Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Konsumsi Jamaah Haji Diantar dari Dapur ke Hotel Tetap Hangat, Citarasa Nusantara

Konsumsi Jamaah Haji Diantar dari Dapur ke Hotel Tetap Hangat, Citarasa Nusantara

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month 14 jam yang lalu
  • visibility 11

HAMRANEWS – Layanan konsumsi untuk para jemaah haji Indonesia tahun 2026 di Kota Madinah berjalan dengan optimal, dengan sistem distribusi langsung dari dapur ke hotel tempat jemaah menginap.

Skema ini dirancang untuk menjaga kenyamanan, kesehatan, serta mendukung kekhusyukan ibadah selama di Tanah Suci.

Sebanyak 23 dapur katering dilibatkan dalam penyediaan konsumsi jemaah. Seluruh proses produksi hingga distribusi berada dalam pengawasan ketat guna menjamin kualitas makanan serta kepatuhan terhadap standar kesehatan.

Distribusi makanan dilakukan tiga kali sehari, mencakup sarapan, makan siang, dan makan malam. Makanan dikirim langsung ke hotel sehingga memudahkan jemaah, terutama lanjut usia, tanpa perlu keluar untuk mencari makan.

Menu yang disajikan mengusung cita rasa Nusantara dengan penggunaan bumbu pasta asli Indonesia. Hal ini dilakukan agar makanan lebih sesuai dengan selera jemaah selama berada di Madinah.

Kepala Bidang Konsumsi PPIH Arab Saudi, Indri Hapsari, menegaskan bahwa sebelum makanan didistribusikan, dilakukan uji kelayakan (meal test) untuk memastikan kualitas.

“Kita ada meal test ke Daker atau ke wisma untuk dicoba terlebih dahulu sebelum diberikan kepada jemaah, guna mengecek bahwa konsumsi yang diberikan sudah sesuai dengan ketentuan, baik dari sisi gramasi maupun kualitasnya.”

Ia juga menjelaskan waktu distribusi makanan bagi jemaah.

“Distribusi makanan dilakukan tiga kali sehari, pagi pukul 05.00–08.00 WAS, siang pukul 12.00–14.00 WAS, dan malam pukul 17.00–19.00 WAS,” ujar Indri, Kamis (23/04).

Ia menambahkan, standar porsi makanan yang diberikan kepada jemaah telah ditentukan secara rinci. Menurutnya, komposisi tersebut disusun berdasarkan rekomendasi ahli gizi dari Kementerian Kesehatan dan kalangan akademisi.

“Untuk konsumsi jemaah haji tahun ini ada penambahan sesuai rekomendasi Kementerian Kesehatan, asupan protein meningkat dari sebelumnya 75 gram menjadi 80 gram. Begitu juga dengan nasi, dari 150 gram menjadi 170 gram. Selain itu, jemaah juga mendapatkan buah, susu, dan puding yang bervariasi setiap hari serta air mineral 600 ml.”

Jemaah diimbau untuk segera mengonsumsi makanan maksimal dua jam setelah diterima guna menjaga kualitas dan keamanan pangan.

Untuk jemaah lanjut usia, konsumsi disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan melalui koordinasi dengan ketua kloter.

“Untuk konsumsi lansia, diberikan sesuai dengan permintaan dari ketua kloter, yang kemudian disampaikan kepada petugas konsumsi di hotel.”

Dengan sistem ini, jemaah dapat lebih fokus menjalankan ibadah tanpa terganggu kebutuhan logistik harian.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kontributor Jemaah Haji Terbesar, Alasan RI Perlu Membuat Perkampungan Haji dan Umrah di Saudi

    Kontributor Jemaah Haji Terbesar, Alasan RI Perlu Membuat Perkampungan Haji dan Umrah di Saudi

    • calendar_month Rab, 2 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 457
    • 0Komentar

    SAUDI – Indonesia merupakan negara penyumbang jemaah haji terbesar, dengan mengirimkan ratusan ribu jemaah haji dan jutaan jemaah umrah ke Tanah Suci setiap tahun. Dengan jumlah jemaah terbesar itu, tantangan logistik dan pelayanan menjadi pekerjaan besar yang harus dihadapi pemerintah, dari urusan akomodasi, konsumsi, layanan kesehatan, hingga bimbingan ibadah di lapangan. Dalam konteks itulah muncul […]

