Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lainnya » Ramadan Mulai 17 atau 18 Februari? Saudi Akan Pantau Hilal Ramadan pada Selasa Pekan Ini

Ramadan Mulai 17 atau 18 Februari? Saudi Akan Pantau Hilal Ramadan pada Selasa Pekan Ini

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
  • visibility 369
  • print Cetak

HAMRANEWS – Pemerintah Saudi menjadwalkan kegiatan pemantauan hilal Ramadan 1447 Hijriah pada Selasa, 17 Februari 2026. Hasil rukyatul hilal pada hari tersebut akan menentukan awal puasa Ramadan bagi masyarakat di Kerajaan.

Melansir theislamicinformation, Pemantauan dilakukan pada malam 29 Sya’ban 1447 H, dengan keputusan akhir berada di tangan komite pemantau hilal Mahkamah Agung Arab Saudi.

Jika hilal terlihat setelah matahari terbenam pada 17 Februari, maka 1 Ramadan 1447 H ditetapkan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026, dan umat Islam mulai berpuasa sejak fajar hari itu.

Namun, apabila hilal tidak berhasil diamati, maka bulan Sya’ban digenapkan menjadi 30 hari. Dengan demikian, awal Ramadan akan dimulai pada Kamis, 19 Februari 2026.

Keputusan resmi akan diumumkan secara nasional setelah komite pemantau hilal Mahkamah Agung Arab Saudi menyelesaikan sidangnya.

Arab Saudi menegaskan bahwa penetapan awal Ramadan didasarkan pada rukyatul hilal secara syar’i. Mekanisme ini dilakukan oleh pengamat resmi yang telah terakreditasi di berbagai wilayah Kerajaan.

Perhitungan astronomi digunakan sebagai pendukung ilmiah, namun tidak menggantikan pengamatan visual. Dengan demikian, hasil rukyat tetap menjadi penentu utama, meski data astronomi telah tersedia sebelumnya.

Data Astronomi: Hilal Bertahan Singkat di Ufuk

Observatorium Astronomi Universitas Al-Majma’ah di Hautah Sudair memaparkan kondisi ilmiah pengamatan hilal pada Selasa, 17 Februari 2026. Berdasarkan perhitungan astronomi presisi dan Kalender Ummul Qura, ijtima’ diperkirakan terjadi pada pukul 15.03 waktu Riyadh.

Untuk wilayah Makkah, matahari diperkirakan terbenam pada pukul 18.19, sementara hilal terbenam pada pukul 18.23. Artinya, hilal hanya berada di ufuk selama waktu yang sangat singkat setelah matahari terbenam.

Di lokasi utama pengamatan Observatorium Universitas Al-Majma’ah, matahari diperkirakan terbenam pada pukul 17.52, disusul terbenamnya hilal pada pukul 17.54. Selisih waktu tersebut hanya sekitar dua menit, dengan ketinggian hilal sekitar 0,5 derajat dan jarak sudut 1,61 derajat dari matahari.

Data tersebut menunjukkan bahwa peluang pengamatan hilal Ramadan 1447 H di Arab Saudi tergolong menantang. Waktu keberadaan hilal yang sangat singkat di atas ufuk menuntut ketelitian tinggi, peralatan optik yang memadai, serta kondisi cuaca yang ideal.

Meski demikian, pengamatan tetap dilakukan sebagai bagian dari prosedur resmi penetapan awal bulan Hijriah.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • 7 Jemaah Haji dari Luwu Terpapar ISPA, Simak Cara Mengantisipasi Penyakit Pernafasan Akut di Tanah Suci

    7 Jemaah Haji dari Luwu Terpapar ISPA, Simak Cara Mengantisipasi Penyakit Pernafasan Akut di Tanah Suci

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 526
    • 0Komentar

    SAUDI – Sedikitnya tujuh jemaah haji asal Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, mengalami kelelahan dan menunjukkan gejala Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Mereka yang berangkat dari Embarkasi Makassar Kloter 16 sempat dirawat di pos kesehatan dan mendapat penanganan berupa infus dari petugas haji. “Penyakit yang paling sering menyerang jemaah adalah ISPA disertai flu. Kemarin, sekitar tujuh […]

