Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Pulang Haji dari Arab Saudi, Oleh-oleh Kurma-nya dari Pasuruan

Pulang Haji dari Arab Saudi, Oleh-oleh Kurma-nya dari Pasuruan

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
  • visibility 189

HAMRANEWS – Menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Haji dan Umrah Indonesia, mendorong komoditas kurma lokal untuk masuk dalam ekosistem Haji RI.

Jemaah haji yang berangkat ke Tanah Suci, biasanya berbelanja kurma sebagai oleh-oleh untuk keluarga di Tanah Air. Tapi siapa sangka, komoditas dari Arab Saudi itu kini dikembangkan di Indonesia, dan kualitasnya pun tidak kalah dengan yang datang dari Kawasan Timur Tengah.

Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, sebelumnya melakukan kunjungan kerja ke Kurma Park, Pasuruan, Provinsi Jawa Timur.

Menhaj meninjau potensi perkebunan kurma lokal sebagai bagian dari pengembangan ekosistem ekonomi haji di Indonesia.

Menhaj menyampaikan bahwa langkah ini merupakan wujud nyata dari arahan Presiden Prabowo Subianto agar penyelenggaraan haji dapat memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat di tanah air.

“Harapan kami nanti jemaah haji Indonesia tidak perlu lagi membeli kurma di Arab Saudi. Nanti bisa beli kurma dari Jawa Timur, NTB, NTT, maupun provinsi lainnya. Kita ingin uangnya berputar di masyarakat Indonesia sendiri,” ujar Menhaj di sela dialog dengan pengelola perkebunan pada Kamis 22 Januari 2026.

Selain dampak ekonomi secara makro, penggunaan kurma lokal dinilai akan sangat memudahkan jemaah haji secara teknis.

Menhaj mengungkapkan alasan mengapa penting memasukkan komoditas kurma lokal dalam ekosistem perhajian. Berat bagasi maskapai yang selama ini menjadi kendala bagi jemaah. Ia pun berharap hal ini dapat memberikan solusi logistik terhadap keluhan tersebut.

“Jemaah tidak perlu lagi terbebani oleh ‘tentengan’ kurma dari Arab Saudi yang sering kali melampaui batas bagasi sebesar 27 kilogram. Dan kami yakin harga kurma di tanah air jauh lebih murah dibanding harga kurma di Arab Saudi,” pungkasnya.

Menhaj juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah daerah yang telah mendukung penuh keberadaan Kurma Park di Pasuruan.

Ia berharap model perkebunan ini dapat direplikasi di daerah lain untuk memperkuat ekosistem haji.

“Saya mengapresiasi peran pemerintah daerah dalam mendukung perkebunan kurma ini. Semoga kurma di tempat ini bisa mengambil peran sentral dalam pengembangan ekosistem ekonomi haji di Indonesia, sekaligus memberikan manfaat luas bagi masyarakat kita,” tutupnya.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemendag Kerja Smaa BPKH Perluas Produk Indonesia untuk Kebutuhan Jamaah Haji

    Kemendag Kerja Smaa BPKH Perluas Produk Indonesia untuk Kebutuhan Jamaah Haji

    • calendar_month Sab, 18 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 265
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Perdagangan (Kemendag) bekerja sama dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dalam memperluas ekspor produk Indonesia melalui pemenuhan kebutuhan jamaah haji dan umrah di Arab Saudi. Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengatakan, kerja sama tersebut merupakan langkah strategis untuk meningkatkan ekspor nasional sekaligus memperluas pasar produk Indonesia di sektor layanan haji dan umrah. […]

    Bagikan Berita:
  • Syarat Mendapat ‘Kartu Hijau’ dari Arab Saudi, Cara untuk Tinggal dan Bekerja Layaknya Warga Tanah Suci

    Syarat Mendapat ‘Kartu Hijau’ dari Arab Saudi, Cara untuk Tinggal dan Bekerja Layaknya Warga Tanah Suci

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 547
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah Arab Saudi telH secara resmi meluncurkan Program Izin Tinggal Premium (Premium Residency Program) yang juga dikenal dengan sebutan “Saudi Green Card.” Inisiatif tersebut menjadi terobosan besar yang memungkinkan warga asing yang memenuhi syarat untuk tinggal, bekerja, memiliki properti, dan berinvestasi di Kerajaan Arab Saudi tanpa memerlukan sponsor lokal (kafil). Langkah tersebut merupakan […]

    Bagikan Berita:
  • Resmi, Pemerintah dan DPR Sepakati Biaya Haji Turun 2 Juta dari Tahun Lalu

    Resmi, Pemerintah dan DPR Sepakati Biaya Haji Turun 2 Juta dari Tahun Lalu

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 361
    • 0Komentar

    JAKARTA – Panja Haji Komisi VIII DPR RI bersama pemerintah RI akhirnya mencapai kesepakatan terkait biaya haji tahun 2026. Setelah melalui pembahasan panjang, rapat resmi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 29 Oktober 2025 memutuskan biaya haji tahun depan adalah sebesar Rp87.409.366 per jemaah. “Kita akan ambil keputusan terhadap besaran biaya haji tahun 1447 H […]

    Bagikan Berita:
  • Imbas 23 Jemaah Dideportasi, Travel Haji dan Umrah di Sulsel Dilaporkan ke Polisi

    Imbas 23 Jemaah Dideportasi, Travel Haji dan Umrah di Sulsel Dilaporkan ke Polisi

    • calendar_month Rab, 30 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 346
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Kasus gagalnya 23 jemaah masuk ke Tanah Suci karena mengantongi visa non-haji pada Musim Haji 2025 lalu, kini berbuntut ke proses hukum. Jemaah yang gagal masuk Mekkah-Madinah karena mendapatkan visa non-haji tersebut, melaporkan owner travel haji dan umrah PT Aslam Grup ke kepolisian. Seorang warga asal Mojokerto, Jawa Timur, Erny Khoirun Nisa (43), […]

    Bagikan Berita:
  • BPK Ungkap Penyaluran Dana Haji Tidak Tepat Sasaran, Rp161,73 M Disalurkan ke Jemaah yang Tak Berhak

    BPK Ungkap Penyaluran Dana Haji Tidak Tepat Sasaran, Rp161,73 M Disalurkan ke Jemaah yang Tak Berhak

    • calendar_month Kam, 7 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 50
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengungkap penggunaan dana haji yang tidak tepat sasaran dalam penyelenggaraan ibadah haji 1446H/2025M. Dalam temuannya, terdapat dana sebesar Rp161,73 miliar yang digunakan untuk membiayai jemaah yang tidak memenuhi kriteria keberangkatan. Dalam Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) II-2025, BPK mencatat dana tersebut digunakan untuk mensubsidi 4.760 jemaah yang seharusnya tidak […]

    Bagikan Berita:
  • Masuk Raudah lewat Jalur ‘Black Market’, Awas Petugas Kini Memeriksa QR Code Anda

    Masuk Raudah lewat Jalur ‘Black Market’, Awas Petugas Kini Memeriksa QR Code Anda

    • calendar_month Ming, 5 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 95
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Ibadah ke Tanah Suci bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang menuntut niat lurus dan adab yang benar. Demikian halnya jika Anda hendak melakukan ziarah dan beribadah di Area Raudah. Praktik masuk ke Raudah di Masjid Nabawi melalui jalur tidak resmi atau yang kerap disebut “black market”, tentu saja tidak dengan […]

    Bagikan Berita:
expand_less