Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Umrah » Umrah Ramadan Menghidupkan Pengalaman Spiritual Berbeda, Ini Alasannya

Umrah Ramadan Menghidupkan Pengalaman Spiritual Berbeda, Ini Alasannya

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
  • visibility 153

HAMRANEWS – Menunaikan ibadah umrah di bulan Ramadan diyakini menghidupkan pengalaman spiritual yang berbeda dibanding bulan-bulan lainnya. Keistimewaan ini tidak hanya terletak pada ritual umrah itu sendiri, tetapi juga pada limpahan pahala dan rangkaian ibadah tambahan yang menyertainya sepanjang bulan suci.

CEO Tazkiyah Tour, Ahmad Yani Fachruddin, melalui media sosial resmi Tazkiyah Group menegaskan bahwa Ramadan adalah momentum di mana Allah SWT melipatgandakan pahala setiap amal ibadah yang dilakukan umat Muslim.

“Allah melipatgandakan pahala saat Ramadan. Semua ibadah yang kita lakukan pahalanya berlipat-lipat,” ungkap Ahmad Yani.

Dalam Alquran, disebutkan, pahalanya bisa ribuan kali lipat jika ibadah dilaksanakan tepat pada jatuhnya malam Lailatul Qadar pada bulan Ramadan. Bagaimana jika kesempatan itu datang saat Anda di Tanah Suci?

Ahmad Yani menjelaskan, perbedaan paling mendasar antara umrah Ramadan dan umrah di bulan lain adalah padatnya aktivitas ibadah yang dapat dijalani secara bersamaan.

Selain rangkaian manasik umrah, jemaah juga berkesempatan melaksanakan tarawih, tahajud, itikaf, hingga khatam Al-Qur’an.

“Semua ibadah itu sebenarnya bisa dilakukan di mana saja. Namun tentu sensasinya sangat berbeda ketika dijalankan di Tanah Suci, khususnya di Makkah,” ujarnya.

Menurutnya, keutamaan Ramadan memang bisa diraih dari rumah atau masjid terdekat, seperti memberi makan orang berbuka, tarawih, hingga tadarus Al-Qur’an. Namun, nilai spiritualnya menjadi jauh lebih istimewa ketika seluruh ibadah itu dilakukan di Masjidilharam.

“Kita tahu, satu kali salat di Masjidilharam setara dengan ratusan ribu kali salat di tempat lain. Apalagi jika salat itu dilakukan di bulan Ramadan, dalam kondisi berpuasa, menahan hal-hal yang sebenarnya halal karena ketaatan kepada Allah,” lanjutnya.

Ahmad Yani menilai, pengalaman tersebut memberikan ketenangan batin yang mendalam dan meninggalkan bekas spiritual yang kuat saat jemaah kembali ke Tanah Air. “Pengalaman ini bukan hanya dirasakan saat di Makkah, tetapi bisa dibawa pulang sebagai pribadi yang jauh lebih baik,” katanya.

Program Umrah Tazkiyah Tour

Sejalan dengan itu, Tazkiyah Tour, biro perjalanan umrah asal Makassar, membuka Program Umrah Akhir Ramadan dan Syawal 2026 dengan durasi perjalanan hingga 20 hari. Program ini ditujukan bagi jemaah yang ingin merasakan puncak keistimewaan ibadah di penghujung Ramadan sekaligus menyambut Hari Raya Idulfitri di Tanah Suci.

Berdasarkan informasi dari akun resmi Instagram Tazkiyah Tour, keberangkatan dijadwalkan pada 5 Maret 2026, dengan harga mulai Rp63.500.000 per orang untuk kamar quad.

Dalam paket tersebut, jemaah akan diberangkatkan menggunakan maskapai Scoot dengan rute UPG–SIN–JED dan kembali JED–SIN–UPG. Selama di Arab Saudi, jemaah menginap di hotel bintang empat, yakni Grand Plaza Madinah dan Royal Majestic Makkah, yang dikenal memiliki akses nyaman menuju area masjid.

Tazkiyah Tour memastikan seluruh kebutuhan utama jemaah telah termasuk dalam paket, mulai dari visa umrah, tiket pesawat pulang-pergi, konsumsi dua kali sehari, bus VIP, asuransi perjalanan, handling bandara, perlengkapan umrah, pembimbing ibadah dan tour leader, hingga air zamzam. Jemaah juga mendapatkan fasilitas hotel transit satu malam sebelum keberangkatan.

Ahmad Yani menegaskan bahwa seluruh program umrah Tazkiyah Tour dirancang untuk memberikan ketenangan dan kenyamanan maksimal, sejalan dengan tagline perusahaan, “Tenang di Setiap Langkah.”

Meski demikian, pihaknya mengingatkan bahwa harga paket dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan pemerintah dan maskapai penerbangan.

Sebagai Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) resmi dengan izin MUTU–UHK–PPIU–118, Tazkiyah Tour juga melengkapi layanannya dengan garansi uang kembali serta berbagai sertifikasi dan penghargaan, termasuk ISO 9001:2015 dan SNI Award.

