Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Dorong Jemaah Haji Indonesia Belanja Pakai QRIS, BI Diskusi dengan Otoritas Saudi

Dorong Jemaah Haji Indonesia Belanja Pakai QRIS, BI Diskusi dengan Otoritas Saudi

  • account_circle REDAKSI
  • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
  • visibility 550
  • print Cetak

JAKARTA – Transaksi dengan QRIS, sudah lumrah dipakai oleh sebagian besar masyarakat di Indonesia. Fitur pembayaran dari Bank Indonesia ini sedang digencarkan agar bisa digunakan di luar negeri, termasuk di Arab Saudi. Oleh para jemaah haji ketika sedang berbelanja di Makkah ataupun Madinah.

Bank Indonesia (BI) menyampaikan saat ini tengah mendorong supaya sistem pembayaran QRIS dapat digunakan oleh jemaah haji dan umrah asal Indonesia saat berbelanja di kota suci itu.

BI mengupayakan agar QRIS dan uang elektronik Indonesia ‘tertanam’ di kartu Nusuk, atau kartu resmi yang digunakan jemaah selama di Tanah Suci.

“Kami juga terus berdiskusi dengan otoritas di Saudi Arabia agar QRIS dan uang elektronik Indonesia bisa dimasukkan dalam kartu nusuk. Sehingga para jamaah umroh itu bisa menggunakan kartu nusuk yang sudah bisa membaca QRIS dan ada uang elektroniknya,” ujar Gubernur BI Perry Warjiyo dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI, Kamis 3 Juli 2025.

Dengan sistem ini, jemaah Indonesia tak perlu lagi menukar riyal saat ingin berbelanja atau melakukan transaksi selama haji dan umrah. Cukup memindai QR Code melalui kartu atau aplikasi yang sudah terintegrasi, transaksi bisa langsung dilakukan.

Menurut Perry, seluruh pembahasan dengan otoritas keuangan Saudi sudah rampung. Saat ini tinggal menunggu tahap implementasi di lapangan.

Tak Hanya Saudi, QRIS Juga Ekspansi ke Jepang & China
Tak cuma Arab Saudi, BI juga memperluas kerja sama pembayaran QRIS lintas negara. Jepang akan menjadi negara berikutnya, di mana QRIS bisa digunakan secara penuh mulai 17 Agustus 2025, bertepatan dengan Hari Kemerdekaan RI.

Sebelumnya, uji coba sudah dilakukan sejak 15 Mei 2025 bersama penyedia sistem pembayaran di Jepang melalui mekanisme sandbox.

“Kami merencanakan mulai 17 Agustus tahun ini QRIS itu sudah bisa dipakai untuk transaksi outbound di Jepang,” ujar Perry.

Sementara itu, untuk China, Perry menjelaskan bahwa tahap finalisasi kerja sama tengah berlangsung. BI menggandeng Union Pay Internasional dan sejumlah penyedia sistem pembayaran di Indonesia, seperti PT Rintis Sejahtera, PT Alto Network, PT Artajasa, dan PT Jalin Pembayaran Nusantara.

Sejauh ini, QRIS antarnegara sudah berfungsi di Malaysia, Singapura, dan Thailand. Artinya, warga Indonesia bisa langsung transaksi di ketiga negara tersebut tanpa harus menukar mata uang setempat.

Ke depan, BI juga tengah membuka jalur kerja sama serupa dengan India dan Korea Selatan, guna memperluas manfaat QRIS bagi warga negara Indonesia yang bepergian ke luar negeri.

