Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Haru, Penjual Bakso 73 Tahun Asal Maros Berangkat Haji Pakai Kursi Roda Pulang Jalan Kaki

Haru, Penjual Bakso 73 Tahun Asal Maros Berangkat Haji Pakai Kursi Roda Pulang Jalan Kaki

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
  • visibility 114
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID – Di antara jutaan tamu Allah yang menunaikan ibadah haji setiap tahun, selalu ada kisah-kisah yang meninggalkan jejak haru dan pelajaran tentang kekuasaan-Nya. Salah satunya datang dari Supanto, seorang penjual bakso berusia 73 tahun asal Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Saat berangkat menuju Tanah Suci, Supanto harus menggunakan kursi roda. Kondisi fisiknya yang mengalami kelumpuhan membuat aktivitas sehari-hari tidak lagi mudah dijalani. Namun keterbatasan itu tidak menghalangi tekadnya untuk memenuhi panggilan Allah SWT ke Baitullah.

Tidak ada yang menyangka, lelaki sederhana yang mengumpulkan biaya haji dari hasil berjualan bakso itu akan pulang dengan cerita yang membuat banyak orang terharu.

Ia kembali ke Indonesia dengan berjalan kaki.

Perjalanan Seorang Penjual Bakso Menuju Baitullah

Kisah Supanto pertama kali menarik perhatian Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan, Ikbal Ismail.

Ikbal mengaku bertemu langsung dengan Supanto dan istrinya saat mengantar rombongan jemaah haji khusus dari PT An-Nur Ma’arif pada 14 Mei 2026.

“Pada saat itu kami melihat ada jemaah atas nama Supanto dan istrinya menggunakan kursi roda. Ternyata beliau adalah penjual bakso di Kabupaten Bone,” ujar Iqbal Ismail kepada wartawan, Kamis (18/6/2026).

Di tengah banyaknya kisah tentang perjalanan haji, sosok Supanto meninggalkan kesan tersendiri. Bukan hanya karena kondisi fisiknya, tetapi juga karena perjuangannya mewujudkan impian berhaji dari hasil usaha sederhana yang digelutinya selama bertahun-tahun.

“Jadi dengan menjual bakso bisa melaksanakan ibadah haji melalui haji khusus. Ini luar biasa karena semangatnya luar biasa,” katanya.

Bagi banyak orang, kisah Supanto menjadi pengingat bahwa panggilan ke Tanah Suci tidak mengenal batas profesi maupun keadaan. Allah membuka jalan bagi siapa saja yang bersungguh-sungguh berikhtiar.

Doa di Hadapan Kakbah

Sebelum berpisah, Iqbal mengaku sempat memberikan semangat kepada Supanto.

Ia menyarankan agar jemaah lansia tersebut memperbanyak doa saat berada di depan Ka’bah, memohon kesehatan dan kemudahan kepada Allah SWT.

“Di saat itu saya berikan semangat, saya berikan motivasi, berdoa di saat sudah di depan Ka’bah agar dapat diberikan oleh Allah untuk bisa jalan kembali,” tuturnya.

Bagi setiap Muslim, Ka’bah bukan sekadar bangunan suci yang menjadi kiblat salat. Di tempat itulah jutaan doa dipanjatkan dengan penuh harap, air mata ditumpahkan, dan harapan-harapan diserahkan sepenuhnya kepada Allah SWT.

Tak ada yang tahu doa mana yang akan dikabulkan. Namun setiap hamba diperintahkan untuk terus berikhtiar dan berharap kepada-Nya.

Pulang Tanpa Kursi Roda

Beberapa waktu kemudian, kabar yang tak terduga sampai ke telinga Iqbal.

Ia mendengar bahwa Supanto sudah tidak lagi menggunakan kursi roda dan mampu berjalan sendiri.

Kabar itu membuatnya tergerak untuk menyambut langsung kepulangan Supanto di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, pada 17 Juni 2026.

“Di saat mau balik saya dengar beliau sudah bisa jalan, makanya saya termotivasi untuk menjemput beliau. Saya lihat langsung pada saat beliau kembali sudah tidak menggunakan kursi roda,” ungkapnya.

Pemandangan yang dilihat Iqbal saat itu sangat berbeda dibanding ketika keberangkatan beberapa pekan sebelumnya.

Lelaki yang dulu didorong menggunakan kursi roda kini telah berdiri dan berjalan dengan kakinya sendiri.

Ada satu kisah lain yang tak kalah menyentuh.

Saat bertemu kembali dengan Supanto, Iqbal sempat menanyakan keberadaan kursi roda yang sebelumnya digunakan selama berada di Tanah Suci.

Jawaban yang diterimanya membuatnya semakin terharu.

“Saya tanya mana kursi rodanya, ternyata dia sudah sumbangkan di Masjidil Haram untuk jemaah-jemaah di sana,” bebernya.

Di saat banyak orang mungkin ingin menyimpan barang tersebut sebagai kenang-kenangan, Supanto justru memilih meninggalkannya untuk membantu orang lain yang membutuhkan.

Sebuah tindakan sederhana yang mencerminkan nilai kepedulian dan keikhlasan yang sering kali tumbuh selama perjalanan spiritual di Tanah Suci.

Ikhtiar, Doa, dan Kehendak Allah

Apa yang dialami Supanto menjadi pelajaran tentang hubungan antara ikhtiar manusia dan kehendak Allah SWT.

Sebagai seorang Muslim, ia telah melakukan apa yang bisa dilakukan: bekerja keras mencari nafkah, menabung untuk berhaji, berangkat ke Tanah Suci meski dalam kondisi terbatas, serta memanjatkan doa dengan penuh harap.

