Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Dugaan Jual Beli Porsi Haji di Jawa Timur, Kemenhaj Telusuri Pelimpahan Kursi ke Jemaah Lain

Dugaan Jual Beli Porsi Haji di Jawa Timur, Kemenhaj Telusuri Pelimpahan Kursi ke Jemaah Lain

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 3
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) kembali mendalami dugaan penyimpangan dalam pelimpahan nomor porsi haji reguler di Jawa Timur. Dari tujuh pelimpahan yang diperiksa, enam di antaranya ditemukan memiliki indikasi ketidaksesuaian data dan dokumen.

Pendalaman dilakukan Direktorat Jenderal Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah sebagai kelanjutan dari klarifikasi dan pemeriksaan yang berlangsung sejak Agustus 2026.

Direktur Jenderal Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenhaj, Harun Al Rasyid, mengatakan pengawasan dilakukan untuk memastikan mekanisme pelimpahan nomor porsi berjalan sesuai aturan dan tidak merugikan jemaah.

“Setiap laporan yang mengindikasikan adanya pelanggaran akan kami tindak lanjuti. Pelimpahan nomor porsi menyangkut hak jemaah dan tidak boleh menjadi ruang untuk transaksi maupun penyalahgunaan,” ujar Harun di Surabaya, Jumat (18/9/2026).

Menurut dia, proses pemeriksaan tidak berhenti pada tahap klarifikasi. Jika ditemukan indikasi pelanggaran yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, Kemenhaj akan mengambil langkah sesuai kewenangan dan ketentuan hukum.

Meski demikian, seluruh proses pemeriksaan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

Harun menegaskan, nomor porsi haji bukan sesuatu yang dapat diperjualbelikan. Mekanisme pelimpahan telah memiliki persyaratan dan pihak penerima yang ditentukan pemerintah.

“Negara harus memastikan antrean dan pelayanan haji berjalan secara adil, transparan, dan sesuai aturan,” katanya.

### Enam Pelimpahan Terindikasi Bermasalah

Pemeriksaan terbaru berlangsung pada 14-18 September 2026. Sebanyak 19 dari sekitar 30 pihak yang teridentifikasi berkaitan dengan perkara tersebut telah dimintai keterangan.

Mereka berasal dari sejumlah unsur, antara lain jajaran Kemenhaj di daerah, Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), instansi kependudukan, rumah sakit, jemaah, hingga keluarga jemaah.

Kepala Subdirektorat Penindakan Haji Reguler Ditjen Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Ridwan Gaos yang memimpin tim pemeriksaan, mengatakan tujuh pelimpahan nomor porsi menjadi objek pendalaman.

“Dari tujuh pelimpahan nomor porsi yang kami dalami, terdapat enam pelimpahan yang ditemukan memiliki permasalahan atau ketidaksesuaian data maupun dokumen dengan ketentuan,” kata Gaos.

Tim menemukan indikasi penggunaan data yang diduga tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya dalam enam permohonan pelimpahan tersebut.

Selain itu, pemeriksa juga menemukan indikasi adanya transaksi terkait pengalihan nomor porsi.

Untuk memastikan temuan tersebut, Kemenhaj melakukan pencocokan silang terhadap berbagai dokumen dan keterangan. Pemeriksaan melibatkan jemaah, KBIHU, serta instansi yang berkaitan dengan penerbitan dan validasi dokumen.

Konfirmasi juga dilakukan kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya dan Pamekasan.

“Data kependudukan, hubungan keluarga, dokumen pendukung pelimpahan, keterangan jemaah, hingga pihak-pihak yang membantu proses tersebut harus kami cocokkan agar konstruksi peristiwanya jelas,” ujar Gaos.

Sejumlah pihak lainnya masih dijadwalkan menjalani pemeriksaan. Namun, ada pihak yang belum memberikan keterangan karena belum berhasil dihubungi dan masih dalam pencarian.

Gaos menegaskan, pemeriksaan belum sampai pada tahap menentukan pertanggungjawaban masing-masing pihak.

