Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Visa Hingga Rekam Biometrik, Ini 8 Hal Penting yang Perlu Diketahui Calon Jemaah Haji 2026

Visa Hingga Rekam Biometrik, Ini 8 Hal Penting yang Perlu Diketahui Calon Jemaah Haji 2026

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
  • visibility 261

HAMRANEWS – Pemerintah Arab Saudi resmi memulai penerbitan visa Haji 2026 (1447 Hijriah) lebih awal dari biasanya. Kementerian Haji dan Umrah mengumumkan proses pengajuan visa telah dibuka sejak 8 Februari 2026, beberapa bulan sebelum puncak ibadah haji yang diperkirakan berlangsung pada akhir Mei 2026.

Langkah percepatan ini menjadi bagian dari strategi Kerajaan untuk memperlancar perencanaan, meningkatkan koordinasi dengan kantor urusan haji di berbagai negara, serta memastikan penyelenggaraan ibadah berjalan lebih tertib dan terorganisir bagi jutaan jemaah dari seluruh dunia.

Mengapa Penerbitan Visa Haji 2026 Lebih Awal Itu Penting?

Biasanya, jendela pengajuan visa haji dibuka mendekati musim keberangkatan. Namun tahun ini, pembukaan sejak awal Februari memberi waktu lebih panjang bagi calon jemaah untuk:

  • Melengkapi dokumen administrasi
  • Memenuhi persyaratan kesehatan dan vaksinasi
  • Melakukan perekaman data biometrik
  • Mengatur perjalanan dan akomodasi
  • Berkoordinasi dengan otoritas haji di negara masing-masing

Jadwal ini juga diselaraskan dengan kalender operasional resmi yang telah didistribusikan kepada kantor urusan haji di seluruh dunia, guna memastikan seluruh aspek logistik telah tertata jauh hari sebelum puncak ibadah dimulai.

Kebijakan ini sekaligus mencerminkan komitmen Arab Saudi dalam mendukung visi besar Vision 2030, yang menekankan peningkatan kualitas layanan haji dan umrah, modernisasi infrastruktur, serta pemanfaatan platform digital seperti Nusuk dan Masar untuk proses yang lebih efisien dan transparan.

8 Hal Penting yang Perlu Diketahui Calon Jemaah Haji 2026

1. Visa Dibuka Sejak 8 Februari 2026
Penerbitan visa resmi dimulai pada 8 Februari 2026. Sejak tanggal tersebut, calon jemaah sudah dapat mengunggah dokumen dan melengkapi data yang diperlukan.

2. Batas Waktu Pengajuan
Otoritas Saudi mengisyaratkan bahwa proses finalisasi visa umumnya ditargetkan selesai paling lambat 20 Maret 2026. Tenggat ini penting agar maskapai, hotel, dan layanan transportasi dapat diatur tepat waktu.

3. Wajib Verifikasi Biometrik
Di banyak negara, jemaah diwajibkan melakukan perekaman biometrik sebelum visa diproses. Beberapa otoritas nasional bahkan memperpanjang batas waktu biometrik hingga pertengahan Februari agar semua calon jemaah dapat memenuhi ketentuan.

4. Persyaratan Vaksin dan Kesehatan
Meski detail teknis ditentukan masing-masing negara dan otoritas Saudi, jemaah diwajibkan memenuhi persyaratan vaksinasi dan pemeriksaan kesehatan sebelum visa disetujui.

5. Kedatangan Jemaah Dimulai April
Meski visa sudah terbit sejak Februari, kedatangan jemaah ke Arab Saudi diperkirakan mulai 18 April 2026 (1 Dzulqa’dah 1447 H). Jadwal ini memberi waktu cukup bagi rombongan untuk beradaptasi sebelum puncak ibadah haji pada akhir Mei.

6. Penggunaan Platform Digital Nusuk Masar
Arab Saudi mengandalkan sistem digital terpadu melalui platform Nusuk Masar. Sistem ini mengintegrasikan data jemaah, pemesanan hotel, transportasi, hingga kontrak layanan.

7. Perencanaan Logistik Lebih Tertata
Sistem digital memungkinkan pengaturan kedatangan secara bertahap, penempatan tenda di Mina, serta koordinasi layanan di Makkah dan lokasi-lokasi suci lainnya secara lebih efisien.

8. Hindari Keterlambatan dengan Lengkapi Data Sejak Dini

Otoritas haji menganjurkan calon jemaah untuk segera melengkapi dokumen dan memverifikasi data pribadi di platform resmi guna menghindari kendala teknis atau penundaan di menit-menit terakhir.

