Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Umrah » Menteri Haji RI Sebut Umrah Jalur Mandiri Lebih Rentan Saat Situasi Krisis

Menteri Haji RI Sebut Umrah Jalur Mandiri Lebih Rentan Saat Situasi Krisis

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
  • visibility 287
  • print Cetak

HAMRANEWS – Di tengah eskalasi konflik Timur Tengah, aktivitas umrah khususnya penerbangan ke Saudi ikut mengalami gangguan. Kondisi ini paling rentan dialami oleh jemaah umrah lewat jalur mandiri.

Di media sosial, pelaku umrah mandiri mengeluhkan mahalnya penerbangan langsung dari Arab Saudi ke ke Tanah Air dan sebeliknya. Sementara, penerbangan jalur transit ke negara kawasan Timur Tengah, seperti Uni Emirat Arab (UEA) selalu mengalami pembatalan atau penundaan.

Gangguan penerbangan ini pun diungkapkan Kementerian Haji dan Umrah RI.

Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf mengungkapkan jemaah umrah yang berangkat melalui travel resmi dipastikan berada dalam posisi yang lebih aman dan terlindungi.

Dia mengungkapkan telah \memanggil seluruh penyelenggara travel untuk memastikan jemaah yang terdampak keterlambatan ditangani secara baik.

Situasi ini tentu membutuhkan penanganan ekstra, mulai dari akomodasi hingga pengaturan ulang tiket.

“Ya memang beberapa travel-travel besar relatif masih bisa. Tapi berapa travel kecil itu sudah teriak-teriak ini. Bagaimana mereka mengelola jemaah yang tertahan 3-4 hari. Belum lagi harus mencari tiket baru,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Meski begitu, pemerintah menegaskan bahwa tanggung jawab terhadap jemaah tetap menjadi kewajiban penyelenggara.

Berbeda dengan jemaah yang berangkat melalui travel, jemaah umrah mandiri dinilai menghadapi risiko lebih besar.

Tanpa perlindungan penyelenggara, mereka harus mengurus sendiri seluruh kebutuhan saat terjadi kendala, termasuk biaya tambahan yang tidak terduga.

“Kalau umrah mandiri, hampir tidak ada yang menjamin. Kalau harus menambah biaya, mereka tanggung sendiri,” jelasnya.

Meski tidak terlibat dalam aspek bisnis, pemerintah tetap berupaya melakukan pendataan terhadap jemaah, termasuk yang berangkat secara mandiri.

Langkah ini penting untuk memastikan pemerintah mengetahui posisi jemaah—mulai dari keberangkatan hingga lokasi transit—sehingga dapat melakukan pemantauan dan langkah antisipatif jika terjadi situasi darurat.

“Kita ingin tahu siapa berangkat, kapan, dan sekarang ada di mana. Ini untuk mengantisipasi kondisi seperti sekarang,” kata Irfan.

Dengan kondisi yang terjadi, Kemenhaj mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak dalam memilih skema perjalanan ibadah.

Jemaah yang berangkat melalui travel resmi tidak hanya mendapatkan kemudahan layanan, tetapi juga jaminan perlindungan ketika terjadi situasi tak terduga.

Di tengah ketidakpastian global, faktor keamanan dan kenyamanan menjadi hal utama—dan di sinilah peran travel resmi menjadi semakin penting bagi jemaah Indonesia.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Klarifikasi Rombongan JCH Bulukumba yang Viral Disebut Demensia: Cuma Tersesat

    Klarifikasi Rombongan JCH Bulukumba yang Viral Disebut Demensia: Cuma Tersesat

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 625
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Ketua kloter jemaah calon haji (JCH) asal Bulukumba, P Tamma, yang sebelumnya viral karena disebut menderita demensia di media sosial, menyampaikan klarifikasi. Ketua kloter, Ardiansyah, menyampaikan tidak benar bahwa P Tamma mengalami gangguan psikologis seperti demensia, seperti caption postingan yang beredar. Menurut Ardiansyah, P Tamma cuma tersesat. Adapun dalam video yang menunjukkan pria […]

