Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Maskapai Saudi Batalkan Sejumlah Penerbangan Akibat Eskalasi Konflik Iran-Israel-AS

Maskapai Saudi Batalkan Sejumlah Penerbangan Akibat Eskalasi Konflik Iran-Israel-AS

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Sab, 28 Feb 2026
  • visibility 42

HAMRANEWS – Maskapai nasional Arab Saudi, Saudi Arabian Airlines (Saudia), mengonfirmasi pembatalan sementara sejumlah penerbangan menyusul perkembangan situasi keamanan di kawasan serta penutupan wilayah udara di beberapa negara, pada Sabtu 28 Februari 2026.

Dalam pernyataannya, Saudia menegaskan bahwa pembatalan dilakukan sesuai standar keselamatan dan keamanan penerbangan.

Maskapai juga menyebutkan bahwa Emergency Coordination Center terus memantau perkembangan situasi dengan berkoordinasi bersama otoritas terkait.

Saudia mengimbau para penumpang untuk memeriksa status penerbangan masing-masing sebelum berangkat ke bandara. Informasi terbaru, kata maskapai, akan disampaikan melalui saluran resmi yang terhubung dengan data pemesanan penumpang.

Imbauan serupa disampaikan secara terpisah oleh maskapai berbiaya rendah flynas dan flyadeel. Keduanya meminta calon penumpang memastikan status penerbangan melalui kanal resmi sebelum menuju bandara, seiring terganggunya lalu lintas udara akibat penutupan wilayah udara di sejumlah destinasi.

Pada Sabtu, Saudi Airlines juga mengumumkan pembatalan sementara beberapa penerbangan yang dikaitkan dengan meningkatnya ketegangan antara Iran dan Israel, dengan alasan utama menjaga standar keselamatan dan keamanan.

Sementara itu, situs pelacakan penerbangan Flightradar24 melaporkan bahwa Muscat, ibu kota Oman, sempat menutup operasional bandara secara sementara.

Perkembangan ini terjadi di tengah langkah sejumlah negara kawasan yang memberlakukan pembatasan wilayah udara sebagai tindakan pencegahan, di antaranya Uni Emirat Arab, Suriah, Kuwait, Qatar, dan Irak, menyusul eskalasi konflik Iran–Israel.

Israel sebelumnya melancarkan apa yang disebut sebagai serangan “pendahuluan” terhadap Iran pada Sabtu dini hari dengan sandi operasi Lion’s Roar, disertai penetapan status darurat “khusus dan segera” di seluruh wilayah negara tersebut.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kemudian menyatakan bahwa pasukannya melancarkan “operasi tempur besar” di Iran yang bertujuan “melindungi rakyat Amerika dengan menghilangkan ancaman yang dianggap segera dari rezim Iran”.

Serangan ini terjadi di tengah proses perundingan antara Washington dan Teheran terkait program nuklir Iran, yang dimediasi oleh Oman. Putaran terbaru perundingan di Jenewa diketahui berakhir pada Kamis lalu.

Sebagai latar belakang, pada Juni tahun lalu Amerika Serikat dilaporkan menyerang tiga fasilitas nuklir Iran dalam konflik Israel–Iran yang berlangsung selama 12 hari.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satu Persen Dana Haji Saja Rp200 Miliar, Menteri Gus Irfan Ingatkan Jajarannya Jaga Kebocoran

    Satu Persen Dana Haji Saja Rp200 Miliar, Menteri Gus Irfan Ingatkan Jajarannya Jaga Kebocoran

    • calendar_month Sab, 4 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 168
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf mengingatkan semua jajaran di kementeriannya untuk bersama-sama mencegah risiko kebocoran pada dana haji. “Saya sangat mewanti-mewanti tim yang ada di Kementerian Haji supaya jangan sampai ada kebocoran,” kata Mochamad Irfan Yusuf yang akrab disapa Gus Irfan saat ditemui usai prosesi wisuda di Universitas Islam Negeri (UIN) […]

    Bagikan Berita:
  • Haji Khusus vs Furoda, Dua Jenis Haji yang Non-Reguler Tapi Beda Soal Kepastian Berangkat

    Haji Khusus vs Furoda, Dua Jenis Haji yang Non-Reguler Tapi Beda Soal Kepastian Berangkat

    • calendar_month Sen, 2 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 699
    • 0Komentar

    JAKARTA – Haji Furoda, alias haji dengan visa undangan langsung Arab Saudi (mujamalah) sedang ramai dibahas di media sosial belakangan ini, setelah hampir dipastikan pemerintah Arab Saudi tidak membuka kuota. Furoda banyak diminati masyarakat yang ingin langsung berangkat setelah mendaftar, dan rela mengeluarkan biaya yang jauh lebih besar dari haji reguler bahkan haji khusus. Peminatnya […]

    Bagikan Berita:
  • Kisah Om Daeng Motoran dari Jakarta ke Tanah Suci, Tiba di Tanah Haram Setelah 7 Bulan Perjalanan

    Kisah Om Daeng Motoran dari Jakarta ke Tanah Suci, Tiba di Tanah Haram Setelah 7 Bulan Perjalanan

    • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 301
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Setelah menempuh perjalanan panjang penuh tantangan selama tujuh bulan, akhirnya Anshar atau yang akrab disapa Om Daeng tiba di Tanah Suci. Melalui unggahannya pada 29 Oktober 2025 lalu, Om Daeng menyampaikan kabar bahagia: dirinya sudah berada di Masjidilharam, menunaikan umrah setelah ribuan kilometer ia lewati dengan setia bersama motor metik kesayangannya, NMAX. Om […]

    Bagikan Berita:
  • Kepadatan di Masjidilharam

    Ekonomi Daerah Juga Harus Terdampak Aktivitas Haji, Bukan Cuma Untungkan Arab

    • calendar_month Ming, 8 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 16
    • 0Komentar

    HAMRANEWS — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (Ditjen PE2HU) saat ini sedang mendorong penguatan ekosistem ekonomi haji di daerah agar mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi perekonomian nasional. Ini dilakukan agar perputaran ekonomi dari aktivitas haji tidak cuma menguntungkan Arab Saudi. Direktur Jenderal PE2HU, […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Umrah Asal Makassar Meninggal di Bandara Jeddah Setelah Telantar 2 Hari

    Jemaah Umrah Asal Makassar Meninggal di Bandara Jeddah Setelah Telantar 2 Hari

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 56
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Seorang jemaah umrah asal Kota Makassar, dikabarkan meninggal dunia setelah diketahui telantar selama dua hari di Bandara Jeddah. Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi rombongan jemaah umrah tersebut telah berangkat atau belum. Salah satu jemaah, Dwitha, menyampaikan rombongannya sudah 2 hari telantar di Bandara Jeddah, dan belum ada kejelasan dari pihak Maskapai […]

    Bagikan Berita:
  • Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar

    Peluang Perjalanan Haji lewat Jalur Laut, Menag Sebut Infrastrukturnya Sudah Mendukung

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 362
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Agama RI, Nasaruddin Umra menyebut, peluang untuk pemberangkatan haji lewat jalur laut terbuka. Pemerintah Indonesia bahkan menjajaki kemungkinan dibukanya jalur naik kapal itu sebagai alternatif pelaksanaan ibadah umrah dan haji. Inisiatif ini sedang didiskusikan dengan otoritas Saudi Arabia. “Digagas ke depan kami kira sangat prospektif memperkenalkan umrah dan haji melalui kapal laut. […]

    Bagikan Berita:
expand_less