Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Bayar Pakai QRIS di Arab Saudi Nanti Bisa dengan Kartu Nusuk, BI Siapkan Sistemnya

Bayar Pakai QRIS di Arab Saudi Nanti Bisa dengan Kartu Nusuk, BI Siapkan Sistemnya

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
  • visibility 280

HAMRANEWS — Transaksi menggunakan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) kini sudah mendunia. Setelah sukses digunakan di Malaysia, Singapura, Thailand, dan Jepang, kini Bank Indonesia (BI) tengah menyiapkan langkah besar berikutnya: memperluas penggunaan QRIS ke China, India dan Arab Saudi.

Menariknya, untuk Arab Saudi, BI menyiapkan model QRIS yang berbeda. Bukan melalui aplikasi mobile banking di ponsel seperti biasanya, melainkan menggunakan kartu Nusuk –kartu identitas dan akses resmi bagi jemaah umrah dan haji di Tanah Suci.

Dua model yang memang telah digunakan dalam QRIS, yakni berupa scan barcode dan QRIS Tap dengan cara menempelkan ponsel pada alat pembayaran.

Namun untuk di Arab Saudi, menurut Perry, akan menggunakan kartu nusuk terlebih dahulu. Karena untuk mengaktifkan QRIS di mobile banking, butuh waktu integrasi dengan sistem perbankan Indonesia.

Menurut Gubernur BI Perry Warjiyo, pihaknya tengah mengembangkan sistem agar kartu Nusuk nantinya bisa langsung digunakan untuk transaksi berbasis QRIS, termasuk pembelian kebutuhan harian jemaah.

“Kalau jemaah umrah nanti akan dapat kartu Nusuk, dan kartu itu disambungkan ke QRIS. Jadi bisa untuk belanja di mana saja di Arab Saudi, lalu bisa di-top up kalau saldonya kurang,” jelas Perry dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI, 22 Agustus 2025.

Ia menambahkan, tahap awal akan menggunakan versi QRIS Tap atau sistem uang elektronik, sebelum nantinya tersambung ke sistem perbankan penuh antara Indonesia dan Arab Saudi.

Perry menjelaskan, kerja sama antara BI dan otoritas keuangan Arab Saudi kini dalam tahap penyelesaian. Bila terealisasi, hal ini akan sangat membantu jutaan jemaah haji dan umrah asal Indonesia agar lebih mudah melakukan transaksi tanpa perlu menukar uang tunai.
“Setelah Malaysia, Singapura, dan Thailand, sekarang QRIS sudah bisa dipakai di Jepang. Kami juga akan mencoba kerja sama dengan China dan Saudi Arabia mendukung QRIS untuk jemaah umrah dan haji,” ujarnya.

Saat ini, menurut data BI, QRIS telah digunakan oleh 57 juta pengguna dan 40 juta merchant, sebagian besar di sektor UMKM. BI memastikan akan terus memperluas kerja sama internasional dan mendukung stabilitas ekonomi nasional. “Kami akan terus mendukung program-program pemerintah menjaga stabilitas, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta memperkuat koordinasi fiskal dan moneter,” tutup Perry.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tazkiyah Tour Siapkan Tim Dokter Ahli demi Kesehatan Jemaah Haji Khusus, Termasuk Psikiater hingga Lab

    Tazkiyah Tour Siapkan Tim Dokter Ahli demi Kesehatan Jemaah Haji Khusus, Termasuk Psikiater hingga Lab

    • calendar_month Ming, 30 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 140
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Tazkiyah Tour menegaskan komitmen untuk memberikan layanan haji khusus yang aman, nyaman, dan sesuai standar kesehatan terbaru. Dalam Podcast Haji Tazkiyah yang tayang di kanal YouTube Tazkiyah Tour pada 27 November 2025, dokter pendamping mengungkapkan keseriusan perusahaan untuk menjamin kesehatan Calon jemaah 2026 agar memenuhi kriteria sehat sesuai standar yang diberikan Arab Saudi. […]

