Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lainnya » Gara-gara Lion Air, Ratusan Jemaah Umrah Terlantar 2 Hari di Jeddah

Gara-gara Lion Air, Ratusan Jemaah Umrah Terlantar 2 Hari di Jeddah

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Sab, 27 Des 2025
  • visibility 98

HAMRANEWS – Ratusan jemaah umrah asal Indonesia terlantar di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi, akibat keterlambatan penerbangan Lion Air rute Jeddah–Jakarta selama dua hari. Maskapai menyebut penundaan terjadi karena kendala teknis pesawat.

Penerbangan Lion Air nomor JT-111 yang dijadwalkan berangkat pada 24 Desember 2025 pukul 20.00 AST atau 25 Desember 2025 pukul 00.00 WIB, hingga Jumat (26/12/2025) belum juga diberangkatkan. Akibatnya, para jemaah harus menunggu di Jeddah sejak 24 Desember.

Corporate Communications Strategic of Lion Group, Danang Mandala Prihantoro, menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut.

“Lion Air menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada seluruh jemaah umrah atas ketidaknyamanan yang dialami akibat keterlambatan keberangkatan penerbangan JT-111 rute Jeddah–Jakarta. Keselamatan, keamanan, dan kenyamanan jemaah senantiasa menjadi prioritas,” ujar Danang dalam keterangan tertulis, Jumat (26/12/2025).

Kendala Teknis Pesawat

Danang menjelaskan, penerbangan JT-111 dilayani menggunakan pesawat Airbus A330 dengan registrasi PK-LEH. Sebelum keberangkatan, pesawat menjalani pemeriksaan teknis rutin sesuai standar keselamatan penerbangan.

Dalam proses tersebut, ditemukan komponen yang memerlukan penggantian dan penanganan lebih lanjut, sehingga membutuhkan waktu tambahan dan tidak dapat diselesaikan secara instan.

“Lion Air memutuskan menunda keberangkatan hingga seluruh proses perbaikan selesai dan pesawat dinyatakan aman untuk dioperasikan,” jelas Danang.

Ratusan Jemaah Tertahan Dua Hari

Akibat penundaan ini, ratusan jemaah umrah terpaksa tertahan di Bandara Internasional King Abdulaziz Jeddah selama dua hari, dari 24 hingga 26 Desember 2025, sambil menunggu kepastian jadwal kepulangan ke Indonesia.

Kompensasi untuk Jemaah

Sebagai bentuk tanggung jawab, Lion Air mengklaim telah memberikan sejumlah kompensasi kepada para jemaah selama masa penundaan, di antaranya:

Menyediakan akomodasi hotel selama menunggu di Jeddah

Memberikan konsumsi/makanan kepada seluruh jemaah

Memastikan proses perbaikan teknis dilakukan secara menyeluruh hingga pesawat dinyatakan laik terbang

“Seluruh penanganan ini diberikan sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen Lion Air untuk tetap menjaga kenyamanan jemaah selama proses penundaan berlangsung,” kata Danang.

Hingga berita ini diturunkan, Lion Air belum merinci waktu pasti keberangkatan pengganti penerbangan JT-111, selain memastikan bahwa pesawat hanya akan diterbangkan setelah dinyatakan aman sepenuhnya.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Danantara Beli Tower hingga Bangun Mall untuk Kampung Haji Indonesia Dekat Masjidilharam

    Danantara Beli Tower hingga Bangun Mall untuk Kampung Haji Indonesia Dekat Masjidilharam

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 100
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah Indonesia melalui Danantara mencatatkan langkah bersejarah dalam penyelenggaraan haji dan umrah dengan membeli hotel bertower di Makkah sekaligus menyiapkan pembangunan kawasan komersial terpadu bagi jemaah Indonesia. Proyek ini menjadi fondasi awal terwujudnya Kampung Haji Indonesia di Tanah Suci. Tidak hanya menyediakan akomodasi, Danantara juga merancang kawasan ini sebagai pusat layanan jemaah yang […]

