Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Visa Hingga Rekam Biometrik, Ini 8 Hal Penting yang Perlu Diketahui Calon Jemaah Haji 2026

Visa Hingga Rekam Biometrik, Ini 8 Hal Penting yang Perlu Diketahui Calon Jemaah Haji 2026

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
  • visibility 404
  • print Cetak

HAMRANEWS – Pemerintah Arab Saudi resmi memulai penerbitan visa Haji 2026 (1447 Hijriah) lebih awal dari biasanya. Kementerian Haji dan Umrah mengumumkan proses pengajuan visa telah dibuka sejak 8 Februari 2026, beberapa bulan sebelum puncak ibadah haji yang diperkirakan berlangsung pada akhir Mei 2026.

Langkah percepatan ini menjadi bagian dari strategi Kerajaan untuk memperlancar perencanaan, meningkatkan koordinasi dengan kantor urusan haji di berbagai negara, serta memastikan penyelenggaraan ibadah berjalan lebih tertib dan terorganisir bagi jutaan jemaah dari seluruh dunia.

Mengapa Penerbitan Visa Haji 2026 Lebih Awal Itu Penting?

Biasanya, jendela pengajuan visa haji dibuka mendekati musim keberangkatan. Namun tahun ini, pembukaan sejak awal Februari memberi waktu lebih panjang bagi calon jemaah untuk:

  • Melengkapi dokumen administrasi
  • Memenuhi persyaratan kesehatan dan vaksinasi
  • Melakukan perekaman data biometrik
  • Mengatur perjalanan dan akomodasi
  • Berkoordinasi dengan otoritas haji di negara masing-masing

Jadwal ini juga diselaraskan dengan kalender operasional resmi yang telah didistribusikan kepada kantor urusan haji di seluruh dunia, guna memastikan seluruh aspek logistik telah tertata jauh hari sebelum puncak ibadah dimulai.

Kebijakan ini sekaligus mencerminkan komitmen Arab Saudi dalam mendukung visi besar Vision 2030, yang menekankan peningkatan kualitas layanan haji dan umrah, modernisasi infrastruktur, serta pemanfaatan platform digital seperti Nusuk dan Masar untuk proses yang lebih efisien dan transparan.

8 Hal Penting yang Perlu Diketahui Calon Jemaah Haji 2026

1. Visa Dibuka Sejak 8 Februari 2026
Penerbitan visa resmi dimulai pada 8 Februari 2026. Sejak tanggal tersebut, calon jemaah sudah dapat mengunggah dokumen dan melengkapi data yang diperlukan.

2. Batas Waktu Pengajuan
Otoritas Saudi mengisyaratkan bahwa proses finalisasi visa umumnya ditargetkan selesai paling lambat 20 Maret 2026. Tenggat ini penting agar maskapai, hotel, dan layanan transportasi dapat diatur tepat waktu.

3. Wajib Verifikasi Biometrik
Di banyak negara, jemaah diwajibkan melakukan perekaman biometrik sebelum visa diproses. Beberapa otoritas nasional bahkan memperpanjang batas waktu biometrik hingga pertengahan Februari agar semua calon jemaah dapat memenuhi ketentuan.

4. Persyaratan Vaksin dan Kesehatan
Meski detail teknis ditentukan masing-masing negara dan otoritas Saudi, jemaah diwajibkan memenuhi persyaratan vaksinasi dan pemeriksaan kesehatan sebelum visa disetujui.

5. Kedatangan Jemaah Dimulai April
Meski visa sudah terbit sejak Februari, kedatangan jemaah ke Arab Saudi diperkirakan mulai 18 April 2026 (1 Dzulqa’dah 1447 H). Jadwal ini memberi waktu cukup bagi rombongan untuk beradaptasi sebelum puncak ibadah haji pada akhir Mei.

6. Penggunaan Platform Digital Nusuk Masar
Arab Saudi mengandalkan sistem digital terpadu melalui platform Nusuk Masar. Sistem ini mengintegrasikan data jemaah, pemesanan hotel, transportasi, hingga kontrak layanan.

7. Perencanaan Logistik Lebih Tertata
Sistem digital memungkinkan pengaturan kedatangan secara bertahap, penempatan tenda di Mina, serta koordinasi layanan di Makkah dan lokasi-lokasi suci lainnya secara lebih efisien.

8. Hindari Keterlambatan dengan Lengkapi Data Sejak Dini

Otoritas haji menganjurkan calon jemaah untuk segera melengkapi dokumen dan memverifikasi data pribadi di platform resmi guna menghindari kendala teknis atau penundaan di menit-menit terakhir.