Pada akhirnya, segala sesuatu kembali kepada kehendak Allah.

“Artinya di saat Allah ingin pak Supanto jalan, jalan. Kalau Allah menghendaki, insyaallah. Itu menjadi motivasi bagi pak Supanto dan akhirnya alhamdulillah bisa berjalan kembali,” imbuhnya.

Bagi banyak orang, kisah Supanto mungkin akan dikenang sebagai cerita tentang kesembuhan. Namun lebih dari itu, kisah ini adalah tentang keyakinan yang tidak pernah padam, tentang seorang penjual bakso yang tetap percaya pada pertolongan Allah meski tubuhnya tak lagi sekuat dulu.

Dan di Tanah Suci, tempat jutaan doa bertemu dengan harapan, Supanto menemukan hadiah yang tidak pernah ia duga sebelumnya: kesempatan untuk kembali melangkah.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menag Klaim Arab Saudi Penuhi Permohonan Prabowo untuk Kampung Haji

    Menag Klaim Arab Saudi Penuhi Permohonan Prabowo untuk Kampung Haji

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 859
    • 0Komentar

    SAUDI – Rencana Presiden Prabowo Subianto untuk membangun kampung haji –yang di dalamnya juga termasuk perumahan haji disambut baik Perdana Mengeri Kerajaan Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al Saud (MBS). Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, bahkan mengklaim Arab Saudi memenuhi permohonan presiden terkait perumahan haji tersebut. Diketahui, Presiden Prabowo Subianto sebelumnya melakukan […]

    Bagikan Berita:
  • Jumariah, Nenek yang Jadi Ikon Global Haji 2026 Tuntaskan 3 Kali Umrah Setelah Sepekan Lebih di Makkah

    Jumariah, Nenek yang Jadi Ikon Global Haji 2026 Tuntaskan 3 Kali Umrah Setelah Sepekan Lebih di Makkah

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 183
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Jumariah cukup gugup saat kakinya melangkah memasuki pelataran Masjidil Haram, Minggu 10 Mei 2026. Di bawah terik langit Makkah, perempuan lanjut usia itu berulang kali mengusap wajahnya dengan ujung kerudung hitam yang ia kenakan. Lalu, momen magis itu tiba. Ketika bangunan kubus terbungkus kain kiswah hitam megah itu tegak berdiri persis di depan […]

    Bagikan Berita:
  • Kemenhaj Sulut Apresiasi Tazkiyah Tour: Kantornya Jelas dan Memperhatikan Kemabruran

    Kemenhaj Sulut Apresiasi Tazkiyah Tour: Kantornya Jelas dan Memperhatikan Kemabruran

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 36
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sulawesi Utara mengapresiasi keberadaan Tazkiyah Tour yang sejak awal berdiri telah memiliki kantor cabang resmi di Kota Manado. Keberadaan kantor cabang tersebut dinilai penting untuk memberikan kepastian dan perlindungan kepada masyarakat yang hendak menggunakan jasa perjalanan ibadah umrah maupun haji khusus. Kepala Kanwil Kemenhaj Sulawesi Utara, […]

    Bagikan Berita:
  • Warganya Banyak ke Saudi untuk Jadi Pengemis, Pakistan Peringatkan Ancaman Hukumnya

    Warganya Banyak ke Saudi untuk Jadi Pengemis, Pakistan Peringatkan Ancaman Hukumnya

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 50
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID — Pemerintah Pakistan mengeluarkan peringatan tegas kepada warganya yang akan menunaikan ibadah haji di Arab Saudi. Para jemaah diminta mematuhi seluruh hukum dan peraturan yang berlaku di Kerajaan serta tidak melakukan aktivitas yang dapat berujung pada persoalan hukum. Peringatan tersebut disampaikan Kedutaan Besar Pakistan untuk Arab Saudi menjelang pelaksanaan Haji 2026. Warga negaranya diminta […]

    Bagikan Berita:
  • Menhaj Ingatkan PIHK: Jangan Jual Kepastian Haji Sebelum Visa Terbit

    Menhaj Ingatkan PIHK: Jangan Jual Kepastian Haji Sebelum Visa Terbit

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 63
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan Yusuf meminta Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) memperketat tata kelola penyelenggaraan dan tidak menjadikan keberangkatan jemaah sebagai sekadar target perekrutan. Pesan itu disampaikan Irfan dalam Mukernas III Serikat Penyelenggara Umrah dan Haji Indonesia (SAPUHI) di Malang, Jawa Timur, Selasa (11/8/2026). Menhaj secara khusus menyoroti praktik penyelenggaraan […]

    Bagikan Berita:
  • Aksi Hero Rayan bin Saeed, Petugas Keamanan Masjidilharam yang Menyelamatkan Nyawa Seorang Pria

    Aksi Hero Rayan bin Saeed, Petugas Keamanan Masjidilharam yang Menyelamatkan Nyawa Seorang Pria

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 377
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Aksi seorang jemaah yang nekat melompat dari ketinggian di Kawasan Masjidilharam, menjadi ramai di media sosial. Namun, di balik insiden itu, seorang petugas keamanan, Rayan bin Saeed bin Yahya Al-Ahmad, menjadi buah bibir karena aksi penyelamatan yang dia lakukan. Rayan bin Saeed, dengan gagah mempertaruhkan nyawanya demi menghalangi kepala seorang pria terbentur ke […]

    Bagikan Berita:
expand_less