Dengan dibukanya visa lebih awal, Arab Saudi menunjukkan keseriusannya dalam menata penyelenggaraan Haji 2026 secara lebih modern, terstruktur, dan berbasis digital. Bagi calon jemaah, momentum ini menjadi kesempatan untuk mempersiapkan diri secara matang—baik administrasi, kesehatan, maupun logistik—agar perjalanan suci ke Tanah Suci berjalan lancar dan khusyuk.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rumah Jemaah Haji Asal Soppeng Terbakar saat Sedang Melontar Jumrah

    Rumah Jemaah Haji Asal Soppeng Terbakar saat Sedang Melontar Jumrah

    • calendar_month Sen, 16 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 400
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Perjalanan haji selalu tak luput dari cobaan. Itu dirasakan betul Anisah Naharuddin, jemaah asal Kabupaten Soppeng yang tergabung dalam Kloter 6 Embarkasi Ujung Pandang. Ibadah Haji Anisah, benar-benar menguji ketabahan dan keikhlasannya. Saat akan menjalankan lontar jumrah di Mina, salah satu ritual penting dalam ibadah haji, Anisah menerima kabar bahwa rumahnya di kampung […]

    Bagikan Berita:
  • Misteri Teror Bom di Pesawat Haji, BSSN Sebut Pelaku Tidak Pakai Jaringan Internet

    Misteri Teror Bom di Pesawat Haji, BSSN Sebut Pelaku Tidak Pakai Jaringan Internet

    • calendar_month Sel, 1 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 310
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ancaman bom yang terjadi di Pesawat Saudia Airlines yang mengangkut jemaah haji di Indonesia rupanya bukan lewat internet. Tapi lewat sambungan telepon. Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Letjen TNI (Purn) Nugroho Sulistyo Budi, menyebut, ancaman bom yang terjadi pada pertengahan Juni 2025 itu tidak sulit dideteksi dari sisi komunikasi digital. Menurutnya, […]

    Bagikan Berita:
  • Klinik Memori, Layanan Kesehatan Baru Saudi untuk Jemaah dengan Gangguan Kognitif Hingga Demensia

    Klinik Memori, Layanan Kesehatan Baru Saudi untuk Jemaah dengan Gangguan Kognitif Hingga Demensia

    • calendar_month Sab, 16 Agu 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 300
    • 0Komentar

    MEKKAH – Gebrakan baru diambil Pemerintah Kerajaan Arab Saudi dalam meningkatkan pelayanan kesehatan, khususnya bagi jemaah haji dan umrah. Badan Kesehatan Mekkah resmi membuka Klinik Memori Mekkah di Rumah Sakit Raja Abdulaziz, bekerja sama dengan King Abdullah Medical City. Klinik tersebut menjadi fasilitas khusus untuk diagnosis dan perawatan dini gangguan memori, mulai dari gangguan kognitif […]

    Bagikan Berita:
  • Kemenag Wajo Daerah Terbaik di Susel Dalam Pembinaan Umrah dan Haji Khusus

    Kemenag Wajo Daerah Terbaik di Susel Dalam Pembinaan Umrah dan Haji Khusus

    • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 418
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Kantor Kementerian Agama Sulawesi Selatan, memberi penghargaan kepada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wajo, karena menjadi daerah terbaik dalam pembinaan umrah dan haji khusus tahun 2025. Penghargaan tersebut diserahkan langsung Kepala Kanwil Kemenag Sulsel H. Ali Yafid, kepada Kepala Kemenag Wajo, H. Muhammad Subhan, pada Senin, 21 Juli 2026. Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian […]

    Bagikan Berita:
  • Beasiswa Arab Saudi Dibuka: Kuliah Gratis, Tunjangan Bulanan hingga Tiket Pesawat, Deadline 15 Mei

    Beasiswa Arab Saudi Dibuka: Kuliah Gratis, Tunjangan Bulanan hingga Tiket Pesawat, Deadline 15 Mei

    • calendar_month Sab, 11 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 103
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kabar baik bagi pelajar Indonesia yang ingin melanjutkan studi ke Timur Tengah. Pemerintah Arab Saudi melalui portal resmi Study in Saudi membuka peluang beasiswa fully funded ke berbagai perguruan tinggi ternama. Program ini menawarkan fasilitas lengkap, mulai dari biaya kuliah hingga kebutuhan hidup selama masa studi. Melalui portal tersebut, pendaftar bisa mengakses berbagai […]

    Bagikan Berita:
  • HIMPUH Ingatkan Risiko Jemaah 2026 Gagal Berangkat karena Perbedaan Jadwal Pemberangkatan

    HIMPUH Ingatkan Risiko Jemaah 2026 Gagal Berangkat karena Perbedaan Jadwal Pemberangkatan

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 247
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH) mengingatkan risiko banyaknya jemaah haji 2026 yang bisa gagal berangkat karena persoalan timeline pemberangkatan. Sekretaris Jenderal HIMPUH, Hilman Farikhi, menilai timeline haji yang diterbitkan oleh Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia tidak selaras dengan timeline yang diterbitkan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi. Menurutnya, ketidaksinkronan ini dapat […]

    Bagikan Berita:
expand_less