Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Dugaan Jual Beli Porsi Haji di Jawa Timur, Kemenhaj Telusuri Pelimpahan Kursi ke Jemaah Lain

Dugaan Jual Beli Porsi Haji di Jawa Timur, Kemenhaj Telusuri Pelimpahan Kursi ke Jemaah Lain

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
  • visibility 85
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) kembali mendalami dugaan penyimpangan dalam pelimpahan nomor porsi haji reguler di Jawa Timur. Dari tujuh pelimpahan yang diperiksa, enam di antaranya ditemukan memiliki indikasi ketidaksesuaian data dan dokumen.

Pendalaman dilakukan Direktorat Jenderal Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah sebagai kelanjutan dari klarifikasi dan pemeriksaan yang berlangsung sejak Agustus 2026.

Direktur Jenderal Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenhaj, Harun Al Rasyid, mengatakan pengawasan dilakukan untuk memastikan mekanisme pelimpahan nomor porsi berjalan sesuai aturan dan tidak merugikan jemaah.

“Setiap laporan yang mengindikasikan adanya pelanggaran akan kami tindak lanjuti. Pelimpahan nomor porsi menyangkut hak jemaah dan tidak boleh menjadi ruang untuk transaksi maupun penyalahgunaan,” ujar Harun di Surabaya, Jumat (18/9/2026).

Menurut dia, proses pemeriksaan tidak berhenti pada tahap klarifikasi. Jika ditemukan indikasi pelanggaran yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, Kemenhaj akan mengambil langkah sesuai kewenangan dan ketentuan hukum.

Meski demikian, seluruh proses pemeriksaan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

Harun menegaskan, nomor porsi haji bukan sesuatu yang dapat diperjualbelikan. Mekanisme pelimpahan telah memiliki persyaratan dan pihak penerima yang ditentukan pemerintah.

“Negara harus memastikan antrean dan pelayanan haji berjalan secara adil, transparan, dan sesuai aturan,” katanya.

### Enam Pelimpahan Terindikasi Bermasalah

Pemeriksaan terbaru berlangsung pada 14-18 September 2026. Sebanyak 19 dari sekitar 30 pihak yang teridentifikasi berkaitan dengan perkara tersebut telah dimintai keterangan.

Mereka berasal dari sejumlah unsur, antara lain jajaran Kemenhaj di daerah, Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), instansi kependudukan, rumah sakit, jemaah, hingga keluarga jemaah.

Kepala Subdirektorat Penindakan Haji Reguler Ditjen Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Ridwan Gaos yang memimpin tim pemeriksaan, mengatakan tujuh pelimpahan nomor porsi menjadi objek pendalaman.

“Dari tujuh pelimpahan nomor porsi yang kami dalami, terdapat enam pelimpahan yang ditemukan memiliki permasalahan atau ketidaksesuaian data maupun dokumen dengan ketentuan,” kata Gaos.

Tim menemukan indikasi penggunaan data yang diduga tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya dalam enam permohonan pelimpahan tersebut.

Selain itu, pemeriksa juga menemukan indikasi adanya transaksi terkait pengalihan nomor porsi.

Untuk memastikan temuan tersebut, Kemenhaj melakukan pencocokan silang terhadap berbagai dokumen dan keterangan. Pemeriksaan melibatkan jemaah, KBIHU, serta instansi yang berkaitan dengan penerbitan dan validasi dokumen.

Konfirmasi juga dilakukan kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya dan Pamekasan.

“Data kependudukan, hubungan keluarga, dokumen pendukung pelimpahan, keterangan jemaah, hingga pihak-pihak yang membantu proses tersebut harus kami cocokkan agar konstruksi peristiwanya jelas,” ujar Gaos.

Sejumlah pihak lainnya masih dijadwalkan menjalani pemeriksaan. Namun, ada pihak yang belum memberikan keterangan karena belum berhasil dihubungi dan masih dalam pencarian.

Gaos menegaskan, pemeriksaan belum sampai pada tahap menentukan pertanggungjawaban masing-masing pihak.

