Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Cerita Gus Baha Kakek-neneknya Berhaji Sampai Setahun Lamanya di Tanah Suci

Cerita Gus Baha Kakek-neneknya Berhaji Sampai Setahun Lamanya di Tanah Suci

  • account_circle REDAKSI
  • calendar_month Jum, 16 Mei 2025
  • visibility 329

JAKARTA – Kemajuan sistem pelaksanaan Ibadah Haji zaman sekarang bisa jadi membuat kagum-kagum para leluhur jika saja mereka tahu. Ya, melaksanakan rukun Islam kelima ini pada tahun-tahun kemerdekaan Indonesia sekitar tahun 1950-an, penuh aral dan rintangan.

Gus Baha, atau pemilik nama lengkap KH A Bahauddin Nursalim menceritakan, pada zaman itu, ada Jemaah Calon Haji yang sampai setahun di Mekkah, bahkan tidak sedikit berangkat tapi kesasar ke negara lain dan jadi korban pemerasan.

Adapun jemaah yang bisa sampai setahun di Makkah itu, bisa terjadi karena setelah tiba di Tanah Suci menempuh perjalanan lewat kapal laut yang panjang dan melewati samudera, rupanya pelaksanaan haji sudah berakhir. Sehingga, daripada pulang ke Tanah Air, mending bermukim di sana, mencari kerjaan sembari menunggu musim haji berikutnya.

Menurut Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu,
fasilitas berhaji sekarang sudah enak.

“Kadang dapat gratis juga ketika mau haji,” jelasnya seperti dikutip dari Kanal Youtube PP Damaran 78 Mazroatul Ulum Official, pada Kamis (15/05/2025).

Gus Baha kemudian menceritakan kesulitan dalam haji yang dialami oleh para leluhurnya hingga tersesat di berbagai pulau dan negara. Di antaranya ada yang terpaksa tidak meneruskan perjalanan ke Makkah.
“Ada juga yang hanya sampai di Singapura saja lalu kembali ke kampung halaman. Ada istilah khusus bagi jamaah haji yang hanya sampai di Singapura dengan menyandang gelar Haji Singapura,” kata Gus Baha. Tidak bisa dipungkiri bahwa ada jamaah haji yang terlantar di berbagai tempat sepanjang rute perjalanan haji.

Hal itu terjadi akibat kekurangan makanan, bahkan tidak memiliki uang. Di sepanjang perjalanan, jamaah haji Indonesia kerap ditipu karena tidak paham medan dan bahasa.

“Dulu buyut-buyut saya ketika haji melewati berbagai pulau-pulau dan tersesat ke mana-mana, sampai ke Aceh dan Singapura, ikut arus ombak yang membawa kapal,” imbuh Gus Baha.

Kisah kesulitan dalam proses haji ini, kata Gus Baha, tak jarang saat proses pelepasan jamaah haji menjadi sesuatu yang sakral dan mengharukan, lantaran waktu perjalanan haji yang sulit ditebak durasinya.

Tak jarang, jamaah haji Indonesia yang berangkat ke tanah suci mendarat saat prosesi haji sudah selesai, bahkan ketika wukuf di arafah, sebagian jamaah dari negara lain sudah perjalanan pulang.

“Kadang sampai di tanah suci ihramnya sudah selesai dan wukuf di arafah sudah selesai,” kata Gus Baha. Kakek dan nenek Gus Baha juga pernah melakukan perjalanan haji selama setahun.

Sebab ketika sampai di tanah suci, ibadah haji sudah selesai dan harus menunggu musim haji tahun depan. Untuk bertahan hidup, jamaah haji Indonesia melakukan berbagai pekerjaan, sebagian ikut majelis ilmu di Masjidil Haram. “Jadi, saya tanya: kok hajinya lama sampai setahun? Dijawab: sampai di sana haji sudah selesai, jadi mau pulang rugi ya nunggu tahun depan,” tutup Gus Baha.

