Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Daftar Haji di Usia Muda Sangat Penting, Begini Alasan Lengkapnya

Daftar Haji di Usia Muda Sangat Penting, Begini Alasan Lengkapnya

  • account_circle REDAKSI
  • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
  • visibility 842
  • print Cetak

MAKASSAR – Kementerian Agama RI terus mendorong generasi muda untuk mendaftar haji sejak usia dini. Langkah ini dinilai penting sebagai bentuk perencanaan jangka panjang, mengingat antrean keberangkatan haji reguler di Indonesia yang semakin panjang.

Dalam live talkshow yang tayang lewat youtube Tazkiyah Tour, disebutkan, waktu tunggu haji kini bisa mencapai lebih dari 40 tahun di sejumlah daerah.

Karena itu, paling penting yang perlu didahulukan umat muslim di manapun adalah, masuk dalam daftar tunggu.

“Ini bukan soal apakah sudah punya biaya, seberapa lama kita menunggu, apakah nama kita sudah masuk dalam daftar antrean atau belum? Ini yang terpenting,” jelas H Adnan Syahruddin, Managing Director Tazkiyah Global Mandiri, dalam sesi live talkshow tersebut.

Dipandu oleh moderator Erick Barata, Adnan menjelaskan beberapa alasan utama mengapa generasi milenial sebaiknya tidak menunda pendaftaran haji:

1. Antrean Haji Semakin Panjang

Antrean keberangkatan haji reguler saat ini sangat panjang. Di beberapa wilayah di Indonesia paling rendah mungkin 30 tahun.

“Tapi di Sulawesi, ada daerah yang sampai 40 tahun. Bahkan ada salah satu kabupaten itu sudah masuk 42 bahkan 45 tahun,” ungkap Adnan.

Sementara itu, antrean untuk haji khusus berada di kisaran 6 hingga 7 tahun secara nasional. Artinya, semakin dini seseorang mendaftar, semakin cepat pula mereka mengamankan slot keberangkatan di masa depan.

2. Biaya Haji Perlu Perencanaan Keuangan yang Matang

Pendaftaran sejak dini memberikan ruang waktu yang lebih panjang untuk menyusun strategi keuangan. Generasi muda bisa mulai menabung dan mempersiapkan dana secara bertahap tanpa harus terbebani mendadak saat waktu pelunasan tiba.

“Misalnya mendaftar haji reguler dengan masa tunggu 30 tahun, tentu bisa dicicil dari sekarang. Begitu juga haji khusus, tinggal disusun strategi keuangannya,” jelas Adnan lagi.

3. Kesiapan Fisik dan Mental

Adnan menjelaskan, Haji bukan cuma soal ibadah spiritual, tapi juga fisik dan mental. Penyelenggara haji, baik dari pemerintah maupun swasta, sepakat bahwa jemaah yang berangkat sebaiknya di usia produktif.

Artinya, umumnya mereka memiliki kondisi fisik dan kesiapan mental yang lebih baik saat menunaikan ibadah di Tanah Suci.

4. Adaptasi Teknologi di Arab Saudi

“Seperti kita ketahui bersama, Arab Saudi ini terus melakukan adaptasi teknologi yang sangat luar biasa, membuat aplikasi yang namanya nusuk,” ungkap dia.

Bahkan, untuk masuk di Kawasan Raudah, saat ini menggunakan aplikasi nusuk.

“Dulu kita mau masuk di Raudah, itu pakai tasreh. Tasrehnya (Izin resmi dari Kerajaan Arab Saudi) itu kita cetak secara manual, Kemudian, kita antre untuk perlihatkan surat itu.

Sekarang sudah tidak, Pak. Sekarang melalui ponsel, lewat aplikasi nusuk itu. Ada barcode yang di-scan,” ungkapnya.

Sehingga, ketika berangkat ke tanah suci dengan usia muda yang masih prima, tentu bisa melakukan adaptasi teknologi yang juga jauh lebih baik, atau lebih mudah menyesuaikan diri dengan ekosistem digital ini.

5. Usia Minimal Pendaftaran Mulai 12 Tahun

Mengacu pada Peraturan Menteri Agama tahun 2015, usia minimal untuk mendaftar haji adalah 12 tahun, sementara usia minimal untuk diberangkatkan adalah 18 tahun.

Bahkan jika anak belum memiliki KTP, selama tercantum dalam Kartu Keluarga (KK) dan memiliki NIK, tetap bisa didaftarkan.

