Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Data Antrean Haji Mulai Disisir, Kemenhaj Samakan Siskohat dengan Dukcapil

Data Antrean Haji Mulai Disisir, Kemenhaj Samakan Siskohat dengan Dukcapil

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
  • visibility 38
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID — Antrean panjang jemaah haji Indonesia tidak hanya membutuhkan penataan dari sisi kuota dan keberangkatan. Pemerintah kini mulai membenahi fondasi lainnya: akurasi data jemaah yang berada dalam daftar tunggu.

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sepakat memperkuat sinkronisasi data jemaah haji melalui pemadanan sistem informasi haji dengan basis data kependudukan.

Kesepakatan itu dibahas Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf bersama Wakil Menteri Haji dan Umrah dalam pertemuan dengan Menteri Dalam Negeri di Kantor Kemendagri, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Fokusnya adalah mempertemukan data dalam Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) dengan data kependudukan yang dikelola Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

Dengan pemadanan tersebut, pemerintah ingin memastikan identitas jemaah dalam daftar tunggu tetap sesuai dengan kondisi kependudukan terkini. Data seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), domisili, status kependudukan hingga informasi ahli waris akan diselaraskan.

Langkah ini menjadi penting karena daftar tunggu haji bukan sekadar deretan nomor porsi. Di dalamnya terdapat data jutaan calon jemaah yang menjadi dasar pemerintah dalam menyusun pelayanan dan proses penyelenggaraan ibadah haji.

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf mengatakan pemadanan data diperlukan untuk melindungi hak jemaah sekaligus menutup celah terjadinya perubahan atau manipulasi data.

“Pemadanan data antara Siskohat dan Dukcapil ini merupakan langkah tegas kami untuk melindungi hak-hak jemaah sekaligus mencegah terjadinya manipulasi, perubahan, atau permainan data yang pernah ditemukan di masa lalu,” kata Irfan.

Menurut dia, penyelenggaraan haji ke depan harus bertumpu pada data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Nomor Porsi Tidak Berubah

Di tengah proses pemadanan data, pemerintah memastikan jemaah tidak perlu khawatir antreannya akan berubah.

Kemenhaj menegaskan sinkronisasi Siskohat dan Dukcapil bersifat administratif. Proses tersebut tidak dimaksudkan untuk mengubah nomor porsi maupun menggeser estimasi tahun keberangkatan jemaah.

Sebagian besar proses juga dilakukan melalui sistem sehingga jemaah tidak perlu datang untuk mengurus pembaruan data secara langsung.

Apabila ditemukan ketidaksesuaian data yang signifikan, kementerian atau instansi terkait di daerah akan menghubungi jemaah secara resmi.

Kemenhaj sekaligus mengingatkan jemaah agar tidak mudah percaya kepada pihak yang mengaku dapat membantu proses pemadanan data.

Jemaah tidak dikenakan biaya untuk proses tersebut. Karena itu, permintaan uang, dokumen asli, maupun kata sandi dengan alasan pembaruan data perlu diwaspadai.

Tak Hanya Data, Pemeriksaan Kesehatan Juga Diseragamkan

Kerja sama Kemenhaj dan Kemendagri tidak berhenti pada urusan data kependudukan.

Kedua kementerian juga membahas penguatan pelayanan pemeriksaan kesehatan calon jemaah haji di daerah.

Pemerintah ingin memastikan pemeriksaan kesehatan dilakukan dengan standar medis yang seragam. Di saat yang sama, tarif pemeriksaan juga akan diarahkan agar lebih wajar dan tidak berbeda jauh antarwilayah.

“Kami menaruh perhatian serius agar pelaksanaannya berjalan sebaik-baiknya dan memenuhi standar medis yang ada. Selain kualitas, kami bersama Kemendagri juga akan memastikan adanya standarisasi tarif pemeriksaan,” ujar Irfan.

Dukungan pemerintah daerah dibutuhkan karena proses pemeriksaan kesehatan menjadi salah satu tahapan penting sebelum jemaah diberangkatkan ke Tanah Suci.

Dengan demikian, agenda sinkronisasi data dan penataan pemeriksaan kesehatan berjalan dalam satu kerangka: membenahi pelayanan haji sejak jemaah masih berada dalam masa tunggu hingga memasuki tahapan keberangkatan.

