Larangan Memotret di Kawasan Masjidilharam Cuma Rumor
- account_circle Muhammad Fadli
- calendar_month Sel, 9 Des 2025
- visibility 90

Jemaah haji khusus Tazkiyah Tour di Makkah Hotel bersiap menuju Masjidilharam. (FOTO: TIM MEDIA TAZKIYAH)
HAMRANEWS – Media sosial diramaikan rumor larangan merekam gambar di Kawasan Masjidilharam. Kabar ini tidak benar.
Klaim tersebut dipastikan hoaks setelah dicek ke berbagai kanal resmi yang biasa merilis informasi seputar penyelenggaraan haji.
Unggahan menyesatkan tersebut menyebar cepat lewat akun-akun yang tidak terverifikasi.
Narasinya menyebut pemerintah Saudi menerapkan aturan baru demi menghindari kepadatan dan gangguan jamaah selama ibadah. Namun, tidak ada satu pun sumber resmi yang pernah mengeluarkan pengumuman seperti itu.
Tidak Ada Larangan Baru dari Otoritas Haji Saudi
Sampai saat ini, Kementerian Haji dan Umrah Saudi maupun lembaga terkait lainnya tidak merilis aturan tentang pelarangan total fotografi selama haji 2026.
Dilansir dari The Islamic Information yang turut mengonfirmasi berbagai sumber kredibel, tidak ada kebijakan baru yang melarang swafoto, foto, atau video di Dua Masjid Suci.
Yang tetap berlaku hanyalah pedoman etika umum—aturan lama yang meminta jamaah tetap menghormati sekitar, tidak mengganggu alur ibadah, dan mengutamakan ketertiban. Pedoman itu berlaku sepanjang tahun, baik di musim haji maupun Ramadan.
Otoritas mengingatkan bahwa isu serupa kerap bermunculan menjelang periode haji.
Pola penyebarannya sama: berawal dari unggahan pribadi tanpa sumber, kemudian ramai dibagikan hingga disalahpahami sebagai keputusan resmi.
Masyarakat dan calon jamaah diminta untuk selalu mengecek ulang setiap informasi yang beredar, terutama jika terkait peraturan ibadah haji. Kanal resmi pemerintah Saudi menjadi satu-satunya rujukan yang sah.
- Penulis: Muhammad Fadli
- Editor: Fitriani Heli