    Bagikan Berita:
  • Cerita Amer yang Hampir Mustahil Berangkat Haji Jadi Viral Sedunia

    Cerita Amer yang Hampir Mustahil Berangkat Haji Jadi Viral Sedunia

    • calendar_month Kam, 29 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 388
    • 0Komentar

    SAUDI – Kisah kegigihan seorang calon jemaah haji asal Libya, Amer Al-Mansour dalam memperjuangkan keberangkatannya ke Tanah Suci jadi viral. Ceritanya viral, karena calon jemaah tersebut hampir mustahil gagal berangkat haji karena ditolak oleh staf bandara, dan pesawat sudah berangkat. Rupanya, pesawat tersebut mengalami kerusakan dan harus kembali ke bandara. Saat pesawat tiba di bandara, […]

    Bagikan Berita:
  • Fenomena Umrah di Tanah Air: Jemaah Kabur, Kasus Penipuan hingga Pro-Kontra Umrah Mandiri

    Fenomena Umrah di Tanah Air: Jemaah Kabur, Kasus Penipuan hingga Pro-Kontra Umrah Mandiri

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 191
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Ibadah umrah yang merupakan perjalanan spiritual yang disyariatkan oleh Agama, berkembang menjadi fenomena sosial dan ladang bisnis yang kompleks di Indonesia. Di satu sisi, minat masyarakat untuk berangkat ke Tanah Suci meningkat pesat, namun di sisi lain, berbagai persoalan muncul. Mulai dari modus penyelundupan tenaga kerja berkedok umrah, jemaah yang kabur di Arab […]

    Bagikan Berita:
  • BPKH Siap Patuhi Fatwa MUI: Dana Setoran Awal Haji Tak Lagi untuk Biaya Jemaah Lain

    BPKH Siap Patuhi Fatwa MUI: Dana Setoran Awal Haji Tak Lagi untuk Biaya Jemaah Lain

    • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 186
    • 0Komentar

    JAKARTA – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menegaskan komitmennya untuk mematuhi fatwa terbaru Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang melarang pemanfaatan hasil investasi dari setoran awal biaya haji calon jemaah untuk membiayai jemaah lain. Kepala BPKH, Fadlul Imansyah, menyatakan bahwa pihaknya menghormati sepenuhnya keputusan Komisi Fatwa MUI dan siap mengimplementasikannya sesuai dengan prinsip syariah. “Kami sepakat […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Haji Hilang di Tanah Suci Belum Ditemukan, Malah Bertambah Jadi Tiga

    Jemaah Haji Hilang di Tanah Suci Belum Ditemukan, Malah Bertambah Jadi Tiga

    • calendar_month Sen, 23 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 214
    • 0Komentar

    SAUDI — Bertambahnya jumlah jemaah haji Indonesia yang hilang di Arab Saudi menjadi tiga orang per 22 Juni 2025 menimbulkan pertanyaan besar soal kemampuan sistem pengelolaan jemaah haji, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia dan penderita demensia. Kasus terbaru, Hasbullah (73), jemaah dari kloter BDJ 07 yang dilaporkan hilang sejak Selasa dini hari, 17 Juni […]

    Bagikan Berita:
  • Risiko Telat Bayar ke Saudi, Anggota DPR Usul Bentuk Tim Khusus Verifikasi Data

    Risiko Telat Bayar ke Saudi, Anggota DPR Usul Bentuk Tim Khusus Verifikasi Data

    • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 87
    • 0Komentar

    HAMRANEWS — Risiko keterlambatan pembayaran layanan haji ke Arab Saudi kembali menjadi sorotan. Wakil Ketua MPR sekaligus anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PKS, Hidayat Nur Wahid (HNW), mengusulkan pembentukan tim khusus verifikasi demi mencegah terhambatnya proses Pengembalian Keuangan (PK) jemaah haji khusus yang berpotensi berdampak pada pembayaran kontrak layanan di Tanah Suci. HNW […]

    Bagikan Berita:
expand_less