Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Komisi VIII DPR: Penyelenggaraan Haji 2026 Membaik, Tapi Biaya Haji Berpotensi Naik Tahun Depan

Komisi VIII DPR: Penyelenggaraan Haji 2026 Membaik, Tapi Biaya Haji Berpotensi Naik Tahun Depan

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
  • visibility 131
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID – Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, menilai penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M mengalami peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Namun, di balik capaian tersebut, ia mengingatkan adanya tantangan besar yang harus dihadapi pemerintah, termasuk potensi kenaikan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) pada musim haji berikutnya.

Menurut Marwan, pelayanan haji di dalam negeri menjadi aspek yang paling menonjol tahun ini. Mulai dari penetapan jemaah, proses penerbitan visa, pemeriksaan istithaah kesehatan hingga distribusi kartu Nusuk dinilai berjalan lebih baik berkat persiapan Kementerian Haji dan Wakil Menteri Haji.

Meski demikian, Komisi VIII DPR masih menemukan sejumlah persoalan dalam pelayanan di Arab Saudi yang akan dievaluasi bersama Kementerian Haji sebagai bahan perbaikan penyelenggaraan haji mendatang.

Sorotan lain yang disampaikan Marwan adalah kemungkinan meningkatnya biaya haji pada tahun depan. Menurutnya, sejumlah komponen biaya, terutama transportasi udara dan layanan di Arab Saudi, memiliki dinamika yang sulit dikendalikan sehingga berpotensi mendorong kenaikan BPIH.

Komisi VIII bersama Kementerian Haji, kata dia, akan mengkaji seluruh komponen biaya untuk memastikan beban yang ditanggung calon jemaah tetap dapat ditekan semaksimal mungkin.

Selain persoalan biaya, DPR juga mengusulkan agar pemeriksaan istithaah kesehatan dilakukan sejak satu tahun sebelum keberangkatan. Langkah ini dinilai memberi kesempatan kepada calon jemaah memperbaiki kondisi kesehatannya sehingga tidak gagal berangkat akibat baru dinyatakan tidak memenuhi syarat menjelang keberangkatan.

Marwan juga mengingatkan tantangan pelayanan di Armuzna, khususnya Mina, akan terus menjadi pekerjaan rumah karena keterbatasan kapasitas kawasan tersebut, sementara kebutuhan layanan terus meningkat seiring harapan bertambahnya kuota haji Indonesia. Berbagai skema, termasuk tanazul, akan terus dikaji sebagai solusi.

Di akhir keterangannya, Marwan menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas penyelenggara haji yang dinilai berhasil memberikan pelayanan di tengah masa transisi kelembagaan Kementerian Haji. Ia berharap berbagai evaluasi yang dilakukan mampu menjadikan penyelenggaraan ibadah haji Indonesia semakin baik pada tahun-tahun mendatang.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenhaj Tidak Akan Ubah Sistem Antrean Haji 2026 Meski Banyak Diprotes

    Kemenhaj Tidak Akan Ubah Sistem Antrean Haji 2026 Meski Banyak Diprotes

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 406
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kementeian Haji dan Umrah RI, memastikan tidak bakal mengubah sistem antrean haji 2026 yang berbasis masa tunggu, meskipun diwarnai protes di berbagai daerah. Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menegaskan aturan ersebut wajib dijalankan karena merupakan amanah Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019. Penegasan itu disampaikan Gus Irfan saat menghadiri Munas XI MUI […]

    Bagikan Berita:
  • Perjuangan Hasnah Bahar Tabung Uang Hasil Pelihara Bebek untuk Berhaji

    Perjuangan Hasnah Bahar Tabung Uang Hasil Pelihara Bebek untuk Berhaji

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle Imam Dzulkifli
    • visibility 638
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Mengumpulkan uang untuk berhaji dari hasil usaha ternak bebek, adalah upaya yang tidak mudah bagi Hasnah Daeng Haya Bahar (62). Puluhan tahun lamanya, wanita asal Maros ini memelihara bebek di kolong rumahnya. Dia mendaftar haji pada 2011 silam dan baru pada tahun ini dia bisa berangkat. Itupun, sebenarnya dia masuk daftar cadangan untuk […]

    Bagikan Berita:
  • Arab Saudi Larang Anak di Bawah 12 Tahun Naik Haji 2026 karena Risiko Panas Ekstrem

    Arab Saudi Larang Anak di Bawah 12 Tahun Naik Haji 2026 karena Risiko Panas Ekstrem

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 500
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Arab Saudi baru-baru ini menetapkan regulasi baru yang melarang anak-anak berusia di bawah 12 tahun untuk mengikuti ibadah haji pada musim 2026. Kebijakan tersebut diberlakukan sebagai langkah keselamatan setelah beberapa musim haji sebelumnya mencatat banyak kasus fatal akibat cuaca panas ekstrem. Kebijakan ini dikonfirmasi oleh platform resmi Nusuk Hajj. Dalam keterangan yang disampaikan […]

    Bagikan Berita:
  • Kemendag Kerja Smaa BPKH Perluas Produk Indonesia untuk Kebutuhan Jamaah Haji

    Kemendag Kerja Smaa BPKH Perluas Produk Indonesia untuk Kebutuhan Jamaah Haji

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 428
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Perdagangan (Kemendag) bekerja sama dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dalam memperluas ekspor produk Indonesia melalui pemenuhan kebutuhan jamaah haji dan umrah di Arab Saudi. Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengatakan, kerja sama tersebut merupakan langkah strategis untuk meningkatkan ekspor nasional sekaligus memperluas pasar produk Indonesia di sektor layanan haji dan umrah. […]

    Bagikan Berita:
  • Cerita Amer yang Hampir Mustahil Berangkat Haji Jadi Viral Sedunia

    Cerita Amer yang Hampir Mustahil Berangkat Haji Jadi Viral Sedunia

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 669
    • 0Komentar

    SAUDI – Kisah kegigihan seorang calon jemaah haji asal Libya, Amer Al-Mansour dalam memperjuangkan keberangkatannya ke Tanah Suci jadi viral. Ceritanya viral, karena calon jemaah tersebut hampir mustahil gagal berangkat haji karena ditolak oleh staf bandara, dan pesawat sudah berangkat. Rupanya, pesawat tersebut mengalami kerusakan dan harus kembali ke bandara. Saat pesawat tiba di bandara, […]

    Bagikan Berita:
  • Pemilik Maktour Fuad Hasan Bantah USD500 Ribu yang Disita di Rumahnya Berasal dari Keuntungan Haji

    Pemilik Maktour Fuad Hasan Bantah USD500 Ribu yang Disita di Rumahnya Berasal dari Keuntungan Haji

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 27
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID — Pemilik biro perjalanan haji dan umrah PT Makassar Toraja (Maktour), Fuad Hasan Masyhur, membantah uang tunai sebesar 500 ribu dolar Amerika Serikat (AS) yang disita Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dari rumahnya berkaitan dengan keuntungan penyelenggaraan ibadah haji. Fuad menyebut uang tersebut merupakan simpanan pribadi yang memang disiapkan untuk kebutuhan keluarga yang sifatnya mendadak. […]

    Bagikan Berita:
expand_less