Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Pembenahan Struktur Kementerian Haji Umrah Bikin Penyelenggaraan Haji 2026 Tersendat

Pembenahan Struktur Kementerian Haji Umrah Bikin Penyelenggaraan Haji 2026 Tersendat

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
  • visibility 573
  • print Cetak

MAKASSAR – Setelah resmi berdirinya Kementerian Haji dan Umrah, para pejabat dan pegawai di lembaga negara tersebut kini harus berbenah. Pejabat-pejabat yang mengisi berbagai posisi harus dibereskan dahulu. Itu membuat penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 sedikit tersendat.

Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengungkapkan, untuk posisi Kepala Kementerian Haji dan Umrah di setiap daerah, untuk sementara dijabat oleh para pejabat yang sebelumnya menjadi Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah di Kantor Kemenag di daerah tersebut.

Mereka secara otomatis ditunjuk sebagai pelaksana tugas (Plt) Kepala Kanwil Haji dan Umrah. Akan tetapi, implementasinya belum seragam di lapangan.

Kepala Bidang PHU Kanwil Kemenag Jabar, Boy Hari Novian, yang kini jadi Plt Kakanwil Kementerian Haji dan Umrah Jawa Barat, mengaku statusnya masih menggantung.

“Karena ini kan salah satu cara untuk menseleksi juga biar ketika jadi kita benar perform apa enggak,” ucap Boy, Rabu (17/9/2025).

Ia menyebut belum ada kejelasan terkait struktur organisasi dan tata kelola (SOTK) baru. “Enggak jelas saya juga, Kemenhaj belum, Kemenag sudah enggak ada. (Plt kakanwil?) Kabid saja masih, karena kita belum ada apa-apa, belum jelas,” tambahnya.

Soal kantor, Boy mengatakan masih berkantor di Jalan Jenderal Sudirman, Bandung. Ada wacana kantor kanwil dipindah ke kawasan embarkasi Bekasi atau Kertajati. “Kalau bisa kita menyarankan lebih baik di Kota Bandung. Kenapa? Karena untuk koordinasi itu akan lebih mudah kalau kita ada di ibu kota provinsi,” tuturnya.

SDM Minim, Jamaah Puluhan Ribu

Meski masih menunggu kepastian pusat, persiapan teknis seperti verifikasi jamaah, pembuatan paspor, dan koordinasi kabupaten/kota tetap berjalan. Tantangan terbesar ada di SDM.

Boy menyebut saat ini hanya ada sembilan PNS dan dua PPPK untuk mengurus 38.000 calon jemaah dengan dua embarkasi. “Kayaknya orangnya untuk khusus di Jawa Barat itu kurang sekali,” akunya.

“Cuma yang kita inginkan itu pelunasan ini jangan sampai telat karena waktunya sudah mepet sekali ini,” ungkap Boy.

Terpisah, Kepala Kanwil Kemenag Jabar, Dudu Rohman, menegaskan pihaknya tetap mendukung suksesnya haji meski kewenangan sudah beralih.

“Tapi kita tentunya tanggung jawab kaitan dengan pelaksanaan kepada haji ke depan itu harus sukses. Kemenag sudah lepas, tapi kontribusi kita sebagai kakak kepada adik yang harus dijaga walaupun ada pengalaman-pengalaman seperti ini,” katanya.

Menurut Dudu, bidang haji dan umrah sementara masih berbagi kantor dengan Kemenag. Aset-aset seperti dua asrama haji akan segera ditata ulang agar sesuai kewenangan kementerian baru.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Berangkat ke Arab Saudi, Bahas Perkampungan Haji RI di Makkah photo_camera 1

    Prabowo Berangkat ke Arab Saudi, Bahas Perkampungan Haji RI di Makkah

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Imam Dzulkifli
    • visibility 1.160
    • 0Komentar

    JAKARTA – Prabowo Subianto didampingi Menteri Agama RI Nasaruddin Umar behrangkat menuju Jeddah, bertemu Raja Arab Saudi pada Selasa 1 Juli 2025. Keberangkatan ini dalam rangka kunjungan kerja ke Arab Saudi, sekaligus membahas beberapa hal penting. Menteri Agama RI Nasaruddin Umar menyampaikan, rencananya Presiden Prabowo akan bertemu dengan pemerintah Kerajaan Arab Saudi untuk membahas tentang […]

    Bagikan Berita:
  • Pelayanan Haji 2025 Didesak Dievaluasi karena Sistem Syarikah, Ada Apa?

