Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Umrah » Saudi Hentikan Sementara Pemrosesan Visa Umrah untuk Biro Perjalanan? Sejak Kemarin Tidak Bisa Apply

Saudi Hentikan Sementara Pemrosesan Visa Umrah untuk Biro Perjalanan? Sejak Kemarin Tidak Bisa Apply

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
  • visibility 330
  • print Cetak

HAMRANEWS — Kementerian terkait penyelenggaraan umrah di Arab Saudi dilaporkan menghentikan sementara pemrosesan visa umrah bagi seluruh biro perjalanan. Sejak kemarin, 28 Januari 2026, sejumlah agen menyebut sistem pengajuan visa tidak dapat diakses atau tidak bisa melakukan apply visa baru.

Penghentian sementara ini disebut-sebut berkaitan dengan pembaruan sistem secara menyeluruh yang dilakukan otoritas Saudi. Kondisi tersebut berdampak pada seluruh perusahaan umrah, tanpa pengecualian, sehingga pengajuan visa baru maupun yang masih dalam proses mengalami penundaan.

Kondisi ini jadi perbincangan di media sosial, terutama mereka yang sudah memiliki tiket penerbangan, pemesanan hotel, serta jadwal keberangkatan tetap. Pasalnya, proses visa umrah sangat bergantung pada data pemesanan yang telah dikonfirmasi di dalam sistem.

Namun demikian, sejumlah agen menegaskan bahwa penghentian ini bersifat sementara. Kondisi serupa juga diklaim rutin terjadi hampir setiap tahun pada periode tertentu, khususnya menjelang masa padat umrah dan persiapan musim haji.

Beberapa poin penting yang disampaikan agen perjalanan antara lain:

  • Penghentian hanya berlaku pada proses pengajuan visa, bukan pembatalan perjalanan.
  • Visa umrah yang sudah terbit tidak dibatalkan.
  • Proses pengajuan biasanya akan kembali dibuka setelah pembaruan sistem selesai.

Di tengah situasi tersebut, muncul pula informasi bahwa tarif visa umrah berpotensi mengalami penyesuaian. Sejumlah agen menyampaikan bahwa akibat penutupan sementara ID atau sistem perusahaan umrah, pengajuan visa yang tertunda maupun pengajuan baru kemungkinan akan diproses dengan tarif baru setelah sistem kembali normal.

Kondisi ini dirasakan langsung oleh calon jemaah dari berbagai negara. Salah satunya calon jemaah pemegang paspor Pakistan yang berdomisili di Australia dan berencana berangkat pada 31 Maret. Mereka mengaku masih menunggu kepastian dari agen karena hingga kini belum ada konfirmasi final terkait pembukaan sistem dan perubahan biaya visa.

Menghadapi situasi ini, agen perjalanan mengimbau calon jemaah untuk tidak panik dan tidak terburu-buru membatalkan perjalanan. Jemaah juga diminta menghindari keputusan tergesa-gesa, tetap mengikuti informasi dari sumber tepercaya, serta memastikan seluruh dokumen perjalanan telah disiapkan dengan baik.

Hingga saat ini, biro perjalanan menyatakan terus memantau perkembangan dan berkoordinasi dengan mitra di Arab Saudi, sambil menunggu sistem visa umrah kembali dibuka secara normal.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atensi Presiden, Keselamatan Jemaah Haji 2026 Harus Jadi Prioritas Utama

    Atensi Presiden, Keselamatan Jemaah Haji 2026 Harus Jadi Prioritas Utama

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 297
    • 0Komentar

    HANRANEWS – Pemerintah menekankan bahwa keselamatan jemaah haji Indonesia merupakan prioritas utama dalam setiap pengambilan keputusan terkait penyelenggaraan ibadah haji, khususnya di tengah dinamika situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah yang terus berkembang. Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak menyampaikan bahwa Presiden Prabowo sudah memberikan arahan yang sangat jelas kepada seluruh jajaran pemerintah […]

    Bagikan Berita:
  • ASN Kemenag Ditangkap karena Terima Setoran Rp97 Juta untuk Percepatan Pemberangkatan ke Tanah Suci

    ASN Kemenag Ditangkap karena Terima Setoran Rp97 Juta untuk Percepatan Pemberangkatan ke Tanah Suci

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 477
    • 0Komentar

    SITUBONDO – Aparat Kepolisian Situbondo, Jawa Timur, membongkar kasus penipuan berkedok percepatan keberangkatan haji yang dilakukan seorang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag). Oknum tersebut menjanjikan calon jemaah bisa berangkat lebih cepat ke Tanah Suci dengan syarat membayar puluhan juta rupiah. Kasus ini terungkap setelah penyidik Satreskrim Polres Situbondo menangkap MH (54), […]

    Bagikan Berita:
  • Tips Belanja Murah di Tanah Suci, Bisa Hemat Sampai Ratusan Riyal!

    Tips Belanja Murah di Tanah Suci, Bisa Hemat Sampai Ratusan Riyal!

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 771
    • 0Komentar

    SAUDI – Belanja oleh-oleh di Tanah Suci selalu jadi aktivitas yang harus disempatkan oleh para jemaah haji. Yang biasanya dibeli oleh jemaah seperti wewangian, kurma, sajadah, tasbih, hingga pakaian haji/umrah. Barang-barang di Tanah Suci yang dijual para pedagang, harganya tidak seragam. Dengan strategi yang tepat, jemaah bisa menghemat ratusan riyal tanpa mengorbankan kualitas. Berikut panduan […]

    Bagikan Berita:
  • Lomba Hafal Quran Raja Salman Berhadiah Hingga Rp40 Miliar

    Lomba Hafal Quran Raja Salman Berhadiah Hingga Rp40 Miliar

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Imam Dzulkifli
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Bagikan Berita:

    Bagikan Berita:
  • Kemenhaj Bisa Kelabakan Melaksanakan Haji 2026, Legislator Ingatkan 3 Persoalan Ini

    Kemenhaj Bisa Kelabakan Melaksanakan Haji 2026, Legislator Ingatkan 3 Persoalan Ini

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 541
    • 0Komentar

    JAKARTA – Transformasi penyelenggaraan haji dari Kementerian Agama (Kemenag) ke Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) bisa berdampak pada pelaksanaaan haji 2025. Kemenhaj bisa kelabakan melayani haji tahun 2026 jika tidak segera mengantisipasi beberapa persoalan, seperti waktu pelaksanaan yang sempit, kesiapan SDM baru Kemenhaj, hingga proses pengalihan aset yang tidak bisa cepat. Anggota Komisi VIII DPR, […]

    Bagikan Berita:
  • Warga Ilegal di Arab Saudi Bakal Bisa Urus Sendiri Proses Deportasi

    Warga Ilegal di Arab Saudi Bakal Bisa Urus Sendiri Proses Deportasi

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 430
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Direktorat Jenderal Paspor (Jawazat) Pemerintah Arab Saudi, mengumumkan akan segera meluncurkan “Self-Deportation Platform”, sebuah sistem daring yang memungkinkan penduduk ilegal mengurus sendiri proses kepulangannya tanpa melalui metode manual seperti sebelumnya. “Ini akan memungkinkan direktorat untuk beralih dari metode tradisional yang sebelumnya digunakan untuk mendeportasi pelanggar peraturan residensi, tenaga kerja, dan keamanan perbatasan. Peluncurannya […]

    Bagikan Berita:
expand_less