967 Petugas Haji 2026 Ikuti Evaluasi Nasional Sekaligus Di-Retreat Oleh TNI-Polri
- account_circle Muhammad Fadli
- calendar_month 12 jam yang lalu
- visibility 8
- print Cetak

Petugas Haji 2026 mengikuti evaluasi dalam Mukernas yang dirangkaikan dengan retreat.
HAMRANEWS.ID – Sebanyak 967 peserta dari seluruh Indonesia mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 1447 H/2026 M yang digelar Kementerian Haji dan Umrah di Asrama Haji Kelas I dan Lapangan Galaxy Makodam Jaya, Halim, Jakarta.
Menariknya, forum evaluasi nasional ini tidak hanya membahas perbaikan layanan haji, tetapi juga dibarengi kegiatan retreat yang melibatkan instruktur dari TNI dan Polri.
Peserta Rakernas merupakan ujung tombak penyelenggaraan ibadah haji, terdiri atas jajaran Kementerian Haji di tingkat pusat, kantor wilayah provinsi, kantor kabupaten/kota, hingga pengelola asrama haji kelas I dan kelas II dari seluruh Indonesia.
Mengusung tema “Berbenah Tanpa Henti, Menghadirkan Layanan Haji yang Humanis, Profesional dan Adaptif”, Rakernas menjadi forum konsolidasi nasional untuk mengevaluasi penyelenggaraan haji 2026 sekaligus menyusun arah kebijakan pelayanan pada musim haji berikutnya.
Sekretaris Jenderal Kementerian Haji, Teguh Dwi Nugroho, mengatakan seluruh hasil evaluasi akan menjadi fondasi dalam memperbaiki tata kelola penyelenggaraan ibadah haji.
Menurutnya, Rakernas bukan sekadar forum evaluasi, tetapi ruang bersama untuk membangun ekosistem pelayanan haji yang semakin kuat. Berbagai tantangan yang muncul sejak tahap persiapan, operasional di Arab Saudi, hingga pemulangan jemaah akan dirumuskan menjadi rekomendasi perbaikan agar pelayanan semakin profesional, cepat, adaptif, dan humanis.
Selama Rakernas, peserta mengikuti paparan kebijakan, diskusi kelompok, tanya jawab, hingga penyusunan rekomendasi strategis. Pembahasan mencakup seluruh aspek penyelenggaraan haji, mulai dari pengelolaan kuota, pelunasan biaya, bimbingan manasik, rekrutmen petugas, istithaah kesehatan, layanan Nusuk, penyelenggaraan embarkasi dan debarkasi, hingga layanan akomodasi, transportasi, konsumsi, puncak haji, evaluasi syarikah, serta transformasi digital melalui penguatan Siskohat, Siskohatkes, dan Kawal Haji.
Rakernas juga menghadirkan sejumlah narasumber strategis, di antaranya Menteri Haji, Wakil Menteri Haji, Ketua Komisi VIII DPR RI, Anggota V BPK RI, Ombudsman RI, para direktur jenderal, Inspektur Jenderal Kementerian Haji, hingga Staf Teknis Haji KJRI Jeddah.
Selain evaluasi kebijakan, seluruh peserta mengikuti retreat yang dipandu instruktur dan fasilitator dari TNI dan Polri. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kepemimpinan, disiplin, soliditas organisasi, serta kolaborasi antarpetugas sebagai bekal meningkatkan kualitas pelayanan kepada jemaah.
Kementerian Haji berharap Rakernas ini menghasilkan rekomendasi yang implementatif sehingga penyelenggaraan ibadah haji Indonesia terus mengalami perbaikan dan mampu menghadirkan pelayanan yang semakin aman, nyaman, profesional, serta humanis pada musim haji mendatang.
- Penulis: Muhammad Fadli
- Editor: Fitriani Heli
