Jalan Lingkar Ketiga Makkah Dibuka, Jarak Tempuh ke Masjidil Haram Berkurang 61 Persen
- account_circle Muhammad Fadli
- calendar_month 39 menit yang lalu
- visibility 5
- print Cetak

HAMRANEWS.ID — Pemerintah Arab Saudi membuka jalur perpanjangan Jalan Lingkar Ketiga Makkah (Third Ring Road) untuk memperlancar mobilitas warga dan jemaah menuju Masjidil Haram.
Kehadiran ruas baru ini memangkas jarak perjalanan menuju Masjidil Haram hingga 61 persen dan menuju kawasan Jamarat sebesar 67 persen.
Pembukaan jalur tersebut diumumkan oleh Komisi Kerajaan untuk Kota Makkah dan Tempat-Tempat Suci (Royal Commission for Makkah City and Holy Sites). Ruas jalan yang dibuka membentang dari Simpang Amir Mutaib hingga Simpang Al-Masjid al-Haram, melewati Simpang Amir Sultan.
Perpanjangan jalan ini menjadi bagian penting dari pengembangan jaringan transportasi di Kota Makkah. Selain mempercepat perjalanan menuju kawasan Masjidil Haram, jalur tersebut meningkatkan aksesibilitas bagi warga yang tinggal di Distrik Al-Mursalat dan Az-Zaikiyah.
Berdasarkan evaluasi dampak proyek, jarak perjalanan dari Simpang Amir Mutaib menuju Masjidil Haram berkurang dari sebelumnya 16,5 kilometer menjadi hanya 6,5 kilometer.
Sementara itu, perjalanan menuju kawasan Jamarat yang sebelumnya mencapai 12 kilometer kini dapat ditempuh melalui rute sepanjang 4 kilometer. Pengurangan jarak tersebut setara dengan 67 persen.
Kapasitas 170 Ribu Kendaraan per Hari
Jalur baru Jalan Lingkar Ketiga ini dirancang untuk menampung hingga 170.000 kendaraan per hari untuk lalu lintas dua arah.
Kapasitas tersebut diharapkan membantu mengurangi kepadatan di jalan-jalan sekitar, terutama ketika jumlah kendaraan meningkat selama musim haji dan umrah.
Pengembangan infrastruktur jalan menjadi salah satu upaya Arab Saudi meningkatkan kelancaran transportasi di Makkah, kota yang setiap tahun menerima jutaan jemaah dari berbagai negara.
Dengan akses yang lebih pendek menuju Masjidil Haram dan kawasan Jamarat, ruas baru ini diharapkan mendukung mobilitas masyarakat sekaligus membantu meningkatkan efisiensi perjalanan jemaah, khususnya pada periode puncak ibadah haji dan umrah.
- Penulis: Muhammad Fadli
- Editor: Fitriani Heli
