Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lainnya » Wamen Haji dan Umrah Disoroti karena Sindiran Kasar ke Tokoh Muhammadiyah Anwar Abbas

Wamen Haji dan Umrah Disoroti karena Sindiran Kasar ke Tokoh Muhammadiyah Anwar Abbas

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
  • visibility 368
  • print Cetak

HAMRANEWS – Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, mendapat sorotan di media sosial karena dinilai menyindir tokoh sepuh Muhammadiyah, Anwar Abbas, dengan kata-kata kasar.

Atas kata-kata Dahnil Anzar itu, Aktivis Muhammadiyah Jakarta, Farid Idris, secara terbuka mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk mencopot Pak Wamen.

Dalam video yang tersebar luas, Dahnil menggunakan kata “cangkem” yang diduga diarahkan pada komentar Anwar Abbas terkait sektor katering haji.

Menurut Farid, penggunaan diksi tersebut tidak hanya tidak pantas, tetapi juga melukai etika keorganisasian Muhammadiyah yang menjunjung tinggi kesantunan dalam perbedaan pendapat.

Konflik bermula ketika Anwar Abbas — salah satu tokoh sepuh Muhammadiyah menyampaikan pandangannya agar pemerintah memperhatikan berbagai perusahaan katering haji yang selama ini melayani jemaah Indonesia.

Anwar menilai penting bagi pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh agar layanan haji lebih transparan, profesional, dan tidak tersandera kepentingan tertentu. Imbauan itu dipandang sebagai bentuk perhatian moral dan institusional dari Muhammadiyah terhadap pelayanan publik.

Namun, respons Dahnil justru dianggap keluar dari batas kewajaran. Bukannya memberikan penjelasan teknis atau argumentatif, Dahnil malah melontarkan sindiran bernada keras yang dinilai menghina. “Cangkem,” demikian kata yang disebut-sebut Dahnil dalam konteks menanggapi pernyataan Anwar Abbas.

Farid Idris tidak menutupi kekecewaannya. Menurutnya, Dahnil sebagai pejabat negara semestinya mengedepankan kebijaksanaan dan komunikasi yang matang, apalagi yang disindir adalah tokoh besar Muhammadiyah.

“Pemerintah harus tegas. Pejabat publik tidak boleh menggunakan bahasa pasar, apalagi bahasa kasar, untuk menjawab kritik. Dahnil telah merendahkan marwah organisasi dan merusak citra pemerintah. Presiden Prabowo perlu mempertimbangkan pencopotan Dahnil dari posisi Wakil Menteri Haji dan Umrah,” ujar Farid, Sabtu 29 Januari 2026.

Ia menambahkan bahwa publik Muhammadiyah memiliki sensitivitas tinggi terhadap penggunaan public office untuk kepentingan politik dan personal. Kata-kata Dahnil, menurutnya, menunjukkan arogansi dan ketidakmatangan emosional.

Hubungan Dahnil dengan sejumlah tokoh Muhammadiyah memang bukan kali pertama memanas. Sejak tidak lagi aktif di struktur resmi persyarikatan, Dahnil beberapa kali dianggap membawa nama Muhammadiyah dalam manuver politiknya.

Beberapa kader muda menilai Dahnil kerap menggunakan identitas kedekatannya dengan Muhammadiyah sebagai kendaraan legitimasi di ruang publik. Namun tokoh-tokoh senior mengingatkan bahwa Muhammadiyah bukan organisasi politik, dan tidak boleh dipersepsikan sebagai penyambung suara siapa pun.

Kata-kata kasar kepada Anwar Abbas dianggap memunculkan kembali keprihatinan tentang cara Dahnil berperan dalam pemerintahan maupun di komunitas Muhammadiyah.

Farid menegaskan bahwa desakan ini bukan untuk memperuncing konflik, tetapi untuk menjaga wibawa institusi dan etika pejabat publik.

“Negara ini besar karena adab. Jika Wakil Menteri saja tidak mampu menjaga lisan, bagaimana kita berharap pelayanan haji berjalan dengan profesional? Presiden Prabowo harus melihat masalah ini sebagai peringatan serius,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa permintaan pencopotan bukanlah tindakan emosional, melainkan langkah pemulihan moral di tengah upaya pemerintah memperbaiki tata kelola haji.

Hingga artikel ini ditulis, belum ada klarifikasi langsung dari Dahnil Anzar Simanjuntak terkait desakan pencopotannya. Sementara pihak pemerintah juga belum memberikan tanggapan atas polemik ini.

Di sisi lain, perbincangan di kalangan aktivis Muhammadiyah dan publik luas kian menghangat. Banyak yang menilai kritik Anwar Abbas adalah bagian dari tradisi intelektual persyarikatan, sehingga respons kasar dari pejabat negara tidak dapat dibenarkan dalam konteks apa pun.

