Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Masih Ada Kasus Polio, Alasan Arab Saudi Wajibkan Jemaah Haji-Umrah Vaksin Polio Mulai 2025

Masih Ada Kasus Polio, Alasan Arab Saudi Wajibkan Jemaah Haji-Umrah Vaksin Polio Mulai 2025

  • account_circle Imam Dzulkifli
  • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
  • visibility 643
  • print Cetak

JAKARTA – Rupanya ada alasan urgen yang mendasari Pemerintah Arab Saudi mewajibkan para jemaah haji Indonesia maupun jemaah umrah dari negeri ini untuk melakukan vaksin polio, alias Derived Polio Virus (VDPV).

Pakar kesehatan menegaskan kebijakan ini merupakan respons proaktif negeri itu terkait kondisi kesehatan global dan temuan kasus di dalam negeri.

“Kenapa tahun ini vaksin polio dilakukan pada jamaah haji kita? Karena kita melaporkan kasus yang namanya Vaksin Derived Polio Virus (VDPV),” ungkap Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Profesor Tjandra Yoga Aditama, pada Rabu 16 Juli 2025 kemarin, seperti dilansir dari suaradotcom.

Dia mengungkapkan, keputusan pemerintah Indonesia untuk menyediakan vaksin polio bagi jamaah haji adalah bentuk respons terhadap kebijakan Arab Saudi. Mulai Maret 2025, Arab Saudi mewajibkan para pelaku perjalanan dari Indonesia untuk mengikuti vaksinasi polio.

Selain itu, pemerintah Indonesia juga melaporkan adanya temuan kasus VDPV, yaitu salah satu jenis virus polio yang berpotensi menyebabkan kelumpuhan, terutama pada kelompok rentan seperti lansia. Kasus-kasus VDPV ini ditemukan di beberapa daerah di Indonesia, termasuk Aceh dan Tasikmalaya.

“Maka menurut regulasi kesehatan internasional, kalau ada satu negara (yang terjangkit penyakit), maka orang dari negara itu ketika bepergian ke negara lain menurut aturan harus divaksin,” ujar Prof Tjandra.

Adapun keputusan yang diambil pemerintah terkait vaksinasi ini pasti didasari oleh data-data perkembangan kasus yang dipantau secara ketat, menurut Ketua Bidang Kesehatan Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umroh Republik Indonesia (AMPHURI), Endy M. Astiwata.

Dia mengungkapkan, organisasi perusahaan travel umrah dan haji itu pun terus memperluas edukasi dan sosialisasi mengenai pentingnya vaksinasi yang dianjurkan pemerintah. Selain itu, juga turut mengawasi ketat agar tidak ada pihak-pihak yang melakukan kecurangan, seperti membeli “kartu kuning” vaksinasi palsu.

“Itu kita awasi betul, jangan sampai seperti itu. Karena kita ingin ini bukan hanya sekadar formalitas, tapi, juga proteksi,” ucap Endy, dikutip melalui Antara.

Ia juga meminta masyarakat untuk tidak melihat vaksinasi polio sebagai beban, melainkan sebagai tindakan esensial untuk melindungi diri dari penyakit menular selama menjalankan ibadah suci.

Vaksinolog Dirga Sakti Rambe ikut menggarisbawahi bahwa kelompok-kelompok yang sangat rentan, seperti anak-anak, lansia, maupun penderita komorbid (penyakit penyerta), harus menjadi prioritas dalam mendapatkan vaksinasi. Dirga menekankan bahwa kelompok rentan tetap bisa mengikuti vaksinasi selama kondisi kesehatan mereka stabil, tenang, dan tidak dalam kekambuhan penyakit.

“Jadi, jangan dibalik-balik ya, walaupun dia punya riwayat jantung, asma, Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK), segala macam, selama dia dalam kondisi stabil, tenang, maka dia boleh bahkan sangat penting untuk divaksinasi,” kata Dirga.

