Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Menteri Agama Klaim Evaluasi Haji 2025 Berjalan Baik, Tak Ada Pemotongan Kuota Tahun Depan

Menteri Agama Klaim Evaluasi Haji 2025 Berjalan Baik, Tak Ada Pemotongan Kuota Tahun Depan

  • account_circle REDAKSI
  • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
  • visibility 679
  • print Cetak

JEDDAH – Menteri Agama Nasaruddin Umar menyatakan bahwa evaluasi pelaksanaan ibadah haji tahun 2025 bersama otoritas Arab Saudi berlangsung dengan baik. Bahkan, menurutnya, jemaah haji asal Indonesia mendapat pujian langsung dari pemerintah Arab Saudi karena dinilai sebagai jemaah paling tertib dan disiplin.

“Pelaksanaan ibadah haji kita tahun ini berlangsung normal, tidak ada hal yang istimewa juga. Keterlambatan makanan dan penerbangan memang terjadi, tapi itu hal yang setiap tahun terjadi dan sudah diantisipasi,” ujar Nasaruddin kepada wartawan di Bandara Jeddah, menjelang kepulangan kloter UPG 07 (Makassar) ke tanah air.

Nasaruddin menyampaikan dari sisi teknis pelaksanaan, angka kematian jemaah juga tercatat lebih rendah dibandingkan tahun lalu.
“Jumlah kematian dibandingkan dengan tahun lalu masih jauh lebih sedikit. Artinya, pelayanan kesehatan juga semakin membaik,” tuturnya.

Menteri Nasaruddin pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh otoritas Arab Saudi yang telah bekerja sama dan memberikan layanan optimal, mulai dari Kementerian Haji dan Umrah, Kementerian Kesehatan, hingga petugas imigrasi. “Ini adalah pelaksanaan haji terbaik dari sisi manajemen Arab Saudi,” katanya.

Isu Pemotongan Kuota Tidak

Menanggapi isu yang beredar mengenai kemungkinan pemotongan kuota haji Indonesia akibat sejumlah kekurangan, Nasaruddin mengungkapkan tidak pernah mendengar ada pembahasan pemotongan kuota dalam evaluasi resmi.

“Justru Arab Saudi sedang menyiapkan peningkatan kapasitas. Area sekitar Ka’bah sedang dikembangkan, bahkan di Mina nanti akan dibangun apartemen sebagai pengganti tenda,” jelasnya.

Dorong Anak Muda Daftar Haji Lebih Dini

Dalam kesempatan tersebut Nasaruddin juga mengungkapkan kekhawatirannya terhadap tren menurunnya minat anak muda untuk mendaftar haji. Padahal, menurutnya, masa tunggu yang panjang justru menjadi alasan penting agar generasi muda mulai mendaftar sejak dini.

“Kami melihat ada penurunan drastis dari kalangan muda dalam pendaftaran haji. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi kita semua untuk membangkitkan semangat mereka dalam menunaikan rukun Islam kelima ini,” jelasnya.

Tidak Ada Jemaah yang Terabaikan

Menteri Agama juga memastikan bahwa seluruh jemaah, termasuk yang dalam kondisi sakit atau lanjut usia, tetap difasilitasi untuk menunaikan ibadah haji.

“Kalau ada yang sakit atau tidak bisa bergerak, kita badalkan. Yang tidak mampu secara fisik, kita safarikan. Tidak ada satu pun jemaah yang ditinggalkan,” tegasnya.

Dengan sejumlah evaluasi dan catatan kecil yang telah dicatat, Nasaruddin optimistis bahwa pelaksanaan haji Indonesia ke depan akan terus membaik. Ia pun mengajak semua pihak untuk terus mendukung dan mempersiapkan diri sejak awal agar pelayanan kepada jemaah haji bisa semakin maksimal dari tahun ke tahun.

