Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Sekolah Tazkiyah: Implementasi Tauhid Uluhiyah Dalam Kehidupan, Tidak Sekadar Mengucap Talbiyah

Sekolah Tazkiyah: Implementasi Tauhid Uluhiyah Dalam Kehidupan, Tidak Sekadar Mengucap Talbiyah

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
  • visibility 12
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID – Tauhid uluhiyah tidak cukup hanya dipahami sebagai konsep keagamaan atau diucapkan dalam rangkaian ibadah. Tauhid harus diwujudkan dalam seluruh aktivitas kehidupan dengan mengesakan Allah SWT dalam setiap bentuk ibadah.

Hal tersebut disampaikan Ustaz Dr. H. Abdul Wahid Haddade, Lc., M.H.I., Direktur Sekolah Haji Tazkiyah, dalam pengajian daring Sekolah Haji Tazkiyah, pada 23 Juli 2026 lalu.

Abdul Wahid menjelaskan, dalam ajaran Islam setidaknya terdapat tiga bentuk tauhid, yakni tauhid uluhiyah, tauhid rububiyah, serta tauhid asma wa sifat.

Menurut dia, tauhid uluhiyah merupakan pengesaan Allah SWT dalam seluruh bentuk ibadah. Salat, doa, puasa, zakat, haji, tawakal, nazar hingga penyembelihan harus ditujukan semata-mata kepada Allah SWT.

“Tauhid uluhiyah itu adalah mengesakan Allah dalam seluruh bentuk ibadah,” ujar Abdul Wahid.

Ia mengatakan, konsep tersebut sesungguhnya telah tercermin dalam bacaan salat. Dalam doa iftitah terdapat pernyataan bahwa salat, ibadah, hidup dan mati seorang muslim dipersembahkan hanya kepada Allah, Tuhan seluruh alam.

Karena itu, menurut Abdul Wahid, tauhid uluhiyah harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari, termasuk ketika seseorang menjalankan ibadah sosial.

Ia mencontohkan sedekah dan zakat. Menurutnya, amal tersebut dapat kehilangan kemurnian niat apabila dilakukan demi mendapatkan pujian atau perhatian manusia.

“Terkadang ada orang yang tidak bersedekah kalau tidak disorot kamera. Terkadang ada orang tidak mau memberikan hartanya kalau tidak diviralkan,” katanya.

Abdul Wahid kemudian menjelaskan sejumlah bentuk implementasi tauhid uluhiyah. Salah satunya adalah menjadikan Allah sebagai satu-satunya tempat meminta dalam doa.

Ia mengingatkan agar seorang muslim tidak menggantungkan permohonan ibadah kepada selain Allah. Selain itu, umat juga diajarkan untuk meminta pertolongan kepada Allah sebagaimana terkandung dalam Surah Al-Fatihah, iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in.

Menurut dia, ketika menghadapi persoalan hidup, kegelisahan dan tekanan batin, seorang muslim semestinya kembali kepada Allah. Zikir dan peningkatan kualitas ibadah menjadi salah satu jalan untuk memperoleh ketenangan.

Ia mengutip ayat, Ala bizikrillahi tatmainul qulub, yang bermakna bahwa dengan mengingat Allah, hati menjadi tenteram.

Abdul Wahid juga mengingatkan agar persoalan kehidupan tidak diselesaikan dengan pelarian yang justru merusak diri, seperti narkotika maupun minuman keras. Sebaliknya, seseorang perlu memperbaiki hubungan dengan Allah melalui peningkatan ibadah, seperti tahajud, duha, membaca Al-Qur’an dan memperbaiki amal kehidupan.

Haji sebagai Puncak Ekspresi Tauhid

Sementara itu, Moderator Sekolah Haji Tazkiyah, Hj. Andi Mawaddah Hamzah, S.Pd., M.Pd., menjelaskan alasan tauhid uluhiyah ditempatkan sebagai materi awal dalam general class Sekolah Haji Tazkiyah.

Menurutnya, ibadah haji merupakan puncak ekspresi tauhid uluhiyah. Hal itu tercermin dalam talbiyah, Labbaik Allahumma labbaik, yang menjadi ikrar pengesaan Allah dan diucapkan berulang kali oleh jemaah umrah dan haji.

“Tanpa pemahaman tauhid yang benar, talbiyah itu hanyalah hafalan lisan dan bukan merupakan seruan hati,” jelas Andi Mawaddah.

Ia menambahkan, berbagai rangkaian ibadah haji seperti tawaf, sai dan wukuf di Arafah hanya akan memiliki makna apabila dilakukan dengan niat yang murni karena Allah. Ibadah tersebut tidak semestinya dilakukan karena gengsi sosial, keinginan memamerkan status, atau sekadar mengikuti tren.

Menurut Andi Mawaddah, jemaah juga akan menghadapi berbagai ujian kesabaran selama berada di Tanah Suci. Karena itu, pemahaman terhadap tauhid rububiyah juga diperlukan agar jemaah mampu menjaga hati tetap tenang dan ridha dalam menghadapi berbagai kondisi.

Ia mengatakan, penguatan pemahaman tauhid sejak sebelum keberangkatan diharapkan dapat mencegah calon jemaah melakukan tindakan yang dapat mengurangi kemurnian ibadah, termasuk praktik-praktik yang tidak sesuai dengan prinsip tauhid.

“Di Sekolah Haji Tazkiyah kami berinisiatif untuk memberikan materi ini terlebih dahulu sebagai persiapan Bapak Ibu dalam beribadah haji nantinya,” ujarnya.

