Ulah Travel Nakal, Puluhan Jemaah Umrah Indonesia Terhambat di Bandara Malaysia
- account_circle Muhammad Fadli
- calendar_month 1 menit yang lalu
- visibility 1
- print Cetak

HAMRANEWS.ID – Puluhan jemaah umrah asal Indonesia dilaporkan masih tertahan di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA 1), Malaysia, sejak Minggu (26/7/2026). Mereka diduga menjadi korban ulah agen travel yang tidak memenuhi kewajibannya menyediakan tiket kepulangan sampai ke Indonesia.
Dari laporan yang beredar pada 27 Juli 2026, para jemaah mengaku perjalanan umrah mereka telah berlangsung lebih dari tiga minggu, jauh melampaui jadwal normal yang seharusnya.
Masalah muncul saat rombongan hendak kembali ke Tanah Air. Agen travel disebut meminta tambahan biaya hingga Rp100 juta dengan alasan pengurusan kepulangan.
Akan tetapi, setelah pembayaran dilakukan, tiket yang diberikan hanya untuk penerbangan sampai Kuala Lumpur, tanpa tiket lanjutan menuju Indonesia.
Akibatnya, puluhan jemaah kini terlantar di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA 1) dan belum memperoleh kepastian mengenai jadwal kepulangan. Kondisi tersebut memicu keresahan, baik di kalangan jemaah maupun keluarga mereka di Indonesia.
Keluarga berharap pemerintah Indonesia segera memberikan pendampingan kepada para jemaah yang terdampak sekaligus mengusut dugaan praktik penipuan yang dilakukan oleh agen travel tersebut.
Di sisi lain, sejumlah warga negara Indonesia yang berada di Malaysia mulai bergerak memberikan bantuan kepada para jemaah. Mereka juga berupaya menyebarluaskan informasi mengenai kasus tersebut melalui media sosial agar mendapat perhatian pemerintah dan pihak berwenang.
Belum ada keterangan resmi dari agen travel yang diduga bertanggung jawab maupun penjelasan dari otoritas terkait mengenai penyelesaian kasus tersebut. Para jemaah berharap dapat segera dipulangkan ke Indonesia dengan selamat.
- Penulis: Muhammad Fadli
- Editor: Fitriani Heli
