Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Umrah » Plus Minus Umrah Mandiri Menurut Muthawif di Tanah Suci

Plus Minus Umrah Mandiri Menurut Muthawif di Tanah Suci

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
  • visibility 347
  • print Cetak

SAUDI – Tren ibarah umrah secara mandiri, alias tanpa menggunakan jasa Biro Perjalanan atau travel, sedang ramai diperbincangkan di Tanah Air.

Hal itu menyusul regulasi terbaru pemerintah yang melegalkan perjalanan umrah dengan mengurus diri sendiri tersebut. Salah satu alasan utama banyak yang berpikir lebih baik umrah mandiri adalah, biayanya lebih murah. Apakah benar?

Muthawif asal Indonesia di Tanah Suci, lewat akun Kangmumu, menjelaskan plus minus umrah mandiri. Menurut dia, tidak sepenuhnya umrah mandiri itu murah.

“Trennya saat ini umrah mandiri, karena katanya murah. Kalau menurutku, kalau dibilang murah, sebenarnya bisa jadi lebih ngga murah,” ungkapnya.

Umrah mandiri, menurut muthawif Kangmumu, bisa jadi justru mahal, atau bisa juga benar-benar murah dengan ketentuan beberapa item akomodasi di Tanah Suci yang harus diturunkan kualitasnya.

“Misalnya, kalau umrah lewat travel, biasanya satu kamar hotel dibagi berempat bayarnya (satu kamar empat ranjang). Nah, umrah mandiri, misalnya umrah sendiri, satu kamar hotel pembayarannya cuma tertumpu pada satu jemaah,” ungkap dia.

Jadi, jika umrah mandiri bisa membayar hotel yang lebih murah, bisa jadi karena hotelnya jauh dari Masjidilharam.

Selain itu, jika biaya-biaya lainnya murah, bisa jadi tidak makan di hotel, tapi makan di tempat makan yang lebih murah, dan menggunakan bus yang lebih murah juga. “Jadi ini opsional,” ungkapnya.

Muthawwif tersebut menjelaskan pengalamannya tentang hotel-hotel di ring 1 Makkah, yang terdekat dari Kabah, yang sulit didapatkan jika lewat jalur mandiri.

“Sulit bagi umrah mandiri dapat kamar di ring 1. Belum lagi permasalahan lain, yakni kendala bahasa. Karena tidak semua orang di sini (Arab Saudi) bisa berbahasa Inggris. Bahkan Bahasa Arab pun, mereka berbicara tidak seperti bahasa arab yang kita pelajari,” ungkapnya.

Sehingga, menurut dia, umrah mandiri sangat tidak disarankan untuk jemaah yang masih awam, pemula dan belum tahu medan.

“Kalau cocok, cocok untuk kalangan yang sudah sering dan sudah paham medan,” ungkapnya.

Meski begitu, umrah mandiri tetap menarik baginya, karena tentu membuat jalan ke Baitullah semakin banyak. “Sehingga, bagi teman-teman, mulai saja dari hari ini tunuk menabung impian dan doa, agar perjalanannya ke Tanah Suci dilancarkan,” ungkapnya.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Guru Besar Hukum Nilai Yaqut Tak Melanggar Saat Membuat Keputusan Pembagian Kuota Haji

    Guru Besar Hukum Nilai Yaqut Tak Melanggar Saat Membuat Keputusan Pembagian Kuota Haji

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 404
    • 0Komentar

    JAKARTA – Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Lampung (Unila) Rudy, menilai, keputusan Yaqut Cholil Qoumas dalam membagi peruntukan kuota tambahan dari Arab Saudi saat menjadi Menteri Agama RI, tidak melawan hukum. Hal ini disampaikan Rudy, asat menanggapi perdebatan seputar kewenangan Menteri Agama (Menag) RI dalam pembagian kuota haji, yang kini sedang diusut Komisi Pemberantasan Korupsi […]

