Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lainnya » Masjid Qiblatain Madinah Dikembangkan Saudi, Bakal Jadi Pusat Spiritual dan Kebudayaan Islam

Masjid Qiblatain Madinah Dikembangkan Saudi, Bakal Jadi Pusat Spiritual dan Kebudayaan Islam

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
  • visibility 642
  • print Cetak

SAUDI – Masjid Qiblatain, atau secara literal masjid dua kiblat, berada di sekitar 7 kilometer dari Masjid Nabawi, di Barat Laut Kota Madinah. Masjid ini dinamai Qiblatain, karena itu adalah titik tempat Rasulullah Saw sedang salat, lalu turun wahyu melalui Malaikat Jibril yang memerintahkan mengubah arah kiblat. Dari sebelumnya Baitul Maqdis Palestina, menjadi Masjidilharam, di Makkah.

Kini, tempat bersejarah itu akan dikembangkan Pemerintah Arab Saudi, untuk menjadi pusat spiritual dan kebudayaan Islam.
Dalam Proyek Masjid dan Pusat Peradaban Qiblatain itu, Pemerintah Saudi tidak hanya berfokus pada renovasi fisik, tapi juga pada pelestarian warisan spiritual dan budaya Islam.

Proyek ini dikelola oleh Otoritas Pembangunan Wilayah Madinah (Al Madinah Region Development Authority)dan menjadi bagian dari upaya besar Arab Saudi dalam menjaga jejak sejarah Islam sambil menghadirkan pengalaman ibadah modern bagi jutaan peziarah dari seluruh dunia.

Antara Sejarah dan Modernitas

Masjid Qiblatain —yang berarti “dua kiblat”, menjadi simbol penting dalam sejarah Islam karena di sinilah Nabi Muhammad SAW menerima wahyu untuk mengubah arah kiblat dari Baitul Maqdis di Yerusalem menuju Ka’bah di Makkah.

Kini, di era modern, Kerajaan Arab Saudi berkomitmen menjadikan situs suci ini sebagai pusat pembelajaran spiritual dan kebudayaan Islam yang selaras dengan teknologi dan kenyamanan masa kini.

Selama masa kepemimpinan Penjaga Dua Masjid Suci, Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud, berbagai restorasi dan perluasan besar telah dilakukan. Langkah ini menunjukkan kesungguhan kerajaan dalam merawat peninggalan Islam sekaligus meningkatkan layanan bagi jamaah dan wisatawan.

Luas dan Ramah Jamaah

Proyek Masjid Qiblatain dan Pusat Peradaban ini mencakup area seluas lebih dari 265.000 meter persegi. Bangunan masjidnya sendiri menempati lebih dari 3.900 meter persegi, dengan kapasitas hingga 20.000 jamaah.

Fasilitasnya juga dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal: terdapat lebih dari 300 area parkir untuk mobil dan bus, serta lebih dari 50 kanopi yang dilengkapi 100 kipas kabut (misting fans) agar udara tetap sejuk.

Koridor dan halaman luas disusun dengan alur pergerakan yang efisien, memudahkan jamaah dan pengunjung berpindah tempat tanpa berdesakan, -menciptakan suasana yang damai dan ramah ibadah.

Terbuka 24 Jam, Sepanjang Minggu

Sesuai arahan langsung dari Raja Salman, Masjid Qiblatain kini dibuka 24 jam sehari, tujuh hari seminggu. Langkah ini memungkinkan umat Islam dari berbagai penjuru dunia untuk beribadah dan mengambil manfaat spiritual kapan pun mereka datang.

