Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Konflik Saudi–Houthi Memanas, Seberapa Besar Dampaknya bagi Jemaah Umrah?

Konflik Saudi–Houthi Memanas, Seberapa Besar Dampaknya bagi Jemaah Umrah?

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 4
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID – Memanasnya konflik Arab Saudi dengan kelompok Houthi di Yaman mulai menimbulkan kekhawatiran bagi jemaah umrah. Namun, situasi keamanan yang berkembang saat ini perlu dibaca secara proporsional: ancamannya nyata dan kewaspadaan perlu ditingkatkan, tetapi belum berarti aktivitas umrah di Makkah dan Madinah otomatis terganggu.

Pada 16 September 2026, juru bicara militer Houthi Yahya Saree mengklaim pesawat tempur Saudi melancarkan 40 serangan udara dalam 24 jam ke wilayah Taiz, Marib dan Hodeidah di Yaman. Klaim tersebut muncul ketika pertempuran antara pasukan yang didukung Saudi dan Houthi kembali meningkat.

Di sisi lain, ancaman sudah merambah wilayah Saudi. Pada 14 September, serangan rudal dan drone yang dikaitkan Saudi dengan Houthi menyebabkan 13 orang terluka di Khamis Mushait, Abha dan Taif. Otoritas Saudi juga melaporkan kerusakan pada sejumlah rumah dan kendaraan.

Yang paling relevan bagi jemaah umrah adalah perkembangan pada 15–16 September. Saudi mengeluarkan peringatan keamanan di sejumlah wilayah, termasuk Makkah, Jeddah dan Taif. Peringatan tersebut disampaikan melalui National Early Warning Platform dan masyarakat diminta masuk ke tempat aman serta menjauhi jendela dan ruang terbuka. Peringatan kemudian dicabut setelah otoritas menyatakan ancaman telah berlalu.

Makkah masuk radar keamanan, tetapi aktivitas umrah belum berhenti

Perkembangan terbaru memang berbeda dari sekadar konflik yang terjadi jauh di Yaman.

Saudi menyatakan telah mencegat dan menghancurkan sebuah drone sebelum memasuki wilayah udara Makkah. Houthi membantah bahwa mereka menargetkan kota suci tersebut. Artinya, terdapat perbedaan klaim mengenai asal dan sasaran drone yang harus tetap dibaca secara hati-hati.

Karena itu, jemaah tidak tepat jika langsung menyimpulkan bahwa Makkah sedang menjadi medan perang. Tidak ada informasi dalam laporan yang diperiksa bahwa Masjidil Haram ditutup atau rangkaian ibadah umrah dihentikan. Justru sistem peringatan dini digunakan untuk memberikan instruksi apabila terdapat potensi bahaya.

Ini penting karena peringatan keamanan dan gangguan operasional adalah dua hal berbeda.

Sebuah wilayah bisa berada dalam status waspada tanpa bandara ditutup, hotel dikosongkan, jalan utama dihentikan, atau Masjidil Haram ditutup.

Seberapa besar pengaruhnya terhadap umrah?

Untuk saat ini, dampaknya lebih tepat disebut risiko keamanan yang meningkat, bukan penghentian aktivitas umrah.

Jalur utama jemaah umrah—Jeddah, Makkah dan Madinah—memang berada jauh dari garis pertempuran utama di Yaman. Namun, perkembangan terbaru menunjukkan bahwa konflik memiliki kemampuan menjangkau wilayah Saudi melalui rudal dan drone.

Karena itu, jarak geografis saja tidak cukup untuk menjadi alasan mengabaikan risiko.

Bahkan Makkah sudah masuk dalam peringatan keamanan pada 15 September. Ini menjadi sinyal bahwa jemaah tidak boleh hanya berpatokan pada informasi bahwa “perang terjadi di Yaman”.

Namun, pada saat yang sama, tidak tepat pula menganggap setiap kabar serangan sebagai tanda bahwa ibadah umrah sudah tidak aman.

Jemaah harus seberapa waspada?

Level kewaspadaan yang masuk akal adalah waspada tinggi, tetapi tidak panik.

Jemaah yang sedang berada di Saudi sebaiknya:

  • mengikuti notifikasi Saudi Civil Defence dan otoritas setempat;
  • tidak mengabaikan emergency alert meski peringatan sebelumnya cepat dicabut;
  • menghindari lokasi yang dinyatakan sebagai area berisiko;
  • tidak keluar hotel hanya untuk melihat atau merekam situasi ketika ada peringatan;
  • mengikuti instruksi travel atau penyelenggara umrah;
  • memastikan paspor, dokumen perjalanan, obat-obatan dan kontak darurat selalu tersedia;
  • tidak menjadikan video media sosial sebagai satu-satunya sumber informasi.

Bagi calon jemaah yang belum berangkat, perkembangan ini belum dengan sendirinya berarti perjalanan umrah harus dibatalkan. Tetapi keputusan perjalanan sebaiknya mempertimbangkan perkembangan keamanan terbaru, status penerbangan dan arahan pemerintah Indonesia serta otoritas Saudi.

Situasi ini juga masih sangat dinamis. Pertempuran Saudi-Houthi terus berkembang, bahkan laporan terbaru menyebut Saudi meminta dukungan pertahanan rudal dari sejumlah negara karena kebutuhan sistem pencegat meningkat.

