Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Jemaah Haji Khusus Tazkiyah Tour Tidak Perlu Repot Urusan Bagasi: Tinggal Belanja, Barang Langsung Dikirim ke Tanah Air

Jemaah Haji Khusus Tazkiyah Tour Tidak Perlu Repot Urusan Bagasi: Tinggal Belanja, Barang Langsung Dikirim ke Tanah Air

  • account_circle REDAKSI
  • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
  • visibility 529
  • print Cetak

MAKASSAR – Managing Director Tazkiyah Group, H. Adnan Syamsuddin, mengungkapkan salah satu strategi yang diterapkan pihaknya memudahkan para jemaah haji khusus dengan membangun kerja sama dengan PT Pos terkait pengiriman barang belanjaan jemaah.

Dengan kerja sama tersebut, Jemaah tidak lagi repot membawa sendiri barang-barang belanjaannya. Mereka tinggal pilih barang yang mau dibeli di Madinah, barang-barang yang mereka beli itu kemudian dikirim ke Tanah Air, bahkan lebih duluan sampai dibanding jemaah haji.

“Kami menganjurkan jemaah untuk berbelanja di Madinah karena lokasinya lebih dekat dengan hotel dan masjid. Bahkan di jalur dari hotel ke Masjid Nabawi yang hanya sekitar 50 meter, banyak pedagang menjajakan berbagai kebutuhan. Ini membuat jemaah bisa tetap berbelanja tanpa mengganggu ibadah,” ujar H. Adnan saat tampil dalam talkshow haji 2025 di akun youtube resmi Tazkiyah Tour.

Berbeda dengan di Makkah, yang menurutnya, lokasi pasar cenderung lebih jauh. Pasar-pasar tradisional seperti Jafariah sudah tidak ada, dan jemaah harus menempuh perjalanan ke tempat belanja yang memerlukan naik taksi dan menghadapi kemacetan, cuaca panas, serta potensi pemeriksaan keamanan. Karena itu, Tazkiyah Group menyarankan agar jemaah “menghabiskan real-nya” di Madinah.

Yang menarik, banyak jemaah—khususnya yang berasal dari Sulawesi—datang dengan daftar belanja yang panjang. “Kadang mereka sudah siapkan list belanja dari rumah. Ada pesanan pribadi, anak, keluarga, bahkan tetangga,” ungkap H. Adnan sambil tersenyum.

Untuk mengakomodasi pengiriman barang belanjaan tersebut, Tazkiyah Group bekerja sama dengan PT Pos Indonesia. Barang-barang belanjaan jemaah dikirim langsung dari hotel ke alamat rumah masing-masing di Indonesia.

“PT Pos Indonesia luar biasa. Tinggal telepon saja, mereka datang ke hotel, bantu packing, timbang di hadapan jemaah, dan langsung dikirim. Proses transparan dan aman, insyaallah tidak ada dusta di antara kita,” kata H. Adnan berseloroh.

Barang-barang tersebut, menurutnya, bahkan tiba lebih cepat dari jemaah. Estimasi pengiriman maksimal hanya dua minggu, dan bisa langsung sampai ke alamat rumah masing-masing, bukan lagi ke kantor Tazkiyah seperti tahun-tahun sebelumnya.

Di sisi lain, H. Adnan juga mengingatkan bahwa seluruh jemaah haji Tazkiyah—sebanyak 170 orang—saat ini telah berada di Makkah dan akan segera bergeser ke rumah transit. Proses ini, menurutnya, diawasi dengan sangat ketat dan penuh perhatian.

Musim haji tahun 2025 yang bertepatan dengan tanggal 3 Zulhijah 1446 H ini menjadi momentum penting bagi Tazkiyah Group untuk terus menunjukkan komitmen pelayanan, baik secara logistik maupun spiritual.