Ia juga secara tegas menyoroti bahwa vaksinasi bukan sekadar formalitas. Vaksinasi adalah perlindungan vital yang dapat menjaga kesehatan jamaah dari berbagai penyakit menular yang sering ditemukan di Arab Saudi, seperti meningitis, pneumonia, atau RSV.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Imam Dzulkifli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenhaj Tancap Gas Siapkan Haji 2027, Fokus Atasi Kepadatan Mina dan Layanan Lansia

    Kemenhaj Tancap Gas Siapkan Haji 2027, Fokus Atasi Kepadatan Mina dan Layanan Lansia

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 85
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mulai mempersiapkan penyelenggaraan ibadah haji 1448 H/2027 M dengan merumuskan empat strategi prioritas hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Evaluasi Haji 2026. Perbaikan difokuskan pada persoalan yang menjadi sorotan selama musim haji, mulai dari kepadatan di Mina, peningkatan layanan bagi jemaah lansia, hingga transformasi pengawasan berbasis digital. Sekretaris Jenderal […]

    Bagikan Berita:
  • Video: Suasana Meriah Halal Bihalal Tazkiyah Group Bersama Dia Ekawati Play Button

    Video: Suasana Meriah Halal Bihalal Tazkiyah Group Bersama Dia Ekawati

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 583
    • 0Komentar

    Penyanyi legendaris Makassar, Dian Ekawati tampil sebagai host sekaligus penyanyi yang menghibur para jemaah dan keluarga Tazkiyah Tour, saat travel umrah pemegang ISO 9001:2015 itu menggelar Halal Bihalal di Hote MYKO Makassar, Minggu 4 Mei 2025 lalu. Bagikan Berita:

    Bagikan Berita:
  • Apa Dampak Sistem ‘All Indonesia’ untuk Jemaah Umrah yang Berlaku Sejak 1 Oktober?

    Apa Dampak Sistem ‘All Indonesia’ untuk Jemaah Umrah yang Berlaku Sejak 1 Oktober?

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 505
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Mulai 1 Oktober 2025, pemerintah Indonesia resmi menerapkan sistem digital terpadu All Indonesia di seluruh bandara internasional, pelabuhan penumpang, dan pos lintas batas negara (PLBN). Bagi jemaah umrah, kebijakan ini menjadi hal penting yang perlu diperhatikan menjelang keberangkatan maupun kepulangan dari Tanah Suci. Apa Itu Sistem All Indonesia? All Indonesia adalah platform digital […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Tazkiyah Tour Simpan Kenangan Ibadah yang Begitu Membekas Selama di Tanah Suci

    Jemaah Tazkiyah Tour Simpan Kenangan Ibadah yang Begitu Membekas Selama di Tanah Suci

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 358
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Bagi Asrhah Hidayah Usman, S.Farm dan keluarga, perjalanan umrah bersama Tazkiyah Tour bukan sekadar menunaikan ibadah, tetapi pengalaman spiritual yang meninggalkan kesan mendalam. Sejak pertama tiba, kenyamanan langsung terasa. Hotel yang dipilih begitu dekat dengan Masjidil Haram –cukup melangkah beberapa saat, bangunan suci itu sudah tampak di hadapan mata. Akses yang mudah, suasana […]

    Bagikan Berita:
  • Menag RI: Rombongan Haji Indonesia Jumlahnya Seperlima dari Total Jemaah Haji Dunia, Harus Beri Contoh

    Menag RI: Rombongan Haji Indonesia Jumlahnya Seperlima dari Total Jemaah Haji Dunia, Harus Beri Contoh

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 609
    • 0Komentar

    Terkini, Jakarta – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengungkapkan, jemaah haji Indonesia yang kira-kira jumlahnya seperlima dari haji dunia mendapat perhatian khusus dari Pemerintahan Saudi. Sehingga menurutnya, kalau jemaah bisa tertib itu akan menjadi contoh oleh rombongan haji lain. “Seperlima jemaah haji dunia adalah orang Indonesia, maka Pemerintahan Saudi Arabia memberi perhatian khusus pada jemaah […]

    Bagikan Berita:
  • Yes, Aplikasi Nusuk dan Siskohat Milik RI Kini Terintegrasi

    Yes, Aplikasi Nusuk dan Siskohat Milik RI Kini Terintegrasi

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 332
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah Indonesia resmi mengintegrasikan Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) dengan platform Nusuk) milik Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi). Integrasi ini bertujuan mempermudah pengurusan visa serta meningkatkan akurasi dan keamanan data jemaah haji Indonesia. Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Haji Republik Indonesia), Farosa, mengatakan integrasi tersebut memungkinkan data jemaah haji Indonesia […]

    Bagikan Berita:
expand_less