Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Umrah » Plus Minus Umrah Mandiri Menurut Muthawif di Tanah Suci

Plus Minus Umrah Mandiri Menurut Muthawif di Tanah Suci

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
  • visibility 235

SAUDI – Tren ibarah umrah secara mandiri, alias tanpa menggunakan jasa Biro Perjalanan atau travel, sedang ramai diperbincangkan di Tanah Air.

Hal itu menyusul regulasi terbaru pemerintah yang melegalkan perjalanan umrah dengan mengurus diri sendiri tersebut. Salah satu alasan utama banyak yang berpikir lebih baik umrah mandiri adalah, biayanya lebih murah. Apakah benar?

Muthawif asal Indonesia di Tanah Suci, lewat akun Kangmumu, menjelaskan plus minus umrah mandiri. Menurut dia, tidak sepenuhnya umrah mandiri itu murah.

“Trennya saat ini umrah mandiri, karena katanya murah. Kalau menurutku, kalau dibilang murah, sebenarnya bisa jadi lebih ngga murah,” ungkapnya.

Umrah mandiri, menurut muthawif Kangmumu, bisa jadi justru mahal, atau bisa juga benar-benar murah dengan ketentuan beberapa item akomodasi di Tanah Suci yang harus diturunkan kualitasnya.

“Misalnya, kalau umrah lewat travel, biasanya satu kamar hotel dibagi berempat bayarnya (satu kamar empat ranjang). Nah, umrah mandiri, misalnya umrah sendiri, satu kamar hotel pembayarannya cuma tertumpu pada satu jemaah,” ungkap dia.

Jadi, jika umrah mandiri bisa membayar hotel yang lebih murah, bisa jadi karena hotelnya jauh dari Masjidilharam.

Selain itu, jika biaya-biaya lainnya murah, bisa jadi tidak makan di hotel, tapi makan di tempat makan yang lebih murah, dan menggunakan bus yang lebih murah juga. “Jadi ini opsional,” ungkapnya.

Muthawwif tersebut menjelaskan pengalamannya tentang hotel-hotel di ring 1 Makkah, yang terdekat dari Kabah, yang sulit didapatkan jika lewat jalur mandiri.

“Sulit bagi umrah mandiri dapat kamar di ring 1. Belum lagi permasalahan lain, yakni kendala bahasa. Karena tidak semua orang di sini (Arab Saudi) bisa berbahasa Inggris. Bahkan Bahasa Arab pun, mereka berbicara tidak seperti bahasa arab yang kita pelajari,” ungkapnya.

Sehingga, menurut dia, umrah mandiri sangat tidak disarankan untuk jemaah yang masih awam, pemula dan belum tahu medan.

“Kalau cocok, cocok untuk kalangan yang sudah sering dan sudah paham medan,” ungkapnya.

Meski begitu, umrah mandiri tetap menarik baginya, karena tentu membuat jalan ke Baitullah semakin banyak. “Sehingga, bagi teman-teman, mulai saja dari hari ini tunuk menabung impian dan doa, agar perjalanannya ke Tanah Suci dilancarkan,” ungkapnya.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • masjidilharam, kabah, haji khusus,

    58.873 Jemaah Umrah RI di Saudi di Tengah Eskalasi Konflik Timur Tengah, Kemenhaj Terus Monitor

    • calendar_month Ming, 1 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 102
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah berdampak pada sejumlah penerbangan dari dan menuju Arab Saudi. Beberapa maskapai dilaporkan melakukan perubahan rute maupun penundaan jadwal penerbangan sebagai langkah antisipatif terhadap dinamika situasi regional. Kondisi tersebut turut berpengaruh terhadap jadwal keberangkatan dan kepulangan jemaah umrah Indonesia, baik yang saat ini berada di Arab Saudi maupun […]

    Bagikan Berita:
  • Kisah Jemaah Haji yang Diklaim Usia 104 Tahun, Tuntaskan Ibadah Haji Tanpa Kursi Roda

    Kisah Jemaah Haji yang Diklaim Usia 104 Tahun, Tuntaskan Ibadah Haji Tanpa Kursi Roda

    • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 266
    • 0Komentar

    SAUDI – Kisah inspiratif itu datang dari sosok Fatahula La Aba, jemaah haji asal Kabupaten Sikka, Maumere, Nusa Tenggara Timur. Di usianya yang sudah 104 tahun, Fatahula berhasil menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji 2025 tanpa kendala berarti—bahkan tanpa bantuan kursi roda. Kakek 12 anak ini kembali ke Tanah Air melalui Debarkasi Surabaya dengan kondisi sehat […]

    Bagikan Berita:
  • Kepadatan di Masjidilharam

    Ekonomi Daerah Juga Harus Terdampak Aktivitas Haji, Bukan Cuma Untungkan Arab

    • calendar_month Ming, 8 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 108
    • 0Komentar

    HAMRANEWS — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (Ditjen PE2HU) saat ini sedang mendorong penguatan ekosistem ekonomi haji di daerah agar mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi perekonomian nasional. Ini dilakukan agar perputaran ekonomi dari aktivitas haji tidak cuma menguntungkan Arab Saudi. Direktur Jenderal PE2HU, […]

    Bagikan Berita:
  • Pelunasan Haji untuk CJH yang Terdampak Bencana di Sumatera-Aceh Kemungkinan Diperpanjang

    Pelunasan Haji untuk CJH yang Terdampak Bencana di Sumatera-Aceh Kemungkinan Diperpanjang

    • calendar_month Sab, 27 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Bagikan Berita:

    Bagikan Berita:
  • Sint Travel Berangkatkan Jemaah Umrah Perdana Musim 1447 H

    Sint Travel Berangkatkan Jemaah Umrah Perdana Musim 1447 H

    • calendar_month Jum, 4 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 402
    • 0Komentar

    MADINAH — Sint Travel, anak perusahaan Tazkiyah Group, memulai pemberangkatan umrahnya untuk musim 1447 Hijriah. Pemberangkatan perdana dilakukan Kamis, 3 Juli 2025. Ada 40 jemaah yang terbang ke tanah suci dengan maskapai Singapore Airlines Group. Direktur Sint Travel, Helfitri Tahir menuturkan, 40 jemaah adalah jumlah maksimal yang diberangkatkan setiap kelompok. “Supaya pelayanan bisa maksimal. Pembimbing bisa […]

    Bagikan Berita:
  • Kantor Imigrasi Bandara Soetta Catat 264 Orang Jemaah Haji Ilegal Berhasil Digagalkan Selama Musim 2025

    Kantor Imigrasi Bandara Soetta Catat 264 Orang Jemaah Haji Ilegal Berhasil Digagalkan Selama Musim 2025

    • calendar_month Kam, 22 Mei 2025
    • account_circle Imam Dzulkifli
    • visibility 268
    • 0Komentar

    JAKARTA – Sepanjang musim 2025, Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara Soekarno Hatta (Soetta) di Tangerang, Banten, berhasil menggagalkan sedikitnya 264 jemaah haji yang berusaha ke Tanah Suci dengan cara ilegal atau tidak resmi. Mengutip dari antara pada Kamis 22 Mei 2025, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) […]

    Bagikan Berita:
expand_less