Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » 46.500 Jemaah Reguler Sudah Lunasi Biaya Haji 2026

46.500 Jemaah Reguler Sudah Lunasi Biaya Haji 2026

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Kam, 11 Des 2025
  • visibility 277

Terkini, Jakarta – Pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) untuk musim haji 2026 tengah berjalan, dan data terbaru menunjukkan perkembangan yang menarik.

Dari total kuota jemaah haji reguler sebanyak 201.585 orang, 46.500 calon jemaah sudah melunasi Bipih, atau sekitar 23,07 persen.

Sementara itu, 83.882 jemaah reguler sudah memenuhi syarat kesehatan (istitaah).

Di sisi lain, progres pelunasan jemaah haji khusus masih sangat minim. Dari kuota 16.572 orang, baru 205 orang yang melunasi Bipih, setara dengan 0,82 persen.

Meski begitu, sebanyak 1.043 calon jemaah haji khusus sudah memenuhi istitaah.

Pemeriksaan Kesehatan Lebih Ketat

Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri, Kementerian Haji dan Umrah, Nurchalis, menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan sebelum pelunasan Bipih. Sistem ini serupa dengan tahun sebelumnya, namun ada satu perbedaan signifikan.

“Bedanya, tahun ini kami meminta agar pemeriksaan kesehatan dilakukan lebih ketat dan sesuai aturan.

Hal ini dilakukan karena berdasarkan hasil evaluasi pemerintah Arab Saudi untuk musim haji 2025, dijumpai jemaah haji Indonesia yang seharusnya tidak memenuhi syarat kesehatan namun bisa berangkat haji,” ungkap Nurchalis kepada Media Indonesia, Rabu, 10 Desember 2025.

Ia juga meminta agar calon jemaah segera menjalani pemeriksaan kesehatan. Kebijakan ini berlaku sama untuk semua tahap pelunasan, baik tahap 1 maupun tahap 2.

Sosialisasi pun sedang digencarkan melalui jajaran Kementerian Haji dan Umrah di daerah, KBIHU, hingga bank yang membantu mengingatkan jemaah.

“Selain itu, kami akan mengintesifkan sosialiasi melalui semua pihak seperti jajaran Kementerian Haji dan Umrah daerah, KBIHU, dan bahkan bank.

Kami juga melibatkan bank untuk mengingatkan jemaah agar secepatnya melakukan pemeriksaan kesehatan dan melakukan pelunasan,” tegas Nurchalis.

Keluhan Jemaah soal Pemeriksaan Kesehatan

Meski demikian, banyak calon jemaah yang mengeluhkan proses pemeriksaan kesehatan yang rumit dan memakan waktu. Beberapa bahkan harus datang hingga lima kali ke fasilitas kesehatan (faskes) untuk menyelesaikan pemeriksaan.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, menegaskan bahwa kini urusan pemeriksaan kesehatan jemaah haji bukan lagi di bawah Kemenkes, melainkan Kementerian Haji dan Umrah melalui Puskeshaji.

“Sebaiknya bisa diperdalam dengan Kementerian Haji dan Umrah karena sekarang itu Puskeshaji sudah pindah ke sana,” jelas Aji.

Dengan pengawasan yang lebih ketat, pemerintah berharap proses pelunasan dan pemenuhan syarat kesehatan dapat berjalan lancar, sekaligus memastikan seluruh calon jemaah siap berangkat haji sesuai regulasi.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Duh, Arab Saudi Mau Kurangi Kuota Haji RI Hingga 50 Persen karena Kesemrawutan Pelayanan Tahun Ini

    Duh, Arab Saudi Mau Kurangi Kuota Haji RI Hingga 50 Persen karena Kesemrawutan Pelayanan Tahun Ini

    • calendar_month Kam, 12 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 482
    • 0Komentar

    SAUDI – Arab Saudi disebutkan bakal memotong kuota haji Indonesia hingga 50 persen. Potongan sebesar ini, jika diberlakukan sudah pasti akan membuat daftar tunggu haji semakin panjang. Wakil Kepala Badan Penyelenggara Haji, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengungkap detil alasan Arab Saudi memotong kuota umrah. “Mereka menyampaikan melalui Deputi Kerja Sama Lembaga dan Luar Negeri bahwa penyelenggaraan […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Haji Hilang di Tanah Suci Belum Ditemukan, Malah Bertambah Jadi Tiga

