Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Cerita Gus Baha Kakek-neneknya Berhaji Sampai Setahun Lamanya di Tanah Suci

Cerita Gus Baha Kakek-neneknya Berhaji Sampai Setahun Lamanya di Tanah Suci

  • account_circle REDAKSI
  • calendar_month Jum, 16 Mei 2025
  • visibility 506

JAKARTA – Kemajuan sistem pelaksanaan Ibadah Haji zaman sekarang bisa jadi membuat kagum-kagum para leluhur jika saja mereka tahu. Ya, melaksanakan rukun Islam kelima ini pada tahun-tahun kemerdekaan Indonesia sekitar tahun 1950-an, penuh aral dan rintangan.

Gus Baha, atau pemilik nama lengkap KH A Bahauddin Nursalim menceritakan, pada zaman itu, ada Jemaah Calon Haji yang sampai setahun di Mekkah, bahkan tidak sedikit berangkat tapi kesasar ke negara lain dan jadi korban pemerasan.

Adapun jemaah yang bisa sampai setahun di Makkah itu, bisa terjadi karena setelah tiba di Tanah Suci menempuh perjalanan lewat kapal laut yang panjang dan melewati samudera, rupanya pelaksanaan haji sudah berakhir. Sehingga, daripada pulang ke Tanah Air, mending bermukim di sana, mencari kerjaan sembari menunggu musim haji berikutnya.

Menurut Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu,
fasilitas berhaji sekarang sudah enak.

“Kadang dapat gratis juga ketika mau haji,” jelasnya seperti dikutip dari Kanal Youtube PP Damaran 78 Mazroatul Ulum Official, pada Kamis (15/05/2025).

Gus Baha kemudian menceritakan kesulitan dalam haji yang dialami oleh para leluhurnya hingga tersesat di berbagai pulau dan negara. Di antaranya ada yang terpaksa tidak meneruskan perjalanan ke Makkah.
“Ada juga yang hanya sampai di Singapura saja lalu kembali ke kampung halaman. Ada istilah khusus bagi jamaah haji yang hanya sampai di Singapura dengan menyandang gelar Haji Singapura,” kata Gus Baha. Tidak bisa dipungkiri bahwa ada jamaah haji yang terlantar di berbagai tempat sepanjang rute perjalanan haji.

Hal itu terjadi akibat kekurangan makanan, bahkan tidak memiliki uang. Di sepanjang perjalanan, jamaah haji Indonesia kerap ditipu karena tidak paham medan dan bahasa.

“Dulu buyut-buyut saya ketika haji melewati berbagai pulau-pulau dan tersesat ke mana-mana, sampai ke Aceh dan Singapura, ikut arus ombak yang membawa kapal,” imbuh Gus Baha.

Kisah kesulitan dalam proses haji ini, kata Gus Baha, tak jarang saat proses pelepasan jamaah haji menjadi sesuatu yang sakral dan mengharukan, lantaran waktu perjalanan haji yang sulit ditebak durasinya.

Tak jarang, jamaah haji Indonesia yang berangkat ke tanah suci mendarat saat prosesi haji sudah selesai, bahkan ketika wukuf di arafah, sebagian jamaah dari negara lain sudah perjalanan pulang.

“Kadang sampai di tanah suci ihramnya sudah selesai dan wukuf di arafah sudah selesai,” kata Gus Baha. Kakek dan nenek Gus Baha juga pernah melakukan perjalanan haji selama setahun.

Sebab ketika sampai di tanah suci, ibadah haji sudah selesai dan harus menunggu musim haji tahun depan. Untuk bertahan hidup, jamaah haji Indonesia melakukan berbagai pekerjaan, sebagian ikut majelis ilmu di Masjidil Haram. “Jadi, saya tanya: kok hajinya lama sampai setahun? Dijawab: sampai di sana haji sudah selesai, jadi mau pulang rugi ya nunggu tahun depan,” tutup Gus Baha.

