Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lainnya » Momen Hangat Megawati Soekarnoputri di Depan Kabah Usai Terima Gelar Doktor HC PNU

Momen Hangat Megawati Soekarnoputri di Depan Kabah Usai Terima Gelar Doktor HC PNU

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
  • visibility 283
  • print Cetak

HAMRANEWS – Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, menjalani momen spiritual penuh khidmat saat beribadah di depan Ka’bah, Masjidil Haram, usai menerima gelar Doktor Kehormatan (Honoris Causa) dari Princess Nourah bint Abdulrahman University (PNU), Riyadh, Arab Saudi.

Momen tersebut menjadi penutup yang sarat makna dari rangkaian kunjungan Megawati di Arab Saudi.

Usai agenda resmi penganugerahan gelar kehormatan, Megawati terlihat memakai mukena bersama Puan Maharani di depan Kabah.

Sebelumnya, Megawati dianugerahi gelar Doktor Honoris Causa oleh Fakultas Hukum PNU pada Senin (9/2/2026).

Penghargaan ini menjadikannya tokoh pertama di dunia di luar warga Arab Saudi yang menerima gelar kehormatan dari universitas perempuan terbesar di dunia tersebut.

Putri Megawati, Puan Maharani, menyampaikan ucapan selamat dan kebanggaannya atas pencapaian sang ibu.

“Selamat atas penganugerahan gelar Doktor Kehormatan dari Fakultas Hukum Princess Nourah bint Abdulrahman University kepada Dr. (H.C.) Megawati Soekarnoputri di Riyadh, Arab Saudi, hari ini,” tulis Puan dalam pernyataannya.

Menurut Puan, penganugerahan tersebut merupakan pengakuan dunia internasional atas dedikasi Megawati dalam memperjuangkan demokrasi, nilai-nilai kemanusiaan, serta pemberdayaan perempuan.

Pelaksana Tugas Rektor PNU, Fawziyah bint Suliman Al Amro, menyebut Megawati sebagai tokoh global dan pelopor kepemimpinan perempuan di kancah politik dunia. Ia menegaskan bahwa jarak geografis tidak menjadi penghalang bagi persatuan visi antara Indonesia dan Arab Saudi.

“Meskipun ribuan kilometer memisahkan Riyadh dan Jakarta, ilmu pengetahuan menjembatani jarak dan visi bersama menyatukan bangsa-bangsa,” ujarnya.

Penganugerahan gelar ini sejalan dengan semangat Visi Saudi 2030 yang menempatkan pemberdayaan perempuan sebagai salah satu pilar utama pembangunan.

Gelar dari PNU tersebut menjadi Doktor Honoris Causa ke-11 yang diterima Megawati, sekaligus menambah daftar Guru Besar Kehormatan ke-3 dalam perjalanan akademik dan pengabdiannya.
Dalam pidato pengukuhannya, Megawati menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan hanya ditujukan bagi dirinya secara personal, melainkan sebagai pengakuan atas peran strategis perempuan dalam membangun peradaban.

“Penghargaan ini adalah pengakuan bahwa perempuan memiliki tempat yang terhormat dalam membangun negara dan peradaban,” kata Megawati.

Ia menekankan bahwa negara tidak boleh dipahami semata sebagai struktur administratif, melainkan sebagai peradaban hidup yang bertumpu pada nilai, sejarah, dan tanggung jawab moral.

Menurut Megawati, sejarah membuktikan bahwa peradaban yang menyingkirkan perempuan dari proses pengambilan keputusan akan kehilangan keseimbangan.

“Negara yang kuat adalah negara yang tidak membiarkan separuh dari kekuatan sosialnya berada di pinggir sejarah,” tuturnya.

Momen spiritual Megawati di depan Ka’bah pun menjadi simbol keseimbangan antara capaian intelektual, kepemimpinan, dan perenungan batin.