Bagikan Berita:
  • Penulis: REDAKSI

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kerugian Negara Akibat Kasus Kuota Haji Diperkirakan Rp1 Triliun

    Kerugian Negara Akibat Kasus Kuota Haji Diperkirakan Rp1 Triliun

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 222
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan hitung-hitung kerugian negara akibat dugaan rasuah terkait penyelenggaraan dan pembagian kuota haji di Kementerian Agama (Kemenag). “Dalam perkara ini, hitungan awal, dugaan kerugian negara lebih dari Rp1 triliun,” terang juru bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin, 11 Agustus 2025. Budi menjelaskan, hitungan […]

    Bagikan Berita:
  • Dahnil Anzar Simanjuntak

    Klinik Dilarang Beroperasi di Saudi, Begini Nasib Klinik Kesehatan Haji Indonesia di Makkah dan Madinah

    • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 127
    • 0Komentar

    SAUDI – Pemerintah Indonesia kini sedang menjajaki kerja sama dengan pemerintah Arab Saudi terkait kepastian pelayanan kesehatan jemaah haji tetap berjalan optimal di musim haji 2026. Langkah ini diambil setelah kebijakan baru otoritas Saudi yang melarang negara lain membuka klinik atau rumah sakit secara mandiri di wilayahnya. Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak […]

    Bagikan Berita:
  • Ada Layanan Telepon Bebas Pulsa di Masjid Nabawi, Pertanyaan Jemaah Makin Mudah Dilayani

    Ada Layanan Telepon Bebas Pulsa di Masjid Nabawi, Pertanyaan Jemaah Makin Mudah Dilayani

    • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 276
    • 0Komentar

    SAUDI – Masjid Nabawi meluncurkan layanan telepon helpline bebas pulsa 8001111935 yang beroperasi 24 jam setiap hari untuk melayani pertanyaan jamaah terkait tata cara ibadah dan ritual. Layanan ini diresmikan oleh Sheikh Prof. Dr. Abdulrahman Al‑Sudais, Presiden Urusan Dua Masjid Suci, melalui sistem Unified Cloud Contact Center. “Pusat ini merupakan lompatan kualitatif dalam komunikasi kelembagaan,” […]

    Bagikan Berita:
  • Rumah Jemaah Haji Asal Soppeng Terbakar saat Sedang Melontar Jumrah

    Rumah Jemaah Haji Asal Soppeng Terbakar saat Sedang Melontar Jumrah

    • calendar_month Sen, 16 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 230
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Perjalanan haji selalu tak luput dari cobaan. Itu dirasakan betul Anisah Naharuddin, jemaah asal Kabupaten Soppeng yang tergabung dalam Kloter 6 Embarkasi Ujung Pandang. Ibadah Haji Anisah, benar-benar menguji ketabahan dan keikhlasannya. Saat akan menjalankan lontar jumrah di Mina, salah satu ritual penting dalam ibadah haji, Anisah menerima kabar bahwa rumahnya di kampung […]

    Bagikan Berita:
  • Lebih dari 300 WNI Ditolak di Tanah Suci karena Gunakan Visa Non-Haji: Uang Hilang, Haji Melayang

    Lebih dari 300 WNI Ditolak di Tanah Suci karena Gunakan Visa Non-Haji: Uang Hilang, Haji Melayang

    • calendar_month Sen, 19 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 368
    • 0Komentar

    SAUDI – Fenomena keberangkatan warga negara Indonesia (WNI) untuk berhaji secara non-prosedural masih saja terjadi. Hingga pertengahan Mei 2025, tercatat lebih dari 300 WNI ditolak masuk ke Arab Saudi karena kedapatan menggunakan visa yang tidak diperuntukkan bagi ibadah haji. Padahal, konsekuensi dan risiko menggunakan visa non-haji ada di depan mata. Tidak sedikit di antaranya yang […]

    Bagikan Berita:
  • Mengenal Tugas Askar di Tanah Suci dari Warna Seragamnya

    Mengenal Tugas Askar di Tanah Suci dari Warna Seragamnya

    • calendar_month Jum, 3 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 451
    • 0Komentar

    SAUDI – Bagi jutaan jemaah haji dan umrah yang datang dari berbagai penjuru dunia, kehadiran askar yang menertibkan jemaah di sekitar Masjidil Haram di Makkah adalah pemandangan biasa. Petugas Askar, menjalankan tugasnya untuk menjaga proses ibadah berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Ribuan personel Askar selalu terlihat di berbagai titik, dan mudah dikenali lewat seragam […]

    Bagikan Berita:
expand_less