Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Kanwil Kemenhaj Sulsel Apresiasi Tazkiyah Tour, 25 Tahun ‘Zero Complain’

Kanwil Kemenhaj Sulsel Apresiasi Tazkiyah Tour, 25 Tahun ‘Zero Complain’

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 3

HAMRANEWS — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI Sulawesi Selatan, H. Ikbal Ismail, memberikan apresiasi tinggi kepada PT Tazkiyah Tour atas rekam jejak pelayanannya yang dinilai profesional dan minim keluhan.

Hal itu disampaikannya saat membuka kegiatan Manasik Haji Khusus Tazkiyah Tour di Myko Hotel Makassar, Jumat 6 Februari 2026 lalu.

Di hadapan ratusan calon jemaah, Ikbal menegaskan bahwa pilihan mereka mempercayakan perjalanan haji khusus kepada Tazkiyah Tour sudah tepat.

“Bapak-Ibu tidak salah memilih travel. Sejak didirikan hingga sekarang, tidak ada laporan komplain dari jemaahnya. Bahkan seingat saya, waktu masih menjadi staf di Kementerian Agama, belum ada penyelenggara yang profesional sampai mengantongi sertifikat ISO. Tazkiyah sudah mendapatkannya,” ujar Ikbal.

Menurutnya, konsistensi dalam pelayanan menjadi kunci kepercayaan masyarakat, khususnya warga Sulawesi Selatan dan kawasan Indonesia Timur, yang selama ini banyak mempercayakan pemberangkatan umrah dan haji khusus kepada PT Tazkiyah Tour.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada CEO Tazkiyah Group, Ahmad Yani Fachruddin, yang dinilai mengedepankan kualitas layanan sebagai prioritas utama. “Pelayanan itu yang paling utama. Dan itu yang dijaga Tazkiyah selama ini,” tambahnya.

Manasik Intensif Tiga Hari

Sebagai bagian dari persiapan musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi, Tazkiyah Tour menggelar manasik haji secara intensif selama tiga hari, 6–8 Februari 2026. Sebanyak 150 calon jemaah mengikuti sesi kali ini dan diinapkan selama dua malam di hotel bintang lima.

Tahun ini, Tazkiyah Tour akan memberangkatkan total 217 jemaah haji, terdiri atas 205 jemaah dan 12 petugas, termasuk empat dokter. Para jemaah terbagi dalam tiga embarkasi: Makassar, Surabaya, dan Jakarta.

Selama manasik, para calon tamu Allah dibekali materi komprehensif, mulai dari aspek kesehatan hingga teknis pelaksanaan ibadah. Ketua PWNU Sulsel, Prof. KH Hamzah Harun Al Rasyid, menjadi pemateri pertama dengan mengulas sejarah haji sejak masa Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail.

Ia menjelaskan bahwa perintah berhaji bermula setelah Nabi Ibrahim dan putranya menyelesaikan pembangunan Ka’bah, lalu Allah memerintahkan untuk menyeru manusia agar datang berhaji.

“Hikmah besar dari ibadah haji adalah kita masuk dalam suasana saat jarak antara kita dan Allah sudah tidak ada lagi,” ujarnya.

Respons Era Baru Kementerian Haji
CEO Tazkiyah Group, Ahmad Yani Fachruddin, menyebut tahun ini menjadi momentum penting karena untuk pertama kalinya urusan haji berada di bawah kementerian khusus, yakni Kementerian Haji dan Umrah.

“Mudah-mudahan, semua tantangan dalam pelaksanaan ibadah haji bisa kita hadapi dengan semakin baik,” katanya.

Ia menegaskan bahwa Tazkiyah Tour telah melakukan persiapan matang. Manasik diperluas menjadi tiga hari dengan pola pembinaan intensif agar jemaah lebih siap secara fisik, mental, dan spiritual.

Mengusung tema “Haji Sehat dan Mabrur”, Tazkiyah merespons kebijakan ketat Pemerintah Arab Saudi yang menekankan kondisi kesehatan jemaah harus prima. Karena itu, selain menghadirkan dokter dalam tim petugas, Tazkiyah juga rutin menggelar sesi daring “Sekolah Haji Tazkiyah” setiap pekan.

Program tersebut menghadirkan kurikulum lengkap yang membahas fikih haji, manajemen perjalanan, hingga edukasi kesehatan. Tujuannya bukan hanya memperkaya ilmu calon jemaah, tetapi juga mengisi masa tunggu secara produktif.

25 Tahun Pengalaman

Dengan pengalaman 25 tahun memberangkatkan jemaah haji khusus, Tazkiyah Tour menjadi salah satu penyelenggara yang memiliki rekam jejak panjang di Indonesia. Program haji khusus yang dikelola merupakan kuota resmi pemerintah dengan masa tunggu relatif singkat, sekitar enam hingga tujuh tahun.

Apresiasi ‘zero complain’ dari Kanwil Kemenhaj Sulsel menjadi penegasan bahwa konsistensi pelayanan dan profesionalisme menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan jemaah.

