Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Kemenhaj Lempar Wacana Skema Naik Haji Jalur ‘War Tiket’

Kemenhaj Lempar Wacana Skema Naik Haji Jalur ‘War Tiket’

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
  • visibility 296
  • print Cetak

HAMRANEWS – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melempar wacana naik haji dengan skema seperti sistem lama sebelum keberadaan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

Wacana ini dilempar terkait dengan antrean keberangkatan haji yang kini mencapai 26 tahun.

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan menyebut, pemerintah tengah mengkaji berbagai opsi untuk mengatasi panjangnya daftar tunggu, termasuk skema baru yang disebut “war tiket haji”.

“Apakah perlu dipikirkan bagaimana kita kembali ke zaman-zaman sebelum ada BPKH? Sebelum ada BPKH, insya Allah tidak ada antrean,” ungkapnya.

Dalam konsep yang diwacanakan, sistem antrean panjang berpotensi diganti dengan mekanisme berbasis kecepatan. Pemerintah akan mengumumkan biaya dan jadwal pendaftaran, lalu calon jamaah yang siap dapat langsung membayar untuk mendapatkan kursi keberangkatan.

“Waktu itu pemerintah mengumumkan, biaya haji tahun ini sekian, pembukaan pendaftaran dimulai tanggal sekian sampai tanggal sekian, silakan yang mau berangkat haji silakan membayar. Semacam war ticket,”

Skema ini disebut sebagai “war tiket”, merujuk pada sistem rebutan kuota seperti pembelian tiket terbatas.

Wacana ini muncul dari diskusi internal Kementerian Haji dan Umrah, termasuk bersama Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak.

Menurut Irfan, panjangnya antrean menjadi alasan utama perlunya evaluasi sistem yang ada saat ini.

“Jujur, ketika kita bicara tentang antrean, pemikiran kami di Kementerian, terutama pemikiran dari Wamen saya yang sangat progresif itu, muncul: Apakah perlu antrean yang begitu lama?,”

Pemerintah menilai, sistem yang berlaku saat ini perlu ditinjau ulang agar lebih adaptif terhadap tingginya minat masyarakat untuk berhaji.

Meski mengarah pada perubahan signifikan, Irfan menegaskan bahwa seluruh opsi tersebut masih sebatas wacana dan belum menjadi keputusan resmi.

“Apakah perlu kita memikirkan hal seperti itu lagi? Tentu ini bukan hal yang gampang untuk diputuskan, tapi sebagai sebuah wacana, tentu bisa sah-sah saja untuk kita pikirkan,”

Pemerintah disebut masih mengkaji dampak dan kesiapan sistem sebelum mengambil kebijakan final.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Barang Kecil tapi Penting Dibawa saat Umrah, Jangan Sampai Ketinggalan

    Barang Kecil tapi Penting Dibawa saat Umrah, Jangan Sampai Ketinggalan

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 461
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Ketika anda bersiap untuk berangkat umrah, banyak barang-barang yang terkadang dianggap sepele padahal justru bikin panik karena ketinggalan saat sudah berada di Tanah Suci. Terkadang jemaah terlalu fokus pada barang-barang besar seperti gamis, sajadah, tas atau dokumen penting. Padahal, justru barang-barang kecil yang sering dianggap sepele bisa sangat membantu kelancaran ibadah di Tanah […]

    Bagikan Berita:
  • Direktur Sekolah Haji Tazkiyah, Dr. H. Abdul Wahid Hadade, Lc., MH.

    Makna Ramadan Diulas dalam Sekolah Haji Tazkiyah: Bulan Pembakaran Dosa dan Madrasah Penyucian Jiwa

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 465
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, umat Islam dianjurkan mempersiapkan diri, baik itu secara fisik maupun spiritual. Lewat tausiyah program Sekolah Haji Tazkiyah, Kiyai Dr. H. Abdul Wahid Hadade, Lc., MA menjelaskan bahwa Ramadan bukan cuma bulan ibadah ritual, tetapi juga sebagai bulan penyucian jiwa dan pembentukan karakter. Kiyai Abdul Wahid mengawali tausiyah dengan […]

    Bagikan Berita:
  • Dahnil Anzar Simanjuntak

    Wamen Haji dan Umrah Sebut Ada Broker yang Menitip Nama Syarikah Agar Diloloskan

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 429
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyebut adanya upaya lobi dan desakan untuk meloloskan syarikah tertentu saat pihaknya melakukan penentuan perusahaan yang akan melayani jemaah haji tahun 2026 mendatang. Seperti diketahui, sebelumnya, Kementerian Haji dan Umrah cuma menunjuk dua perusahaan penyedia layanan haji atau syarikah yang melayani jemaah dalam pelaksanaan […]

    Bagikan Berita:
  • Alasan UU Pengelolaan Haji Perlu Direvisi, BPKH Butuh Dana Cadangan untuk Memitigasi Risiko

    Alasan UU Pengelolaan Haji Perlu Direvisi, BPKH Butuh Dana Cadangan untuk Memitigasi Risiko

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 500
    • 0Komentar

    JAKARTA – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Republik Indonesia (RI) kembali mengaskan perlunya merevisi Undang-undang Pengelolaan Dana Haji. Melalui akun resminya, BPKH RI menyampaikan tiga poin penting tujuan revisi tersebut. “BPKH mengusulkan revisi UU No. 34 Tahun 2014 agar pengelolaan dana haji semakin optimal, adaptif, dan mampu memberikan nilai manfaat lebih besar bagi jemaah dan […]

    Bagikan Berita:
  • Pelayanan Armuzna Tahun Ini Berjalan Lancar dan Terkendali

    Pelayanan Armuzna Tahun Ini Berjalan Lancar dan Terkendali

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Imam Dzulkifli
    • visibility 197
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia memastikan seluruh proses pergerakan jemaah haji Indonesia pada fase puncak ibadah haji atau Armuzna berjalan dengan lancar, tertib, dan terkendali. Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaff, menyampaikan bahwa seluruh jemaah haji Indonesia telah berhasil diberangkatkan dari Arafah menuju Muzdalifah dan selanjutnya tiba di Mina untuk […]

    Bagikan Berita:
  • Kisah Muthowif Tetap Dampingi Jamaah Meski Tak Digaji, Jemaahnya Korban Penelantaran Pihak Travel

    Kisah Muthowif Tetap Dampingi Jamaah Meski Tak Digaji, Jemaahnya Korban Penelantaran Pihak Travel

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 95
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Kisah mengharukan seorang muthowif atau pembimbing ibadah umrah di Tanah Suci menjadi sorotan warganet setelah pengalamannya mendampingi jamaah yang diduga ditelantarkan oleh agen travel viral di media sosial. Cerita tersebut dibagikan oleh pemilik akun Instagram @alfenttt. Dalam unggahannya, ia menceritakan pengalaman sebagai muthowif yang tetap mendampingi seorang jamaah lansia meski dirinya sendiri tidak […]

    Bagikan Berita:
expand_less