Dia juga menambahkan, Tauhid Uluhiyah membuat jemaah tidak berbuat syirik saat beribadah. “Tidak membuat kita bisa mengurangi kemurnian dari ibadah kita. Seperti misalkan meminta berkah dari ini ya, Ustaz. Biasanya adayang membawa jimat-jimat begitu atau ritual agar tetap sehat mungkin di tanah suci. Jadi biar tidak terjadi hal seperti itu, maka kita di sekolah Haji Tazkia kita berinisiatif untuk memberikan materi ini,” ungkapnya.

Dengan demikian, pembelajaran tauhid di Sekolah Haji Tazkiyah tidak hanya diarahkan untuk mempersiapkan jemaah menjalankan rangkaian ritual haji. Lebih dari itu, pemahaman tauhid diharapkan menjadi fondasi agar seluruh ibadah dan aktivitas kehidupan dilakukan dengan niat yang benar serta berorientasi kepada Allah SWT.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ada Aturan Memberi Makan Merpati di Makkah, Melangga Bisa Kena Denda Jutaan Rupiah

    Ada Aturan Memberi Makan Merpati di Makkah, Melangga Bisa Kena Denda Jutaan Rupiah

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 685
    • 0Komentar

    SAUDI – Burung merpati bisa dibilang sudah menjadi salah satu penghuni Kota Makkah. Namun, pemberian makan burung-burung merpati oleh para jemaah bukan pada tempatnya bisa mengganggu kenyamanan umum. Kotoran merpati, misalnya bisa bertebaran di mana-mana. Pemerintah kota setempat menegaskan, aksi yang kerap dianggap sepele, yakni memberi makan merpati di Trotoar, dan di fasilitas umum lainnya, […]

    Bagikan Berita:
  • Anggota DPR Sumedang Protes Pembagian Kuota Haji 2026, Jemaah Haji Daerahnya Berkurang

    Anggota DPR Sumedang Protes Pembagian Kuota Haji 2026, Jemaah Haji Daerahnya Berkurang

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 433
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Para anggota Komisi III DPRD Kabupaten Sumedang menyampaikan protes atas kebijakan kuota ‘pukul rata’ yang diberlakukan Kementerian Haji dan Umrah. Protes itu disampaikan saat rapat melakukan audiensi di Komisi VIII DPR RI. Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Sumedang, Endang Taufiq, dan diterima oleh Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, […]

    Bagikan Berita:
  • Lonjakan Jemaah Tetap Tinggi Jelang Idulfitri, Kereta Haramain Harus Tambah Kapasitas

    Lonjakan Jemaah Tetap Tinggi Jelang Idulfitri, Kereta Haramain Harus Tambah Kapasitas

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 218
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Lonjakan jemaah pada sepuluh hari terakhir Ramadan justru meningkat meski di tengah eskalasi konflik Timur Tengah. Lonjakan yang tinggi itu membuat otoritas transportasi Arab Saudi meningkatkan kapasitas perjalanan kereta cepat yang menghubungkan kota-kota suci. Operator kereta negara, Saudi Arabia Railways (SAR), mengumumkan penambahan perjalanan harian Haramain High-Speed Railway menjadi lebih dari 140 trip […]

    Bagikan Berita:
  • Rano Karno Hingga Kimberly Ryder Tetap Umrah di Tengah Eskalasi Timur Tengah: Situasi Tetap Aman

    Rano Karno Hingga Kimberly Ryder Tetap Umrah di Tengah Eskalasi Timur Tengah: Situasi Tetap Aman

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 291
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Eskalasi konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat sempat memicu kekhawatiran terkait keselamatan penerbangan internasional, termasuk perjalanan ibadah umrah. Meski demikian, sejumlah tokoh publik Indonesia melihat kondisi di Tanah Suci tetap aman bagi para jemaah. Hal itu misalnya disampaikan oleh Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno yang baru saja kembali […]

    Bagikan Berita:
  • Tazkiyah Tour Siapkan Tim Dokter Ahli demi Kesehatan Jemaah Haji Khusus, Termasuk Psikiater hingga Lab

    Tazkiyah Tour Siapkan Tim Dokter Ahli demi Kesehatan Jemaah Haji Khusus, Termasuk Psikiater hingga Lab

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 317
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Tazkiyah Tour menegaskan komitmen untuk memberikan layanan haji khusus yang aman, nyaman, dan sesuai standar kesehatan terbaru. Dalam Podcast Haji Tazkiyah yang tayang di kanal YouTube Tazkiyah Tour pada 27 November 2025, dokter pendamping mengungkapkan keseriusan perusahaan untuk menjamin kesehatan Calon jemaah 2026 agar memenuhi kriteria sehat sesuai standar yang diberikan Arab Saudi. […]

    Bagikan Berita:
  • Kisi-kisi Ujian CAT Petugas Haji 2026 dan Contoh-contoh Kasus

    Kisi-kisi Ujian CAT Petugas Haji 2026 dan Contoh-contoh Kasus

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Imam Dzulkifli
    • visibility 749
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2026 sudah mulai bergulir. Tahap paling krusial dari proses perekruta petugas haji adalah ujian Computer Assisted Test (CAT) yang menjadi penentu lolos tidaknya peserta ke tahap selanjutnya. Agar persiapan lebih matang, berikut rangkuman kisi-kisi lengkap, materi ujian yang sering muncul, dan contoh kasus yang bisa menjadi gambaran […]

    Bagikan Berita:
expand_less