    Bagikan Berita:
  • Ini Jadwal Pasti Penutupan Umrah Musim 2025-2026, Diumumkan Pemerintah Saudi

    Ini Jadwal Pasti Penutupan Umrah Musim 2025-2026, Diumumkan Pemerintah Saudi

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 521
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah Arab Saudi secara resmi mengumumkan jadwal penutupan layanan Umrah tahun 2026 (1447 H) sebagai bagian dari persiapan penyelenggaraan ibadah Haji. Penutupan Umrah setiap tahun dilakukan menjelang musim Haji untuk memastikan kelancaran, kenyamanan, dan keamanan jutaan jemaah yang akan melaksanakan rukun Islam kelima tersebut. Penutupan ini bukan sekadar penghentian sementara, melainkan masa krusial […]

    Bagikan Berita:
  • Lebaran Haji 2026 Tersisa Berapa Bulan Lagi? Ini Jadwal Idul Fitri dan Idul Adha Tahun Depan

    Lebaran Haji 2026 Tersisa Berapa Bulan Lagi? Ini Jadwal Idul Fitri dan Idul Adha Tahun Depan

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 2.435
    • 0Komentar

    JAKARTA – Lebaran haji 2026 atau Idul Adha pada tahun depan akan jatuh pada tanggal 27 Mei 2026. Artinya, dengan menghitung dari sejak artikel ini diterbitkan, berarti lebaran haji 2026 tersisa 7 bulan 17 hari lagi. Adapun pemberangkatan jemaah haji, bisa berlangsung mulai sekitar 35 hari sebelum hari tersebut. Jika melihat timeline Ibadah Haji tahun […]

    Bagikan Berita:
  • JCH Diimbau Tidak Memberi Uang Tip ke Sopir Bus Selama di Tanah Suci: Layanan Sudah Gratis

    JCH Diimbau Tidak Memberi Uang Tip ke Sopir Bus Selama di Tanah Suci: Layanan Sudah Gratis

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 539
    • 0Komentar

    SAUDI — Pemerintah melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi kembali mengingatkan bahwa seluruh layanan bus –yang disebut sebagai Bus Shalawat, disediakan secara gratis oleh pemerintah. Layanan bus tersebut disebutkan beroperasi 24 jam sehari, mengantar dan menjemput jemaah dari hotel ke Masjidil Haram tanpa biaya tambahan, karena seluruh biayanya sudah termasuk dalam Biaya Penyelenggaraan […]

    Bagikan Berita:
  • Pengusutan Kasus Haji, KPK Duga Kuota Petugas Haji Juga DIsalahgunakan

    Pengusutan Kasus Haji, KPK Duga Kuota Petugas Haji Juga DIsalahgunakan

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 519
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan berbagai dugaan modus korupsi terkait pembagian kuota haji tambahan 2024. Sebelumnya, KPK telah memeriksa beberapa ketua asosiasi dan biro travel haji di Gedung Merah Putih KPK, Rabu 1 Oktober 2025 lalu. Selain kuota haji tambahan, penyidik menemukan adanya indikasi penyalahgunaan kuota petugas haji. “Dalam pemeriksaan ini, KPK juga […]

    Bagikan Berita:
  • Aturan Baru Dam Haji 2026, Penyembelihan Tidak Boleh di Luar Jalur Resmi Saudi

    Aturan Baru Dam Haji 2026, Penyembelihan Tidak Boleh di Luar Jalur Resmi Saudi

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 336
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia resmi menerbitkan Surat Edaran Nomor S-50/BN/2026 tentang Pilihan Jenis Haji dan Pelaksanaan Pembayaran Dam. Kebijakan ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam memberikan kepastian hukum, perlindungan jemaah, serta meningkatkan tata kelola penyelenggaraan ibadah haji agar sesuai dengan syariat Islam dan regulasi yang berlaku. Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji […]

    Bagikan Berita:
expand_less