Kesimpulannya, konflik Saudi-Houthi saat ini memang relevan bagi jemaah umrah karena ancamannya sudah menghasilkan peringatan keamanan di Makkah dan beberapa kota Saudi. Tetapi sampai perkembangan yang dilaporkan 17 September 2026, belum ada dasar untuk menyatakan aktivitas umrah secara umum lumpuh.

Sikap paling rasional bagi jemaah adalah tidak meremehkan ancaman, tetapi juga tidak membesar-besarkan informasi yang belum terverifikasi. Ukuran utamanya bukan seberapa mengerikan berita tentang perang di Yaman, melainkan apakah otoritas Saudi mengeluarkan peringatan, menutup fasilitas, membatasi penerbangan, atau mengubah akses menuju Makkah dan Madinah.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Umrah Mandiri Lagi-lagi Bermasalah, Jemaah Sudah Setor Rp700 Juta Tetiba Gagal Terbang

    Umrah Mandiri Lagi-lagi Bermasalah, Jemaah Sudah Setor Rp700 Juta Tetiba Gagal Terbang

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 335
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Peringatan bahaya umrah mandiri kini benar-benar terjadi. Seperti diketahui, iming-iming umrah secara mandiri tanpa melalui travel sebelumnya diprediksi akan memicu tingginya tingkat penipuan. Hal ini karena terjadi praktik ajakan umrah bersama-sama, tapi kenyataannya menghimpun uang, dikelola orang orang tertentu lalu berangkat secara kolektif, dan tentu saja ini adalah aktivitas yang ilegal. Baru-baru ini, […]

    Bagikan Berita:
  • Tahun Baru Hijriyah, Tazkiyah Tour Tawarkan Pendaftaran Porsi Haji Cuma Setara USD3.900

    Tahun Baru Hijriyah, Tazkiyah Tour Tawarkan Pendaftaran Porsi Haji Cuma Setara USD3.900

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 113
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Menyambut Tahun Baru Hijriyah 1448 H sekaligus Milad ke-26, Tazkiyah Tour menghadirkan promo khusus bagi masyarakat yang ingin mengamankan porsi haji khusus. Melalui unggahan di akun Instagram resminya, Tazkiyah Tour mengumumkan program subsidi setoran awal haji khusus, sehingga calon jamaah cukup membayar USD3.900 untuk mendapatkan porsi haji. “Setoran awal haji khusus normalnya USD4.000. […]

    Bagikan Berita:
  • Ibu Kantin Naik Haji, Kisah Perjuangan Jemaah Tazkiyah Tour

    Ibu Kantin Naik Haji, Kisah Perjuangan Jemaah Tazkiyah Tour

    • calendar_month Minggu, 25 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 983
    • 0Komentar

    SUBARTI Lasadi Manja sehari-hari adalah ibu kantin di SMK 3 Pinrang. Menjual kerupuk, es krim, jalangkote dan gorengan lainnya. Mulai berjualan sejak 2006. Suaminya seorang petani. Keduanya hidup sederhana namun dengan impian yang tidak sederhana. Subarti ingin naik haji! Sejak 2013, dia mulai menabung. Kadang Rp100.000, kadang juga lebih sedikit. Tergantung pemasukan di hari itu. […]

    Bagikan Berita:
  • Bahagia Bisa Umrah, Ruben Onsu Akhirnya Berangkat ke Tanah Suci

    Bahagia Bisa Umrah, Ruben Onsu Akhirnya Berangkat ke Tanah Suci

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 419
    • 0Komentar

    JAKARTA – Presenter Ruben Onsu akhirnya menapakkan kaki di Tanah Suci. Bagi mualaf ini, umrah jadi pengalaman spiritual pertamanya di Mekkah. Sebelumnya, Ruben sempat gagal berangkat haji pada Juni 2025 karena terkendala visa. Kini, ia merasa lega sekaligus gugup saat keberangkatan. “Nggak nyangka bisa beneran berangkat. Pas liat visa sama paspor lengkap, gue sampai bolak-balik […]

    Bagikan Berita:
  • Gaji Petugas Haji 2026 Bisa Tembus Rp70 Juta, Masuk Akal Ada yang Sampai Palsukan Keterangan Sehat

    Gaji Petugas Haji 2026 Bisa Tembus Rp70 Juta, Masuk Akal Ada yang Sampai Palsukan Keterangan Sehat

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 419
    • 0Komentar

    HAMRANEWS — Besaran gaji petugas haji 2026 fantastis jika dibandingkan dengan rata-rata penghasilan warga biasa di Indonesia. Jika mengacu pada penjelasan Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, maka total honor petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) bisa mencapai hingga Rp70 juta, jika optimal bertugas. Dalam penutupan Diklat PPIH pada Jumat 30 […]

    Bagikan Berita:
  • Satu Calon Jemaah Haji RI Ditolak Masuk Saudi, Diduga Pernah Melanggar Aturan Saat Umrah

    Satu Calon Jemaah Haji RI Ditolak Masuk Saudi, Diduga Pernah Melanggar Aturan Saat Umrah

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 195
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Seorang calon jemaah haji asal Embarkasi Lombok ditolak masuk ke Arab Saudi setelah terdeteksi masuk dalam daftar cekal selama 10 tahun oleh otoritas imigrasi setempat. Penolakan diduga berkaitan dengan pelanggaran yang pernah dilakukan saat menjalankan ibadah umrah sebelumnya. Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menyampaikan bahwa pihaknya belum menerima rincian spesifik terkait […]

    Bagikan Berita:
expand_less