Biaya Haji 2027 Kemungkinan Besar Akan Naik, Akibat Pelemahan Rupiah dan Avtur Naik
- account_circle Muhammad Fadli
- calendar_month 7 jam yang lalu
- visibility 6
- print Cetak

Menteri Haji dan Umrah RI, Gus Irfan
HAMRANEWS.ID – Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2027 berpeluang mengalami kenaikan. Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, menyebut sejumlah faktor ekonomi, seperti pelemahan nilai tukar rupiah dan kenaikan harga avtur, menjadi penyebab utama yang mendorong naiknya biaya penyelenggaraan haji tahun depan.
“Angka kenaikan, kemungkinan besar ada kenaikan (biaya),” ujar Irfan usai Apel Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 1447 H/2026 di Asrama Haji Pondok Gede, Sabtu (4/7/2026).
Selain faktor kurs dan avtur, Irfan menjelaskan Pemerintah Arab Saudi juga meningkatkan sejumlah standar layanan bagi jemaah haji. Kebijakan tersebut berdampak pada meningkatnya biaya operasional yang harus diperhitungkan pemerintah Indonesia.
Meski demikian, ia memastikan pemerintah akan berupaya agar kenaikan biaya tidak membebani calon jemaah. Saat ini, Kementerian Haji dan Umrah bersama Komisi VIII DPR RI masih menghitung besaran biaya yang dinilai layak sebelum dibahas dalam Panitia Kerja (Panja).
“Kita menghitung bersama Komisi VIII DPR berapa yang layak, yang pantas, dan tentu tidak memberatkan jamaah haji kita,” katanya.
Selain membahas biaya, pemerintah juga mengevaluasi sejumlah aspek penyelenggaraan haji 2026. Salah satunya adalah keterbatasan kapasitas di Mina yang tidak bertambah, sementara jumlah jemaah terus meningkat setiap tahun. Salah satu solusi yang tengah dikaji ialah pembangunan tenda bertingkat, bergantung pada persetujuan Pemerintah Arab Saudi.
Irfan juga menyoroti layanan kesehatan jemaah. Meski angka kematian jemaah tahun ini berhasil ditekan, pemerintah berharap jumlah tersebut dapat kembali diturunkan pada musim haji berikutnya melalui pembenahan layanan kesehatan sejak sebelum keberangkatan.
Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, menyambut baik evaluasi nasional penyelenggaraan haji. Menurutnya, forum tersebut menjadi dasar untuk memperbaiki layanan sekaligus mempertahankan berbagai capaian positif pada penyelenggaraan haji tahun mendatang.
- Penulis: Muhammad Fadli
- Editor: Fitriani Heli
