Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » DP Haji Indonesia Rp66,6 Miliar Diblokir Pemerintah Saudi Gegara Masih Ada Jemaah Sakit yang Lolos

DP Haji Indonesia Rp66,6 Miliar Diblokir Pemerintah Saudi Gegara Masih Ada Jemaah Sakit yang Lolos

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
  • visibility 81
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID — Pemerintah Arab Saudi memblokir uang muka atau down payment (DP) penyelenggaraan haji 2027 milik Indonesia sebesar 14 juta riyal, atau sekitar Rp66,6 miliar.

Pemblokiran itu berkaitan dengan persoalan asuransi pada penyelenggaraan ibadah haji 2026. Pemerintah Arab Saudi menilai terdapat jemaah Indonesia yang masuk ke Tanah Suci meski memiliki kondisi kesehatan yang masuk dalam kategori penyakit yang tidak diperbolehkan.

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, pemerintah Arab Saudi telah menyampaikan adanya dugaan pelanggaran ketentuan asuransi yang dilakukan dalam penyelenggaraan haji Indonesia.

Namun, Dahnil menilai keputusan memblokir dana tersebut problematik karena pemerintah Indonesia belum diberikan kesempatan untuk melakukan verifikasi terhadap data dan dugaan pelanggaran yang dimaksud.

“Kami ingin data lengkapnya dulu. Kenapa? Karena kan ini belum verifikasi. Mereka sudah mengirimkan surat, bahwasanya ada pelanggaran asuransi sekian-sekian, ‘kami akan blok dana Anda sekitar 14 juta riyal’,” ujar Dahnil dalam rapat bersama Komisi VIII DPR RI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu 19 Agustus 2026.

Ada 9 Penyakit yang Dipersoalkan

Dahnil menjelaskan, pihak Arab Saudi menyebut terdapat sembilan penyakit yang tidak diperbolehkan masuk dalam penyelenggaraan haji.

Masalahnya, sejumlah jemaah dengan kondisi tersebut masih dinyatakan memenuhi syarat istitha’ah atau kemampuan kesehatan untuk melaksanakan ibadah haji saat menjalani proses pemeriksaan di Indonesia.

Akibatnya, sebagian jemaah tetap berangkat dan kemudian ditemukan memiliki kondisi kesehatan yang dipersoalkan ketika berada di Arab Saudi.

“Kemudian ketika di sana, ini memang harus koreksi kita. Makanya berulang kali Pak Menteri bilang, ini istitha’ah tahun ini akan sangat ketat. Di daerah ini tetap ada yang lolos. Nah, itu memang koreksi,” kata Dahnil.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi evaluasi bagi pemerintah Indonesia agar proses pemeriksaan kesehatan jemaah pada penyelenggaraan haji mendatang diperketat.

Pemerintah Kirim Nota Diplomatik

Kemenhaj tidak tinggal diam atas keputusan Arab Saudi memblokir DP haji 2027 tersebut.

Dahnil mengatakan pemerintah Indonesia telah mengirimkan nota diplomatik keberatan kepada pemerintah Arab Saudi.

Indonesia meminta pemerintah Saudi memberikan rincian mengenai jemaah yang dianggap melanggar ketentuan asuransi, termasuk jenis penyakit dan dasar penetapan pelanggaran tersebut.

“Kami meminta rinciannya. Yang Anda maksud asuransi yang kami langgar itu mana-mana saja dan seperti apa? Kita harus melakukan verifikasi. Kemudian kontraktual asuransinya seperti apa. Proses itu sedang dalam proses diplomatik,” ujar Dahnil.

“Kami sudah kirimkan nota diplomatik keberatan dari Kementerian Haji dan Umrah,” lanjutnya.

Jadi Evaluasi untuk Haji 2027

Persoalan ini menjadi perhatian pemerintah menjelang penyelenggaraan haji 2027. Selain menyangkut dana puluhan miliar rupiah, kasus tersebut menunjukkan pentingnya sinkronisasi standar kesehatan antara Indonesia dan Arab Saudi.

Pemerintah sebelumnya juga menegaskan akan memperketat penerapan istitha’ah kesehatan untuk jemaah haji 2027.

Dengan demikian, jemaah yang dinyatakan mampu secara fisik tidak hanya harus memenuhi persyaratan administratif, tetapi juga benar-benar dipastikan memenuhi standar kesehatan yang berlaku untuk dapat menjalankan ibadah haji di Arab Saudi.