Bagikan Berita:
  • Penulis: REDAKSI

Rekomendasi Untuk Anda

  • RI dan Arab Saudi Sudah Sepakati Pengetatan Beberapa Aturan Haji, Berikut di Antaranya

    RI dan Arab Saudi Sudah Sepakati Pengetatan Beberapa Aturan Haji, Berikut di Antaranya

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 551
    • 0Komentar

    SAUDI – Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntakdan Wakil Menteri Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi Abdulfattah bin Sulaiman Mashat bertemu di Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Mekkah. Pertemuan tersebut memperjelas kesepakatan terkait pengetatan regulasi pelaksanaan haji tahun depan, antara Pemerintah Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi. Langkah ini diambil untuk memastikan pelaksanaan […]

    Bagikan Berita:
  • Bukan Cuma Kasus Kuota Tahun Lalu, Haji 2025 Juga Bakal Diusut KPK

    Bukan Cuma Kasus Kuota Tahun Lalu, Haji 2025 Juga Bakal Diusut KPK

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 529
    • 0Komentar

    JAKARTA — Aksi Penggeledahan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kantor Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) Rabu 13 Agustus 2025, dinilai bukan cuma soal dugaan korupsi kuota haji tahun 2023–2024. Penyelenggaraan haji 2025 pun dinilai mulai masuk dalam radar pengusutan lembaga antirasuah tersebut. Hal ini setelah laporan masyarakat dan pegiat antikorupsi, […]

    Bagikan Berita:
  • Kemenhaj Serahkan 34 Kasus Haji-Umrah ke Bareskrim, Puluhan Aduan Masuk Radar Penegakan Hukum

    Kemenhaj Serahkan 34 Kasus Haji-Umrah ke Bareskrim, Puluhan Aduan Masuk Radar Penegakan Hukum

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 109
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memperketat pengawasan terhadap penyelenggaraan haji dan umrah. Hingga 18 Agustus 2026, sebanyak 34 kasus telah diserahkan kepada Bareskrim Polri untuk ditindaklanjuti melalui proses penegakan hukum. Direktur Jenderal Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenhaj, Harun Al Rasyid, mengatakan langkah tersebut dilakukan terhadap aduan yang membutuhkan pemeriksaan dan pendalaman lebih […]

    Bagikan Berita:
  • Saudi Siapkan Proyek Kereta Cepat Land Bridge, Hubungkan Dua Kota yang Diantarai Laut Merah

    Saudi Siapkan Proyek Kereta Cepat Land Bridge, Hubungkan Dua Kota yang Diantarai Laut Merah

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 483
    • 0Komentar

    SAUDI – Arab Saudi tengah menyiapkan lompatan besar di bidang transportasi darat dengan proyek kereta cepat Land Bridge senilai US$7 miliar atau sekitar Rp112 triliun. Jalur ini akan menghubungkan Jeddah di Laut Merah dengan Dammam di Teluk Arab melewati ibu kota Riyadh, membentang sepanjang 1.500 kilometer. Proyek raksasa ini disebut-sebut sebagai “keajaiban gurun” yang akan memangkas […]

    Bagikan Berita:
  • visa umrah, visa saudi,

    Aturan Baru, Terbitkan Visa Umrah Kini Wajib Tunggu 48 Jam

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 492
    • 0Komentar

    SAUDI – Arab Saudi akan memberlakukan regulasi baru terkait penyelenggaraan umrah 1447 H/2025 M. Mulai 1 September 2025 atau 8 Rabiul Awal 1447 H, proses penerbitan visa umrah kini membutuhkan waktu 48 jam setelah mendapat persetujuan sistem. “Kami ingin menginformasikan bahwa aturan baru akan diterapkan terkait penerbitan visa. Aturan ini akan memberikan waktu pemrosesan 48 […]

    Bagikan Berita:
  • Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar

    Peluang Perjalanan Haji lewat Jalur Laut, Menag Sebut Infrastrukturnya Sudah Mendukung

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 622
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Agama RI, Nasaruddin Umra menyebut, peluang untuk pemberangkatan haji lewat jalur laut terbuka. Pemerintah Indonesia bahkan menjajaki kemungkinan dibukanya jalur naik kapal itu sebagai alternatif pelaksanaan ibadah umrah dan haji. Inisiatif ini sedang didiskusikan dengan otoritas Saudi Arabia. “Digagas ke depan kami kira sangat prospektif memperkenalkan umrah dan haji melalui kapal laut. […]

    Bagikan Berita:
expand_less