“Banyak yang bertanya, anak saya belum punya KTP, apakah bisa didaftarkan? Bisa, asalkan sudah ada NIK di KK-nya,” jelas Adnan.

Bagikan Berita:
  • Penulis: REDAKSI

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cuma Arab Saudi dan Muhammadiyah yang Berpuasa Mulai 18 Februari

    Cuma Arab Saudi dan Muhammadiyah yang Berpuasa Mulai 18 Februari

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 331
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Penetapan awal Ramadan 1447 Hijriah kembali memunculkan perbedaan di kalangan umat Islam dunia. Tahun ini, bisa disebut hanya Arab Saudi dan Muhammadiyah yang menetapkan 1 Ramadan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026, sementara banyak negara dan otoritas keagamaan lainnya memulai puasa sehari setelahnya. Kanal yang membahas astronomi, moonsightingphd, menyoroti keputusan Arab Saudi mengumumkan […]

    Bagikan Berita:
  • Sukseskan Haji 2026, Menhaj RI dan Menhaj Saudi Gelar Pertemuan Dua Hari

    Sukseskan Haji 2026, Menhaj RI dan Menhaj Saudi Gelar Pertemuan Dua Hari

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 346
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Komitmen pelayanan terbaik bagi tamu Allah kembali ditegaskan dalam pertemuan khusus antara Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf, dan Menteri Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi, Taufiq F. Al-Rabiah, yang berlangsung pada 16–17 Februari 2026 di Kantor Dagang Arab Saudi. Pertemuan dua hari ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat […]

    Bagikan Berita:
  • Rekrutmen Petugas Haji 2026 Dibuka Mulai November, Peserta Akan Dibina di Barak

    Rekrutmen Petugas Haji 2026 Dibuka Mulai November, Peserta Akan Dibina di Barak

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 573
    • 0Komentar

    Terkini, Makassar – Persiapan penyelenggaraan haji 1447 H/2026 M segera berjalan. Pemerintah memastikan proses rekrutmen resmi petugas haji akan dimulai pada November 2025. Setelah dinyatakan lolos, para petugas tak langsung berangkat, melainkan wajib mengikuti pelatihan intensif selama sebulan penuh di barak. Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menekankan seleksi dilakukan ketat agar hanya […]

    Bagikan Berita:
  • Gangguan Abu Vulkanik, 449 Jemaah Umrah Berhasil Berangkat, Ribuan Lainnya Tertahan di Bandara

    Gangguan Abu Vulkanik, 449 Jemaah Umrah Berhasil Berangkat, Ribuan Lainnya Tertahan di Bandara

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 28
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau berdampak pada operasional penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. Kondisi tersebut turut mengganggu perjalanan ribuan jemaah umrah yang hendak bertolak ke Arab Saudi maupun kembali ke Indonesia. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan penanganan terhadap jemaah terdampak terus dilakukan dengan berkoordinasi bersama pengelola bandara, maskapai penerbangan, dan […]

    Bagikan Berita:
  • Undang-Undang Haji, Jemaah yang Pernah Berhaji Harus Menunggu 18 Tahun

    Undang-Undang Haji, Jemaah yang Pernah Berhaji Harus Menunggu 18 Tahun

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 390
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Banyak perubahan signifikan dalam pengaturan keberangkatan jemaah haji. Perubahan itu misalnya terkait dengan masa tunggu bagi jemaah yang sudah menunaikan ibadah haji. Menurut Kepala Kementerian Haji (Kemenhaj) Kabupaten Sumenep, Ahmad Halimy, berdasarkan Undang-Undang (UU) nomor 14 tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji yang terbaru, jarak waktu antara keberangkatan haji terakhir dengan keberangkatan berikutnya […]

    Bagikan Berita:
  • Penerbangan Umrah Ikut Terdampak Recall 6.000 Pesawat A320 Airbus

    Penerbangan Umrah Ikut Terdampak Recall 6.000 Pesawat A320 Airbus

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 342
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Penerbangan rute Arab Saudi ikut terdampak setelah Airbus mengeluarkan perintah penarikan (recall) darurat terhadap 6.000 pesawat keluarga A320 pada Jumat 28 November 2025. Pihak Otoritas Penerbangan Saudi pun telah bergerak cepat pada akhir pekan lalu untuk mengatasi potensi gangguan itu. Penarikan pesawat tersebut cukup menghambat aktivitas penerbangan di berbagai maskapai dunia, termasuk maskapai […]

    Bagikan Berita:
expand_less