    Pelayanan Haji 2025 Didesak Dievaluasi karena Sistem Syarikah, Ada Apa?

    • calendar_month Minggu, 18 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 644
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Mulai tahun 2025, pemerintah melalui Kementerian Agama, memberlakukan aturan baru tata pelaksanaan Ibadah Haji. Jika sebelumnya, urusan pelayanan jemaah haji di Arab Saudi khususnya di Armuzna (Arafah, Muzdalifah dan Mina) ditangani oleh lembaga khusus yakni Mashariq, kini ditangani oleh beberapa syarikah atau perusahaan swasta. Namun, sistem terbaru ini rupanya memicu persoalan baru. Sejumlah […]

    Bagikan Berita:
  • Prof Firdaus Muhammad Berangkat Haji Bersama Tazkiyah, Rasakan Pengalaman Spiritual Mendalam dan Pelayanan yang di Luar Ekspektasi

    Prof Firdaus Muhammad Berangkat Haji Bersama Tazkiyah, Rasakan Pengalaman Spiritual Mendalam dan Pelayanan yang di Luar Ekspektasi

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 175
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID — Perjalanan ibadah haji menjadi pengalaman yang penuh makna bagi Prof Firdaus Muhammad, salah satu jemaah haji khusus bersama Tazkiyah Tour. Guru Besar Ilmu Komunikasi Politik Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar itu mengaku merasakan pelayanan yang melampaui ekspektasinya selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Prof Firdaus Muhammad berangkat menunaikan ibadah haji bersama […]

    Bagikan Berita:
  • Terungkap, Masalah Keterlambatan PK Haji Khusus adalah Input Data BPJS Kesehatan

    Terungkap, Masalah Keterlambatan PK Haji Khusus adalah Input Data BPJS Kesehatan

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 361
    • 0Komentar

    HAMRANEWS — Asbab keterlambatan Pengembalian Keuangan (PK) jemaah Haji Khusus diungkap pemerintah. Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj) mengungkap bahwa hambatan utama selama ini bersumber dari proses verifikasi dan input data kepesertaan BPJS Kesehatan. Melalui unggahan di akun Instagram resminya pada Jumat (23/1/2026), Kemenhaj menjelaskan bahwa tahapan verifikasi BPJS Kesehatan menjadi titik krusial yang […]

    Bagikan Berita:
  • KPK Duga Ribuan Kuota Haji Tambahan Diperjualbelikan ke Jamaah Baru yang Mau Langsung Berangkat

    KPK Duga Ribuan Kuota Haji Tambahan Diperjualbelikan ke Jamaah Baru yang Mau Langsung Berangkat

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 493
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kasus dugaan korupsi kuota haji 2024 terus ditindaklanjuti penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi. KPK menduga ribuan kuota haji tambahan tahun 2024 tersebut tidak didistribusikan sebagaimana mestinya, melainkan diperjualbelikan oleh sejumlah biro perjalanan haji dan umrah. Skema ini membuat calon jamaah baru bisa langsung berangkat ke Tanah Suci tanpa harus mengantre bertahun-tahun seperti jamaah reguler. […]

    Bagikan Berita:
  • Pengusaha Dorong Peran Swasta Lebih Besar dalam Penyelenggaraan Haji 2026

    Pengusaha Dorong Peran Swasta Lebih Besar dalam Penyelenggaraan Haji 2026

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 423
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Di tengah peralihan penyelenggara haji dari Kementerian Agama ke Badan Penyelenggara (BP) Haji, Para pengusaha travel haji dan umrah mendorong agar peran swasta diperbesar lagi. Menurut Ketua Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) Wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua), Azhar Gazali, swasta terbukti memiliki rekam jejak yang lebih tertib dan […]

    Bagikan Berita:
expand_less