“Kami bekerja berdasarkan data, dokumen, dan keterangan. Prosesnya harus lengkap. Hasil pemeriksaan inilah yang nantinya menjadi dasar untuk menentukan tindak lanjut berikutnya sesuai kewenangan Kementerian Haji dan Umrah,” katanya.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berangkat Haji Berdua Pulang Bertiga, Pasangan Jemaah Asal Lumajang Ini Dikaruniahi Buah Hati saat Tawaf

    Berangkat Haji Berdua Pulang Bertiga, Pasangan Jemaah Asal Lumajang Ini Dikaruniahi Buah Hati saat Tawaf

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 514
    • 0Komentar

    JAKARTA – Berangkat haji berdua, Tristy Erlinawati dan Fachrizal Rahmad, jemaah asal Lumajang, kini pulang bertiga pada Selasa 2 September 2025 lalu. Tristy melahirkan saat menjalankan ibadah haji pada Juni lalu, dan membuat mereka baru bisa pulang tiga bulan setelahnya, karena proses pemulihan yang panjang. Pasangan ini bersama anaknya, akhirnya tiba di Asrama Haji Surabaya […]

    Bagikan Berita:
  • Sulsel Daerah Terbanyak Masyarakat Berangkat Umrah, Ribuan Jemaah Per Bulan

    Sulsel Daerah Terbanyak Masyarakat Berangkat Umrah, Ribuan Jemaah Per Bulan

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 530
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Kantor Imigrasi mencatat, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) merupakan yang terbanyak masyarakatnya berangkat umrah pada periode 1 Januari hingga 20 Oktober 2025 ini. Ada ribuan jemaah asal Sulsel terbang dari Sulsel ke Arab Saudi setiap bulannya. Tingginya angka jemaah tersebut membuat Sulsel selalu menjadi daerah terbanyak yang mengirim jemaah umrah hampir tiap tahun. Kepala […]

    Bagikan Berita:
  • Gegara Jemaahnya Kabur saat Umrah, Travel Ini Siap-siap Bayar Denda Ratusan Juta Rupiah

    Gegara Jemaahnya Kabur saat Umrah, Travel Ini Siap-siap Bayar Denda Ratusan Juta Rupiah

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 841
    • 0Komentar

    SAUDI – Perjalanan umrah yang legal adalah berangkat dengan menggunakan izin atau visa untuk umrah sesuai aturan yang berlaku. Izin umrah biasanya berlaku hingga tiga bulan. Namun, ada yang menyalahgunakan izin ini untuk kepentingan lain yang melanggar aturan. Hal ini dirasakan salah satu travel umrah, yang terancam membayar denda senilai ratusan juta rupiah, karena masalah […]

    Bagikan Berita:
  • Kantor Imigrasi Bandara Soetta Catat 264 Orang Jemaah Haji Ilegal Berhasil Digagalkan Selama Musim 2025

    Kantor Imigrasi Bandara Soetta Catat 264 Orang Jemaah Haji Ilegal Berhasil Digagalkan Selama Musim 2025

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Imam Dzulkifli
    • visibility 418
    • 0Komentar

    JAKARTA – Sepanjang musim 2025, Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara Soekarno Hatta (Soetta) di Tangerang, Banten, berhasil menggagalkan sedikitnya 264 jemaah haji yang berusaha ke Tanah Suci dengan cara ilegal atau tidak resmi. Mengutip dari antara pada Kamis 22 Mei 2025, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) […]

    Bagikan Berita:
  • Siap-siap, Umrah Musim Depan Lebih Mahal dengan Kenaikan Harga Tiket Pesawat Rp6,5 Juta

    Siap-siap, Umrah Musim Depan Lebih Mahal dengan Kenaikan Harga Tiket Pesawat Rp6,5 Juta

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 288
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Calon jemaah umrah yang berencana berangkat pada musim 1448 Hijriah atau mulai Juni 2026 tampaknya harus bersiap merogoh kocek lebih dalam. Kenaikan harga tiket pesawat rute Makassar–Jeddah dinilai bakal membuat biaya paket umrah ikut melonjak signifikan. Salah satu Maskapai yang melakukan penyesuaian tarif, misalnya Lion Air. Pengusaha travel umrah di Kota Makassar, menyampaikan […]

    Bagikan Berita:
  • Mengenali Panggilan Salat Jenazah di Masjidil Haram, Jangan Sampai Salah

    Mengenali Panggilan Salat Jenazah di Masjidil Haram, Jangan Sampai Salah

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 266
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Bagi jamaah yang berada di Masjidil Haram, momen salat jenazah adalah salah satu pengalaman spiritual yang penting. Tidak sedikit jamaah yang awalnya kebingungan mengenali tanda-tanda dimulainya salat ini, karena berbeda dengan salat fardhu pada umumnya. Panggilan Khas Tanpa Adzan dan Iqamah Berbeda dari salat wajib, salat jenazah di Masjidil Haram tidak diawali dengan […]

    Bagikan Berita:
expand_less