Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Oknum KBIH Kena OTT, Diduga Tipu Jemaah Lewat Badal Haji dan Dam hingga Rp 1,4 Miliar

Oknum KBIH Kena OTT, Diduga Tipu Jemaah Lewat Badal Haji dan Dam hingga Rp 1,4 Miliar

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
  • visibility 175
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengungkap dugaan praktik penipuan yang melibatkan oknum Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIH) terkait layanan badal haji dan pembayaran dam hadyu. Nilai transaksi yang diamankan dalam operasi tersebut mencapai sekitar Rp 1,4 miliar.

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengungkapkan bahwa penindakan dilakukan oleh tim perlindungan jemaah bersama KJRI di Arab Saudi. Seorang oknum yang diduga terlibat diamankan pada Minggu (7/6).

“Nilai transaksinya hampir Rp 1,4 miliar. Untuk badal haji saja terdapat sekitar 140 orang dengan tarif Rp10 juta per orang. Ini jelas penipuan,” kata Dahnil, Senin (8/6).

Menurut Dahnil, tarif Rp10 juta untuk badal haji sangat tidak masuk akal. Sebab, biaya haji domestik (dakhili) bagi warga Arab Saudi sendiri bisa mencapai sekitar Rp40 juta per orang. Karena itu, tawaran badal haji dengan biaya jauh lebih murah patut dicurigai.

Dari hasil pemeriksaan awal, sejumlah jemaah diduga telah menjadi korban. Pelaku disebut merupakan oknum petugas KBIH yang bekerja sama dengan pihak mukimin di Arab Saudi. Selain mengamankan terduga pelaku, petugas juga menyita uang yang diduga terkait dengan praktik tersebut sebagai barang bukti.

Tak hanya itu, tim investigasi juga menemukan dugaan penyimpangan dalam pembayaran dam hadyu. Seharusnya, pembayaran dam dilakukan melalui lembaga resmi Adahi yang ditunjuk pemerintah Arab Saudi. Namun, sejumlah jemaah diketahui telah membayar dam sebesar 720 riyal tanpa menerima bukti pembayaran resmi.

Hasil penelusuran menunjukkan dana tersebut diduga tidak disetorkan ke Adahi. Oknum pelaku disebut membeli hewan kurban melalui jalur tidak resmi dengan harga sekitar 400 riyal, lalu mengambil selisih pembayaran sebagai keuntungan pribadi.

Kasus ini terungkap setelah adanya laporan dari jemaah yang tidak menerima tanda terima resmi pembayaran dam. Temuan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh tim gabungan Kemenhaj dan KJRI.

Kemenhaj memastikan akan memberikan sanksi tegas kepada pihak yang terbukti terlibat. Sanksi administratif hingga pencabutan izin operasional KBIH akan diterapkan, sementara proses pidana akan dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Dahnil menyebut salah satu KBIH yang diduga terlibat berasal dari Jawa Barat. Namun, identitas lengkap para pihak yang terlibat baru akan diumumkan setelah proses investigasi selesai.

Meski demikian, Dahnil menegaskan pemerintah tetap mendukung keberadaan KBIH yang bekerja secara profesional dan berfokus pada pembinaan ibadah. Ia menilai praktik-praktik yang menjadikan jemaah sebagai komoditas harus dihentikan demi menjaga integritas penyelenggaraan ibadah haji.

“KBIH sangat dibutuhkan untuk membimbing jemaah. Tetapi jangan sampai ada yang memanfaatkan umat demi keuntungan pribadi. Haji harus dikelola dengan akhlak dan profesionalisme yang tinggi,” tegasnya.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Waduh, Ada Pasutri yang Palsukan Kematian Orang Tua dan Bayar Ratusan Juta Demi Berangkat Haji Tanpa Antrean

    Waduh, Ada Pasutri yang Palsukan Kematian Orang Tua dan Bayar Ratusan Juta Demi Berangkat Haji Tanpa Antrean

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 46
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Berbagai cara dilakukan demi bisa berangkat haji lebih cepat. Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf membongkar modus sepasang suami istri yang diduga memalsukan data kematian orang tua agar bisa berangkat haji tanpa harus menunggu antrean. Tak tanggung-tanggung, pasangan tersebut disebut mengeluarkan uang hingga Rp500 juta untuk mendapatkan kesempatan berangkat haji lebih cepat. Irfan […]