“Kami bekerja berdasarkan data, dokumen, dan keterangan. Prosesnya harus lengkap. Hasil pemeriksaan inilah yang nantinya menjadi dasar untuk menentukan tindak lanjut berikutnya sesuai kewenangan Kementerian Haji dan Umrah,” katanya.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antrean Haji Indonesia Tembus 5,5 Juta Orang, Tanda Daya Beli Umat yang Tinggi

    Antrean Haji Indonesia Tembus 5,5 Juta Orang, Tanda Daya Beli Umat yang Tinggi

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 564
    • 0Komentar

    JAKARTA – Calon jamaah haji asal Indonesia yang antre untuk berangkat terus melonjak drastis dari tahun ke tahun. Data terbaru menunjukkan lebih dari 5,5 juta warga Indonesia saat ini sedang menunggu giliran berangkat ke Tanah Suci, sementara kuota nasional hanya sekitar 220 ribu orang per tahun. Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Fadlul Imansyah, menyebut […]

    Bagikan Berita:
  • Jamaah Umrah Syahid dalam Serangan Houthi Saat Berihram, Apakah Langsung Dikuburkan?

    Jamaah Umrah Syahid dalam Serangan Houthi Saat Berihram, Apakah Langsung Dikuburkan?

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 38
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Meninggal dunia saat mengenakan kain ihram tidak serta-merta membuat jenazah seseorang diperlakukan dengan ketentuan khusus seperti Muslim yang gugur di medan perang. Hal ini berlaku bagi jamaah umrah yang wafat akibat serangan rudal kelompok Houthi di Arab Saudi. Wakil Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Muiz Ali, menjelaskan bahwa korban serangan […]

    Bagikan Berita:
  • Kasus Penipuan Umrah, Warga Maros Ramai-ramai Lapor ke Polrestabes Makassar

    Kasus Penipuan Umrah, Warga Maros Ramai-ramai Lapor ke Polrestabes Makassar

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 574
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Penipuan dan pemerasan berkedok perjalanan ibadah umrah terjadi di Sulawesi Selatan. Kali ini, sejumlah warga asal Mallawa, Kabupaten Maros, termasuk di antaranya beberapa Pegawai Negeri Sipil (PNS), melaporkan sebuah biro perjalanan umrah di Kota Makassar ke Polrestabes Makassar karena diduga melakukan penipuan. Mereka mendatangi kantor Polrestabes Makassar di Jalan Ahmad Yani, Senin (4/8/2025), […]

    Bagikan Berita:
  • UMKM di Sulsel Didorong Ambil Bagian Dalam Ekosistem Haji-umrah

    UMKM di Sulsel Didorong Ambil Bagian Dalam Ekosistem Haji-umrah

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 32
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID, GOWA – Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Sulawesi Selatan mengambil bagian dalam ekosistem ekonomi haji dan umrah. Langkah ini diharapkan membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk lokal sekaligus menjaga perputaran uang jemaah tetap di Indonesia. Dorongan tersebut disampaikan Irfan saat […]

    Bagikan Berita:
  • Kuota Haji Sulsel Bertambah 2.398 Kursi Setelah Kebijakan ‘Pukul Rata’ Daftar Tunggu Provinsi

    Kuota Haji Sulsel Bertambah 2.398 Kursi Setelah Kebijakan ‘Pukul Rata’ Daftar Tunggu Provinsi

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 688
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Sulawesi Selatan (Sulsel) mengalami peningkatan jumlah kuota haji reguler yang signifikan untuk musim haji 1447 H/2026 M. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) bersama DPR RI telah menetapkan kuota haji reguler untuk Provinsi Sulsel sebanyak 9.670 jemaah. H. Iqbal Ismail, yang merupakan Kabid Penyelenggara Ibadah Haji dan Umroh Kemenag Prov Sul-Sel mengungkapkan alasan kenaikan […]

    Bagikan Berita:
  • Data Antrean Haji Mulai Disisir, Kemenhaj Samakan Siskohat dengan Dukcapil

    Data Antrean Haji Mulai Disisir, Kemenhaj Samakan Siskohat dengan Dukcapil

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 88
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID — Antrean panjang jemaah haji Indonesia tidak hanya membutuhkan penataan dari sisi kuota dan keberangkatan. Pemerintah kini mulai membenahi fondasi lainnya: akurasi data jemaah yang berada dalam daftar tunggu. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sepakat memperkuat sinkronisasi data jemaah haji melalui pemadanan sistem informasi haji dengan basis data kependudukan. […]

    Bagikan Berita:
expand_less