    Bagikan Berita:
  • Dahnil Anzar Simanjuntak

    BP Haji Perketat Rekrutmen Petugas, Dahnil: Tak Ada Lagi yang Cuma Nebeng-nebeng

    • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 220
    • 0Komentar

    JAKARTA – Badan Penyelenggara (BP) Haji bakal memikul penuh tanggung jawab operasional haji Indonesia mulai 2026, setelah resmi beralih dari Kementerian Agama (Kemenag). Meskipum musim haji 2025 telah selesai, Wakil Kepala BP Haji, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan ada catatan penting terkait kualitas petugas haji di lapangan. Dalam evaluasi di Kantor BP Haji, Thamrin, Jakarta Pusat, […]

    Bagikan Berita:
  • Tahun 2026, BP Haji Cuma Akan Menggunakan Dua atau Tiga Perusahan Syarikah

    Tahun 2026, BP Haji Cuma Akan Menggunakan Dua atau Tiga Perusahan Syarikah

    • calendar_month Rab, 6 Agu 2025
    • account_circle Imam Dzulkifli
    • visibility 221
    • 0Komentar

    SAUDI – Evaluasi sistem syarikah menjadi salah satu perhatian Badan Penyelenggara (BP) Haji terkait pelaksanaan ibadah tahun depan. Lembaga yang resmi mengambil alih pelaksanaan haji dari Kemenag itu, akan menggandeng dua atau tiga syarikah dalam pelaksanaan Haji 1447 Hijriah atau 2026 Masehi. Kepala BP Haji, Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan), mengatakan keputusan ini diambil setelah […]

    Bagikan Berita:
  • Fenomena Umrah di Tanah Air: Jemaah Kabur, Kasus Penipuan hingga Pro-Kontra Umrah Mandiri

    Fenomena Umrah di Tanah Air: Jemaah Kabur, Kasus Penipuan hingga Pro-Kontra Umrah Mandiri

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 212
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Ibadah umrah yang merupakan perjalanan spiritual yang disyariatkan oleh Agama, berkembang menjadi fenomena sosial dan ladang bisnis yang kompleks di Indonesia. Di satu sisi, minat masyarakat untuk berangkat ke Tanah Suci meningkat pesat, namun di sisi lain, berbagai persoalan muncul. Mulai dari modus penyelundupan tenaga kerja berkedok umrah, jemaah yang kabur di Arab […]

    Bagikan Berita:
  • Ramai Wakaf Alquran di Tanah Suci, Ustaz Nur Syahid Ingatkan Masyarakat Pelosok Lebih Banyak yang Butuh

    Ramai Wakaf Alquran di Tanah Suci, Ustaz Nur Syahid Ingatkan Masyarakat Pelosok Lebih Banyak yang Butuh

    • calendar_month Sen, 16 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 50
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Polemik wakaf mushaf Alquran Taqy Malik yang dinilai ada aroma mark up, turut mendapat tanggapan dari Andi Muhammad Nur Syahid, pendiri Sekolah dan Pesantren Kurir Langit. Dalam pernyataannya, ia mengajak umat Islam untuk tidak larut dalam hiruk-pikuk perdebatan, melainkan menjadikan momentum tersebut sebagai sarana meningkatkan literasi dan kecerdasan dalam berwakaf. “Lagi ramai soal […]

    Bagikan Berita:
  • Dua Syarikah yang Melayani Jemaah Haji 2026, Intip Rekam Jejaknya

    Dua Syarikah yang Melayani Jemaah Haji 2026, Intip Rekam Jejaknya

    • calendar_month Sab, 4 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 416
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) telah menetapkan pada tahun 2026, cuma dua syarikah atau perusahaan yang akan melayani jemaah haji Indonesia. Keputusan tersebut setelah proses lelang ketat yang diikuti lebih dari 150 perusahaan di Arab Saudi. “Syarikah itu yang ikut seleksi ada lebih dari 150 syarikah. Dalam proses lelang dan segala macam terpilih […]

    Bagikan Berita:
expand_less