Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lainnya » Kontrasnya Indonesia dan Bangladesh, Ketika Kuota Haji Tak Lagi Jadi Masalah, Tapi Tiket yang Diperebutkan

Kontrasnya Indonesia dan Bangladesh, Ketika Kuota Haji Tak Lagi Jadi Masalah, Tapi Tiket yang Diperebutkan

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
  • visibility 286
  • print Cetak

HAMRANEWS – Terjadi fenomena menarik terjadi pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 di Bangladesh. Laporan media internasional mengungkap bahwa negara tersebut mengalami kesulitan dalam mengisi kuota haji yang telah diberikan oleh Pemerintah Arab Saudi.

Dari kuota sekitar 127.000 hingga 130.000 jemaah, hanya sekitar 90.000 hingga 100.000 yang mendaftar dan berangkat. Artinya, puluhan ribu kuota haji tidak terserap.

Fenomena ini menjadi kontras jika dibandingkan dengan Indonesia. Di Indonesia, masalah utama bukan kekurangan jemaah, melainkan panjangnya antrean. Untuk mendapatkan satu kursi haji, calon jemaah harus menunggu hingga 20 sampai 30 tahun.

Namun dalam perkembangan terbaru, muncul narasi baru dari Kementerian Haji Indonesia—yang dikenal sebagai fenomena “war tiket haji”.

Dari “Waiting List” ke “War Ticket”

Istilah “war tiket haji” menggambarkan kondisi di mana kursi haji diperebutkan dalam waktu sangat cepat. Ini menunjukkan bahwa akses haji mulai memiliki dimensi baru: kecepatan dan kesiapan finansial.

Bangladesh: Ketika Tidak Ada yang Berebut

Di sisi lain, Bangladesh menunjukkan kondisi yang berlawanan. Tidak ada “war tiket”. Yang terjadi justru kuota tidak terisi. Sistem direct tanpa waiting list membuat permintaan sangat bergantung pada kemampuan bayar masyarakat.

Jika Kuota Bertambah dan Antrean Hilang

Jika suatu saat kuota haji Indonesia bertambah signifikan dan antrean tidak lagi ada, maka terdapat potensi dampak serius:

Harga haji akan meningkat karena berkurangnya nilai manfaat dari dana haji.
2. Keterjangkauan menurun, sehingga tidak semua masyarakat mampu.
3. Permintaan menjadi fluktuatif karena tidak ada buffer antrean.
4. Risiko kuota tidak terisi, seperti yang terjadi di Bangladesh.
Penutup

Bangladesh menunjukkan bahwa kuota besar tidak menjamin keterisian. Indonesia menunjukkan bahwa permintaan besar bisa melahirkan kompetisi akses.

Ke depan, Indonesia perlu menjaga keseimbangan antara percepatan keberangkatan dan keberlanjutan sistem, agar tetap stabil dan terjangkau bagi umat.

Ditulis oleh: H. Muhammad Solihin, A.Par, S.E, M.Par, Pengurus HIMPUH Bidang Hukum

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Viral Tiket Saudia ‘By Miles’, HIMPUH Minta Jamaah Waspada Penipuan

    Viral Tiket Saudia ‘By Miles’, HIMPUH Minta Jamaah Waspada Penipuan

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 168
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Praktik jual beli tiket Saudia Airlines yang diklaim menggunakan miles kembali ramai dibahas setelah beredar kasus tiket dibatalkan karena terdeteksi berasal dari akun miles bermasalah (fraud account). Jika anda mengetik pencarian facebook atau media sosial lainnya, ramai postingan yang menawarkan tiket umrah rute Jakarta-Jeddah dengan harga jauh di bawah pasaran, sekitar Rp10-12 juta […]

    Bagikan Berita:
  • BPKH Dorong Masyarakat Daftar Haji lewat Bank-bank Syariah, Pengelolaan Dana Makin Bermanfaat

    BPKH Dorong Masyarakat Daftar Haji lewat Bank-bank Syariah, Pengelolaan Dana Makin Bermanfaat

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 632
    • 0Komentar

    JAKARTA – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menegaskan bahwa perbankan syariah memegang peran vital untuk membantu masyarakat menabung dan merencanakan biaya haji dengan lebih terjangkau. Dalam seminar “Perencanaan Finansial dan Spiritual Menuju Haji Mabrur” di Surabaya, Kamis 25 September 2025, anggota BPKH Bidang Investasi, Indra Gunawan, menyebut bank syariah bukan hanya tempat mendaftar haji, tetapi […]

    Bagikan Berita:
  • Fenomena Langka, Salju Turun di Arab Saudi, Desertai Kabut Pekat dan Angin Kencang

    Fenomena Langka, Salju Turun di Arab Saudi, Desertai Kabut Pekat dan Angin Kencang

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 464
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Fenomena langka kembali terjadi di Arab Saudi. Salju terlihat turun di Jabal Al-Lawz, kawasan pegunungan di wilayah Tabuk, pada Rabu. Kawasan itu pun menjadi sorotan pemandangan unik karena diselimuti salju tebal, disertai kabut pekat dan angin kencang. Dilansir dari Saudigazette, suhu udara tercatat turun drastis hingga mencapai minus 4 derajat Celsius. Kabut menutup […]

    Bagikan Berita:
  • Tazkiyah Tour Catat 2 Pendaftar Haji Khusus di Hari Kedua Event BSI Fest

    Tazkiyah Tour Catat 2 Pendaftar Haji Khusus di Hari Kedua Event BSI Fest

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 329
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Perusahaan biro perjalanan umrah dan haji, Tazkiyah Tour, mencatat dua pendaftar program Haji Khusus pada hari kedua pelaksanaan BSI Fest Ramadan 2026 yang berlangsung di Trans Studio Mall Makassar pada 12–15 Maret 2026. Melalui situs resminya, manajemen Tazkiyah Tour menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengunjung yang telah menyempatkan diri berkunjung ke booth mereka selama […]

    Bagikan Berita:
  • 7 Jemaah Haji dari Luwu Terpapar ISPA, Simak Cara Mengantisipasi Penyakit Pernafasan Akut di Tanah Suci

    7 Jemaah Haji dari Luwu Terpapar ISPA, Simak Cara Mengantisipasi Penyakit Pernafasan Akut di Tanah Suci

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 526
    • 0Komentar

    SAUDI – Sedikitnya tujuh jemaah haji asal Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, mengalami kelelahan dan menunjukkan gejala Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Mereka yang berangkat dari Embarkasi Makassar Kloter 16 sempat dirawat di pos kesehatan dan mendapat penanganan berupa infus dari petugas haji. “Penyakit yang paling sering menyerang jemaah adalah ISPA disertai flu. Kemarin, sekitar tujuh […]

    Bagikan Berita:
  • Bukan Cuma Chika Fawzi, Wamenhaj Sebut Total Ada 6 Orang Dicopot dari PPIH

    Bukan Cuma Chika Fawzi, Wamenhaj Sebut Total Ada 6 Orang Dicopot dari PPIH

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 389
    • 0Komentar

    HAMRANEWS — Bukan cuma Influencer Chika Fawzi yang dicoret dari daftar petugas haji. Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI Dahnil Anzar Simanjuntak mengungkapkan totalnya ada enam orang calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2026 yang dicopot. Pencopotan tersebut dilakukan setelah melalui pemeriksaan kesehatan dan evaluasi kedisiplinan selama pendidikan dan pelatihan (diklat). Menurut Dahnil, faktor […]

    Bagikan Berita:
expand_less