Bahaya Anggapan Setetes Air Zamzam Bisa Mengubah Air Biasa Jadi Zamzam
- account_circle Muhammad Fadli
- calendar_month Rab, 24 Des 2025
- visibility 42

Illustrasi air zamzam
HAMRANEWS – Baru-baru ini ramai postingan warga Indonesia yang memasukkan sebotol air zam-zam ke dalam segalon air biasa, dan dipakai untuk minum sehari-hari. Air zam-zam tersebut dimasukkan dengan dalil bahwa air zam-zam bisa mengubah air biasa menjadi zamzam, meskipun air zamzam tersebut cuma setetes.
Anggapan tersebut mungkin niatnya baik, tapi postingan yang ramai itu dinilai berbahaya. Hal tersebut ditegaskan oleh Ustaz Dr. Muhammad Ma’ruf, MA, saat menjawab pertanyaan seputar keabsahan klaim tersebut.
Ustaz Ma’ruf menjelaskan, tidak ditemukan satu pun ayat Al-Qur’an ataupun hadis sahih yang secara jelas menyebutkan bahwa mencampurkan air Zamzam ke dalam air biasa dapat mengubah keseluruhan air tersebut menjadi air Zamzam.
“Kalau ditanya berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah Nabi SAW, tidak akan dijumpai dalil yang tegas dan sahih tentang klaim itu,” ujar ustaz tersebut dengan berbahasa Melayu.
Dia menyebutkan, klaim itu pada umumnya bersandar pada hasil penelitian sebagian profesor. Akan tetapi, menurutnya, penelitian ilmiah tidak selalu bersifat mutlak.
“Yang namanya penelitian itu bisa benar, bisa juga salah. Maybe yes, maybe no,” kata Ustaz Ma’ruf. Oleh karena itu, ia menyatakan secara tegas tidak sependapat dengan penyebaran pernyataan semacam itu kepada masyarakat luas.
Bisa Memicu Penipuan Air Zamzam
Alasan utama penolakannya adalah potensi kerusakan yang dapat ditimbulkan. Menurutnya, klaim bahwa satu tetes air Zamzam bisa mengubah ratusan liter air biasa justru membuka peluang terjadinya penipuan.
“Ini membuka pintu bagi para penipu yang mengatasnamakan air Zamzam,” tegasnya.
Ia menggambarkan, dengan adanya pernyataan tersebut, seseorang bisa saja mengaku menjual air Zamzam, padahal air itu hanya berasal dari air biasa yang dicampur sedikit Zamzam.
Bahkan, tidak menutup kemungkinan muncul klaim ekstrem seperti air sumur rumah yang disebut-sebut telah berubah menjadi Zamzam. “Nanti ada orang bilang, ‘Saya punya sumur Zamzam di rumah’,” ujarnya.
Menurut Ustaz Ma’ruf, kondisi semacam ini justru menimbulkan masalah dan kegaduhan di tengah masyarakat. Karena itu, ia menilai pernyataan atau klaim seperti ini sebaiknya tidak disebarluaskan demi menutup pintu kerusakan (sadd adz-dzari’ah).
Meski demikian, Ustaz Ma’ruf tidak menafikan keberkahan air Zamzam. Ia menegaskan bahwa air Zamzam memang memiliki keberkahan.
Akan tetapi, keberkahan tersebut tidak dapat disamakan antara Zamzam yang murni dengan air biasa yang telah dicampur Zamzam. “Keberkatan Zamzam tetap ada, tapi tentu tidak sama antara Zamzam murni dengan air yang sudah dicampur,” pungkasnya.
- Penulis: Muhammad Fadli
- Editor: Fitriani Heli