Bagikan Berita:
  • Penulis: REDAKSI

Rekomendasi Untuk Anda

  • masjidilharam, kabah, haji khusus,

    Saudi Pastikan Format Taraweh 10 Rakaat dan 3 Rakaat Witir Selama Ramadan 2026

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 144
    • 0Komentar

    SAUDI – Pemerintah Arab Saudi melalui Otoritas Masjid Haramain memastikan bahwa shalat Taraweeh selama Ramadan 1447 H (2026 M) di Masjidil Haram Makkah dan Masjid Nabawi Madinah akan dilaksanakan dalam format 10 rakaat. Keputusan ini menguatkan praktik tradisional yang selama ini dipraktikkan di dua masjid suci tersebut. Setiap malam sepanjang Ramadan, jamaah di Masjidil Haram […]

    Bagikan Berita:
  • Tiga WNI yang Ditangkap di Saudi Rupanya Petugas Haji Tenaga Pendukung yang Direkrut di Jeddah

    Tiga WNI yang Ditangkap di Saudi Rupanya Petugas Haji Tenaga Pendukung yang Direkrut di Jeddah

    • calendar_month Jum, 1 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 17
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menegaskan, tiga warga negara Indonesia (WNI) yang ditangkap aparat keamanan Arab Saudi di Makkah bukan merupakan petugas haji yang direkrut dari Indonesia. Ketiganya diketahui berstatus sebagai tenaga pendukung yang direkrut Kantor Urusan Haji (KUH) di Jeddah. Direktur Jenderal Pengendalian Haji dan Umrah Kemenhaj, Harun Al-Rasyid mengungkapkan, ketiga WNI […]

    Bagikan Berita:
  • Arab Saudi Larang Jemaah Rebahan di Masjidilharam

    Arab Saudi Larang Jemaah Rebahan di Masjidilharam

    • calendar_month Jum, 12 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 255
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah Arab Saudi mengetatkan menegaskan larangan bagi jamaah untuk menghamparkan alas tidur, sajadah, maupun berbaring di koridor dan area publik sekitar masjid suci tersebut. Kebijakan ini diumumkan langsung Kementerian Haji dan Umrah lewat pernyataan resmi di platform X @MoHU_En. Aturan tersebut bukan hal baru, namun kembali diperkuat menyusul meningkatnya kepadatan jamaah yang terus mengalir […]

    Bagikan Berita:
  • Mengenang Anregurutta Malik

    Mengenang Anregurutta Malik

    • calendar_month Rab, 25 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 424
    • 0Komentar

    (Catatan Untuk Peringatan Haul Anregurutta tahun 2025) Oleh: Saprillah Sahrir* Tulisan ini dibuat dalam rangka memperingati haul Anregurutta Malik yang sedang berlangsung hari ini 25 Juni 2025. Bagi banyak orang, termasuk saya, nama beliau bukan sekadar bagian dari sejarah lokal Wajo atau pesantren As’adiyah. Ia adalah sosok yang hadir untuk memandu kita bagaimana cara memahami […]

    Bagikan Berita:
  • Saudi Rilis Aturan Membuat Konten di Sekitar Tanah Suci, Termasuk Tata Cara Berpakaian

    Saudi Rilis Aturan Membuat Konten di Sekitar Tanah Suci, Termasuk Tata Cara Berpakaian

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 297
    • 0Komentar

    SAUDI – Pemerintah Kerajaan Arab Saudi merilis regulasi dunia maya, khususnya terkait aturan membuat konten dan berbusana di Tanah Suci. Komisi Umum untuk Regulasi Media mengumumkan daftar larangan baru terkait konten yang dipublikasikan di media maupun media sosial. Aturan itu mencakup perilaku daring, etika berbusana, hingga perlindungan keluarga. Dalam keterangan resminya, regulator Saudi menegaskan larangan […]

    Bagikan Berita:
  • Daftar Negara dengan Jumlah Jemaah Haji Tertinggi di Dunia Tahun 2025

    Daftar Negara dengan Jumlah Jemaah Haji Tertinggi di Dunia Tahun 2025

    • calendar_month Sen, 3 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 330
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Setiap tahun, jutaan umat Islam bercita-cita untuk menunaikan perjalanan suci menuju Tanah Suci. Namun, mengingat besarnya jumlah calon jemaah dari seluruh dunia, pemerintah Arab Saudi menerapkan sistem kuota haji internasional untuk memastikan keamanan, kenyamanan, dan kelancaran pelaksanaan ibadah. Sistem ini mengalokasikan jumlah jemaah berdasarkan populasi muslim di setiap negara serta mempertimbangkan faktor-faktor diplomatik […]

    Bagikan Berita:
expand_less