    Bagikan Berita:
  • Rupiah Melemah hingga Avtur Naik Bikin Penghitungan Biaya Haji 2027 Lebih Berat

    Rupiah Melemah hingga Avtur Naik Bikin Penghitungan Biaya Haji 2027 Lebih Berat

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 62
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI Mochamad Irfan Yusuf mengungkapkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1448 H/2027 M berpotensi mengalami penyesuaian seiring meningkatnya berbagai komponen biaya penyelenggaraan haji. Hal itu disampaikan Menhaj saat membuka Evaluasi Penguatan Layanan Penyelenggaraan Ibadah Haji Provinsi Kalimantan Selatan dan Embarkasi Banjarmasin Tahun 1447 H/2026 M di Banjarbaru, Kamis […]

    Bagikan Berita:
  • Kemenhaj Buka Peluang Pidanakan Travel Penelantar Jemaah Umrah, Tak Cuma Dicabut Izinnya

    Kemenhaj Buka Peluang Pidanakan Travel Penelantar Jemaah Umrah, Tak Cuma Dicabut Izinnya

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 47
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI membuka peluang membawa Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang menelantarkan jemaah ke ranah pidana. Pemerintah menegaskan pelaku tidak cuma akan dikenai sanksi administratif berupa pencabutan izin operasional, tetapi juga dapat diproses secara hukum jika terbukti melakukan penipuan atau merugikan jemaah. Penegasan tersebut disampaikan Wakil Menteri Haji dan […]

    Bagikan Berita:
  • Dorong Jemaah Haji Indonesia Belanja Pakai QRIS, BI Diskusi dengan Otoritas Saudi

    Dorong Jemaah Haji Indonesia Belanja Pakai QRIS, BI Diskusi dengan Otoritas Saudi

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 449
    • 0Komentar

    JAKARTA – Transaksi dengan QRIS, sudah lumrah dipakai oleh sebagian besar masyarakat di Indonesia. Fitur pembayaran dari Bank Indonesia ini sedang digencarkan agar bisa digunakan di luar negeri, termasuk di Arab Saudi. Oleh para jemaah haji ketika sedang berbelanja di Makkah ataupun Madinah. Bank Indonesia (BI) menyampaikan saat ini tengah mendorong supaya sistem pembayaran QRIS […]

    Bagikan Berita:
  • Tidak Ada Pelarangan Umrah, KJRI Catat 10.060 Jemaah Sudah Tiba di RI dengan Selamat

    Tidak Ada Pelarangan Umrah, KJRI Catat 10.060 Jemaah Sudah Tiba di RI dengan Selamat

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 250
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Hingga saat ini, pemerintah tidak mengeluarkan larangan untuk melaksakan ibadah umrah di tengah eskalasi perang di Timur Tengah. Pemerintah sejauh ini mengimbau jemaah untuk selalu berkoordinasi dengan travel sembari meningkatkan pengawasan dan pendampingan untuk keselamatan jemaah. Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah memastikan proses pemulangan jemaah umrah ke Indonesia berjalan dengan pengawasan […]

    Bagikan Berita:
  • Arab Saudi Akan Bolehkan Warga Asing Beli Properti di Negaranya, Asalkan di Luar Makkah-Madinah

    Arab Saudi Akan Bolehkan Warga Asing Beli Properti di Negaranya, Asalkan di Luar Makkah-Madinah

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 599
    • 0Komentar

    RIYADH – Pemerintah Arab Saudi resmi mengumumkan undang-undang baru yang mengatur kepemilikan properti pihak asing. Regulasi terbaru tersebut merupakan perubahan besar dalam sektor properti. Dipublikasikan di Umm Al-Qura Gazette pada Jumat 25 Juli 2025 dan akan mulai berlaku 180 hari setelah tanggal penerbitan. Menurut laporan Saudi Gazette, aturan baru ini memberikan hak kepemilikan maupun hak […]

    Bagikan Berita:
expand_less