Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Jemaah Haji Khusus Tazkiyah Tour Tidak Perlu Repot Urusan Bagasi: Tinggal Belanja, Barang Langsung Dikirim ke Tanah Air

Jemaah Haji Khusus Tazkiyah Tour Tidak Perlu Repot Urusan Bagasi: Tinggal Belanja, Barang Langsung Dikirim ke Tanah Air

  • account_circle REDAKSI
  • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
  • visibility 583
  • print Cetak

MAKASSAR – Managing Director Tazkiyah Group, H. Adnan Syamsuddin, mengungkapkan salah satu strategi yang diterapkan pihaknya memudahkan para jemaah haji khusus dengan membangun kerja sama dengan PT Pos terkait pengiriman barang belanjaan jemaah.

Dengan kerja sama tersebut, Jemaah tidak lagi repot membawa sendiri barang-barang belanjaannya. Mereka tinggal pilih barang yang mau dibeli di Madinah, barang-barang yang mereka beli itu kemudian dikirim ke Tanah Air, bahkan lebih duluan sampai dibanding jemaah haji.

“Kami menganjurkan jemaah untuk berbelanja di Madinah karena lokasinya lebih dekat dengan hotel dan masjid. Bahkan di jalur dari hotel ke Masjid Nabawi yang hanya sekitar 50 meter, banyak pedagang menjajakan berbagai kebutuhan. Ini membuat jemaah bisa tetap berbelanja tanpa mengganggu ibadah,” ujar H. Adnan saat tampil dalam talkshow haji 2025 di akun youtube resmi Tazkiyah Tour.

Berbeda dengan di Makkah, yang menurutnya, lokasi pasar cenderung lebih jauh. Pasar-pasar tradisional seperti Jafariah sudah tidak ada, dan jemaah harus menempuh perjalanan ke tempat belanja yang memerlukan naik taksi dan menghadapi kemacetan, cuaca panas, serta potensi pemeriksaan keamanan. Karena itu, Tazkiyah Group menyarankan agar jemaah “menghabiskan real-nya” di Madinah.

Yang menarik, banyak jemaah—khususnya yang berasal dari Sulawesi—datang dengan daftar belanja yang panjang. “Kadang mereka sudah siapkan list belanja dari rumah. Ada pesanan pribadi, anak, keluarga, bahkan tetangga,” ungkap H. Adnan sambil tersenyum.

Untuk mengakomodasi pengiriman barang belanjaan tersebut, Tazkiyah Group bekerja sama dengan PT Pos Indonesia. Barang-barang belanjaan jemaah dikirim langsung dari hotel ke alamat rumah masing-masing di Indonesia.

“PT Pos Indonesia luar biasa. Tinggal telepon saja, mereka datang ke hotel, bantu packing, timbang di hadapan jemaah, dan langsung dikirim. Proses transparan dan aman, insyaallah tidak ada dusta di antara kita,” kata H. Adnan berseloroh.

Barang-barang tersebut, menurutnya, bahkan tiba lebih cepat dari jemaah. Estimasi pengiriman maksimal hanya dua minggu, dan bisa langsung sampai ke alamat rumah masing-masing, bukan lagi ke kantor Tazkiyah seperti tahun-tahun sebelumnya.

Di sisi lain, H. Adnan juga mengingatkan bahwa seluruh jemaah haji Tazkiyah—sebanyak 170 orang—saat ini telah berada di Makkah dan akan segera bergeser ke rumah transit. Proses ini, menurutnya, diawasi dengan sangat ketat dan penuh perhatian.

Musim haji tahun 2025 yang bertepatan dengan tanggal 3 Zulhijah 1446 H ini menjadi momentum penting bagi Tazkiyah Group untuk terus menunjukkan komitmen pelayanan, baik secara logistik maupun spiritual.