Perhatian kerajaan terhadap situs-situs suci seperti ini bukan sekadar soal arsitektur atau infrastruktur, tetapi bagian dari misi besar Arab Saudi untuk melayani Islam, menjaga warisan sejarah, dan memperkuat identitas peradaban Islam di tanah suci.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lanjutan Sidang Korupsi Haji: Eks Menag Muhadjir Bahas MoU RI-Arab Saudi soal Kuota 50:50

    Lanjutan Sidang Korupsi Haji: Eks Menag Muhadjir Bahas MoU RI-Arab Saudi soal Kuota 50:50

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 58
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Mantan Menteri Agama ad interim sekaligus mantan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, menegaskan pelaksanaan ibadah haji di Indonesia harus mengacu pada kesepakatan antara pemerintah Indonesia dan Arab Saudi. Hal itu disampaikan Muhadjir ketika menjadi saksi dalam sidang lanjutan perkara dugaan korupsi pembagian kuota dan penyelenggaraan ibadah haji tahun […]

    Bagikan Berita:
  • Ketua Timwas Haji DPR Kritik Minimnya Petugas di Area Jamarat, Jemaah Indonesia Kesasar

    Ketua Timwas Haji DPR Kritik Minimnya Petugas di Area Jamarat, Jemaah Indonesia Kesasar

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 446
    • 0Komentar

    MINA – Ketua Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI, Cucun Syamsul Rijal, menyoroti minimnya kehadiran petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di titik-titik krusial, khususnya di area Jamarat –lokasi pelaksanaan lempar jumrah. Kondisi tersebut dinilai membuat banyak jemaah haji Indonesia tersasar dan kebingungan dan tak tahu jalur perjalanan. “Banyak jemaah yang tidak tahu arah jalur. […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Haji yang Ditemukan Tidak Sehat Bakal Dipulangkan Kembali ke Negaranya

    Jemaah Haji yang Ditemukan Tidak Sehat Bakal Dipulangkan Kembali ke Negaranya

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 377
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah Arab Saudi kini menerapkan aturan medis yang jauh lebih ketat untuk pelaksanaan Haji 2026 mendatang. Pemerintah Kerajaan sebelumnya telah menegaskan bahwa jemaah dengan kondisi kesehatan tertentu tidak lagi diizinkan menunaikan ibadah haji. Jika petugas haji menemukan ada jemaah yang tiba dalam kondisi tidak layak (unfit), akan langsung dipulangkan ke negara asalnya, dan […]

    Bagikan Berita:
  • Cegah Haji Non-prosedural, Kemenhaj Sebut Sudah 10 WNI Ditangkap di Saudi

    Cegah Haji Non-prosedural, Kemenhaj Sebut Sudah 10 WNI Ditangkap di Saudi

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 210
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menegaskan komitmennya memperkuat tata kelola, perlindungan jemaah, serta pencegahan haji non-prosedural dalam penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M. Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, mengatakan operasional haji hingga Selasa, 5 Mei 2026 atau hari kelima belas berjalan lancar, tertib, dan terkendali. Berdasarkan data hingga Senin, 4 Mei 2026, […]

    Bagikan Berita:
  • Waduh, Keberangkatan Tersisa Beberapa Hari, Visa Ratusan Petugas Haji Belum Terbit

    Waduh, Keberangkatan Tersisa Beberapa Hari, Visa Ratusan Petugas Haji Belum Terbit

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Terkini, Jakarta — Menjelang jadwal keberangkatan yang kian dekat, ratusan petugas haji Indonesia dilaporkan belum mengantongi visa. Mochammad Irfan Yusuf mengungkapkan, hingga kini masih ada ratusan visa petugas yang belum terbit akibat kendala teknis dalam proses pengajuan. Pernyataan itu disampaikan Irfan Yusuf—yang akrab disapa Gus Irfan—dalam konferensi pers bersama M Qodari di Kantor Staf Kepresidenan (KSP), […]

    Bagikan Berita:
  • KPK Duga Ribuan Kuota Haji Tambahan Diperjualbelikan ke Jamaah Baru yang Mau Langsung Berangkat

    KPK Duga Ribuan Kuota Haji Tambahan Diperjualbelikan ke Jamaah Baru yang Mau Langsung Berangkat

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 492
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kasus dugaan korupsi kuota haji 2024 terus ditindaklanjuti penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi. KPK menduga ribuan kuota haji tambahan tahun 2024 tersebut tidak didistribusikan sebagaimana mestinya, melainkan diperjualbelikan oleh sejumlah biro perjalanan haji dan umrah. Skema ini membuat calon jamaah baru bisa langsung berangkat ke Tanah Suci tanpa harus mengantre bertahun-tahun seperti jamaah reguler. […]

    Bagikan Berita:
expand_less