Di sisi lain, pemerintah masih menunggu hasil komunikasi dan proses diplomatik dengan Arab Saudi untuk memastikan status dana 14 juta riyal yang diblokir tersebut.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gaji Petugas Haji 2026 Bisa Tembus Rp70 Juta, Masuk Akal Ada yang Sampai Palsukan Keterangan Sehat

    Gaji Petugas Haji 2026 Bisa Tembus Rp70 Juta, Masuk Akal Ada yang Sampai Palsukan Keterangan Sehat

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 449
    • 0Komentar

    HAMRANEWS — Besaran gaji petugas haji 2026 fantastis jika dibandingkan dengan rata-rata penghasilan warga biasa di Indonesia. Jika mengacu pada penjelasan Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, maka total honor petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) bisa mencapai hingga Rp70 juta, jika optimal bertugas. Dalam penutupan Diklat PPIH pada Jumat 30 […]

    Bagikan Berita:
  • Penggunaan Data Internet Melonjak 3 Kali Lipat dari Normal di Saudi saat Ramadan

    Penggunaan Data Internet Melonjak 3 Kali Lipat dari Normal di Saudi saat Ramadan

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 327
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Lonjakan aktivitas komunikasi selama bulan Ramadan 2026 di Tanah Suci mencapai angka yang mencengangkan. Laporan menyebut, penggunaan data internet per orang melonjak hingga sekitar 3 kali lipat dari rata-rata penggunaan global. Badan Komunikasi, Ruang dan Teknologi Arab Saudi (CST) mencatat, ratusan juta panggilan terjadi hanya dalam kurun waktu kurang dari satu bulan. Di […]

    Bagikan Berita:
  • Nusron Wahid Disebut Punya Peran oleh Terdakwa Kasus Korupsi Haji, Terkait Suap USD 1 Juta ke Pansus DPR

    Nusron Wahid Disebut Punya Peran oleh Terdakwa Kasus Korupsi Haji, Terkait Suap USD 1 Juta ke Pansus DPR

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 32
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID — Nama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid kembali disebut dalam persidangan perkara dugaan korupsi kuota haji 2023-2024. Kali ini, terdakwa Isfah Abidal Aziz alias Gus Alex mengungkap dugaan adanya permintaan dana sebesar USD 1 juta yang dikaitkan dengan Panitia Khusus (Pansus) Haji DPR RI 2024. Dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta […]

    Bagikan Berita:
  • PT Pos Indonesia Sudah Kirimkan 150 Ton Barang Jemaah Haji 2025 ke Tanah Air

    PT Pos Indonesia Sudah Kirimkan 150 Ton Barang Jemaah Haji 2025 ke Tanah Air

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 499
    • 0Komentar

    BANDUNG – Perusahaan BUMN, PT Pos Indonesia (PosIND) dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) kembali menjalin kerja sama strategis guna memperkuat layanan logistik haji dan umrah. Menurut Plt Direktur Utama PosIND Endy Pattia Rahmadi Abdurrahman, kolaborasi jadi tonggak penting demi menghadirkan sistem pelayanan logistik ibadah haji yang modern, efisien dan terintegrasi, guna mendukung kelancaran penyelenggaraan […]

    Bagikan Berita:
  • Memahami Pemakaman Jenazah dengan Sistem ‘Tumpuk’ di Makkah dan Madinah

    Memahami Pemakaman Jenazah dengan Sistem ‘Tumpuk’ di Makkah dan Madinah

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 653
    • 0Komentar

    MAKKAH – Sistem pemakaman jenazah di Arab Saudi sangat jauh berbeda dengan Indonesia. Negara ini sudah lama menerapkan sistem makam vertikal atau “makam tumpuk”, terutama untuk jenazah jemaah haji dan umrah yang wafat di Tanah Suci. Di Arab Saudi, anda tidak akan menemukan kuburan warga yang dibangun dengan semen, menggunakan tehel atau marmer. Kuburan di […]

    Bagikan Berita:
  • NEOM Sky Stadium, Lapangan Bola di Ketinggian 350 Meter di Saudi Akan Dibangun

    NEOM Sky Stadium, Lapangan Bola di Ketinggian 350 Meter di Saudi Akan Dibangun

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 604
    • 0Komentar

    SAUDI – Arab Saudi kembali membuat gebrakan. Setelah resmi menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA 2034, kerajaan itu kini tengah menyiapkan proyek stadion paling ambisius di dunia: NEOM Sky Stadium, sebuah arena sepak bola yang akan dibangun 350 meter di atas gurun pasir dalam kawasan futuristik The Line. Stadion berkapasitas 46.000 kursi ini dijuluki sebagai […]

    Bagikan Berita:
expand_less