Bagikan Berita:
  • Penulis: REDAKSI

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cegah Virus Nipah, Jemaah Umrah yang Berangkat dari Pakistan Wajib Vaksin dengan Sertifikasi NADRA

    Cegah Virus Nipah, Jemaah Umrah yang Berangkat dari Pakistan Wajib Vaksin dengan Sertifikasi NADRA

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 38
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID — Pemerintah Pakistan memperketat persyaratan kesehatan bagi jemaah yang hendak bepergian ke luar negeri untuk menunaikan ibadah umrah dan haji. Mulai 14 September 2026, jemaah yang berangkat dari Pakistan wajib membawa sertifikat vaksinasi yang terhubung dengan National Database and Registration Authority (NADRA). Kebijakan tersebut diumumkan Border Health Services-Pakistan (BHS-P) melalui pemberitahuan yang diterbitkan pada […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Umrah Diinterogasi Askar Gegara Foto Pegang USG di Depan Ka’bah

    Jemaah Umrah Diinterogasi Askar Gegara Foto Pegang USG di Depan Ka’bah

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 75
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Seorang mutawif, alumni Al Azhar Kairo sekaligus pemilik akun Sirojjsq, membagikan pengalaman jemaahnya yang sempat diinterogasi askar atau petugas keamanan Masjidil Haram. Dalam video yang diunggahnya, ia menceritakan pasangan suami istri yang sedang menjalani ibadah umrah. Sang istri diketahui tengah hamil dan membawa foto hasil USG. Usai melaksanakan tawaf, pasangan tersebut sempat meminta […]

    Bagikan Berita:
  • Memahami Pemakaman Jenazah dengan Sistem ‘Tumpuk’ di Makkah dan Madinah

    Memahami Pemakaman Jenazah dengan Sistem ‘Tumpuk’ di Makkah dan Madinah

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 624
    • 0Komentar

    MAKKAH – Sistem pemakaman jenazah di Arab Saudi sangat jauh berbeda dengan Indonesia. Negara ini sudah lama menerapkan sistem makam vertikal atau “makam tumpuk”, terutama untuk jenazah jemaah haji dan umrah yang wafat di Tanah Suci. Di Arab Saudi, anda tidak akan menemukan kuburan warga yang dibangun dengan semen, menggunakan tehel atau marmer. Kuburan di […]

    Bagikan Berita:
  • Menhaj RI Ultimatum Syarikah Arab Saudi: Pelayanan Buruk di Mina Bisa Berujung Putus Kontrak 2027

    Menhaj RI Ultimatum Syarikah Arab Saudi: Pelayanan Buruk di Mina Bisa Berujung Putus Kontrak 2027

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 91
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Pemerintah Indonesia melayangkan peringatan keras kepada para penyedia layanan (Syarikah) di Arab Saudi menyusul berbagai catatan pelayanan selama penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M. Buruknya layanan di Mina menjadi sorotan utama dan akan menjadi penentu apakah Syarikah tersebut tetap dipakai pada musim haji berikutnya. Menteri Haji dan Umrah RI, Muhammad Irfan Yusuf, menegaskan […]

    Bagikan Berita:
  • Ramadan Mulai 17 atau 18 Februari? Saudi Akan Pantau Hilal Ramadan pada Selasa Pekan Ini

    Ramadan Mulai 17 atau 18 Februari? Saudi Akan Pantau Hilal Ramadan pada Selasa Pekan Ini

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 308
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah Saudi menjadwalkan kegiatan pemantauan hilal Ramadan 1447 Hijriah pada Selasa, 17 Februari 2026. Hasil rukyatul hilal pada hari tersebut akan menentukan awal puasa Ramadan bagi masyarakat di Kerajaan. Melansir theislamicinformation, Pemantauan dilakukan pada malam 29 Sya’ban 1447 H, dengan keputusan akhir berada di tangan komite pemantau hilal Mahkamah Agung Arab Saudi. Jika […]

    Bagikan Berita:
  • Tutup Rapat-rapat Harapan Naik Haji lewat Jalur Furoda

    Tutup Rapat-rapat Harapan Naik Haji lewat Jalur Furoda

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 608
    • 0Komentar

    SAUDI – Umat muslim yang ingin berangkat haji lewat jalur Furoda harus menutup harapannya tahun ini. Hampir pasti tidak ada kuota haji furoda, perusahaan pelaksana haji pun diminta tidak memberi janji atau iming-iming kepada jemaahnya untuk berangkat haji furoda tahun ini. Hingga mendekati puncak pelaksanaan Wukuf di Arafah, haji non-kuota yang kerap kali keluar jelang […]

    Bagikan Berita:
expand_less