Travel Umrah Tetap Terbangkan Jemaah Selama Ramadan: Penerbangan Direct Tidak Ditutup
- account_circle Muhammad Fadli
- calendar_month Jum, 6 Mar 2026
- visibility 20

HAMRANEWS – Penerbangan jemaah umrah dari Indonesia menuju Arab Saudi tetap berjalan meski situasi geopolitik di Timur Tengah memanas.
Hingga saat ini, jalur penerbangan langsung (direct flight) menuju Jeddah dan Madinah masih dibuka sehingga travel umrah tetap dapat memberangkatkan jemaah sesuai jadwal.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa pemerintah belum menangguhkan keberangkatan jemaah umrah karena akses penerbangan menuju Arab Saudi masih tersedia.
Menurutnya, bandara utama yang menjadi pintu masuk jemaah umrah, yakni King Abdulaziz International Airport di Jeddah dan bandara di Madinah, masih beroperasi normal.
“Belum ada penangguhan keberangkatan umrah karena sampai saat ini penerbangan ke Saudi, khususnya ke Jeddah dan Madinah, belum ada penutupan,” ujarnya, Selasa 3 Maret 2026.
Direct Flight Indonesia–Saudi Tetap Aman
Penerbangan langsung dari Indonesia menuju Arab Saudi yang dilayani maskapai nasional masih berjalan normal. Maskapai seperti Garuda Indonesia dan Lion Air belum terdampak konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah.
Meski rute mereka melintasi wilayah udara Timur Tengah, operasional kedua maskapai tersebut masih berjalan tanpa gangguan untuk penerbangan menuju Jeddah.
Namun, beberapa maskapai asing justru terdampak situasi geopolitik tersebut. Sejumlah penerbangan yang biasanya digunakan jemaah umrah dengan rute transit mengalami pembatalan.
Maskapai yang tercatat menghentikan atau menunda operasional penerbangannya antara lain Qatar Airways, Emirates, Etihad Airways, Malaysia Airlines, Singapore Airlines, Scoot, Philippine Airlines, IndiGo, SriLankan Airlines, serta China Southern Airlines.
Sementara itu, Saudia masih melakukan pemantauan terhadap beberapa rute di kawasan Timur Tengah.
Jemaah Beralih ke Maskapai Domestik
Akibat pembatalan sejumlah penerbangan transit, sebagian jemaah umrah Indonesia akhirnya mencari alternatif penerbangan langsung untuk kembali ke Tanah Air.
Salah satunya dialami Via (28), jemaah umrah mandiri yang awalnya dijadwalkan pulang menggunakan Qatar Airways melalui Doha pada 1 Maret 2026.
Namun setelah maskapai tersebut menghentikan operasional sementara akibat situasi keamanan, ia dan keluarganya memutuskan mencari penerbangan langsung dari Jeddah ke Indonesia.
Mereka akhirnya mendapatkan tiket penerbangan Garuda Indonesia dari Jeddah pada 1 Maret malam dan tiba di Indonesia dengan selamat keesokan harinya tanpa kendala selama perjalanan.
Travel Umrah Tetap Beroperasi
Dengan masih terbukanya bandara di Jeddah dan Madinah serta tersedianya penerbangan langsung dari Indonesia, travel umrah tetap melanjutkan keberangkatan jemaah.
Pemerintah juga terus berkoordinasi dengan maskapai untuk memastikan keselamatan penumpang, termasuk menyediakan penginapan jika terjadi pembatalan penerbangan serta mengarahkan jemaah untuk menggunakan maskapai alternatif.
Situasi ini membuat perjalanan umrah dari Indonesia ke Arab Saudi masih dapat berlangsung, selama jalur penerbangan langsung tidak ditutup oleh otoritas setempat.
- Penulis: Muhammad Fadli
- Editor: Fitriani Heli



