Puluhan Fasilitas Layanan Haji dan Umrah Sedang Dibangun Kemenhaj, Ada yang Sudah Fase Konstruksi
- account_circle Muhammad Fadli
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 3
- print Cetak

HAMRANEWS.ID – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mulai merealisasikan pembangunan puluhan Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) di berbagai daerah tahun ini. Targetnya ada 40 lokasi secara nasional. Beberapa di antaranya telah memasuki fase konstruksi bangunan.
Program ini menjadi bagian dari upaya Kemenhaj meningkatkan kualitas pelayanan bagi calon jemaah haji dan umrah melalui layanan terpadu di tingkat kabupaten dan kota.
Kepala Biro Perencanaan Kemenhaj, M. Noer Alya Fitra, mengatakan penetapan satuan kerja penerima proyek yang didanai melalui skema Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dilakukan bersama Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas dan Kementerian Keuangan.
“Penetapan satker dilakukan bersama Bappenas dan Kemenkeu, sedangkan proses pengadaannya berada di bawah koordinasi Biro Umum agar berjalan tertib, transparan, dan akuntabel,” kata Noer Alya, Rabu (29/7/2026).
Sementara itu, Kepala Biro Umum Kemenhaj, Slamet, mengungkapkan pembangunan fisik telah dimulai di Kota Cimahi dan Kabupaten Garut, Jawa Barat, serta Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan.
“Pembangunan PLHUT ini sudah dimulai di tiga lokasi dari total 40 kabupaten/kota yang ditargetkan di seluruh Indonesia. Seluruh mekanisme pengadaannya kami jalankan secara ketat dan transparan melalui sistem E-purchasing Mini Kompetisi guna menjamin efisiensi serta kualitas hasil bangunan,” ujarnya.
Menurut Slamet, Kemenhaj terus memantau perkembangan proyek agar seluruh pekerjaan selesai sesuai target kualitas, waktu, dan efisiensi anggaran.
Nantinya, PLHUT akan menjadi pusat layanan satu pintu bagi masyarakat untuk mengurus berbagai keperluan haji dan umrah, mulai dari pendaftaran, bimbingan manasik, hingga koordinasi dengan bank penerima setoran biaya haji.
Kemenhaj menargetkan pembangunan di 37 lokasi lainnya segera menyusul sehingga seluruh target 40 PLHUT dapat terealisasi pada tahun anggaran 2026. Kehadiran fasilitas ini diharapkan membuat layanan haji dan umrah semakin dekat, cepat, terintegrasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi calon jemaah di seluruh Indonesia.
- Penulis: Muhammad Fadli
- Editor: Fitriani Heli