Kemenhaj dan Kemendagri selanjutnya akan memperkuat koordinasi teknis untuk merealisasikan integrasi Siskohat-Dukcapil sekaligus merumuskan mekanisme pemeriksaan kesehatan yang memenuhi standar dan tetap terjangkau.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lagi-lagi 2 WNI Ditangkap karena Jual Jasa Haji Ilegal, Pelaku Bermukim di Saudi

    Lagi-lagi 2 WNI Ditangkap karena Jual Jasa Haji Ilegal, Pelaku Bermukim di Saudi

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 482
    • 0Komentar

    MAKKAH – Warga Negara Indonesia (WNI) kembali ditangkap pasukan keamanan haji Arab Saudi lantaran menjual jasa haji ilegal. Dua pelaku tersebut, yakni seorang laki-laki dan seorang perempuan, bermukim di Arab Saudi. Mereka diciduk dengan barang bukti yang diamankan antara lain tumpukan uang rupiah dan sejumlah paspor Garuda. Departemen Keamanan Publik Arab Saudi dalam siaran pers […]

    Bagikan Berita:
  • Cuaca Madinah Pekan Ini Capai 44 Derajat Celsius, Jemaah Haji Diminta Perbanyak Cairan dan Hindari Aktivitas Siang Hari

    Cuaca Madinah Pekan Ini Capai 44 Derajat Celsius, Jemaah Haji Diminta Perbanyak Cairan dan Hindari Aktivitas Siang Hari

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 147
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Jemaah haji Indonesia yang masih berada di Madinah diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca panas yang diperkirakan berlangsung sepanjang pekan ini. Cuaca sebelumnya diperkirakan mencapai hingga 50 derajat Celsius di sejumlah wilayah Arab Saudi. Per hari ini, dan beberapa hari ke depan, suhu di Kota Madinah tetap tergolong ekstrem dengan temperatur siang hari mencapai […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Haji Hilang di Tanah Suci Belum Ditemukan, Malah Bertambah Jadi Tiga

    Jemaah Haji Hilang di Tanah Suci Belum Ditemukan, Malah Bertambah Jadi Tiga

    • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 450
    • 0Komentar

    SAUDI — Bertambahnya jumlah jemaah haji Indonesia yang hilang di Arab Saudi menjadi tiga orang per 22 Juni 2025 menimbulkan pertanyaan besar soal kemampuan sistem pengelolaan jemaah haji, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia dan penderita demensia. Kasus terbaru, Hasbullah (73), jemaah dari kloter BDJ 07 yang dilaporkan hilang sejak Selasa dini hari, 17 Juni […]

    Bagikan Berita:
  • DPR Setujui Revisi UU Haji, Usulan Pembentukan Kementerian Haji dan Umrah Menguat

    DPR Setujui Revisi UU Haji, Usulan Pembentukan Kementerian Haji dan Umrah Menguat

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 617
    • 0Komentar

    JAKARTA — Pembentukan Kementerian Haji dan Umrah kembali mencuat ke permukaan seiring disetujuinya revisi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah oleh Badan Legislasi (Baleg) DPR RI. Revisi tersebut diajukan sebagai usul inisiatif DPR dan telah mendapat persetujuan dalam rapat Baleg pada Senin (8/7). Wakil Ketua MPR RI yang juga anggota […]

    Bagikan Berita:
  • Kereta Haramain Siapkan 1,7 Juta Kursi dan 3.600 Perjalanan Rute Makkah-Madinah Selama Ramadhan

    Kereta Haramain Siapkan 1,7 Juta Kursi dan 3.600 Perjalanan Rute Makkah-Madinah Selama Ramadhan

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 347
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Saudi Arabia Railways (SAR) memastikan seluruh persiapan operasional telah rampung. Fokus utama diarahkan pada penguatan layanan Kereta Cepat Haramain, moda transportasi vital yang menghubungkan dua kota suci, Makkah dan Madinah. Melalui rencana strategis terpadu, SAR meningkatkan kapasitas sekaligus menambah frekuensi perjalanan demi menjamin kelancaran mobilitas para […]

    Bagikan Berita:
  • Gantikan Ibunya yang Wafat, Anak Polisi Jadi Calon Haji Termuda Bone

    Gantikan Ibunya yang Wafat, Anak Polisi Jadi Calon Haji Termuda Bone

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 328
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Muhammad Fadhel Anugrah, remaja asal Kabupaten Bone, menjadi salah satu calon jemaah haji (CJH) termuda yang akan diberangkatkan tahun ini. Siswa MTs kelas II di MTs Watampone itu berangkat menunaikan ibadah haji menggantikan mendiang ibunya. Ayah Fadhel, Iptu Bahri, menceritakan bahwa dirinya bersama sang istri telah mendaftar haji sejak tahun 2011. Namun takdir […]

    Bagikan Berita:
expand_less