Ini Daftar Embarkasih Haji 2026, Ada Tambahan Embarkasih Baru di Yogyakarta
- account_circle Muhammad Fadli
- calendar_month Jum, 14 Nov 2025
- visibility 309

Illustrasi jemaah berangkat di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.(sulsel.kemenag.go.id)
HAMRANEWS – Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia telah menetapkan dua maskapai resmi untuk melayani penerbangan jemaah haji Indonesia pada musim haji 1447 H/2026 M. Mengutip informasi dari akun Instagram resmi @kemenhaj.ri, kedua maskapai tersebut adalah Garuda Indonesia dan Saudi Airlines, yang akan melayani total 204.362 jemaah dan petugas kloter dari 14 bandara embarkasi/debarkasi di seluruh Indonesia.
Menariknya, pada penyelenggaraan haji 2026 terdapat tambahan embarkasih baru, yaitu Embarkasih Yogyakarta (YIA), yang untuk pertama kalinya resmi melayani jemaah haji.
Daftar Embarkasih Haji 2026
1. Garuda Indonesia
Akan melayani sekitar 102.502 jemaah dari 11 embarkasih berikut:
Aceh
Medan
Padang
Sebagian Jakarta Pondok Gede
Banten
Surakarta
Yogyakarta
Banjarmasin
Balikpapan
Makassar
Lombok
2. Saudi Airlines
Akan melayani sekitar 101.860 jemaah dari 6 embarkasih berikut:
Batam
Palembang
Sebagian Jakarta Pondok Gede
Jakarta Bekasi
Kertajati atau Indramayu
Surabaya
Secara total, 525 kloter akan diberangkatkan selama 30 hari masa operasional, dengan jadwal keberangkatan dan kepulangan yang telah terintegrasi antara kedua maskapai.
Rencana Perjalanan Haji 2026 (RPH)
Berikut jadwal penting penyelenggaraan haji 2026:
21 April 2026: Jemaah masuk asrama haji
22 April – 6 Mei 2026: Keberangkatan gelombang I dari Indonesia ke Madinah
1–15 Mei 2026: Perpindahan gelombang I dari Madinah ke Makkah
7–21 Mei 2026: Keberangkatan gelombang II dari Indonesia ke Jeddah
25 Mei 2026: Pemberangkatan jemaah dari Makkah ke Arafah
26 Mei 2026: Wukuf di Arafah
27 Mei 2026: Idul Adha 1447 H
28–30 Mei 2026: Hari Tasyriq
1 Juni 2026: Awal pemulangan gelombang I dari Jeddah
7–21 Juni 2026: Pergerakan gelombang II dari Makkah ke Madinah
30 Juni 2026: Akhir pemulangan gelombang II
1 Juli 2026: Kedatangan terakhir jemaah di Tanah Air
Yogyakarta Resmi Jadi Embarkasih Haji 2026
Penetapan Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) sebagai embarkasih dan debarkasih haji dituangkan dalam Keputusan Menteri Haji dan Umrah RI Nomor 11 Tahun 2025. Keputusan tersebut sekaligus mewujudkan harapan Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), agar DIY menjadi embarkasih haji mulai 2026.
Deputi Kemenko Infrastruktur dan Kewilayahan, Nazib Faizal, menyebut bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut arahan Menko AHY untuk memaksimalkan pemanfaatan infrastruktur strategis di Yogyakarta dan daerah sekitarnya.
Konsep Hotel Bubble, Lebih Nyaman untuk Jemaah
Salah satu ciri khas dari embarkasih YIA adalah penerapan konsep Hotel Bubble, di mana jemaah tidak perlu lagi masuk ke Asrama Haji seperti embarkasih lainnya. Sebagai gantinya, jemaah akan ditempatkan di hotel-hotel sekitar bandara yang telah memenuhi standar pelayanan haji.
Manfaat konsep ini antara lain:
- Proses keberangkatan lebih cepat dan praktis
- Tingkat kenyamanan jemaah meningkat
- Mendorong pertumbuhan ekonomi Kulonprogo
- Menggerakkan sektor hotel, transportasi, dan UMKM lokal
- YIA Siap Layani Penerbangan Haji
General Manager Bandara Internasional Yogyakarta, Ruly Artha, mengungkapkan bahwa penetapan YIA sebagai embarkasih merupakan bentuk pengakuan atas kualitas infrastruktur bandara tersebut. YIA memiliki:
- Landasan pacu 3.250 meter yang mampu didarati Boeing 777 dan Airbus A330
- Terminal modern berkapasitas besar
- Fasilitas dan layanan yang siap mendukung operasional ibadah haji secara efisien
Kloter pertama dari YIA dijadwalkan berangkat 22 April 2026, melayani jemaah dari:
- Kota Yogyakarta
- Sleman
- Bantul
- Gunungkidul
- Kulonprogo
- Karesidenan Kedu (Jateng): Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Temanggung, Magelang, Kota Magelang
Hasil Kolaborasi Lintas Lembaga
Penetapan YIA sebagai embarkasih merupakan hasil koordinasi antara:
Kementerian Haji dan Umrah
Kementerian Perhubungan
Pemprov DIY
Pemkab Kulonprogo
PT Angkasa Pura Indonesia
Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat pemerataan layanan haji dan memperluas akses konektivitas udara di luar wilayah Jawa bagian barat.
“Dengan dukungan infrastruktur yang modern, YIA kini tidak hanya menjadi gerbang wisata dan ekonomi, tetapi juga gerbang ibadah bagi jemaah haji di Yogyakarta dan sekitarnya,” tutup Deputi Nazib.
- Penulis: Muhammad Fadli
- Editor: Fitriani Heli



