Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Kemenag Meminta Maaf Atas Kekacauan Pelayanan Jemaah Haji di Armuzna

Kemenag Meminta Maaf Atas Kekacauan Pelayanan Jemaah Haji di Armuzna

  • account_circle REDAKSI
  • calendar_month Ming, 8 Jun 2025
  • visibility 171

JAKARTA – Setelah diwarnai berbagai masalah pelayanan, Kementerian Agama (Kemenag) akhirnya menyampaikan permohonan maaf terkait itu. Sebelumnya, sejumlah kendala terjadi selama puncak ibadah haji 2025 di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, Mina).

Beberapa kendala itu antara lain keterlambatan evakuasi jemaah dari Muzdalifah ke Mina, hingga penempatan jemaah di tenda Arafah yang tidak sesuai dengan rencana.

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Hilman Latief, menjelaskan sejumlah kendala dalam proses evakuasi jemaah haji dari Muzdalifah ke Mina. Ia menyebutkan tiga faktor utama yang menjadi penyebab terhambatnya proses tersebut.

Pertama, jadwal keberangkatan bus yang tidak konsisten akibat tingginya jumlah armada yang dioperasikan dan panjangnya antrean di jalur transportasi. Hal ini menyebabkan keterlambatan dalam pergerakan bus.

Kedua, kemacetan lalu lintas menyebabkan rotasi bus dari Mina ke Muzdalifah terhambat selama beberapa jam pada waktu-waktu tertentu. Akibatnya, banyak jemaah memilih keluar dari kawasan Muzdalifah dengan berjalan kaki karena khawatir tidak segera dijemput.

Ketiga, lonjakan jemaah yang memilih berjalan kaki secara masif. Pada Jumat, 6 Mei 2025, sejumlah jemaah dari berbagai maktab memutuskan untuk berjalan ke Mina karena kekhawatiran tidak akan terangkut hingga siang hari. Dalam situasi tersebut, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi akhirnya memutuskan untuk melepas sebagian jemaah berjalan kaki, namun tetap mengimbau jemaah lansia dan berisiko tinggi untuk menunggu jemputan bus di Muzdalifah.

“Atas nama penyelenggara ibadah haji, kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi,” ujar Hilman dalam keterangan pers di Makkah, Minggu, 8 Juni 2025.

Di sisi lain, PPIH Arab Saudi juga menghadapi tantangan dalam penempatan jemaah di tenda-tenda Arafah. Ketua PPIH Arab Saudi, Muchlis M Hanafi, mengungkapkan bahwa permasalahan tersebut dipicu oleh kombinasi faktor teknis, sosial, dan kultural yang berdampak pada kepadatan tenda dan kendala distribusi logistik.

Prosesi wukuf di Arafah sebagai puncak ibadah haji berlangsung pada 9 Zulhijjah 1446 H, bertepatan dengan 5 Juni 2025. Jemaah Indonesia mulai diberangkatkan dari hotel di Makkah menuju Arafah sejak 4 Juni 2025. Namun, dalam pelaksanaannya, ada sebagian jemaah yang tidak langsung mendapatkan tempat di tenda karena keterbatasan ruang dan pengelolaan.

Muchlis menjelaskan bahwa beberapa faktor yang menyebabkan permasalahan tersebut antara lain:

Pertama, masih terdapat tenda yang sebenarnya memiliki ruang kosong namun tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal karena berbagai alasan teknis dan keterbatasan pengaturan di lapangan.

Kedua, skema pemberangkatan berdasarkan hotel menyulitkan pengelolaan penempatan jemaah. Meski sistem didasarkan pada markaz dan syarikah, dalam praktiknya banyak jemaah yang berpindah hotel, bahkan antar markaz dan syarikah, yang kadang tidak berkaitan dengan alasan resmi seperti penggabungan keluarga.

Ketiga, keterbatasan jumlah petugas dibandingkan dengan jumlah jemaah. PPIH telah membagi layanan menjadi tiga wilayah kerja, yakni Daker Bandara yang menangani Arafah, Daker Makkah di Muzdalifah, dan Daker Madinah di Mina. Namun jumlah petugas yang ada belum mencukupi untuk mengatur mobilitas jemaah secara efektif.

Keempat, mobilitas jemaah yang tidak terkendali juga memperburuk situasi. Banyak jemaah berpindah tenda untuk bergabung dengan keluarga atau rombongan dari daerah asal, tanpa koordinasi dengan petugas.

“Perpindahan ini menyebabkan ketidakseimbangan dalam distribusi jemaah di tenda dan menyulitkan pengelolaan layanan secara menyeluruh,” jelas Muchlis.