Di tengah pengakuan dunia atas kiprahnya, Megawati menutup perjalanannya di Tanah Suci dengan doa dan ibadah, mencerminkan ketundukan seorang negarawan pada nilai-nilai spiritual yang ia yakini.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Badai Kenaikan Biaya Umrah 2026, Terimbas Lonjakan Harga Avtur dan Dolar

    Badai Kenaikan Biaya Umrah 2026, Terimbas Lonjakan Harga Avtur dan Dolar

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 150
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Industri travel umrah dan haji di Indonesia saat ini tengah menghadapi tantangan besar yang diibaratkan sebagai ‘petir di siang bolong’ “Di saat para pelaku usaha bersiap menyambut musim depan, yakni bulan Juli–Agustus, muncul kebijakan dari Maskapai, tentang kenaikan harga yang tinggi. Jemaah yang sudah membayar untuk musim depan mau tidak mau diminta menambah […]

    Bagikan Berita:
  • Pelaksanaan sesi Wukuf Arafah tahun ini bertepatan dengan hari Jumat.(tazkiyahtour.com)

    Jemaah Diminta Hemat Tenaga Jelang Puncak Haji 2025, Kurangi Umrah Sunah Berulang dan Ziarah

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Imam Dzulkifli
    • visibility 360
    • 0Komentar

    JAKARTA — Jelang puncak haji 1446 H/2025 M yang diperkirakan berlangsung pada awal bulan Juni, Kementerian Agama RI mengimbau jemaah haji Indonesia agar membatasi aktivitas fisik berat serta mengurangi pelaksanaan umrah sunah secara berulang. Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Akhmad Fauzin, dalam konferensi pers harian operasional haji ke-20 pada Senin 20 Mei 2025, […]

    Bagikan Berita:
  • Tahun 2026, BP Haji Cuma Akan Menggunakan Dua atau Tiga Perusahan Syarikah

    Tahun 2026, BP Haji Cuma Akan Menggunakan Dua atau Tiga Perusahan Syarikah

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Imam Dzulkifli
    • visibility 366
    • 0Komentar

    SAUDI – Evaluasi sistem syarikah menjadi salah satu perhatian Badan Penyelenggara (BP) Haji terkait pelaksanaan ibadah tahun depan. Lembaga yang resmi mengambil alih pelaksanaan haji dari Kemenag itu, akan menggandeng dua atau tiga syarikah dalam pelaksanaan Haji 1447 Hijriah atau 2026 Masehi. Kepala BP Haji, Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan), mengatakan keputusan ini diambil setelah […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Haji Banten Dapat Hotel 13,5 Kilometer dari Masjidilharam, Anggota DPR RI Protes

    Jemaah Haji Banten Dapat Hotel 13,5 Kilometer dari Masjidilharam, Anggota DPR RI Protes

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 159
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Jelang keberangkatan jemaah haji 2026, Anggota Komisi VIII DPR RI dari Dapil Banten III (Tangerang Raya), Wahidin Halim, memprotes penempatan jemaah haji asal Banten yang dinilai terlalu jauh dari pusat aktivitas ibadah di Makkah, Arab Saudi. “Kenapa Banten diperlakukan tidak adil? Kenapa Banten justru ditempatkan pada posisi yang terlalu jauh?” tegas Wahidin dalam […]

    Bagikan Berita:
  • Fatwa Dewan Ulama Senior Arab Saudi: Berhaji dengan Visa Resmi Bagian dari Ketakwaan dan Membantu Maqasid Syariah

    Fatwa Dewan Ulama Senior Arab Saudi: Berhaji dengan Visa Resmi Bagian dari Ketakwaan dan Membantu Maqasid Syariah

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 412
    • 0Komentar

    SAUDI – Pemerintah Arab Saudi kembali menegaskan kewajiban memiliki visa resmi haji bagi umat Islam yang ingin berangkat haji. Melalui keterangan resminya, Kementerian Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi bahkan menyampaikan fatwa Dewan Ulama Senior terkait kewajiban berhaji dengan visa resmi. Selain itu, Dewan Ulama Senior Arab Saudi juga menyampaikan, berangkat haji dengan mendapatkan visa […]

    Bagikan Berita:
  • KPK Periksa Lagi Yaqut Cholil Qoumas sebagai Saksi Kasus Kuota Haji

    KPK Periksa Lagi Yaqut Cholil Qoumas sebagai Saksi Kasus Kuota Haji

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 509
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (YCQ) sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pembagian kuota haji tambahan tahun 2024. Pemeriksaan Eks Ketua Ansor itu berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (1/9/2025). Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa penyidik mendalami keputusan Yaqut terkait […]

    Bagikan Berita:
expand_less