Bagikan Berita:
  • Penulis: REDAKSI

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar

    75 Tahun Penyelenggaraan Haji di Bawah Kemenag, Nasaruddin Paparkan Poin Percepatan Transisi ke BPH

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 512
    • 0Komentar

    JAKARTA – Sekitar 75 tahun lamanya penyelenggaraan haji di bawah kendali Kementerian Agama. Kini tiba saatnya Kemenag (Kementerian Agama) menyerahkan mandat tersebut kepada Badan Penyelenggara Haji (BPH) sesuai Peraturan Presiden No 154 tahun 2024. Dalam rentang panjang itu, dinamika dan tantangan senantiasa hadir setiap tahun penyelenggaraan ibadah haji. Hal yang patut disyukuri adalah setiap dinamika […]

    Bagikan Berita:
  • Heboh Unggahan Non-muslim Tawaf di Masjidilharam, Ini Dasar dan Alasan Larangan Keras Masuk di Tanah Suci

    Heboh Unggahan Non-muslim Tawaf di Masjidilharam, Ini Dasar dan Alasan Larangan Keras Masuk di Tanah Suci

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 650
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Warga non-muslim, menurut syariat dan aturan Pemerintah Arab Saudi dilarang keras memasuki Tanah Suci, atau dua kota suci: Mekkah dan Madinah. Karena itu, sebuah unggahan baru-baru ini menuai kecaman ribuan komentar dari warganet, karena menunjukkan aksi seorang warga Non-Muslim masuk ke Kawasan Masjidilharam dan ikut tawaf. Sebagian menilai tindakan itu sebagai bentuk ketidaktahuan, […]

    Bagikan Berita:
  • Tax Refund Kini Tersedia di Gerai-gerai Arab Saudi, Tak Perlu Lagi Antre di Bandara

    Tax Refund Kini Tersedia di Gerai-gerai Arab Saudi, Tak Perlu Lagi Antre di Bandara

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 478
    • 0Komentar

    SAUDI – Jemaah maupun wisatawan yang datang ke Arab Saudi dan berbelanja di negeri itu saat kini bisa langsung menikmati fasilitas pengembalian pajak pertambahan nilai (PPN) atau tax refund langsung saat selesai berbelanja. Pengembalian atau refund pajak itu bisa dilakukan dengan cepat tanpa menunggu saat di bandara. Program refund instan ini berlaku di lebih dari […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Haji Tidak Boleh Overstay, Pemerintah Arab Saudi Ingatkan Sanksi Tegas

    Jemaah Haji Tidak Boleh Overstay, Pemerintah Arab Saudi Ingatkan Sanksi Tegas

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 443
    • 0Komentar

    SAUDI – Visa haji yang berlaku untuk para jemaah haji dari seluruh dunia, cuma berlaku untuk kepentingan haji. Ketika prosesi berhaji selesai, maka jemaah haji harus langsung pulang dan tidak boleh memperpanjang waktu bermukim di Makkah karena visanya cuma visa berhaji. Pemerintah Arab Saudi telah mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh jemaah haji untuk segera meninggalkan […]

    Bagikan Berita:
  • Gagal Berangkat Haji 2025, Warga Jeneponto Tuntut Uangnya Dikembalikan

    Gagal Berangkat Haji 2025, Warga Jeneponto Tuntut Uangnya Dikembalikan

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 470
    • 0Komentar

    JENEPONTO – Seorang jemaah calon haji khusus yang gagal berangkat saat mendaftar haji furoda menuntut uangnya dikembalikan. Jemaah tersebut, Abd Daud yang akrab disapa Daeng Ngondang pun menuntut NABA Tour & Travel dan agen travelnya, yakni H Rahim untuk mengembalikan duitnya yang disetor pada 2025. Abd Daud (65), Warga Ulugalung, Togo-togo, Kecamatan Batang, Jeneponto, awalnya […]

    Bagikan Berita:
  • Penjelasan Kanwil Kemenhaj Sulsel Terkait Jemaah Makassar Wafat saat di Bandara

    Penjelasan Kanwil Kemenhaj Sulsel Terkait Jemaah Makassar Wafat saat di Bandara

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 387
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Insiden meninggalnya seorang jemaah umrah asal Makassar di Arab Saudi memicu sorotan publik. Jemaah bernama Maemuna dilaporkan wafat saat menunggu keberangkatan di Bandara King Abdulaziz International Airport, setelah penerbangan yang akan membawanya pulang mengalami penundaan hingga dua hari. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis 5 Februari 2026. Informasi awal menyebutkan, korban diduga meninggal akibat […]

    Bagikan Berita:
expand_less