Bagikan Berita:
  • Penulis: REDAKSI

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuota Haji Indonesia di Tangan Pemerintah Saudi, Akan Diumumkan Resmi pada 10 Juli

    Kuota Haji Indonesia di Tangan Pemerintah Saudi, Akan Diumumkan Resmi pada 10 Juli

    • calendar_month Ming, 22 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 174
    • 0Komentar

    JAKARTA – Di tengah ramainya isu terkait kuota haji Indonesia yang akan dikurangi, keputusan terkait kuota tersebut tetap ditentukan oleh Pemerintah Arab Saudi. Hingga saat ini, belum ada informasi resmi terkait jumlah kuota haji untuk tahun 1447 Hijriah atau 2026 Masehi. Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Hilman Latief, mengungkapkan, kuota resmi baru […]

    Bagikan Berita:
  • Evaluasi Haji 2025, MUI Tekankan Pengaturan Penempatan Jemaah di Saudi Hingga Skema Pelunasan

    Evaluasi Haji 2025, MUI Tekankan Pengaturan Penempatan Jemaah di Saudi Hingga Skema Pelunasan

    • calendar_month Sel, 17 Jun 2025
    • account_circle Imam Dzulkifli
    • visibility 313
    • 0Komentar

    JAKARTA – Banyaknya jemaah yang terpisah dari rombongan semula karena sistem penempatan berbasis Syarikah yang semrawut, menjadi salah satu poin evaluasi penting pada musim haji tahun ini. Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Zainut Tauhid Sa’adi menyampaikan, masih ada yang harus diperbaiki dalam penyelenggaraan ibadah haji 2025, khususnya dalam menyesuaikan sistem haji […]

    Bagikan Berita:
  • Bukan Cuma Antre, Masuk Raudhah Kini Wajib Pakai Kartu-Aplikasi Nusuk

    Bukan Cuma Antre, Masuk Raudhah Kini Wajib Pakai Kartu-Aplikasi Nusuk

    • calendar_month Ming, 29 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 334
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Musim haji 2025 diramaikan dengan kabar banyaknya calon haji yang tertolak bahkan harus dideportasi karena tidak mengantongi kartu nusuk, atau menggunakan visa yang tidak resmi. Nah, bukab cuma haji. Pelaksanaan ibadah umrah pada tahun ini juga bakal lebih ketat. Salah satu tempat penting yang dikunjungi jemaah ketika berada di Saudi, adalah Raodah, aau […]

    Bagikan Berita:
  • Penampakan Ka’bah yang Mulai Dilapisi Kain Putih, Tanda Dibukanya Musim Haji 2025 photo_camera 6

    Penampakan Ka’bah yang Mulai Dilapisi Kain Putih, Tanda Dibukanya Musim Haji 2025

    • calendar_month Kam, 15 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 412
    • 0Komentar

    SAUDI – Pengelola dua Masjid Suci (Haramain) mulai menggulung sebagian kain kiswah atau kain hitam penutup Kabah ke atas, lalu melapisi kiblat Umat Muslim itu dengan kain putih. Prosesi itu berlangsung setelah Isya pada Selasa (13/5) malam WAS atau Rabu (14/5) dini hari WIB. Diketahui, pelapisan kain putih padah Ka’bah merupakan tanda dimulainya persiapan musim […]

    Bagikan Berita:
  • Mulai 2026, Jemaah RI Nikmati Hotel Milik Danantara 500 Meter dari Masjidil Haram Berkapasitas 25 Ribu Orang

    Mulai 2026, Jemaah RI Nikmati Hotel Milik Danantara 500 Meter dari Masjidil Haram Berkapasitas 25 Ribu Orang

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 49
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah memastikan sebagian Kompleks Haji Indonesia di Makkah mulai bisa digunakan pada musim haji 2026. Hotel yang telah dibeli dan dimenangkan dalam proses lelang akan difungsikan lebih dulu untuk menampung hingga 24–25 ribu jemaah haji Indonesia, sebelum pembangunan kawasan terpadu Kampung Haji Indonesia rampung sepenuhnya. Kepastian ini disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, […]

    Bagikan Berita:
  • Kemenhaj Tegaskan Diklat PPIH Arab Saudi  Bagian dari Seleksi, Tak Ada Perlakuan Istimewa

    Kemenhaj Tegaskan Diklat PPIH Arab Saudi Bagian dari Seleksi, Tak Ada Perlakuan Istimewa

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 6
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kementerian Haji dan Umrah menegaskan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi adalah bagian dari seleksi. Hal ini menanggapi isu terkait adanya petugas haji yang diberhentikan padahal sedang mengikuti pendidikan dan pelatihan atau diklat. Kolonel (Purn) Muftiono, Wakil Ketua Diklat PPIH Arab Saudi, mengungkapnan bahwa seluruh peserta diklat sejak […]

    Bagikan Berita:
expand_less