Bagikan Berita:
  • Testimoni Calon Jemaah Haji Khusus yang Memilih Tazkiyah Tour demi Kesehatan dan Kenyamanan

    Testimoni Calon Jemaah Haji Khusus yang Memilih Tazkiyah Tour demi Kesehatan dan Kenyamanan

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 94
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Sejumlah calon jemaah haji khusus asal Sulawesi Selatan membagikan alasan mereka memilih Tazkiyah Tour sebagai mitra perjalanan menuju Tanah Suci. Faktor kesehatan, kenyamanan, serta pengalaman panjang penyelenggara menjadi pertimbangan utama dalam mengambil keputusan penting ini. Bu Yenni Amir, asal Makassar, misalnya, memantapkan diri mendaftar haji khusus bersama saudaranya setelah beberapa kali menunaikan umrah. […]

    Bagikan Berita:
expand_less