    Bagikan Berita:
  • Ini Profil Para Imam yang Akan Memimpin Salat Tarawih di Masjidilharam Selama Ramadan

    Ini Profil Para Imam yang Akan Memimpin Salat Tarawih di Masjidilharam Selama Ramadan

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 404
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah Arab Saudi mengumumkan profil imam yang akan memimpin salat Tarawih di Masjidil Haram selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah atau 2026 M. Sejumlah imam senior dengan reputasi internasional bakal bergantian mengimami jamaah di masjid suci umat Islam tersebut. Pengumuman ini disampaikan oleh Presidency of the Two Holy Mosques, menjelang dimulainya Ramadan yang […]

    Bagikan Berita:
  • Owner Travel PT Travelina Dijemput Polisi Usai Menikah, Imbas 29 Jemaah Umrah Kendari Telantar

    Owner Travel PT Travelina Dijemput Polisi Usai Menikah, Imbas 29 Jemaah Umrah Kendari Telantar

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 334
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Seorang pemuda berinisial AK (28) diketahui berada di balik telantarnya 29 jemaah umrah asal Kendari. Ironisnya, AK yang merupakan owner travel PT Travelina Indonesia malah sedang menikah saat ramai kabar 29 jemaah tersebut terkatung-katung di Madinah karena tak dapat hotel. AK sebelumnya tidak bisa dihubungi selama kejadian tersebut. Akhirnya, selang beberapa waktu kemudian, […]

    Bagikan Berita:
  • visa umrah, visa saudi,

    Saudi Hentikan Sementara Pemrosesan Visa Umrah untuk Biro Perjalanan? Sejak Kemarin Tidak Bisa Apply

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 369
    • 0Komentar

    HAMRANEWS — Kementerian terkait penyelenggaraan umrah di Arab Saudi dilaporkan menghentikan sementara pemrosesan visa umrah bagi seluruh biro perjalanan. Sejak kemarin, 28 Januari 2026, sejumlah agen menyebut sistem pengajuan visa tidak dapat diakses atau tidak bisa melakukan apply visa baru. Penghentian sementara ini disebut-sebut berkaitan dengan pembaruan sistem secara menyeluruh yang dilakukan otoritas Saudi. Kondisi […]

    Bagikan Berita:
  • Modus Lunas-Tunda-Ganti Jadi Celah Kecurangan Antrean Haji, Terungkap dalam Sidang Korupsi Kuota Haji

    Modus Lunas-Tunda-Ganti Jadi Celah Kecurangan Antrean Haji, Terungkap dalam Sidang Korupsi Kuota Haji

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 66
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Praktik permainan antrean jemaah haji khusus diduga dengan modus ‘lunas-tunda-ganti’ terungkap dalam rangkaian persidangan perkara dugaan korupsi kuota haji. Sidang itu mengungkap adanya pembayaran uang untuk mempercepat keberangkatan jemaah. Dalam persidangan, saksi Ridwan memaparkan pengumpulan pembayaran T-NOL (nomor porsi) Haji Khusus 2023 yang berasal dari tiga perusahaan travel dengan total 181 jemaah. Ketiga […]

    Bagikan Berita:
  • Layanan Medis di Makkah Selama Musim Haji 2025 Tuai Pujian, 97,7 Persen Jamaah Puas

    Layanan Medis di Makkah Selama Musim Haji 2025 Tuai Pujian, 97,7 Persen Jamaah Puas

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 529
    • 0Komentar

    JAKARTA – Layanan kesehatan selama musim haji 1446 H/2025 M di bawah koordinasi Makkah Health Cluster mendapat apresiasi yang tinggi dari jemaah. Berdasarkan data dari Hajj Satisfaction Assessment Platform, tingkat kepuasan jamaah mencapai 97,7 persen. Dilansir Saudigazette, Kamis 12 Juni 2025, penilaian tersebut berasal dari survei digital yang diakses melalui QR code. Jamaah dapat mengisi […]

    Bagikan Berita:
expand_less