Dengan dibukanya visa lebih awal, Arab Saudi menunjukkan keseriusannya dalam menata penyelenggaraan Haji 2026 secara lebih modern, terstruktur, dan berbasis digital. Bagi calon jemaah, momentum ini menjadi kesempatan untuk mempersiapkan diri secara matang—baik administrasi, kesehatan, maupun logistik—agar perjalanan suci ke Tanah Suci berjalan lancar dan khusyuk.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenhaj Siagakan 45 Klinik Kesehatan di Makkah dan Madinah untuk Haji 2026

    Kemenhaj Siagakan 45 Klinik Kesehatan di Makkah dan Madinah untuk Haji 2026

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 227
    • 0Komentar

    HAMRANEWS — Pemerintah terus memperkuat skema layanan kesehatan bagi jemaah haji Indonesia pada musim haji 1447 H/2026 M, seiring dengan kebijakan baru dari pemerintah Arab Saudi yang mengatur rasio pelayanan kesehatan. Kepala Pusat Kesehatan Haji, Liliek Marhaendro Susilo, menyampaikan bahwa satu klinik kesehatan kini minimal melayani 5.000 jemaah haji. Dengan kebijakan ini, di Makkah akan […]

    Bagikan Berita:
  • Perjalanan Mantan Imam Masjidilharam Ditahan 7 Tahun oleh Arab Saudi Hingga Kini Bebas

    Perjalanan Mantan Imam Masjidilharam Ditahan 7 Tahun oleh Arab Saudi Hingga Kini Bebas

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 611
    • 0Komentar

    SAUDI – Pemerintah Arab Saudi akhirnya membebaskan Syekh Saleh Al-Talib, yang dikenal merupakan imam dan khatib Masjidil Haram sebelum ditangkap. Syekh Saleh Al-Talib bebas setelah lebih dari tujuh tahun menjalani penahanan. Kabar ini dikonfirmasi kelompok advokasi Prisoners of Conscience melalui media sosial pada Ahad 29 September 2025. Syekh Al-Talib, dikenal luas karena lantunan bacaan Al-Qur’an […]

    Bagikan Berita:
  • I’tikaf Sepuluh Hari Akhir Ramadan, Cara Terbaik ‘Menepi’ dari Urusan-urusan Duniawi

    I’tikaf Sepuluh Hari Akhir Ramadan, Cara Terbaik ‘Menepi’ dari Urusan-urusan Duniawi

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 257
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Memasuki sepuluh hari terakhir bulan suci Ramadan, umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan kualitas ibadah. Salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan pada fase akhir Ramadan adalah i’tikaf, yaitu berdiam diri di masjid dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui berbagai bentuk ibadah seperti salat, membaca Al-Qur’an, zikir, dan doa. I’tikaf menjadi ibadah […]

    Bagikan Berita:
  • Titik Rumah Khadijah di Masjidil Haram, Saksi Turunnya Wahyu dan Awal Peristiwa Isra Mi’raj

    Titik Rumah Khadijah di Masjidil Haram, Saksi Turunnya Wahyu dan Awal Peristiwa Isra Mi’raj

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 91
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Di tengah kompleks Masjidil Haram, tepatnya di kawasan dekat pintu keluar Marwah, terdapat sebuah lokasi yang diyakini sebagai bekas rumah Rasulullah SAW bersama istri beliau, Siti Khadijah RA. Meski kini hanya ditandai dengan ubin marmer bercorak berbeda, tempat ini menyimpan jejak penting perjalanan dakwah Islam. Penerjemah resmi khutbah Masjidil Haram asal Indonesia, Ahmad […]

    Bagikan Berita:
  • Kloter 21 Tutup Pemberangkatan Haji Embarkasi Makassar Jumat 16 Mei

    Kloter 21 Tutup Pemberangkatan Haji Embarkasi Makassar Jumat 16 Mei

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 618
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Fase pemberangkatan gelombang pertama jemaah haji (JH) berangkat dari Embarkasi Makassar menuju Bandar Udara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz Madinah akan berakhir besok, Jumat 16 Mei 2025, setelah pemberangkatan kloter terakhir, yakni 21. Sebelumnya, kloter Ke-20 telah diberangkatkan pada Kamis dini hari (15/5) dini hari, dengan jumlah jemaah sebanyak 393 orang asal […]

    Bagikan Berita:
  • Buntut Kasus Hanania Travel, Kemenhaj Akan Akreditasi Seluruh Travel Umrah dan Haji

    Buntut Kasus Hanania Travel, Kemenhaj Akan Akreditasi Seluruh Travel Umrah dan Haji

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 125
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Kasus dugaan penipuan yang menyeret Hanania Travel mendorong Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI memperketat pengawasan terhadap penyelenggara perjalanan ibadah. Salah satu langkah yang tengah disiapkan adalah penerapan sistem akreditasi bagi seluruh travel haji dan umrah di Indonesia. Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, mengatakan akreditasi diperlukan untuk memastikan setiap biro […]

    Bagikan Berita:
expand_less