    Jemaah Haji Hilang di Tanah Suci Belum Ditemukan, Malah Bertambah Jadi Tiga

    • calendar_month Sen, 23 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 312
    • 0Komentar

    SAUDI — Bertambahnya jumlah jemaah haji Indonesia yang hilang di Arab Saudi menjadi tiga orang per 22 Juni 2025 menimbulkan pertanyaan besar soal kemampuan sistem pengelolaan jemaah haji, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia dan penderita demensia. Kasus terbaru, Hasbullah (73), jemaah dari kloter BDJ 07 yang dilaporkan hilang sejak Selasa dini hari, 17 Juni […]

    Bagikan Berita:
  • Calon Haji 2026 dari Sumatera-Aceh Terancam Gagal Berangkat, Kuota Dioper ke Daerah Lain

    Calon Haji 2026 dari Sumatera-Aceh Terancam Gagal Berangkat, Kuota Dioper ke Daerah Lain

    • calendar_month Kam, 25 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 238
    • 0Komentar

    SAUDI — Ribuan calon jemaah haji asal Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terancam gagal berangkat pada musim haji 2026. Dampaknya bukan hanya penundaan keberangkatan, tetapi juga kemungkinan kuota haji ketiga provinsi tersebut dialihkan ke daerah lain akibat belum terpenuhinya tahapan administrasi dan pelunasan biaya pascabencana banjir dan longsor. Bencana besar yang melanda wilayah Sumatera […]

    Bagikan Berita:
  • Menag Klaim Arab Saudi Penuhi Permohonan Prabowo untuk Kampung Haji

    Menag Klaim Arab Saudi Penuhi Permohonan Prabowo untuk Kampung Haji

    • calendar_month Kam, 3 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 646
    • 0Komentar

    SAUDI – Rencana Presiden Prabowo Subianto untuk membangun kampung haji –yang di dalamnya juga termasuk perumahan haji disambut baik Perdana Mengeri Kerajaan Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al Saud (MBS). Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, bahkan mengklaim Arab Saudi memenuhi permohonan presiden terkait perumahan haji tersebut. Diketahui, Presiden Prabowo Subianto sebelumnya melakukan […]

    Bagikan Berita:
  • Kisah ‘Pagandeng’ Ikan Asal Gowa Naik Haji 2026 Setelah Sisihkan Rp100 Ribu Per Hari

    Kisah ‘Pagandeng’ Ikan Asal Gowa Naik Haji 2026 Setelah Sisihkan Rp100 Ribu Per Hari

    • calendar_month Ming, 26 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 60
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Keterbatasan ekonomi tak menyurutkan langkah Asis Deng Lipung untuk menunaikan ibadah haji. Penjual ikan keliling alias ‘pagendang ikan’ asal Kabupaten Gowa ini akhirnya berangkat ke Tanah Suci setelah puluhan tahun menabung dari penghasilan hariannya. Mengutip dari IDNTimes, Asis menjalani keseharian dengan berjualan ikan menggunakan sepeda. Penghasilannya sekitar Rp100 ribu per hari harus ia […]

    Bagikan Berita:
  • PIHK Jauh Hari Sudah Antisipasi Sistem Syarikah, Jemaah Haji Khusus Tak Ada yang Pisah Rombongan

    PIHK Jauh Hari Sudah Antisipasi Sistem Syarikah, Jemaah Haji Khusus Tak Ada yang Pisah Rombongan

    • calendar_month Rab, 21 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 318
    • 0Komentar

    SAUDI – Sistem Syarikah dalam proses perjalanan Ibadah Haji tahun ini memicu masalah pada rombongan haji reguler. Sistem syarikah ini juga berlaku untuk haji khusus, namun sejauh ini tidak ada kendala. Seperti diketahui, polemik jemaah haji reguler bermunculan karena saat tiba di Kota Makkah, terjadi perubahan penempatan pada rombongan. Sehingga ada pasangan suami-istri yang terpisah […]

    Bagikan Berita:
expand_less