Pemprov DKI Jakarta Umrahkan 44 Marbot dan Dua Juara MTQ, 125 Masjid Ikut Dapat Bantuan
- account_circle Imam Dzulkifli
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 4
- print Cetak

HAMRANEWS.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberangkatkan 48 orang untuk menunaikan ibadah umrah.
Rombongan tersebut terdiri atas 44 marbot masjid yang mewakili 44 kecamatan di Jakarta, dua pendamping, serta dua juara Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, program ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah kepada marbot yang berkontribusi dalam kegiatan keagamaan serta peserta MTQ yang telah mengharumkan nama Jakarta.
“Pada hari ini, Pemerintah DKI Jakarta memberangkatkan 48 orang untuk umrah. Sebanyak 44 orang adalah marbot dari 44 kecamatan yang ada di Jakarta, dua orang pendamping, dan dua orang juara MTQ ke-31 yang berlangsung di Semarang,” kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Dua peserta MTQ yang mendapat kesempatan menunaikan umrah adalah Khairul Umam, peraih juara kedua cabang Karya Tulis Ilmiah Alquran, dan Fefi Diana, peraih juara pertama cabang Kaligrafi Dekorasi.
Keduanya mengaku belum pernah menunaikan ibadah umrah. Mengetahui hal tersebut, Pramono meminta jajarannya memfasilitasi keberangkatan mereka.
Selain program umrah, Pemprov DKI menyalurkan bantuan perangkat tata suara atau sound system kepada 125 masjid di Jakarta. Setiap masjid menerima bantuan senilai Rp40 juta.
Kepala Biro Pendidikan dan Mental Spiritual (Dikmental) Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta, Muhammad Matsani, mengatakan bantuan diberikan dalam bentuk barang untuk memenuhi kebutuhan perangkat tata suara masjid.
Program tersebut bersumber dari anggaran hibah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026.
Dalam kesempatan yang sama, Pemprov DKI memberikan penghargaan kepada kafilah MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 yang berlangsung di Jawa Tengah. Kontingen Jakarta menempati peringkat ketiga dengan perolehan 132 poin.
Berdasarkan laporan Matsani, penghargaan diberikan kepada enam peserta peraih predikat terbaik pertama, lima peserta terbaik kedua, dan dua peserta terbaik ketiga. Penghargaan juga diberikan kepada enam peserta harapan pertama, tujuh peserta harapan kedua, dan satu peserta harapan ketiga.
Pramono mengapresiasi capaian tersebut. Ia berharap prestasi kontingen Jakarta meningkat pada MTQ tahun depan yang akan diselenggarakan di ibu kota.
“Tetapi untuk tahun depan, karena MTQ berlangsung di Jakarta dan sekaligus Jakarta sebagai tuan rumah, saya berharap prestasinya akan menjadi lebih baik. Mudah-mudahan memberikan kontribusi untuk HUT Jakarta yang ke-500 tahun,” ujarnya.
Menurut Pramono, kontribusi marbot, pengurus masjid, dan peserta MTQ turut mendukung terciptanya kehidupan keagamaan yang kondusif di Jakarta. Ia berharap kondisi tersebut terus terjaga melalui kerja sama pemerintah dan masyarakat.
Pramono juga menyebut Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jakarta mencapai 85,05, tertinggi secara nasional. Ia berharap berbagai capaian tersebut dapat terus ditingkatkan menjelang peringatan 500 tahun Jakarta pada 2027.
- Penulis: Imam Dzulkifli