Bagikan Berita:
  • Penulis: REDAKSI

Rekomendasi Untuk Anda

  • visa umrah, visa saudi,

    Aturan Baru, Terbitkan Visa Umrah Kini Wajib Tunggu 48 Jam

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 382
    • 0Komentar

    SAUDI – Arab Saudi akan memberlakukan regulasi baru terkait penyelenggaraan umrah 1447 H/2025 M. Mulai 1 September 2025 atau 8 Rabiul Awal 1447 H, proses penerbitan visa umrah kini membutuhkan waktu 48 jam setelah mendapat persetujuan sistem. “Kami ingin menginformasikan bahwa aturan baru akan diterapkan terkait penerbitan visa. Aturan ini akan memberikan waktu pemrosesan 48 […]

    Bagikan Berita:
  • Kepadatan di Masjidilharam

    Haji dengan Uang Haram, Sah atau Tidak? Ini Penjelasan Fikih yang Perlu Diketahui

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 36
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Menunaikan ibadah haji dan umrah merupakan cita-cita besar setiap muslim. Tak sedikit yang rela menabung bertahun-tahun dan menunggu antrean panjang demi bisa menjadi tamu Allah di Tanah Suci. Akan tetapi, ada satu hal yang sering luput dari perhatian: apakah biaya yang digunakan berasal dari harta yang halal? Pertanyaan ini kerap muncul, terutama terkait […]

    Bagikan Berita:
  • Langkah Ekstrem, Pemerintah Akan Tetapkan Antrean Haji Seluruh Daerah Seragam 26 Tahun

    Langkah Ekstrem, Pemerintah Akan Tetapkan Antrean Haji Seluruh Daerah Seragam 26 Tahun

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 344
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf mengungkapkan, ada perbedaan dalam pembagian kuota haji ke setiap daerah. Antrean berangkat haji di Indonesia akan dibuat sama menjadi 26,4 tahun. “(Pembagian kuota haji) salah satunya dengan menggunakan dasar antrean calon jemaah haji. Dengan menggunakan antrean itu, maka akan terjadi keadilan yang merata baik dari Aceh […]

    Bagikan Berita:
  • Dua Syarikah yang Melayani Jemaah Haji 2026, Intip Rekam Jejaknya

    Dua Syarikah yang Melayani Jemaah Haji 2026, Intip Rekam Jejaknya

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 661
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) telah menetapkan pada tahun 2026, cuma dua syarikah atau perusahaan yang akan melayani jemaah haji Indonesia. Keputusan tersebut setelah proses lelang ketat yang diikuti lebih dari 150 perusahaan di Arab Saudi. “Syarikah itu yang ikut seleksi ada lebih dari 150 syarikah. Dalam proses lelang dan segala macam terpilih […]

    Bagikan Berita:
  • Ramai Wakaf Alquran di Tanah Suci, Ustaz Nur Syahid Ingatkan Masyarakat Pelosok Lebih Banyak yang Butuh

    Ramai Wakaf Alquran di Tanah Suci, Ustaz Nur Syahid Ingatkan Masyarakat Pelosok Lebih Banyak yang Butuh

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 270
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Polemik wakaf mushaf Alquran Taqy Malik yang dinilai ada aroma mark up, turut mendapat tanggapan dari Andi Muhammad Nur Syahid, pendiri Sekolah dan Pesantren Kurir Langit. Dalam pernyataannya, ia mengajak umat Islam untuk tidak larut dalam hiruk-pikuk perdebatan, melainkan menjadikan momentum tersebut sebagai sarana meningkatkan literasi dan kecerdasan dalam berwakaf. “Lagi ramai soal […]

    Bagikan Berita:
  • DPR Setujui Revisi UU Haji, Usulan Pembentukan Kementerian Haji dan Umrah Menguat

    DPR Setujui Revisi UU Haji, Usulan Pembentukan Kementerian Haji dan Umrah Menguat

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 543
    • 0Komentar

    JAKARTA — Pembentukan Kementerian Haji dan Umrah kembali mencuat ke permukaan seiring disetujuinya revisi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah oleh Badan Legislasi (Baleg) DPR RI. Revisi tersebut diajukan sebagai usul inisiatif DPR dan telah mendapat persetujuan dalam rapat Baleg pada Senin (8/7). Wakil Ketua MPR RI yang juga anggota […]

    Bagikan Berita:
expand_less