Melalui Program Umrah Akhir Ramadan & Syawal 2026 ini, Tazkiyah Tour mengajak umat Muslim untuk memaksimalkan momen spiritual terbaik di bulan suci dan hari kemenangan dengan perjalanan ibadah yang aman, terencana, dan berpengalaman.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sulsel Daerah Terbanyak Masyarakat Berangkat Umrah, Ribuan Jemaah Per Bulan

    Sulsel Daerah Terbanyak Masyarakat Berangkat Umrah, Ribuan Jemaah Per Bulan

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 332
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Kantor Imigrasi mencatat, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) merupakan yang terbanyak masyarakatnya berangkat umrah pada periode 1 Januari hingga 20 Oktober 2025 ini. Ada ribuan jemaah asal Sulsel terbang dari Sulsel ke Arab Saudi setiap bulannya. Tingginya angka jemaah tersebut membuat Sulsel selalu menjadi daerah terbanyak yang mengirim jemaah umrah hampir tiap tahun. Kepala […]

    Bagikan Berita:
  • masjidilharam, kabah, haji khusus,

    Saudi Pastikan Format Taraweh 10 Rakaat dan 3 Rakaat Witir Selama Ramadan 2026

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 108
    • 0Komentar

    SAUDI – Pemerintah Arab Saudi melalui Otoritas Masjid Haramain memastikan bahwa shalat Taraweeh selama Ramadan 1447 H (2026 M) di Masjidil Haram Makkah dan Masjid Nabawi Madinah akan dilaksanakan dalam format 10 rakaat. Keputusan ini menguatkan praktik tradisional yang selama ini dipraktikkan di dua masjid suci tersebut. Setiap malam sepanjang Ramadan, jamaah di Masjidil Haram […]

    Bagikan Berita:
  • Kemenhaj Sulsel Ingatkan Biaya Umrah yang Disepakati Rp27,5 Juta

    Kemenhaj Sulsel Ingatkan Biaya Umrah yang Disepakati Rp27,5 Juta

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 119
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Kepala Bidang Tata Usaha Kantor Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Selatan, Muflihuddin Syam, mengingatkan pelaku usaha umrah dan calon jemaah untuk memperhatikan referensi biaya umrah sebagai salah satu cara memastikan berangkat. “Salah satu ketentuan yang harus diperhatikan penyelenggara umrah adalah transparansi biaya dan kepastian keberangkatan,” ungkap Muflihuddin saat memberi sambutan dalam Pembukaan […]

    Bagikan Berita:
  • Menteri Haji Umrah yang Akan Tentukan Kuota Haji Kabupaten, Bukan Lagi Pemda

    Menteri Haji Umrah yang Akan Tentukan Kuota Haji Kabupaten, Bukan Lagi Pemda

    • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 237
    • 0Komentar

    JAKARTA – Undang-undang Haji dan Umrah remsi ditetapkan DPR RI. Ada beberapa poin penting dalam aturan tersebut, yang sebelumnya telah disepakati saat rapat pembahasan. Salah satu yang krusial adalah aturan pembagian kuota haji reguler kabupaten/kota kini ditetapkan langsung oleh Menteri Haji dan Umrah, bukan lagi oleh gubernur atau pemerintah daerah. Kesepakatan itu diambil dalam rapat […]

    Bagikan Berita:
  • Jalur Khusus Lansia Kini Jadir di Masjidilharam dan Masjid Nabawi

    Jalur Khusus Lansia Kini Jadir di Masjidilharam dan Masjid Nabawi

    • calendar_month Kam, 25 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 181
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Demi meningkatkan kenyamanan beribadah, Otoritas Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi menyediakan jalur khusus bagi lansia dan penyandang disabilitas di Masjidil Haram. Langkah ini bagian dari upaya keberlanjutan otoritas untuk menyempurnakan kualitas layanan bagi jemaah dan pengunjung. Otoritas menetapkan bahwa jalur ini ditempatkan secara strategis untuk memudahkan pergerakan, mengurangi kesulitan saat masuk, […]

    Bagikan Berita:
  • Sikapi Pelanggaran Imigrasi, Saudi Berlakukan Masa Tenggang 30 Hari untuk Pemegang Visa Kedaluarsa

    Sikapi Pelanggaran Imigrasi, Saudi Berlakukan Masa Tenggang 30 Hari untuk Pemegang Visa Kedaluarsa

    • calendar_month Sen, 30 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 555
    • 0Komentar

    SAUDI – Direktorat Jenderal Imigrasi Arab Saudi, atau Jawazat, secara resmi mengimplementasikan kebijakan baru yang memberikan masa tenggang selama 30 hari bagi pemegang visa kunjungan yang telah melewati masa berlaku untuk meninggalkan wilayah Kerajaan. Kebijakan ini mulai efektif per 1 Muharram 1447 H atau 26 Juni 2025, dan mencakup seluruh jenis serta kategori visa kunjungan, […]

    Bagikan Berita:
expand_less