Polemik ini diperkirakan masih akan terus berlanjut, terutama karena terkait langsung dengan tata kelola haji isu sensitif yang menyentuh kepentingan jutaan jemaah Indonesia. Bagi Muhammadiyah, persoalan ini bukan hanya tentang satu kata, tetapi tentang etika, penghormatan terhadap tokoh sepuh, dan sikap pejabat negara dalam menghadapi kritik.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalur Khusus Lansia Kini Jadir di Masjidilharam dan Masjid Nabawi

    Jalur Khusus Lansia Kini Jadir di Masjidilharam dan Masjid Nabawi

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 403
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Demi meningkatkan kenyamanan beribadah, Otoritas Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi menyediakan jalur khusus bagi lansia dan penyandang disabilitas di Masjidil Haram. Langkah ini bagian dari upaya keberlanjutan otoritas untuk menyempurnakan kualitas layanan bagi jemaah dan pengunjung. Otoritas menetapkan bahwa jalur ini ditempatkan secara strategis untuk memudahkan pergerakan, mengurangi kesulitan saat masuk, […]

    Bagikan Berita:
  • Dilarang Bawa Barang Berlebihan, Tapi Jemaah Perlu Membawa Charger Ponsel, Kipas dan Barang-barang Ini Saat Wukuf

    Dilarang Bawa Barang Berlebihan, Tapi Jemaah Perlu Membawa Charger Ponsel, Kipas dan Barang-barang Ini Saat Wukuf

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 544
    • 0Komentar

    MAKKAH – Wukuf di Arafah merupakan momen puncak ibadah haji yang sangat penting dan sakral. Sesuai Rencana Perjalanan Haji (RPH) yang telah ditetapkan, jemaah haji akan melaksanakan wukuf di Arafah pada 9 Zulhijjah atau 5 Juni 2025. Karena itu, jemaah haji Indonesia harus mempersiapkan diri sebaik mungkin, termasuk membawa perlengkapan pribadi yang tepat saat menuju […]

    Bagikan Berita:
  • Petugas Kebersihan Masjidil Haram Dapat Apresiasi dari Pemerintah Saudi karena Aksinya Beri Sejadah

    Petugas Kebersihan Masjidil Haram Dapat Apresiasi dari Pemerintah Saudi karena Aksinya Beri Sejadah

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 330
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah Arab Saudi memberikan apresiasi kepada seorang petugas kebersihan di Masjidil Haram, Makkah, setelah aksinya berbagi sajadah kepada jemaah umrah viral di media sosial. Tindakan sederhana tersebut dinilai mencerminkan nilai kemanusiaan dan pelayanan tulus kepada jemaah. Petugas kebersihan itu diketahui bernama Abun Abu Bakr, warga negara Bangladesh yang bekerja di kawasan Masjidil Haram. […]

    Bagikan Berita:
  • Kartu Nusuk, Syarat Jemaah Haji Masuk Masjidilharam

    Kartu Nusuk, Syarat Jemaah Haji Masuk Masjidilharam

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 850
    • 0Komentar

    JAKARTA — Selain paspor, para jemaah haji resmi kuota pemerintah, baik jemaah haji reguler maupun haji khusus, akan dibekali dengan Kartu Nusuk. Ini kartu bukan sembarang kartu. Sebab dialah yang membedakan mana jemaah dengan visa haji, mana yang visa ilegal. Tak heran jika disebut sebagai nyawa “kedua” bagi para jemaah. Tanpa kartu iniseorang jemaah tidak […]

    Bagikan Berita:
  • Rencana Pemerintah Saudi, Mina Akan Dibangun 8 Lantai Plus Jalan Layang

    Rencana Pemerintah Saudi, Mina Akan Dibangun 8 Lantai Plus Jalan Layang

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 683
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah Arab Saudi berencana akan menghilangkan tenda-tenda di Mina dan menggantinya dengan bangunan vertikal setinggi delapan lantai. Langkah itu menjadi bagian dari upaya peningkatan pelayanan dan pengurangan kepadatan jemaah haji yang rutin terjadi setiap musim haji. “Kami dapat informasi bahwa Mina akan dibangun delapan lantai, tidak pakai tenda lagi. Jalan layang juga akan […]

    Bagikan Berita:
  • Kemenhaj Buka Kanal Kawal Haji untuk Respons Cepat Aduan Jamaah 2026 di Tanah Suci

    Kemenhaj Buka Kanal Kawal Haji untuk Respons Cepat Aduan Jamaah 2026 di Tanah Suci

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 357
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah sedang menyiapkan kanal untuk memperkuat pengawasan layanan haji pada tahun ini. Kementerian Haji dan Umrah akan mengoptimalkan kanal Kawal Haji sebagai pusat pengaduan resmi jamaah terkait berbagai persoalan penyelenggaraan ibadah haji di Tanah Suci. Optimalisasi kanal Kawal Haji diarahkan untuk menampung laporan dari jamaah, keluarga jamaah, hingga masyarakat umum. Kanal ini disiapkan […]

    Bagikan Berita:
expand_less