Di tengah dinamika penyelenggaraan haji yang semakin kompleks, reputasi tersebut menjadi modal penting bagi Tazkiyah Tour untuk terus menghadirkan layanan yang amanah, profesional, dan berorientasi pada tercapainya haji yang sehat serta mabrur.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masuk Mekkah Tanpa Visa Haji Bukan Cuma Melanggar, Tapi Berdosa

    Masuk Mekkah Tanpa Visa Haji Bukan Cuma Melanggar, Tapi Berdosa

    • calendar_month Sen, 26 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 380
    • 0Komentar

    SAUDI – Masuk ke Arab Saudi tanpa visa resmi atau visa haji, padahal ingin melaksanakan haji, dianggap berbuat dosa oleh Dewan Ulama Senior Arab saudi. Sehingga, masyarakat diminta tidak nekat berhaji secara ilegal karena justru mendapat dosa. Fatwa Dewan Ulama Senior Arab saudi ini kembali ditegaskan lewat akun resmi Kementerian Haji dan Umrah Kerajaan Arab […]

    Bagikan Berita:
  • Daftar Negara dengan Jumlah Jemaah Haji Tertinggi di Dunia Tahun 2025

    Daftar Negara dengan Jumlah Jemaah Haji Tertinggi di Dunia Tahun 2025

    • calendar_month Sen, 3 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 209
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Setiap tahun, jutaan umat Islam bercita-cita untuk menunaikan perjalanan suci menuju Tanah Suci. Namun, mengingat besarnya jumlah calon jemaah dari seluruh dunia, pemerintah Arab Saudi menerapkan sistem kuota haji internasional untuk memastikan keamanan, kenyamanan, dan kelancaran pelaksanaan ibadah. Sistem ini mengalokasikan jumlah jemaah berdasarkan populasi muslim di setiap negara serta mempertimbangkan faktor-faktor diplomatik […]

    Bagikan Berita:
  • Rumah Jemaah Haji Asal Soppeng Terbakar saat Sedang Melontar Jumrah

    Rumah Jemaah Haji Asal Soppeng Terbakar saat Sedang Melontar Jumrah

    • calendar_month Sen, 16 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 288
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Perjalanan haji selalu tak luput dari cobaan. Itu dirasakan betul Anisah Naharuddin, jemaah asal Kabupaten Soppeng yang tergabung dalam Kloter 6 Embarkasi Ujung Pandang. Ibadah Haji Anisah, benar-benar menguji ketabahan dan keikhlasannya. Saat akan menjalankan lontar jumrah di Mina, salah satu ritual penting dalam ibadah haji, Anisah menerima kabar bahwa rumahnya di kampung […]

    Bagikan Berita:
  • ASN dari Maros Wafat di Tanah Suci Setelah Sesak Nafas

    ASN dari Maros Wafat di Tanah Suci Setelah Sesak Nafas

    • calendar_month Kam, 15 Mei 2025
    • account_circle Imam Dzulkifli
    • visibility 238
    • 0Komentar

    SAUDI – Satu orang jemaah calon haji (JCH) dari Maros Sulawesi Selatan dikabarkan meninggal dunia. Rachmat Selamet (55), jemaah dari Kloter 12 Embarkasi Makassar dari Maros wafat pada Rabu, 14 Mei 2025 pukul 16.05 Waktu Arab Saudi (WAS), di Hotel tempatnya menginap. Almarhum diketahui menjabat sebagai Sekretaris Dinas Sosial Pemda kabupaten Maros ini menghembuskan nafas […]

    Bagikan Berita:
  • Pemeriksaan Kartu Nusuk Super Ketat, Antrean Jemaah Haji Mengular di Kawasan Masjidilharam

    Pemeriksaan Kartu Nusuk Super Ketat, Antrean Jemaah Haji Mengular di Kawasan Masjidilharam

    • calendar_month Rab, 14 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 354
    • 0Komentar

    MAKKAH — Saudi melakukan pengawasan super ketat pada tahun ini, untuk menghalau orang-orang yang datang ingin berhaji tapi menggunakan visa umrah atau visa kunjungan ke negeri itu. Dalam video beredar, terlihat panjangnya antrean masuk ke Masjidilharam, lantaran petugas Saudi yang sangat ketat memeriksa Kartu Nusuk para jemaah calon haji. Seperti diketahui, Nusuk adalah kartu tanda […]

    Bagikan Berita:
  • Mengapa Jemaah Haji RI Nginap Lama di Saudi, Padahal Yang Wajib Cuma 6 Hari?

    Mengapa Jemaah Haji RI Nginap Lama di Saudi, Padahal Yang Wajib Cuma 6 Hari?

    • calendar_month Sen, 23 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 390
    • 0Komentar

    SAUDI – Setiap tahun, lebih dari 200 ribu jemaah haji asal Indonesia berangkat ke Arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji. Menariknya, meskipun rangkaian inti ibadah haji hanya berlangsung selama lima hingga enam hari, para jemaah tetap tinggal di Arab Saudi hingga sekitar 40 hari. Mengapa hal ini terjadi? Ibadah haji secara inti dilaksanakan pada tanggal […]

    Bagikan Berita:
expand_less