    Bagikan Berita:
  • Cara Melaporkan Kendala Selama di Tanah Suci Lewat Aplikasi Kawal Haji

    Cara Melaporkan Kendala Selama di Tanah Suci Lewat Aplikasi Kawal Haji

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 255
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah Indonesia kini menyediakan sistem pengaduan digital bagi jemaah selama berada di Tanah Suci. Melalui platform Kawal Haji, setiap masalah yang dialami jemaah dapat dilaporkan secara cepat dan langsung ditindaklanjuti oleh petugas. Aplikasi ini menjadi solusi penting, mengingat kompleksitas layanan haji yang mencakup akomodasi, konsumsi, transportasi hingga kesehatan. Apa Itu Kawal Haji? Kawal […]

    Bagikan Berita:
  • Saudi Luncurkan Layanan Mobilitas Terpadu di Masjidilharam dan Nabawi, Bisa Diakses lewat Satu Platform

    Saudi Luncurkan Layanan Mobilitas Terpadu di Masjidilharam dan Nabawi, Bisa Diakses lewat Satu Platform

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 670
    • 0Komentar

    SAUDI – Otoritas Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi resmi meluncurkan Layanan Mobilitas Terpadu untuk membantu jemaah dan peziarah dalam beribadah. Dilansir dari media lokal Saudi sabq.com, peluncuran program ini berlangsung di Universitas Taibah, bertepatan dengan Hari Digital Saudi. Adapun Layanan mobilitas terpadu, merupakan sistem transportasi berbasis digital yang menggabungkan berbagai fasilitas mobilitas di […]

    Bagikan Berita:
  • Pelaksanaan sesi Wukuf Arafah tahun ini bertepatan dengan hari Jumat.(tazkiyahtour.com)

    Haji Akbar Tahun 2025, Momentum Langka Jemaah Haji Menuai Pahala Besar

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 1.028
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ada yang istimewa dari pelaksanaan haji di musim 2025 ini. Yakni, pelaksanaan sesi Wukuf Arafah bertepatan dengan hari Jumat. Sebagian ulama berpendapat bahwa sebaik-baiknya hari adalah hari wukuf Arafah apabila bertepatan dengan hari Jumat, keutamaannya lebih dari 70 kali haji selain di hari Jumat. Wukuf di Arafah -rukun haji yang dilaksanakan pada 9 […]

    Bagikan Berita:
  • Grab Berangkatkan 105 Mitra Pengemudi Umrah, Ada dari Makassar dan Kendari

    Grab Berangkatkan 105 Mitra Pengemudi Umrah, Ada dari Makassar dan Kendari

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 79
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Grab Indonesia kembali memberikan apresiasi kepada para mitra pengemudinya dengan memberangkatkan 105 orang untuk menunaikan ibadah umrah pada September 2026. Para mitra tersebut berasal dari sejumlah daerah di Indonesia, di antaranya Jakarta, Makassar, Medan, Kendari, Cirebon, Semarang, Surabaya, dan Manado. Pemberangkatan tersebut merupakan bagian dari Program BERKAH atau Berangkat Umrah yang digelar Grab. […]

    Bagikan Berita:
  • Masih Ada 34 Jemaah Haji Indonesia Dirawat di Arab Saudi, Kemenhaj Terus Lakukan Pendampingan

    Masih Ada 34 Jemaah Haji Indonesia Dirawat di Arab Saudi, Kemenhaj Terus Lakukan Pendampingan

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 147
    • 0Komentar

    JAKARTA – Meski operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi telah resmi berakhir, masih terdapat 34 jemaah haji Indonesia yang menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Arab Saudi. Data terbaru tersebut disampaikan Kepala Biro Humas Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), Hasan Afandi. Jumlah itu berkurang setelah sebagian jemaah yang sebelumnya dirawat telah dipulangkan ke […]

    Bagikan Berita:
expand_less