    Bagikan Berita:
  • Kurma Pasuruan

    Pulang Haji dari Arab Saudi, Oleh-oleh Kurma-nya dari Pasuruan

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 144
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Haji dan Umrah Indonesia, mendorong komoditas kurma lokal untuk masuk dalam ekosistem Haji RI. Jemaah haji yang berangkat ke Tanah Suci, biasanya berbelanja kurma sebagai oleh-oleh untuk keluarga di Tanah Air. Tapi siapa sangka, komoditas dari Arab Saudi itu kini dikembangkan di Indonesia, dan kualitasnya pun tidak […]

    Bagikan Berita:
  • Sisi Lain Kesemrawutan Haji 2025: Lansia dan Risti Berjam-jam Tunggu Bis, Tanpa Pendamping

    Sisi Lain Kesemrawutan Haji 2025: Lansia dan Risti Berjam-jam Tunggu Bis, Tanpa Pendamping

    • calendar_month Rab, 11 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 397
    • 0Komentar

    MAKKAH – Arafah-Muzdalifah-Mina (Armuzna), seharusnya menjadi puncak kekhusyukan dan kekhidmatan bagi jutaan umat Muslim dari seluruh dunia. Akan tetapi, bagi sebagian jamaah Indonesia pada 2025, terutama kelompok lanjut usia (lansia) dan risiko tinggi (risti), itu justru jadi momen paling melelahkan. Salah satunya diungkapkan oleh Irfan Nuruddin, jamaah haji asal Indonesia yang juga merupakan warga Nahdlatul […]

    Bagikan Berita:
  • Kemenhaj Akan Optimalkan Skema Murur untuk Lansia saat di Armuzna 2026

    Kemenhaj Akan Optimalkan Skema Murur untuk Lansia saat di Armuzna 2026

    • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 138
    • 0Komentar

    HAMRANEWS — Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Haji dan Umrah menegaskan komitmennya untuk melindungi jemaah lanjut usia (lansia) dan jemaah risiko tinggi (risti) melalui penguatan istithaah kesehatan serta optimalisasi skema Tanazul dan Murur pada penyelenggaraan Haji 1447 H. “Perlindungan jemaah, khususnya lansia dan risti, adalah prioritas utama kami pada penyelenggaraan haji tahun ini,” tegas Menteri Haji […]

    Bagikan Berita:
  • Dahnil Klarifikasi Isu Umrah Melalui Asrama Haji: Itu Cuma Opsi Bukan Mandatory

    Dahnil Klarifikasi Isu Umrah Melalui Asrama Haji: Itu Cuma Opsi Bukan Mandatory

    • calendar_month Sab, 14 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 106
    • 0Komentar

    HAMRANEWS — Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan bahwa rencana pelaksanaan umrah melalui asrama haji bukan kebijakan wajib. Skema tersebut, kata dia, hanya opsi tambahan untuk memudahkan jemaah melalui layanan one stop service. “Itu bukan mandatory, tapi pilihan. Tujuannya memudahkan jemaah yang ingin layanan satu pintu. Kami justru mendorong diversifikasi layanan terbaik bagi jemaah,” ujar Dahnil, kemarin. […]

    Bagikan Berita:
  • Gelar Musyawarah Kerja, HIMPUH Tegaskan Komitmen untuk Patuh Aturan dan Patut

    Gelar Musyawarah Kerja, HIMPUH Tegaskan Komitmen untuk Patuh Aturan dan Patut

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 137
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Himpunan Penyelenggara Umrah Haji (HIMPUH) menegaskan pentingnya soliditas organisasi untuk tetap tumbuh dan adaptif menghadapi tantangan, di tengah dinamika regulasi baru dan masa transisi tata kelola penyelenggaraan haji dan umrah nasional, Hal itu mengemuka dalam Musyawarah Kerja (MUKER) ke-2 HIMPUH yang digelar pada Senin-Selasa, 26–27 Januari, di The Trans Luxury Hotel Bandung. Forum […]

    Bagikan Berita:
expand_less