Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lainnya » Mengenali Panggilan Salat Jenazah di Masjidil Haram, Jangan Sampai Salah

Mengenali Panggilan Salat Jenazah di Masjidil Haram, Jangan Sampai Salah

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 7

HAMRANEWS – Bagi jamaah yang berada di Masjidil Haram, momen salat jenazah adalah salah satu pengalaman spiritual yang penting.

Tidak sedikit jamaah yang awalnya kebingungan mengenali tanda-tanda dimulainya salat ini, karena berbeda dengan salat fardhu pada umumnya.

Panggilan Khas Tanpa Adzan dan Iqamah

Berbeda dari salat wajib, salat jenazah di Masjidil Haram tidak diawali dengan adzan atau iqamah. Sebagai gantinya, muazin akan mengumumkan dengan kalimat:

“Ash-shalatu ‘alal amwati yarhamukumullah”
(Dirikanlah shalat mayit –untuk banyak jenazah, semoga Allah Swt merahmati kalian )

Panggilan ini biasanya terdengar tepat setelah salat fardhu selesai, dan menjadi tanda bahwa salat jenazah akan segera dilaksanakan.

Mengenali Jenis Panggilan Berdasarkan Jenazah

Muazin juga terkadang menyebutkan jenis jenazah yang akan disalatkan. Berikut beberapa variasinya:

“Ash-sholatu ‘alal mayyiti…” → untuk jenazah laki-laki

“Ash-sholatu ‘alal mayyitati…” → untuk jenazah perempuan

“Ash-sholatu ‘alat thifli…” → untuk jenazah anak-anak

“Ash-sholatu ‘alal amwat…” → untuk banyak jenazah sekaligus (perempuan dan laki laki)

“Ash-sholatu ‘alal amwat, watthifli (untuk banyak jenazah dan anak anak).

Menariknya, di Masjidil Haram sering kali terdapat lebih dari satu jenazah dalam satu pelaksanaan salat.

Tata Cara Singkat Salat Jenazah

Salat jenazah memiliki tata cara yang berbeda dibandingkan salat biasa. Pelaksanaannya dilakukan dengan berdiri tanpa ruku’ dan sujud, serta terdiri dari empat kali takbir:

Takbir pertama: membaca Al-Fatihah

Takbir kedua: membaca shalawat kepada Nabi

Takbir ketiga: membaca doa untuk jenazah

Contoh: Allahummaghfirlahu warhamhu…

Takbir keempat: doa penutup, kemudian salam

Keutamaan Mengikuti Salat Jenazah

Mengikuti salat jenazah di Masjidil Haram memiliki keutamaan besar. Selain menjadi bentuk kepedulian terhadap sesama Muslim, ibadah ini juga diyakini mendatangkan pahala yang sangat besar bagi jamaah yang ikut mensalatkan.

Memahami panggilan ini penting bagi jamaah, terutama yang baru pertama kali berkunjung ke Masjidil Haram. Dengan mengenal ciri-cirinya, jamaah tidak akan lagi kebingungan dan bisa langsung ikut serta dalam salah satu ibadah penuh keutamaan ini.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kanwil Kemenhaj Sulsel Apresiasi Tazkiyah Tour, 25 Tahun ‘Zero Complain’

    Kanwil Kemenhaj Sulsel Apresiasi Tazkiyah Tour, 25 Tahun ‘Zero Complain’

    • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 88
    • 0Komentar

    HAMRANEWS — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI Sulawesi Selatan, H. Ikbal Ismail, memberikan apresiasi tinggi kepada PT Tazkiyah Tour atas rekam jejak pelayanannya yang dinilai profesional dan minim keluhan. Hal itu disampaikannya saat membuka kegiatan Manasik Haji Khusus Tazkiyah Tour di Myko Hotel Makassar, Jumat 6 Februari 2026 lalu. Di hadapan […]

    Bagikan Berita:
  • SAI Tegaskan PIHK Tak Gunakan Dana Negara dalam Kuota Haji Tambahan 2024

    SAI Tegaskan PIHK Tak Gunakan Dana Negara dalam Kuota Haji Tambahan 2024

    • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 163
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Semangat Advokasi Indonesia (SAI) menegaskan bahwa tidak ada satu rupiah pun uang negara yang digunakan oleh Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) dalam pelaksanaan kuota haji tambahan tahun 2024. Penegasan ini disampaikan menyusul penetapan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam perkara dugaan korupsi kuota haji tambahan. […]

    Bagikan Berita:
  • Evaluasi Haji 2025: Petugas Haji Perempuan Perlu Ditambah, Toilet Wanita Diperbanyak

    Evaluasi Haji 2025: Petugas Haji Perempuan Perlu Ditambah, Toilet Wanita Diperbanyak

    • calendar_month Jum, 13 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 396
    • 0Komentar

    JAKARTA – Salah satu evaluasi penting dan mendesak dari pelaksanaan haji tahun 2025 adalah pelayanan untuk perempuan. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi, menyebut, pelayanan perlu lebih inklusif terhadap perempuan, mengingat jumlah perempuan mencapai 55–60 dari total jemaah haji. Selain perempuan, dia juga mendesak agar pelayanan lebih inklusif bagi untuk lansia, […]

    Bagikan Berita:
  • Menag Sebut Arab Saudi Gandeng Konsultan Amerika dan Makin Fokus Kejar Profit

    Hari Khullaif, Momen Para Wanita Penduduk Makkah Berbondong-bondong ke Masjidilharam Gantikan Pria

    • calendar_month Rab, 4 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 425
    • 0Komentar

    SAUDI – Ada momen di mana ribuan wanita Makkah berbondong-bondong datang ke Masjidilharam. Mereka beribadah, salat, berbuka puasa, di depan Kabah. Itu terjadi pada hari yang disebut hari pergantian atau khulaif. Mengapa itu terjadi? Diketahui, Yaumul Khulaif atau hari pergantian, rupanya sudah menjadi tradisi warga Makkah sejak ratusan tahun yang lalu. Ini dilakukan ketika jemaah […]

    Bagikan Berita:
  • Bukan Cuma Chika Fawzi, Wamenhaj Sebut Total Ada 6 Orang Dicopot dari PPIH

    Bukan Cuma Chika Fawzi, Wamenhaj Sebut Total Ada 6 Orang Dicopot dari PPIH

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 119
    • 0Komentar

    HAMRANEWS — Bukan cuma Influencer Chika Fawzi yang dicoret dari daftar petugas haji. Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI Dahnil Anzar Simanjuntak mengungkapkan totalnya ada enam orang calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2026 yang dicopot. Pencopotan tersebut dilakukan setelah melalui pemeriksaan kesehatan dan evaluasi kedisiplinan selama pendidikan dan pelatihan (diklat). Menurut Dahnil, faktor […]

    Bagikan Berita:
  • Aturan Baru Dam Haji 2026, Penyembelihan Tidak Boleh di Luar Jalur Resmi Saudi

    Aturan Baru Dam Haji 2026, Penyembelihan Tidak Boleh di Luar Jalur Resmi Saudi

    • calendar_month Sen, 23 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 64
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia resmi menerbitkan Surat Edaran Nomor S-50/BN/2026 tentang Pilihan Jenis Haji dan Pelaksanaan Pembayaran Dam. Kebijakan ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam memberikan kepastian hukum, perlindungan jemaah, serta meningkatkan tata kelola penyelenggaraan ibadah haji agar sesuai dengan syariat Islam dan regulasi yang berlaku. Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji […]

    Bagikan Berita:
expand_less